Tag: Dinas Kominfo Bandar Lampung

  • Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Resmikan Sekolah Gratis untuk SMA/SMK/SLB Negeri di Lampung

    Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Resmikan Sekolah Gratis untuk SMA/SMK/SLB Negeri di Lampung

    Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah monumental dalam dunia pendidikan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi mengumumkan penghapusan uang komite bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB Negeri di seluruh wilayah provinsi Lampung.

    Kebijakan ini akan mulai berlaku pada tahun ajaran 2025/2026, menjadikan pendidikan menengah atas di Lampung benar-benar gratis.

    “Seluruh biaya operasional akan ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung. Tidak ada lagi alasan bagi anak-anak kita untuk tidak sekolah hanya karena biaya,” tegas Gubernur Mirza sa’at di Konfirmasi oleh awak Media.

    Langkah ini tidak hanya meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata di seluruh penjuru Lampung.

    Pemerintah Provinsi memastikan bahwa dukungan anggaran akan mencakup semua kebutuhan operasional sekolah — mulai dari kegiatan pembelajaran hingga sarana penunjang lainnya.

    Dengan kebijakan ini, Lampung meneguhkan diri sebagai daerah yang berani menaruh pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia.

    📌 Editor: Tim Redaksi RAM NEWS LAMPUNG

  • Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari

    Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari

    Bandar Lampung, 30 Mei 2025 — Museum Lampung “Ruwa Jurai” di Jalan Zainal Arifin Pagar Alam No. 64, Rajabasa, menjadi sorotan publik setelah sejumlah pengunjung mengungkapkan kekecewaannya karena museum tersebut tutup total pada hari libur. Ironisnya, justru pada masa libur ini, jumlah wisatawan dari luar kota bahkan mancanegara meningkat tajam.

    Beberapa pengunjung diketahui datang dari luar kota seperti Riau dan Kalimantan, bahkan ada pula turis asal Jepang yang sudah jauh-jauh hari menjadwalkan kunjungan ke museum kebanggaan Lampung tersebut. Sayangnya, mereka hanya mendapati gerbang tertutup rapat tanpa ada pemberitahuan jelas.

    “Sangat disayangkan. Hari libur seharusnya menjadi momen terbaik bagi museum untuk membuka diri seluas-luasnya kepada masyarakat dan wisatawan,” ujar seorang pengunjung asal Pekanbaru yang merasa kecewa setelah mengetahui museum tutup.

    Keluhan juga datang dari warganet lokal yang menilai penutupan museum di hari libur sebagai bentuk kelalaian dalam pengelolaan aset budaya. “Administrasi perkantoran bolehlah libur, tapi area museum semestinya tetap buka. Justru di hari libur, potensi kunjungan meningkat,” tulis salah satu warga Bandar Lampung.

    Museum Lampung sendiri berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Penutupan di hari libur ini memicu pertanyaan mengenai manajemen operasional dan komitmen terhadap pelayanan publik, khususnya dalam pelestarian dan edukasi budaya daerah.

    Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola museum maupun dinas terkait mengenai alasan penutupan di hari libur. Masyarakat berharap, ke depannya kebijakan operasional museum bisa dievaluasi agar tidak menghambat minat wisata dan edukasi sejarah bagi publik. (Red/Sairin)

  • Wamendagri Apresiasi Pelayanan Publik di Mal Pelayanan Publik Kota Bandar Lampung

    Wamendagri Apresiasi Pelayanan Publik di Mal Pelayanan Publik Kota Bandar Lampung

    Bandar Lampung, 28 Mei 2025 — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi atas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandar Lampung. Hal ini disampaikan langsung saat kunjungan mendadak (sidak) yang dilakukan pada Rabu (28/05/2025).

    Dalam kunjungannya, Wamendagri menyebut Kota Bandar Lampung menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal pelayanan publik, khususnya melalui keberadaan MPP yang dinilainya sangat membantu masyarakat dalam mengakses layanan dan administrasi kependudukan.

    “Pelayanan bagus. Tadi saya mencoba langsung, bisa secara online maupun offline. Jadi masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan bisa daftar dan mencetak dari rumah,” ujar Bima Arya Sugiarto didampingi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

    Selain itu, Wamendagri juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menyediakan layanan ambulans gratis selama 24 jam untuk masyarakat.

    “Tadi saya sempat melihat ambulans gratis di sekitar Tugu Adipura. Ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat,” tambahnya.

    Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wamendagri yang dilakukannya secara mendadak.

    “Kunjungan ini memang tidak direncanakan, Pak Bima langsung datang ke Mal Pelayanan,” ujar Eva Dwiana.

    Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam bidang administrasi kependudukan.

    “Pelayanan Disdukcapil ini semuanya gratis. Kami akan terus berinovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan berkualitas,” tutup Eva.

  • Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

    Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

    Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung dalam acara yang digelar di Aula Krakatau, Kantor BPK RI Lampung, pada Senin, 26 Mei 2025.

    Atas capaian tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penilaian yang diberikan BPK RI.

    “Alhamdulillah, tahun ini kita kembali meraih predikat WTP. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung serta jajaran Pemerintah Kota yang telah bekerja keras. Ini adalah hasil dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik,” ujar Eva Dwiana.

    Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva ini juga menegaskan bahwa capaian opini WTP bukan sekadar prestasi, melainkan amanah yang harus dijaga.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Predikat WTP ini bukan hanya simbol keberhasilan, tapi juga tanggung jawab untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

    Dengan perolehan WTP ini, Pemkot Bandar Lampung menunjukkan konsistensi dalam pengelolaan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan dan prinsip tata kelola yang baik. (*)

  • Wisma Dahlia Unila Riuh oleh RAT Koperasi SBM dan Bazar UMKM Bertabur Pesona Lokal

    Wisma Dahlia Unila Riuh oleh RAT Koperasi SBM dan Bazar UMKM Bertabur Pesona Lokal

    BANDAR LAMPUNG – Suasana berbeda terasa di Wisma Dahlia Universitas Lampung pada Sabtu (24/05/2025). Bukan ujian atau seminar ilmiah yang menyemarakkan pagi itu, melainkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Sungkay Bunga Mayang (SBM) Tahun Buku 2024 yang dirangkai dengan bazar UMKM bernuansa budaya lokal.

    Di bawah kepemimpinan Ketua Koperasi Hi. Hidayat Lembasi, SE dan Sekretaris Ir. Hazai Fauzi, koperasi binaan Gubernur Lampung RMD ini tidak hanya menyajikan laporan pertanggungjawaban tahunan, tetapi juga menghadirkan semangat ekonomi kerakyatan langsung di tengah lingkungan akademik.

    Mini Festival Rakyat di Tengah Kampus

    Sejak pagi, area halaman Wisma Dahlia, yang bersebelahan dengan Bank BNI Unila, dipadati stand UMKM yang menampilkan kekayaan produk khas Lampung—mulai dari tenun Tapis, suvenir etnik, hingga kuliner tradisional seperti seruit, pempek Lampung, dan kopi robusta dari dataran tinggi.

    Kegiatan ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik perhatian mahasiswa, dosen, alumni, hingga warga sekitar kampus. Hadir pula Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, Wulan Mirza, yang secara resmi membuka acara. Dalam kunjungannya, ia menyapa para pelaku usaha binaan dan turut membeli produk-produk yang dipamerkan.

    “Partisipasi UMKM binaan Ibu Gubernur menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah dan koperasi dalam mendorong ekonomi rakyat,” ujar Hidayat Lembasi dalam sambutannya.

    Dari Rapat ke Panggung Budaya

    Tidak hanya berfokus pada transaksi ekonomi dan laporan keuangan, acara RAT Koperasi SBM juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Lampung, mulai dari tarian tradisional hingga alunan musik etnik yang menambah semarak suasana.

    “RAT ini membuktikan bahwa koperasi bukan hanya soal angka, tapi juga gerakan bersama berbasis kebudayaan dan kekeluargaan,” tambah Hidayat.

    Dukung UMKM, Bangkitkan Ekonomi Daerah

    Melalui kegiatan ini, Koperasi SBM mengajak seluruh civitas akademika Unila dan masyarakat Lampung untuk tidak hanya hadir, tetapi juga aktif mendukung produk-produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

    “Datang bukan hanya untuk melihat, tapi untuk mendukung. Karena di tangan UMKM-lah, masa depan ekonomi kita bertumbuh,” tutup Hidayat.

    Tabik Puun!
    Koperasi SBM, dari Lampung untuk Indonesia.

  • Walikota Bandar Lampung Letakkan Batu Pertama Tahap Kedua Pembangunan Gedung Satlantas dan Satintelkam Polresta Bandar Lampung

    Walikota Bandar Lampung Letakkan Batu Pertama Tahap Kedua Pembangunan Gedung Satlantas dan Satintelkam Polresta Bandar Lampung

    Bandar Lampung, 17 Mei 2025 – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan tahap kedua Gedung Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polresta Bandar Lampung, Sabtu (17/05/2025).

    Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pembangunan lanjutan ini, yang akan mencakup pembangunan lapangan tembak indoor pertama di Kota Bandar Lampung.

    “Alhamdulillah, ini suatu kebanggaan untuk Kota Bandar Lampung. Polresta akan membangun lapangan tembak indoor pertama di kota ini, yang ke depan bisa menjadi ikon dalam penyelenggaraan lomba tembak. Kita tidak perlu jauh-jauh lagi ke Pesawaran, karena sekarang Bandar Lampung akan memilikinya sendiri. Harapannya, pembangunan ini akan berlangsung selama 6 hingga 8 bulan,” ujar Hj. Eva Dwiana.

    Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Polresta Bandar Lampung bukan hal baru. Seluruh gedung Polresta yang telah dibangun selama ini merupakan bentuk dukungan penuh dari Pemkot terhadap tugas dan fungsi Polri di wilayah kota.

    “Ini bukan pertama kalinya Pemerintah Kota membantu pembangunan untuk Polresta. Semua gedung yang ada merupakan wujud support kami. Harapannya, sinergi antara kedua instansi ini terus terjaga, saling mendukung, serta menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing agar pembangunan dan ketertiban Kota Bandar Lampung terus melaju ke arah yang kita cita-citakan,” tambahnya.

    Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pembangunan ini tidak hanya meningkatkan fasilitas kepolisian, tetapi juga memperkuat rasa aman dan pelayanan publik bagi masyarakat. (*)

  • Genangan Air di Jalan Yos Sudarso, Pemkot Minta Balai Ambil Peran

    Genangan Air di Jalan Yos Sudarso, Pemkot Minta Balai Ambil Peran

    Bandar Lampung – Genangan air kembali terjadi di sejumlah titik di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, akibat hujan deras pada Selasa (13/05/2025) sore. Genangan dengan ketinggian sekitar 30 cm menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan memperlambat kendaraan yang melintas.

    Tim Reaksi Cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung segera turun ke lokasi untuk melakukan penyedotan air menggunakan mesin alkon. Namun, hingga genangan surut, tidak tampak satu pun perwakilan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung yang hadir di lapangan.

    “Jalan ini merupakan kewenangan balai. Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meminta agar saluran air di sepanjang jalan ini segera dikeruk,” tegas Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di lokasi kejadian.

    Ia menyayangkan tidak adanya tindakan konkret dari pihak BPJN Lampung dalam mengatasi persoalan banjir yang berulang, khususnya di kawasan Yos Sudarso.

    “Hujan deras yang terjadi sore tadi hanya mengakibatkan genangan di Jalan Yos Sudarso, tapi tetap mengganggu aktivitas masyarakat. Kolaborasi itu penting untuk menekan risiko bencana banjir. Pemkot sudah bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya, tapi kami berharap BPJN juga mau bekerjasama,” tambah Eva.

    Senada dengan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, turut meminta BPJN Lampung untuk aktif terlibat dalam upaya normalisasi saluran air.

    “Saya dan Pak Camat sudah berulang kali meminta bantuan dari BPJN Lampung, namun sampai sekarang belum ada respons yang serius,” ujarnya. (*)

  • Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Kunjungan Kerja Mensos RI Tinjau Program Sekolah Rakyat

    Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Kunjungan Kerja Mensos RI Tinjau Program Sekolah Rakyat

    Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri kunjungan kerja Menteri Sosial RI, Drs. H. Saifullah Yusuf, dalam rangka peninjauan calon siswa Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial RI. Kegiatan berlangsung di Gang Turunan, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, Senin (12/05/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Hj. Eva Dwiana menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi demi memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak melalui program Sekolah Rakyat.

    “Untuk anak-anak tidak mampu di Bandar Lampung, tentu kita usulkan semuanya ke Kementerian Sosial. Namun, keputusan tetap dari pusat. Kami hanya mendukung penuh dan siap berkolaborasi,” ujar Eva Dwiana.

    1.000 Kuota Sekolah Rakyat Dibuka, Eva Dwiana: Semoga Semakin Banyak Anak Tak Mampu Terlayani

    Program Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2025, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Seluruh peserta akan mengikuti masa matrikulasi dan orientasi sebelum memasuki pembelajaran formal, yang mengacu pada kurikulum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini juga menitikberatkan pada penguasaan bahasa Inggris dan Arab, serta pendidikan karakter.

    Eva menjelaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah melaksanakan seluruh arahan Kementerian Sosial terkait pendataan dan pengusulan calon siswa yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem.

    Ia pun berharap sinergi antara Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat dapat memperluas jangkauan manfaat dari program tersebut.

    “Harapan kita, dengan bantuan Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kota, kita bisa terus berkolaborasi. Insya Allah, sebanyak mungkin calon siswa yang tidak mampu akan kita bantu daftarkan,” pungkasnya. (*)

  • Kepemimpinan Baru Lampung Dimulai dengan Capaian Keuangan Solid dan Progresif

    Kepemimpinan Baru Lampung Dimulai dengan Capaian Keuangan Solid dan Progresif

    BANDAR LAMPUNG – Awal masa jabatan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela ditandai dengan kinerja keuangan daerah yang progresif dan solid. Hingga 10 Mei 2025, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung mencapai 30,23 persen, melampaui rata-rata nasional.

    Pendapatan daerah telah mencapai Rp2,2 triliun, sementara serapan belanja berjalan optimal di angka 24,62 persen—menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Jika dikombinasikan dengan Dana BOS dan BLUD, kinerja keuangan Lampung semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu provinsi dengan pengelolaan fiskal terbaik di Indonesia.

    Setiap hari, hanya 0,03 persen dana yang tersisa di kas daerah, mencerminkan efektivitas dan efisiensi penyerapan anggaran yang langsung diarahkan untuk pelayanan publik dan pembangunan.

    Stabilitas fiskal ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Lampung yang kini tercatat sebagai yang tertinggi di Pulau Sumatera, bahkan melampaui capaian nasional. (*)

  • Delegasi Bandar Lampung Tampilkan Budaya Sang Bumi Khua Jurai di Karnaval Nusantara APEKSI VII

    Delegasi Bandar Lampung Tampilkan Budaya Sang Bumi Khua Jurai di Karnaval Nusantara APEKSI VII

    Surabaya – Delegasi Kota Bandar Lampung ambil bagian dalam Karnaval Budaya Nusantara yang menjadi rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Surabaya, Jumat (9/5/2025).

    Karnaval yang mengangkat tema “Light Culture Paradise” ini dimeriahkan oleh parade para wali kota dari seluruh Indonesia, masing-masing tampil dengan busana adat khas daerahnya.

    Delegasi Bandar Lampung membawa 100 peserta yang menampilkan kekayaan budaya Lampung melalui busana pengantin adat Lampung Pesisir dan Lampung Pepadun, mencerminkan filosofi “Sang Bumi Khua Jurai”.

    Pawai berlangsung dari pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, dengan rute dimulai dari pertigaan Genteng Besar, tepat di depan Locahand Jalan Tunjungan, dan berakhir di samping Alun-Alun Surabaya. (*)