Tag: #FaktaLapangan

  • Gudang BBM Ilegal Digerebek 32 Dibekuk, Rugikan Negara Rp. 160 Miliar

    Gudang BBM Ilegal Digerebek 32 Dibekuk, Rugikan Negara Rp. 160 Miliar

    Pesawaran, Lampung — Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, turun langsung meninjau lokasi praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Kamis (9/4/2026).

    Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari operasi besar yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Lampung bersama Brimob Polda Lampung, yang berhasil membongkar tiga gudang besar tempat pengolahan dan distribusi BBM ilegal.

    Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 32 pelaku dari tiga lokasi berbeda yang diduga terlibat dalam jaringan penyalahgunaan BBM berskala besar.

    Tak hanya itu, petugas juga menyita barang bukti dalam jumlah fantastis, yakni sekitar 203.000 liter solar, yang berasal dari hasil olahan minyak mentah ilegal serta penyelewengan BBM subsidi.

    Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik ilegal ini menyebabkan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp160,7 miliar.

    Selain BBM, aparat juga menyita berbagai aset pendukung aktivitas ilegal tersebut, di antaranya:

    10 unit truk modifikasi
    3 kapal pengangkut
    Puluhan mesin alkon
    Ratusan tandon penampungan

    Dari hasil pengungkapan, diketahui para pelaku menggunakan modus pemurnian minyak mentah atau yang dikenal sebagai “minyak cong” dengan mencampurkan bahan kimia tertentu agar menyerupai solar asli. Selain itu, ditemukan juga praktik pengecoran BBM subsidi dari SPBU yang kemudian diolah dan dijual kembali secara ilegal.

    Kapolda Lampung menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan tegas terhadap segala bentuk kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat, khususnya dalam sektor energi.

    “Ini menjadi perhatian serius. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan BBM ilegal di wilayah Lampung,” tegasnya.

  • Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Pesawaran, Lampung – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di jalur wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/03/2026) siang.

    Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan di titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan masyarakat, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang juga bertindak sebagai Ka Opsres Ketupat Krakatau 2026 mengecek langsung tiga Pos Pam, yakni Pos Pam Simpang Tiga Mutun, Pos Pam Pantai Mutun, dan Pos Pam Ketapang.
    Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, serta Kasi Propam Polres Pesawaran sebagai bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengawasan operasional di lapangan.

    Kapolres melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pesisir.

    AKBP Alvie Granito menegaskan bahwa jalur wisata pesisir merupakan salah satu titik rawan yang harus mendapat perhatian serius.

    “Jalur pesisir Pesawaran memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel harus maksimal. Pos Pam harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat,” tegasnya.
    Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi antarpos guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Perkuat pengawasan di titik rawan, tingkatkan koordinasi, dan pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

    Melalui pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga pasca Idul Fitri.