Tag: Bupati Pesawaran

  • Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

    Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

    Pesawaran, 9 November 2025 — Warga Gang Laksana, Dusun Gedung Dalom, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar kegiatan gotong royong memperbaiki jalan lingkungan secara swadaya pada Minggu (9/11/2025).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak dan belum mendapat perhatian dari pemerintah selama empat tahun terakhir. Dengan semangat kebersamaan, warga bergotong royong mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp2.900.000 (dua juta sembilan ratus ribu rupiah) untuk menutup biaya perbaikan jalan tersebut.

    Basori, salah satu warga setempat, menyampaikan kepada awak media RAM News Lampung bahwa warga sudah lama menantikan perbaikan jalan ini.

    “Sudah empat tahun jalan di GG Laksana dan GG Lancar ini rusak parah dan belum ada perhatian dari pihak pemerintah. Karena itu kami berinisiatif memperbaikinya sendiri dengan uang hasil swadaya masyarakat,” ujar Basori.

     

    Masyarakat berharap agar pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Dusun Gedung Dalom agar kegiatan warga dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.

  • Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

    Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

    Pesawaran – Sejumlah warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menyoroti kepemimpinan Iskandar, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Jaya yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ia diduga memperkaya diri sendiri maupun orang lain melalui pengelolaan bantuan pemerintah yang seharusnya diperuntukkan bagi Gapoktan.

    Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut, berbagai bantuan pemerintah untuk Gapoktan Mekar Jaya kini tak lagi memberi manfaat bagi masyarakat.

    “Dulu ada delapan unit bajak dari Kepala Desa sebelumnya, sekarang hilang semua. Ada yang katanya dijual di dusun sebelah,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

    Alat Pertanian Hilang

    Warga juga menuding sejumlah alat pertanian lain seperti mesin penyedot air (alkon) dan traktor tidak jelas keberadaannya.

    “Dulu ada alkon, sekarang sudah tidak ada lagi, mungkin dijual oleh Ketua Gapoktan. Traktor yang besar juga entah ke mana,” cetusnya.

    Pupuk Diduga Diperjualbelikan

    Warga lain, berinisial M, mengaku namanya sering dicatut sebagai penerima pupuk bersubsidi, padahal ia hanya sekali mendapat jatah.

    “Sejak dulu nama saya dipakai terus, tapi saya baru sekali dapat pupuk, itu pun cuma tiga karung,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, distribusi pupuk di desa terkesan tidak transparan dan diduga diperjualbelikan melalui toko Gono Kios Tani Mandiri.

    “Pupuk itu memang dibongkar di gudang Gapoktan, tapi tetap dibawa ke toko itu lagi. Diduga ada kerja sama dengan ketua Gapoktan,” imbuhnya.

    Menurut sejumlah warga, rangkap jabatan Iskandar sebagai Ketua Gapoktan sekaligus Ketua BPD dinilai mengurangi fungsi pengawasan.

    “Mungkin itu alasannya dia jadi Ketua BPD, supaya tidak ada yang berani mengawasi,” kata salah satu warga.

    Tanggapan Ketua Gapoktan

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gapoktan Mekar Jaya Desa Cipadang, Iskandar, membantah tuduhan tersebut. Ia mengakui sebagian barang sempat digadaikan, namun mengklaim sudah ditebus kembali.

    “Semua barang itu bisa saya tunjukkan. Dulu memang pernah saya gadaikan, tapi sudah saya tebus kembali. Kalau traktor ada di desa tetangga,” kata Iskandar.

    Namun saat ditanya lebih jauh terkait dugaan penyalahgunaan pupuk, Iskandar enggan memberikan keterangan lebih lanjut dan memilih menghindar.

    Sementara itu, saat dikonfirmasi ke pihak Kios Tani Mandiri atau toko milik Gono, yang bersangkutan tidak dapat dimintai keterangan. Saat ditemui ia sedang tidur, dan ketika dihubungi melalui WhatsApp maupun telepon tidak memberikan jawaban.

  • Dinkes Pesawaran Jemput Bola Pastikan Perkembangan Balita Gizi Buruk di Bayas Jaya Terpantau Baik

    Dinkes Pesawaran Jemput Bola Pastikan Perkembangan Balita Gizi Buruk di Bayas Jaya Terpantau Baik

    Pesawaran, 26 September 2025 – Menindaklanjuti instruksi Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran terkait penanganan kasus gizi buruk yang dialami balita Muhammad Aefudin (2,5 tahun), Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran bersama Puskesmas Kota Jawa melakukan kunjungan langsung ke kediaman Aefudin di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, pada Kamis (25/9/2025).

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus memantau perkembangan kesehatan Aefudin pasca mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pesawaran dan RSUD Abdoel Moeloek.

    Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Trio Pranoto, menyampaikan bahwa perkembangan kondisi Aefudin menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan akses layanan kesehatan berjalan maksimal.

    “Alhamdulillah makan dan minumnya sudah bagus. Ke depan, yang perlu kita perhatikan adalah pola asuh dari orang tua. Kami minta dukungan penuh agar adik Aefudin mendapat perhatian serius, dan dari Puskesmas bersama bidan desa serta kader posyandu akan terus melakukan pemantauan rutin,” jelas Trio.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Kota Jawa, dr. Abimanyu, menjelaskan bahwa kondisi gizi buruk yang dialami Aefudin juga disertai dengan beberapa penyakit penyerta. Hal tersebut menyebabkan penyerapan asupan makanan terganggu sehingga berat dan tinggi badannya tidak berkembang optimal.

    Sebagai langkah tindak lanjut, Aefudin dijadwalkan kembali menjalani perawatan lanjutan di RSUD Abdoel Moeloek pada Jumat (26/9/2025). Proses ini akan didampingi oleh Puskesmas Kota Jawa bersama bidan desa.

    > “Sejak mendapat perawatan di RSUD Pesawaran hingga dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek, kini kondisi Aefudin sudah mulai ada perbaikan. Kami dari Puskesmas bersama bidan desa dan tim kesehatan desa akan terus memantau perkembangannya agar kesehatannya terjaga dengan baik,” terang dr. Abimanyu.

    Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan akan terus melakukan langkah jemput bola dalam menangani kasus gizi buruk maupun stunting, agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

  • Dedikasi Tanpa Batas, Polisi Lalu Lintas Pesawaran Siaga di Jalur Padat Meski Diguyur Hujan

    Dedikasi Tanpa Batas, Polisi Lalu Lintas Pesawaran Siaga di Jalur Padat Meski Diguyur Hujan

    Polres Pesawaran, Polda Lampung – Wujud pengabdian tanpa kenal lelah kembali ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesawaran. Pada Sabtu pagi (20/9/2025) pukul 06.30 WIB, meskipun wilayah Gedong Tataan diguyur hujan, jajaran Sat Lantas tetap melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Tugu Coklat, Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Pesawaran.

    Patroli dan pengaturan arus lalu lintas tersebut dipimpin oleh Aipda Ariyanto bersama Bripka Imam Budi serta 3 personel Sat Lantas lainnya. Kehadiran mereka difokuskan pada titik rawan kepadatan guna mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas.

    Kasat Lantas Polres Pesawaran, Iptu Olivia Jeniar C, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa tugas Polri adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

    > “Hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk tetap hadir mengatur lalu lintas. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar dan aman di jalan raya. Ini adalah bentuk pengabdian kami dalam mewujudkan Polri Presisi yang selalu siap melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.

    Melalui kegiatan rutin ini, Polres Pesawaran berharap tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan di wilayah Kabupaten Pesawaran.

  • Gotong Royong Prajurit Yonif 9 Marinir Bersama Masyarakat Pererat Kebersamaan untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    Gotong Royong Prajurit Yonif 9 Marinir Bersama Masyarakat Pererat Kebersamaan untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh prajurit Yonif 9 Marinir bersama masyarakat dalam kegiatan gotong royong membersihkan jalan umum dan lingkungan sekitar Desa Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Jumat (19/09/25).

    Dengan suasana penuh keakraban, kegiatan gotong royong yang dipimpin oleh Pasintel Yonif 9 Marinir Lettu Mar Hendri ini berjalan lancar. Prajurit Marinir dan masyarakat setempat bahu membahu membersihkan lingkungan, mencerminkan sinergi kuat antara TNI Angkatan Laut dengan warga sekitar. Masyarakat pun menyambut antusias kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Marinir dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M.Tr.Opsla., menyampaikan, “Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan Marinir dengan rakyat untuk menjadi pelopor dan memprakarsai gerakan menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan masyarakat sekitar,” tandasnya.

  • Rapat Persiapan Karya Bakti TNI 2025 Hasilkan Program Strategis Peningkatan Infrastruktur Desa

    Rapat Persiapan Karya Bakti TNI 2025 Hasilkan Program Strategis Peningkatan Infrastruktur Desa

    Pesawaran, 3 September 2025 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Kodim 0421/Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan persiapan penutupan kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2025. Rapat berlangsung di Kantor Desa Trimulyo, Kecamatan Padang Cermin, Rabu (3/9/2025).

    Rapat dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Pesawaran, Sunyoto, S.E., M.M, dan dihadiri Dandim 0421/LS Letkol Kav. M. Nuril, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Program Karya Bakti TNI merupakan bentuk kolaborasi antara TNI AD dan Pemkab Pesawaran yang berfokus pada pembangunan infrastruktur desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, kegiatan dimulai sejak 19 Agustus dan dijadwalkan berakhir pada 9 September 2025.

    Sejumlah pembangunan fisik tengah dikerjakan, antara lain pembuatan talud, peningkatan akses jalan desa, pembangunan drainase, serta pembuatan gapura dan prasasti sebagai simbol keberlanjutan program.

    Kepala Desa Trimulyo, Tasman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini yang dinilai memberikan dampak nyata bagi warga.
    “Jalan yang dibangun menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2, sekaligus menjadi akses utama warga. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya.

    Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menyukseskan penutupan kegiatan Karya Bakti. Menurutnya, keterlibatan OPD, pemerintah desa, hingga partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program.

    Selain pembangunan infrastruktur, penutupan Karya Bakti TNI juga akan dimeriahkan dengan penampilan seni budaya lokal, seperti kesenian kuda lumping, tari siger, dan atraksi pencak silat. Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga menyiapkan pembagian 50 paket sembako bagi warga yang membutuhkan melalui program tali asih.

    “Program ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Nur Asikin.

  • Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Way Lima, Dua Pelaku Diamankan

    Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Way Lima, Dua Pelaku Diamankan

    Pesawaran – Tim gabungan Tekab 308 Presisi Polda Lampung, Polres Pesawaran, dan Polsek Kedondong berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana di Dusun Sugihwaras, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Minggu (31/8/2025) dini hari. Dua pelaku yang masih berusia remaja berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

    Korban berinisial D (40), warga Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban bersama rekannya baru pulang dari Pringsewu dan tiba di rumah sekitar pukul 03.15 WIB. Tak lama kemudian, dua pelaku datang dan masuk ke kamar korban. Sekitar pukul 04.20 WIB, korban terdengar berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendekat menemukan pintu kamar terkunci, sementara kedua pelaku melarikan diri melalui pintu samping rumah.

    Korban sempat dilarikan ke RSUD Pesawaran, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang diderita.

    Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim IPTU Putu Yoga M. S.Tr.K., M.H. membenarkan adanya pengungkapan cepat kasus ini.
    “Berkat laporan masyarakat dan kerja cepat tim gabungan Tekab 308 Presisi, kedua pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama,” ujarnya.

    Pelaku pertama berinisial R (14), warga Kecamatan Way Lima, ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB di rumahnya. Dari hasil pemeriksaan, ia mengakui membantu rekannya dengan menyiapkan pisau sebelum berangkat ke rumah korban.

    Selanjutnya, sekitar pukul 19.30 WIB, petugas kembali mengamankan pelaku utama berinisial D (15) di rumah neneknya di Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima. Saat diperiksa, ia mengaku sudah merencanakan aksinya karena dilatarbelakangi rasa sakit hati terhadap korban.

    “Motif sementara adalah dendam pribadi. Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polres Pesawaran untuk proses hukum lebih lanjut,” terang IPTU Pande.

    Barang bukti yang disita antara lain tiga unit telepon genggam, satu unit sepeda motor, dua bilah pisau, satu bilah golok, dua tas, dan satu jaket.

    Kapolres Pesawaran menegaskan keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan kesigapan Polri dalam melindungi masyarakat.
    “Polres Pesawaran bersama jajaran berkomitmen untuk selalu hadir dengan langkah cepat, tepat, dan profesional dalam mengungkap setiap tindak pidana, demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

  • Malam Puncak HUT RI ke-80 RT 004 Dusun Gedung Dalom Berlangsung Meriah

    Malam Puncak HUT RI ke-80 RT 004 Dusun Gedung Dalom Berlangsung Meriah

    PESAWARAN – Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di RT 004, Dusun Gedung Dalom, Desa Kurungan Nyawa, berlangsung meriah pada Sabtu malam (30/8/2025).

    Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan perlombaan yang telah digelar sebelumnya, mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak. Selain pembagian hadiah lomba, panitia juga memberikan doorprize, serta penghargaan khusus seperti dresscode terunik, panitia terbaik, hingga panitia dengan dedikasi, loyalitas, dan totalitas tinggi selama kegiatan berlangsung.

    Salah satu koordinator kegiatan, Ariyanto, menyampaikan bahwa tema perayaan tahun ini adalah “Kebersamaan dalam Berkarya”. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga RT 004 yang telah antusias berpartisipasi, serta para donatur yang mendukung acara baik berupa barang maupun uang tunai. Acara juga dihadiri oleh aparatur desa, di antaranya Kepala Dusun Gedung Dalom David Abraham dan Ketua RT 004 Riduan.

    Dalam sambutannya, David Abraham menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Desa yang berhalangan hadir karena menghadiri kegiatan lain. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT RI ke-80 ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, mempererat kerukunan dan keguyuban antarwarga.

    “Mulai sekarang, tidak ada lagi istilah warga perumahan dan warga pribumi. Semua memiliki hak dan kewajiban yang sama di sini,” tegas David.

    Sementara itu, Ketua RT 004, Riduan, turut memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras mulai dari tahap perencanaan, pencarian dana, pelaksanaan lomba hingga malam puncak perayaan.

    “Terima kasih kepada panitia yang sudah totalitas. Semoga di tahun-tahun mendatang acara ini bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.

    Acara malam puncak HUT RI ke-80 ditutup dengan makan bersama dan pembubaran panitia, sekaligus menjadi momen kebersamaan warga RT 004 Dusun Gedung Dalom.

  • Malam Puncak HUT RI ke-80 di Dusun Gedong Dalom Berlangsung Meriah

    Malam Puncak HUT RI ke-80 di Dusun Gedong Dalom Berlangsung Meriah

    PESAWARAN – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Dusun Gedong Dalom, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Minggu (24/8/2025) malam.

    Acara yang digelar oleh Muli Mekhanai Gedong Dalom itu dihadiri Sekretaris Desa Kurungan Nyawa Donarayasa mewakili Kepala Desa Yuwansyah, Kepala Dusun Gedong Dalom David Abraham, Ketua RT 1 hingga RT 4, Kepala Dusun Sukajaya 2 Ahmad Yani, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus Muli Mekhanai, serta ratusan warga setempat.

    Sekdes Kurungan Nyawa, Donarayasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

    “Kami dari Pemerintah Desa Kurungan Nyawa sangat berterimakasih dan mengapresiasi kegiatan ini. Semoga peringatan HUT RI menjadi pengingat kita semua atas perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

    Ia juga berpesan agar seluruh warga menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

    Sementara itu, Kepala Dusun Gedong Dalom, David Abraham, mengucapkan terima kasih kepada Muli Mekhanai yang menjadi motor penggerak kegiatan.

    “Acara ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Keberhasilan terselenggaranya kegiatan tentu berkat kerja keras Muli Mekhanai, dukungan Kepala Desa, warga, serta para donatur dan sponsor,” ucap David.

    David menambahkan, peringatan HUT RI bukan hanya seremonial, melainkan juga momentum menanamkan semangat perjuangan bagi generasi muda.
    “Terutama bagi pemuda-pemudi Dusun Gedong Dalom, teruslah berkarya di bidang masing-masing dan lakukan kegiatan positif bagi lingkungan,” pesannya.

    Ketua Muli Mekhanai Dusun Gedong Dalom, Yovan Novrianda, didampingi Ketua Panitia Febri Sanjaya, turut menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya acara.
    “Berkat kerja sama panitia yang solid serta dukungan penuh dari warga, donatur, dan sponsor, alhamdulillah acara ini berjalan lancar, aman, dan sukses,” katanya.

    Yovan juga memberi selamat kepada para pemenang lomba yang sebelumnya digelar.

    “Jangan melihat hadiahnya, tapi ambil makna perjuangan dan kebersamaan. Kami sebagai generasi muda sangat bersyukur atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, berkat pengorbanan para pahlawan,” ungkapnya.

    Sebagai penutup rangkaian acara, panitia membagikan hadiah lomba seperti makan kerupuk, lari kelereng, balon untuk ibu-ibu, gaple, karaoke, dan lainnya. Selain itu, doorprize menarik juga diberikan bagi para tamu undangan sehingga menambah semarak malam puncak HUT RI ke-80 di Dusun Gedong Dalom.

    (Mahad)

  • Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan Nasional Perhutanan Sosial 2025

    Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan Nasional Perhutanan Sosial 2025

    Jakarta, 21 Agustus 2025 – Kabupaten Pesawaran kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Pesawaran, Dr. Ir. H. Dendi Ramadhona K, S.T., M.Tr.I.P., menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik dalam ajang Festival Perhutanan Sosial (Pesona) 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Pemkab Pesawaran dalam mendukung program perhutanan sosial yang dinilai berhasil menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain Pesawaran, penghargaan serupa juga diterima Kabupaten Berau (Kalimantan Timur) dan Kabupaten Enrekang (Sulawesi Selatan).

    Festival Pesona 2025 mengusung tema “Merawat Hutan, Mewariskan Harapan”. Acara ini merupakan rangkaian HUT ke-80 RI lingkup KLHK yang bertujuan memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam percepatan perhutanan sosial.

    Plt Dirjen Perhutanan Sosial KLHK, Mahfudz, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah kolaborasi lintas sektor.

    “Festival Pesona menjadi ruang komunikasi, edukasi, sekaligus promosi hasil-hasil perhutanan sosial agar semakin dikenal dan berdaya saing,” ujarnya.

    Festival yang berlangsung 20–22 Agustus ini menampilkan beragam agenda, mulai dari gelar pesona, talkshow “Perhutanan Sosial Berbicara dengan Gerakan Sosial Inklusif”, temu usaha tematik, kopi agroforestry, lomba, hingga podcast. Produk unggulan kelompok perhutanan sosial, seperti kopi, madu, dan aren, juga turut dipamerkan.

    Selain Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung juga berhasil meraih penghargaan. Beberapa di antaranya yaitu kategori pendamping terbaik yang diraih Tri Endah Anggraeni, serta Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Mawar Bodas yang dinobatkan sebagai KUPS terbaik.

    Wakil Menteri Kehutanan RI, dr. Sulaiman Umar Siddiq, menyebut penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari KLHK.

    “Perhutanan sosial merupakan jalan kemandirian bangsa melalui pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan, energi, dan air,” jelasnya.

    Hingga kini, KLHK mencatat lebih dari 8,3 juta hektare hutan telah didistribusikan dalam skema akses kelola perhutanan sosial, dengan penerima manfaat mencapai 1,4 juta kepala keluarga serta terbentuk lebih dari 15 ribu KUPS di seluruh Indonesia.

    Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang hadir bersama Kepala Bappeda dan Kabag SDA menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada masyarakat.

    “Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, melainkan untuk seluruh masyarakat yang telah berperan aktif menjaga hutan. Hutan bukan sekadar warisan alam, tetapi juga sumber kehidupan yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

    Menurut Bupati Dendi, prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Pesawaran dalam mempercepat pengelolaan perhutanan sosial sebagaimana amanah Perpres Nomor 28 Tahun 2023, sekaligus mendorong sinergi dengan masyarakat, pendamping KTH, dan KUPS dalam menjaga keberlanjutan hutan.

    “Kami berkomitmen menjadikan perhutanan sosial sebagai pilar ekonomi masyarakat sekaligus benteng ekologi daerah,” pungkasnya.

    (RED/SN)