Tag: #BanjirLampung

  • Jalan Ryacudu Sukarame Rusak Parah, Warga Mengeluh Hampir 3 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

    Jalan Ryacudu Sukarame Rusak Parah, Warga Mengeluh Hampir 3 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

    Bandar Lampung, 22 April 2026 — Kondisi memprihatinkan terjadi di Jalan Ryacudu, Gang Veteran 2, arah menuju sekolah MTS N 2, Korpri Raya, Sukarame, Bandar Lampung. Jalan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah selama hampir tiga tahun tanpa adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait.

    Saat musim hujan tiba, ruas jalan ini berubah menjadi genangan air yang cukup dalam hingga mengganggu aktivitas warga. Lubang-lubang besar yang tertutup air membuat pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, harus ekstra hati-hati karena rawan terjatuh.

    Warga setempat mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kerusakan adalah tidak adanya sistem drainase di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan.

    Akibatnya, air hujan tidak dapat mengalir dengan baik dan terus menggenang hingga memperparah kondisi aspal yang sudah rusak.

    “Kalau hujan, jalan ini seperti kolam. Sudah lama sekali tidak diperbaiki, padahal ini akses penting ke sekolah dan permukiman,” ujar salah satu warga.

    Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kondisi ini juga berdampak pada aktivitas pendidikan karena akses menuju sekolah menjadi terganggu. Banyak orang tua dan siswa harus berjuang melewati jalan rusak dan banjir setiap harinya.

    Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut serta membangun drainase yang memadai agar masalah ini tidak terus berulang setiap musim hujan.

    Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu perhatian serius dari pihak berwenang agar akses jalan vital ini dapat kembali layak digunakan.

  • Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Titik Terendam Banjir

    Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Titik Terendam Banjir

    Bandar Lampung, 14 April 2026 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Selasa (14/4/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik strategis kota.

    Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah di depan RSUD Abdul Moeloek, kawasan Kedaton, yang terendam air hingga mengganggu aktivitas lalu lintas dan akses masyarakat.

    Selain itu, banjir juga menggenangi Underpass Hanoman sehingga tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kondisi ini menyebabkan kemacetan cukup panjang di sekitar lokasi.

    Wilayah lain yang turut terdampak antara lain kawasan Pasir Gintung dan Jalan Urip Sumoharjo. Genangan air di beberapa titik dilaporkan cukup tinggi, sehingga memperlambat arus kendaraan dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

    Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari titik-titik banjir, serta memantau perkembangan cuaca dan informasi dari pihak berwenang.

    Pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk penanganan genangan air dan memastikan keselamatan warga di lokasi terdampak.