Tag: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

  • Wujud Kepedulian, Bhabinkamtibmas Polsek Padang Cermin Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Longsor di Teluk Pandan

    Wujud Kepedulian, Bhabinkamtibmas Polsek Padang Cermin Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Longsor di Teluk Pandan

    PESAWARAN – Sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Padang Cermin, Aipda Penizela, turun langsung membantu warga yang terdampak musibah tanah longsor di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (20/8/2025) pagi.

    Dalam kegiatan tersebut, Aipda Penizela terlihat membaur bersama warga dan aparatur desa setempat melakukan gotong royong membersihkan material longsor yang menimpa bagian belakang rumah milik Ibu Saiyah (45). Aksi ini merupakan respons cepat pasca-bencana longsor yang terjadi sehari sebelumnya, Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

    Musibah longsor dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, pondasi tanah dari sebidang lahan kosong milik Bapak Ansori tergerus air dan longsor hingga menimpa bangunan rumah Ibu Saiyah yang berada tepat di bawahnya.

    “Begitu mendapat laporan, kami langsung berkoordinasi dengan kepala desa. Hari ini kami bersama warga melaksanakan gotong royong sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir bagi warga binaan, terutama saat mereka tertimpa musibah,” ujar Aipda Penizela di sela-sela kegiatan.

    Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bagian belakang rumah Ibu Saiyah mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp15 juta.

    Di tempat terpisah, Kapolsek Padang Cermin, AKP Agus Jatmiko, menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi bencana adalah prioritas utama. “Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk mendata, tetapi juga memberikan dukungan moril dan tenaga. Sinergi antara Polri, aparat desa, dan masyarakat inilah yang mempercepat penanganan pasca-bencana,” jelas Kapolsek.

    Sementara itu, Ibu Saiyah menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari Pak Bhabin dan warga sekitar. Kehadiran bapak-bapak sangat menguatkan kami yang sedang tertimpa musibah ini,” tuturnya.

    Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kepedulian yang masih kental di tengah masyarakat. Peran aktif Bhabinkamtibmas Polres Pesawaran kembali menunjukkan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    (Red/SN)

  • PBB di Kota Bandar Lampung Gratis, Ini Syaratnya

    PBB di Kota Bandar Lampung Gratis, Ini Syaratnya

    Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggratiskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025. Adapun syaratnya yakni tagihan PBB dibawah Rp. 150.000.

    Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap masyarakat dapat memanfaatkan progam tersebut.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung Desti Mega Putri menjelaskan, selain Gratis atas kebijakan Ibu Walikota Bunda Eva Dwiana, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan diskon PBB.

    “Tahun ini kami juga ada program keringanan untuk tagihan PBB. Sehingga masyarakat diharapkan dapat menunaikan kewajibannya,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung Desti Mega Putri dikutip dari media Antara.

    Dia mengatakan keringanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk PBB ini yakni tagihan Rp150.000 pemerintah menggratiskan, kemudian tagihan dari Rp151.000 hingga Rp300.000 diberi diskon 50 persen.

    “Sementara itu PBB dengan tagihan Rp301.000 hingga Rp500.000 diberikan diskon 30 persen. Diskon berlaku untuk 1 Nilai Objek Pajak (NOP),” kata dia.

    Dia pun menyampaikan dengan adanya Program keringanan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terhadap PBB meningkat.

    “Jadi kami mengingatkan warga untuk segera membayar PBB sebelum batas akhir pada 31 Agustus 2025,” kata dia.

    Dia pun mengimbau kembali agar tidak menunggu hingga jatuh tempo untuk membayar PBB, agar Pemerintah Kota dapat mempercepat realisasi program pembangunan di berbagai sektor.

    Desti pun mengatakan bagi warga yang ingin mengajukan keberatan, pembetulan data, atau meminta salinan SPPT PBB, silahkan datang ke loket pelayanan dan akan ditindak lanjuti.

    “Layanan Bapenda tersedia di Mall Pelayanan Publik. Silahkan saja warga yang ingin membetulkan data PBB nya nanti petugas kami akan segera melayani,” kata dia.

  • Pegawai Koperasi Tewas Dibunuh Nasabah yang Gagal Bayar Cicilan di Lampung

    Pegawai Koperasi Tewas Dibunuh Nasabah yang Gagal Bayar Cicilan di Lampung

    Bandar Lampung, 1 Agustus 2025 — Seorang pegawai koperasi bernama Pandra Apriliadi (21) ditemukan tewas mengenaskan usai menjadi korban pembunuhan oleh salah satu nasabahnya, Salam Prayitno (46). Insiden tragis ini terjadi ketika korban tengah menagih cicilan pinjaman yang belum dibayarkan pelaku.

    Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Lampung, Jumat (1/8/2025), mengungkapkan bahwa pelaku merupakan peminjam dana koperasi senilai Rp 500.000, yang digunakan untuk modal usaha berjualan siomay. Pinjaman tersebut memiliki skema angsuran mingguan sebesar Rp 125.000.

    “Tersangka memang meminjam uang untuk modal berdagang siomay. Namun saat korban datang menagih cicilan, tersangka mengaku tidak mampu membayar,” jelas Kombes Indra.

    Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban sempat memarahi tersangka dan menuntut agar cicilan segera dilunasi. Tekanan emosional meningkat saat tersangka gagal meminjam uang dari tetangganya untuk menutup pembayaran.

    “Korban diduga memaki pelaku dengan kata-kata kasar, yang memicu emosi tersangka hingga berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan kematian korban,” lanjutnya.

    Polda Lampung telah mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan intensif. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus ini. Saat ini, pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan terancam hukuman penjara maksimal.

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan secara bijak dan tidak terpancing emosi dalam menyikapi konflik, khususnya yang berkaitan dengan masalah keuangan.

    (*)

  • Heboh Penemuan Mayat di Sungai Banjar Negeri, Diduga Kuat Pandra Apriliadi

    Heboh Penemuan Mayat di Sungai Banjar Negeri, Diduga Kuat Pandra Apriliadi

    Natar, 31 Juli 2025 — Warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir sungai pada Kamis pagi (31/7/2025). Pria tersebut mengenakan jaket merah, dan diduga kuat merupakan Pandra Apriliadi (21), pemuda asal Sungkai Utara yang telah dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.

    Sejak pukul 08.00 WIB, sekitar 80 warga yang dipimpin oleh Kepala Dusun, Suratmi, melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Banjar Negeri. Sungai ini membelah dua wilayah, yakni Desa Branti Raya dan Haduyang. Pencarian dipicu oleh meningkatnya atensi publik terhadap kasus hilangnya Pandra yang sempat viral di media sosial dan grup komunitas lokal.

    Sekitar pukul 10.15 WIB, warga menemukan sesosok jenazah pria di tepi sungai dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Desa dan Babinsa untuk diteruskan kepada pihak kepolisian.

    Hingga Kamis siang, jenazah masih berada di lokasi penemuan, menunggu proses evakuasi dan identifikasi resmi oleh pihak kepolisian. Belum ada pernyataan resmi terkait penyebab kematian, waktu kematian, maupun konfirmasi identitas secara forensik.

    Meski demikian, sejumlah warga yang mengenal korban meyakini kuat bahwa mayat tersebut adalah Pandra Apriliadi.

    “Pandara sudah ditemukan, positif ini Pandra. Udah tidak simpang siur lagi, udah,” ujar seorang warga yang turut berada di lokasi penemuan.

    Penemuan mayat ini sontak menjadi viral. Sejumlah foto dan video dari lokasi penemuan tersebar luas di berbagai platform media sosial. Publik pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera memastikan identitas korban dan mengungkap penyebab kematian secara terang-benderang.

    Pihak keluarga korban hingga kini masih menanti kabar resmi dari kepolisian dan berharap agar proses identifikasi dan penyelidikan dapat dilakukan secara terbuka dan tuntas.

    (*)

  • Ratusan Warga Sungkay dan Sahabat dari Lampung Sungkay Datangi Polsek Natar, Desak Titik Terang Hilangnya Pandra Apriliadi

    Ratusan Warga Sungkay dan Sahabat dari Lampung Sungkay Datangi Polsek Natar, Desak Titik Terang Hilangnya Pandra Apriliadi

    Natar, Selasa 29 Juli 2025 — Sekitar pukul 20.00 WIB, massa yang terdiri dari rombongan warga Sungkay dan para sahabat dari komunitas Lampung Sungkay mendatangi Polsek Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kedatangan mereka adalah untuk menuntut kejelasan dan perkembangan terbaru atas kasus hilangnya Pandra Apriliadi, karyawan Koperasi Simpan Pinjam Lampung Jaya Bersatu, yang menghilang sejak Minggu malam (27 Juli 2025).

    Massa yang hadir memenuhi halaman Polsek menyuarakan kegelisahan dan harapan agar pihak kepolisian serius menangani kasus ini. Mereka mendesak agar pencarian dilakukan lebih intensif dan hasilnya segera disampaikan kepada publik, khususnya keluarga korban.

    “Kami datang sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Sudah dua hari adik kami belum ditemukan. Kami ingin ada kepastian, ada upaya maksimal dari aparat,” ujar salah satu tokoh pemuda Sungkay yang turut hadir dalam rombongan.

    Menanggapi tekanan dan harapan masyarakat, pihak Polsek Natar menyampaikan bahwa pencarian sudah dilakukan secara intensif. Bahkan, pada malam ini, tim dari Polsek akan turun langsung ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban, dibantu dengan anjing pelacak (K9). Dalam pencarian tersebut, sekitar 10 orang perwakilan dari keluarga korban juga turut mendampingi tim.

    Pencarian dilakukan di wilayah sekitar Desa Purworejo, Kecamatan Natar, tempat terakhir Pandra diketahui berada. Sebelumnya, Pandra sempat melakukan video call dengan pacarnya dan mengabarkan bahwa ia sedang menagih ke seorang nasabah berinisial SP, dan sempat dibonceng oleh SP menuju suatu tempat yang gelap dan tidak dikenal.

    Sampai saat ini, korban belum ditemukan dan proses penyelidikan masih terus berlanjut. Pihak keluarga berharap agar pencarian dilakukan lebih luas dan melibatkan tim yang lebih besar.

    “Kami berharap aparat bisa terbuka kepada keluarga dan masyarakat. Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi,” kata salah satu perwakilan keluarga korban.

    (Murida)

  • DPD PSI Tanggamus Gelar Konsolidasi Penguatan Struktur hingga Tingkat Ranting di Kecamatan Wonosobo

    DPD PSI Tanggamus Gelar Konsolidasi Penguatan Struktur hingga Tingkat Ranting di Kecamatan Wonosobo

    Tanggamus, 27 Juli 2025 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tanggamus terus memperkuat soliditas organisasi. Pada Minggu pagi (27/7), jajaran DPD bersama para Ketua DPC se-Tanggamus menggelar rapat konsolidasi di Pekon Karang Anyar, Kecamatan Wonosobo, yang menjadi tuan rumah kegiatan.

    Perjalanan panjang selama satu setengah jam dari Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung menuju lokasi rapat tak menyurutkan semangat rombongan untuk hadir dan mengikuti agenda penting ini. Acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua DPD PSI Tanggamus Sudiono, bersama jajaran pengurus serta perwakilan dari DPC-DPC berikut:

    1. Kecamatan Pematang Sawa

    2. Kecamatan Bandar Negeri Semuong

    3. Kecamatan Semaka

    4. Kecamatan Wonosobo

    5. Kecamatan Kota Agung Barat

    6. Kecamatan Kota Agung Pusat

    7. Kecamatan Kota Agung Timur

    Ketua DPD PSI Tanggamus, Sudiono, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat ranting atau desa. Menurutnya, kerja-kerja politik harus dimulai dari basis akar rumput agar PSI semakin dikenal, dipercaya, dan mampu hadir sebagai solusi bagi masyarakat.

    “Kita ingin PSI benar-benar hadir di tengah rakyat, mendengar langsung persoalan mereka, dan menjadi bagian dari gerakan perubahan di daerah. Konsolidasi ini adalah langkah konkret untuk itu,” ujar Sudiono.

    Rapat konsolidasi ini juga menjadi forum saling berbagi strategi antar pengurus kecamatan dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk persiapan menyongsong pemilu mendatang.

    PSI Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, memperluas jaringan solidaritas, dan mengedepankan politik cerdas, bersih, dan penuh semangat perubahan.

    (*)

  • Ketua DPD PSI Tanggamus Sudiono Silaturahmi dengan Bupati Drs. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH

    Ketua DPD PSI Tanggamus Sudiono Silaturahmi dengan Bupati Drs. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH

    Tanggamus, 25 Juli 2025 — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Tanggamus, Sudiono, melakukan silaturahmi ke kediaman pribadi Bupati Tanggamus, Drs. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH, yang beralamat di Pekon Banding Agung, pada Jumat (25/7/2025).

    Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dalam kunjungan tersebut, Sudiono menyampaikan bahwa dirinya baru saja kembali dari Kota Solo, Jawa Tengah, usai menghadiri agenda penting Partai PSI dalam rangka Kongres Nasional yang digelar pada 19–20 Juli 2025.

    Sudiono menuturkan bahwa sehari sebelum kongres, yakni tanggal 18 Juli 2025, dirinya berkesempatan bersilaturahmi langsung dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

    “Alhamdulillah saya bisa bertemu langsung dengan Pak Jokowi. Dalam pertemuan tersebut, saya menyampaikan salam hormat dan menitipkan salam khusus untuk Bapak Bupati Tanggamus, Drs. Moh. Saleh Asnawi,” ujar Sudiono.

    Silaturahmi ini sekaligus menjadi momentum mempererat komunikasi dan sinergi antara Partai Solidaritas Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam membangun daerah secara bersama-sama.

    (*)

  • HUT Ke-22 LSM Galak: Bersama Masyarakat Cegah Korupsi, Bangun Pesawaran Lebih Baik

    HUT Ke-22 LSM Galak: Bersama Masyarakat Cegah Korupsi, Bangun Pesawaran Lebih Baik

    Pesawaran, 25 Juli 2025 — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-22, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Galak menggelar perayaan bertema “Bersama Masyarakat Mencegah Korupsi” di Kabupaten Pesawaran, Kamis (25/7). Acara berlangsung khidmat dan sarat makna, dihadiri oleh berbagai unsur lembaga, ormas, dan tokoh masyarakat.

    Perayaan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan penampilan Tarian Sembah khas Lampung oleh anak-anak muda dari Kabupaten Pesawaran, sebagai wujud pelestarian budaya daerah.

    Sejumlah perwakilan dari lembaga dan organisasi masyarakat (ormas) se-Kabupaten Pesawaran turut hadir, termasuk tamu dari Cabang LSM Galak Lampung Selatan yang ikut memeriahkan suasana.

    Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Ketua Umum LSM Galak, Bapak Ali Yaman, yang diwakili oleh Bapak Dahron Sungkai. Turut memberikan sambutan, Ketua LSM Galak Kabupaten Pesawaran, Bapak Gufta, yang menegaskan komitmen LSM Galak dalam mengawal nilai-nilai keadilan dan memberantas praktik korupsi.

    Sambutan dilanjutkan oleh Bapak Roni, perwakilan dari lembaga-lembaga di Kabupaten Pesawaran, yang mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi dalam memperkuat kontrol sosial. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Komisi I, Bapak Sarwoko, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi LSM Galak.

    “Kami sangat mendukung keberadaan LSM sebagai mitra strategis dalam pengawasan terhadap kinerja pemerintah dan sektor swasta. Kini Pilkada PSU telah usai, mari kita bersatu membangun Bumi Andan Jejama demi mewujudkan Indonesia Emas,” ujar Sarwoko.

    Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Rowi dari Desa Bagelen sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi dan dedikasi LSM Galak selama lebih dari dua dekade.

    Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan agar LSM Galak semakin kuat dan konsisten menjadi garda terdepan dalam peran kontrol sosial.

    Dalam rangkaian acara tersebut, LSM Galak juga membagikan paket sembako sebagai bantuan sosial (bansos) kepada anak-anak yatim piatu dan para lansia. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan upaya memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

    LSM Galak Lampung menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Pendawa Kota Bandara, Bapak Gunadi Arip, yang secara langsung memberikan dukungan berupa bansos untuk para lansia. Bantuan ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong lintas organisasi dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

    (*)

  • PSI Waykanan Kawal Hak-Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat

    PSI Waykanan Kawal Hak-Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat

    Waykanan, 21 Juli 2025 – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Waykanan menegaskan komitmennya dalam mengawal dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat atas tanah yang telah mereka kelola secara turun-temurun. Di bawah kepemimpinan Nofrika Duris Pratama, yang juga dikenal dengan gelar adat Ratu Ulangan, PSI Waykanan menjadikan isu agraria sebagai prioritas utama perjuangan politik di daerah.

    Nofrika, figur vokal yang selama ini konsisten membela hak-hak tanah masyarakat adat di Waykanan, kembali menarik perhatian publik. Ia sempat ditangkap karena dituduh memprovokasi dalam konflik lahan, namun kemudian dibebaskan karena tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum. Peristiwa itu tidak menghentikan langkah perjuangannya. Bro Nof—sapaan akrabnya di kalangan kader PSI—justru semakin intens menyuarakan aspirasi rakyat hingga ke tingkat nasional.

    Dalam Kongres Nasional PSI di Solo, Bro Nof memanfaatkan momentum untuk menyampaikan langsung konflik agraria yang melibatkan masyarakat adat di Waykanan kepada Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raja Juli Antoni. Konflik ini melibatkan lahan seluas sekitar 4.800 hektare, yang saat ini diklaim oleh PT Paramitra Mulya Langgeng (PML), padahal telah dikelola masyarakat secara adat selama puluhan tahun.

    Pertemuan itu menghasilkan komitmen yang jelas: PSI akan mendorong penyelesaian konflik ini melalui koordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait serta para pemangku kepentingan.

    Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pada Januari 2025 menyampaikan:

    “Hak pengelolaan tanah poros rakyat harus ditegakkan. Negara bertanggung jawab memastikan distribusi tanah tidak menindas rakyat, melainkan berpihak pada keadilan sosial.”

    Senada dengan itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan:

    “Setiap perusahaan pemilik HGU wajib mengalokasikan 20% dari luas lahannya untuk masyarakat sekitar dalam bentuk kebun plasma. Jika tidak, kelebihan lahan akan dikembalikan ke negara untuk redistribusi.”

    Kebijakan ini merupakan bagian dari percepatan Reforma Agraria, yang menargetkan redistribusi jutaan hektare tanah kepada masyarakat, khususnya mereka yang terdampak konflik agraria dan komunitas adat.

    Dasar hukum yang memperkuat perjuangan masyarakat adat meliputi:

    Pasal 33 UUD 1945

    UU No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria

    UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan

    PP No. 18 Tahun 2021

    Putusan MK No. 35/PUU-X/2012: Hutan adat bukan bagian dari hutan negara

    Di Kabupaten Waykanan sendiri, sejumlah kawasan eks-HGU belum dikembalikan kepada masyarakat, meskipun telah lama dikelola secara adat. Program TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) pun belum menjangkau wilayah-wilayah tersebut secara menyeluruh.

    Dalam pernyataan resminya, Nofrika menegaskan:

    “Kami mendesak percepatan pemetaan, pengakuan hak adat, dan pengembalian lahan kepada rakyat. PSI berdiri bersama masyarakat adat, bukan korporasi.”

    Perjuangan masyarakat adat bukan semata soal lahan, melainkan tentang menjaga identitas, keberlanjutan budaya, dan kedaulatan hidup. Di bawah kepemimpinan Nofrika Duris Pratama, PSI Waykanan hadir bukan sekadar sebagai partai politik, tetapi sebagai perisai rakyat dalam menghadapi ketimpangan agraria. (*)

  • PSI Lampung Hadiri Kongres Nasional di Solo, Jokowi: “Di Lampung Banyak Gajahnya, lho!”

    PSI Lampung Hadiri Kongres Nasional di Solo, Jokowi: “Di Lampung Banyak Gajahnya, lho!”

    Solo, 18 Juli 2025 – Rombongan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) se-Provinsi Lampung resmi menghadiri Kongres Nasional PSI yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah. Dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung, Bro Ahmad Rido Julian, bersama Sekretaris DPW, Bro Beni Batara, keberangkatan dilakukan pada 17 Juli 2025 dengan membawa perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari seluruh kabupaten dan kota se-Lampung.

    Setibanya di Solo, rombongan PSI Lampung langsung bersilaturahmi dengan Presiden Republik Indonesia ke-7, Bapak Joko Widodo, yang dikenal dekat dengan semangat generasi muda dan perjuangan politik yang bersih.

    Dalam pertemuan hangat tersebut, Presiden Jokowi memberikan pesan khusus kepada kader PSI Lampung. Dengan senyum khasnya, beliau berkelakar, “Di Lampung banyak gajahnya, lho,” sambil menunjuk logo baru PSI yang kini menampilkan simbol gajah sebagai bagian dari identitas partai.

    Simbol gajah pada logo baru PSI mencerminkan semangat baru partai: kuat, bersahabat, dan berpijak kokoh pada perjuangan rakyat. Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar PSI di Lampung tetap solid dan terus menumbuhkan semangat perubahan yang membumi dan nyata di tengah masyarakat.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW PSI Lampung, Bro Rido, menyampaikan komitmennya kepada Presiden Jokowi bahwa PSI Lampung akan terus berkembang dan menjadi kekuatan politik yang solid di Bumi Ruwa Jurai.

    “Kami bertekad untuk membesarkan PSI di Lampung, seteguh dan sebesar gajah yang kini menjadi simbol perjuangan baru PSI,” ujar Bro Rido.

    Ia juga mengajak seluruh kader dan pengurus PSI dari Lampung untuk mengikuti seluruh rangkaian Kongres dengan penuh semangat, kedisiplinan, dan kesungguhan.

    Kehadiran rombongan PSI Lampung dalam Kongres ini menjadi bukti keseriusan daerah dalam mendukung agenda transformasi dan rebranding PSI di tingkat nasional. Kongres PSI tahun 2025 ini mengusung tema “Solusi Masa Depan Politik Indonesia”, dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat visi, menyusun arah politik, serta mempersiapkan langkah menuju Pemilu 2029.