Tag: #IdulFitri1447H

  • Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

    Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

    LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dimulai sejak 13 Maret 2026. Hingga hari ke-13 pelaksanaan operasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung terpantau tetap kondusif.

    Berdasarkan data terbaru, tren Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menunjukkan perkembangan positif, Kamis (26/03/2026).

    Pada H-13, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 2 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 50 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 4 kejadian.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan jajaran kepolisian.

    “Kami bersyukur tren kecelakaan lalu lintas pada hari ke-13 Operasi Ketupat Krakatau 2026 mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif, termasuk edukasi di daerah rawan pelanggaran yang kami tingkatkan hingga 169 persen,” ujarnya.

    Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap waspada selama perjalanan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah, selalu mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” tambahnya.

    Dalam rangka menjamin kenyamanan para pemudik, Subsatgas Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas juga terus meningkatkan intensitas kegiatan di lapangan.

    Tercatat, terjadi peningkatan hingga 100 persen pada pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis seperti pelabuhan, jalur arteri, rest area, serta area parkir penyeberangan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kepadatan dan penumpukan kendaraan.

    Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif hingga berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026, demi memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman dan nyaman.

  • Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    PESAWARAN – Dalam suasana hangat bulan Syawal 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KO-WAPPI Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halal Bihalal.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran pada Rabu (25/3/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

    Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota wartawan KO-WAPPI di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pesawaran.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah direncanakan sebelumnya.

    “Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan rangkaian program yang telah disepakati bersama dalam rapat songsong Ramadan 1447 H. Momentum Idulfitri ini juga menjadi awal kita kembali mengaktifkan sekretariat untuk menjalankan tugas jurnalistik seperti biasa,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, H. Hasan Efendi S. Nage, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh anggota.

    “Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak. Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan pengurus KO-WAPPI. Silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya melapangkan rezeki dan memperpanjang umur,” ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa menjaga tali silaturahmi merupakan amalan mulia dalam ajaran Islam, yang membawa keberkahan serta mempererat hubungan antar sesama.
    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, di antaranya Sekretaris Totok Yulinto, ST, Wakil Ketua I, serta anggota lainnya.

    Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan ramah tamah, saling bersalaman, serta sesi foto bersama.

  • Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan Wartawan RAM News Lampung Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

    Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan Wartawan RAM News Lampung Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

    Lampung — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Direksi PT. Generasi Media Cemerlang bersama seluruh jajaran wartawan RAM NEWS LAMPUNG menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim.

    Pimpinan Redaksi RAM NEWS LAMPUNG, Sairin, menyampaikan bahwa momen Idul Fitri merupakan waktu yang penuh makna untuk mempererat tali silaturahmi serta saling memaafkan setelah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

    “Kami segenap Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan wartawan RAM News Lampung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Sairin.

    Ia juga berharap, momentum Idul Fitri ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

    RAM NEWS LAMPUNG berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang aktual, terpercaya, dan membangun demi kemajuan daerah dan bangsa.

  • Silaturahmi Ramadan, Presiden Prabowo Terima Megawati di Istana Merdeka

    Silaturahmi Ramadan, Presiden Prabowo Terima Megawati di Istana Merdeka

    Jakarta – Di hari ke-29 bulan suci Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3/2026).

    Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari tradisi silaturahmi menjelang Hari Raya Idulfitri. Kedua tokoh bangsa ini tampak berbincang akrab, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan di momen Ramadan.

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut, putri Megawati, Puan Maharani, serta putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo.

    Silaturahmi ini menjadi simbol penting dalam menjaga komunikasi dan keharmonisan antar pemimpin bangsa, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan saling memaafkan.
    Momentum tersebut juga diharapkan dapat memperkuat persatuan nasional serta memberikan contoh positif bagi masyarakat Indonesia dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

  • SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Isbat yang digelar pada Jumat (20/3/2026) di Jakarta. Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar serta dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli falak, dan instansi terkait.

    Dalam keterangan resminya, Menteri Agama menyampaikan bahwa hasil pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia menunjukkan posisi bulan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal. Oleh karena itu, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    “Berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab, serta karena hilal belum memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar.

    Sidang Isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

    Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Lebaran dengan penuh kebersamaan serta menjaga keamanan dan ketertiban.