Tag: Bawaslu pesawaran

  • Gubernur Lampung Ajak Semua Pihak Jaga Netralitas dan Profesionalisme dalam PSU Pesawaran

    Gubernur Lampung Ajak Semua Pihak Jaga Netralitas dan Profesionalisme dalam PSU Pesawaran

    Pesawaran — Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kelancaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesawaran yang digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung serta perwakilan Badan Pengawas Pemilu turun langsung meninjau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

    Kunjungan dilakukan di TPS 2 Desa Bagelen, TPS 2 Desa Wiyono, dan TPS 4 Negeri Sakti. Dalam kunjungannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan integritas selama proses PSU berlangsung.

    “Alhamdulillah, kami melihat pelaksanaan PSU berjalan aman, tertib, dan partisipasi masyarakat cukup tinggi. Di TPS 2 Bagelen, dari sekitar 530 pemilih, sudah sekitar 60 persen yang menggunakan hak pilihnya. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap demokrasi,” ujar Gubernur saat meninjau langsung proses pemungutan suara.

    Selain meninjau teknis pelaksanaan, Gubernur juga berdialog dengan petugas pemilihan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran proses PSU. Ia mengimbau seluruh pihak yang terlibat, termasuk penyelenggara pemilu, pengawas, dan aparat keamanan, agar menjalankan tugas secara profesional dan independen.

    “Saya minta semua lembaga yang terlibat tetap netral dan profesional. Kepada para pendukung pasangan calon, mari kita jaga kedamaian. Siapapun yang terpilih, insya Allah itulah yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Pesawaran,” tegas Gubernur.

    Pengamanan PSU juga mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Kapolres Pesawaran, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., menyebutkan bahwa 773 personel telah dikerahkan untuk mengamankan 759 TPS, termasuk di wilayah kepulauan.

    “Sampai saat ini situasi di lapangan masih aman dan kondusif. Kami terus melakukan pemantauan secara intensif,” ujar Kapolres.

    PSU di Kabupaten Pesawaran dilaksanakan sebagai bentuk penyempurnaan proses demokrasi lokal. Pemerintah Provinsi Lampung berharap partisipasi aktif masyarakat dan sinergi lintas sektor dapat memastikan PSU berjalan transparan, damai, dan demokratis.

    (Sumber: Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung)

  • Debat Publik Paslon Bupati dan Wabup Pesawaran dalam PSU 2025 Berjalan Lancar, Polri Fokus Jaga Keamanan

    Debat Publik Paslon Bupati dan Wabup Pesawaran dalam PSU 2025 Berjalan Lancar, Polri Fokus Jaga Keamanan

    Pesawaran – Debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam rangka Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Pesawaran Tahun 2025 berjalan aman, tertib, dan lancar. Acara yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran tersebut berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, pada Sabtu (18/5/2025).

    Pengamanan kegiatan melibatkan sinergi penuh antara unsur Polri, TNI, dan stakeholder terkait. Kehadiran aparat ditujukan untuk memastikan jalannya debat berlangsung dalam suasana kondusif tanpa gangguan.

    Kapolres Pesawaran, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga keamanan tanpa mencampuri urusan teknis penyelenggaraan maupun kebijakan internal KPU.

    “Polri tidak memiliki kewenangan untuk membatasi atau melarang media melakukan peliputan dalam kegiatan debat publik ini. Tugas kami murni menjaga situasi agar tetap aman dan tertib,” ujar AKBP Heri.

    Terkait peliputan media, seluruh ketentuan teknis ditentukan sepenuhnya oleh KPU selaku penyelenggara. Pada debat kali ini, KPU secara resmi mengundang sembilan perwakilan media yang merepresentasikan berbagai organisasi wartawan.

    Langkah tersebut diambil sebagai bentuk efisiensi dan keterwakilan organisasi pers, sekaligus menjaga fokus dan ketertiban jalannya debat.

    Polri bersama TNI dan penyelenggara pemilu menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas serta berperan aktif dalam mewujudkan pemilu yang damai, demokratis, dan bermartabat sesuai amanat konstitusi.

    Debat publik ini pun berlangsung hingga akhir dengan lancar dan tertib, mencerminkan soliditas antar lembaga negara dan peran aktif masyarakat dalam mendukung proses demokrasi. (*)