Tag: #IndonesiaNews

  • Roy Suryo Dikabarkan Ditahan, Muncul dengan Rompi Oranye Saat Masuk Ruang Tahanan

    Roy Suryo Dikabarkan Ditahan, Muncul dengan Rompi Oranye Saat Masuk Ruang Tahanan

    JAKARTA | RAM NEWS LAMPUNG – Publik dihebohkan dengan beredarnya momen yang memperlihatkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna oranye saat memasuki ruang tahanan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Roy Suryo ditangkap pada Jumat (19/6/2026) terkait perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

    Kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi terkait polemik ijazah Jokowi memang telah memasuki proses hukum. Sejumlah laporan menyebut berkas perkara yang menyeret Roy Suryo dan beberapa pihak lainnya telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap untuk dilimpahkan ke tahap persidangan.

    Namun demikian, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap foto maupun narasi yang beredar di media sosial. Beberapa lembaga pemeriksa fakta sebelumnya menemukan adanya foto lama Roy Suryo mengenakan rompi tahanan yang tidak terkait dengan perkara ijazah Jokowi, melainkan kasus lain yang pernah menjeratnya pada tahun 2022.

    Hingga berita ini diturunkan, perkembangan terbaru terkait status hukum Roy Suryo dalam perkara dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi masih menjadi perhatian publik dan terus dipantau berbagai pihak.

  • GEGER! Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka, Langsung Dijebloskan ke Lapas

    GEGER! Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka, Langsung Dijebloskan ke Lapas

    Bandar Lampung, 28 April 2026 — Mantan Gubernur Lampung periode 2019–2024, Arinal Djunaidi, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Lampung dalam kasus dugaan korupsi di tubuh BUMD PT Lampung Energi Berjaya.

    Penahanan dilakukan pada Selasa malam (28/4/2026). Arinal langsung digiring ke Lapas Way Hui usai menjalani pemeriksaan intensif. Ia terlihat keluar dari Gedung Kejati sekitar pukul 21.20 WIB mengenakan rompi tahanan berwarna pink, tangan diborgol, serta menggunakan masker.

    Sebelumnya, Arinal tiba di Kejati menggunakan mobil pribadi jenis Alphard. Namun, saat diberangkatkan ke lapas, ia dibawa menggunakan kendaraan tahanan milik Kejati Lampung. Kehadirannya menjadi sorotan puluhan awak media, dengan Arinal tampak menundukkan kepala saat digiring petugas.

    Tak lama sebelum penahanan, sang istri, Riana Sari, bersama keluarga sempat hadir di Kejati Lampung. Dalam keterangannya, ia menyampaikan dukungan penuh kepada suaminya.

    “Kami akan membuktikan semuanya di pengadilan,” ujarnya singkat.

    Penahanan Arinal menyusul tiga tersangka lain dalam perkara yang sama, yaitu:

    M. Hermawan Eriadi (Direktur Utama)

    Budi Kurniawan

    Heri Wardoyo

    Ketiganya telah lebih dulu menjalani proses hukum sejak 2025 dan kini masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang.

    Dalam proses penyidikan, Kejati Lampung telah menyita sejumlah aset milik Arinal Djunaidi dengan total mencapai Rp38,58 miliar, meliputi:

    7 unit mobil senilai Rp3,5 miliar

    Logam mulia 645 gram senilai Rp1,29 miliar

    Uang tunai rupiah & valuta asing Rp1,35 miliar

    Deposito di sejumlah bank Rp4,4 miliar

    29 sertifikat hak milik senilai Rp28,04 miliar

    Kasus ini bermula dari pembentukan PT Lampung Energi Berjaya sebagai anak perusahaan BUMD melalui PT Lampung Jasa Utama untuk mengelola dana Participating Interest (PI) 10 persen sektor migas.

    2018–2019: PT LEB dibentuk oleh Pemprov Lampung

    2019–2021: Perusahaan menerima dana sekitar US$17,28 juta (± Rp271 miliar)

    2022–2023: Muncul laporan masyarakat, Kejati mulai penyelidikan

    2024: Penyitaan aset meningkat hingga Rp84 miliar

    September 2025: Rumah Arinal digeledah, total sitaan mencapai Rp122 miliar

    2025–2026: Penyidikan berkembang hingga penetapan tersangka

    Penyidik menduga dana Participating Interest tersebut tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukannya. Sebagian dana diduga mengalir ke berbagai pihak serta digunakan untuk kepentingan pribadi dalam bentuk aset.

    Hingga kini, Kejaksaan Tinggi Lampung masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana lain yang belum terlacak.

  • Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Lampung Selatan — Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto, menegaskan peran strategis Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin internal Polri.

    Hal tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Penutupan Pembaretan Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Lampung secara resmi menutup rangkaian pembinaan tradisi yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tujuh hari secara intensif. Kegiatan ini mencakup pembekalan materi teori hingga praktik terkait tugas dan fungsi pengawasan internal di tubuh Polri.

    Dalam amanatnya, Brigjen Pol Sumarto menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan proses penting dalam pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme personel Propam sebagai “benteng disiplin” institusi.

    “Propam memiliki posisi krusial dalam menjaga marwah Polri. Kedisiplinan anggota menjadi fondasi utama keberhasilan institusi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kabid Propam beserta jajaran serta para instruktur yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik. Selain itu, ia mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembinaan dengan penuh dedikasi.

    Lebih lanjut, Wakapolda memberikan sejumlah penekanan strategis kepada para Bintara Remaja Bid Propam, di antaranya:

    Menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan di lingkungan kerja;

    Meningkatkan profesionalisme dengan mengimplementasikan ilmu secara tegas, humanis, dan berintegritas;

    Menguatkan fungsi pengawasan internal melalui langkah preventif dan represif yang adil dan terukur;

    Menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang;

    Adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap aduan masyarakat.

    “Propam harus hadir sebagai solusi, bukan sumber persoalan. Integritas adalah harga mati,” tegas mantan Karo Provost Div Propam Mabes Polri tersebut.

    Dengan berakhirnya kegiatan pembaretan ini, diharapkan para Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kedisiplinan dan kehormatan institusi Polri.

  • Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

    Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

    LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dimulai sejak 13 Maret 2026. Hingga hari ke-13 pelaksanaan operasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung terpantau tetap kondusif.

    Berdasarkan data terbaru, tren Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menunjukkan perkembangan positif, Kamis (26/03/2026).

    Pada H-13, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 2 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 50 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 4 kejadian.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan jajaran kepolisian.

    “Kami bersyukur tren kecelakaan lalu lintas pada hari ke-13 Operasi Ketupat Krakatau 2026 mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif, termasuk edukasi di daerah rawan pelanggaran yang kami tingkatkan hingga 169 persen,” ujarnya.

    Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap waspada selama perjalanan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah, selalu mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” tambahnya.

    Dalam rangka menjamin kenyamanan para pemudik, Subsatgas Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas juga terus meningkatkan intensitas kegiatan di lapangan.

    Tercatat, terjadi peningkatan hingga 100 persen pada pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis seperti pelabuhan, jalur arteri, rest area, serta area parkir penyeberangan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kepadatan dan penumpukan kendaraan.

    Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif hingga berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026, demi memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman dan nyaman.

  • H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meskipun terjadi lonjakan signifikan pemudik dari Pulau Jawa.

    Berdasarkan pemantauan dalam Operasi Ketupat Krakatau, tercatat lebih dari 100 ribu orang memasuki wilayah Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.

    Lonjakan terjadi sejak Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

    Sebaliknya, arus dari Sumatera ke Jawa tercatat jauh lebih rendah, yakni 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan.

    Di tengah tingginya arus mudik tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.

    Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan tersebut, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan guna memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
    “Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” ujarnya.

    Ia menegaskan, lonjakan arus mudik pada H-3 Lebaran masih dalam kendali petugas di lapangan.

    “Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” tambahnya.

    Selain di Pelabuhan Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk ke Lampung.

    Sementara itu, jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat sebanyak 2.871 penumpang datang dan 2.019 penumpang berangkat.

    Yuni memastikan hingga saat ini tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan arus mudik.
    “Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.
    “Kami mengingatkan pemudik agar tetap mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

    Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.

  • Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Pesawaran, Lampung – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di jalur wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/03/2026) siang.

    Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan di titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan masyarakat, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang juga bertindak sebagai Ka Opsres Ketupat Krakatau 2026 mengecek langsung tiga Pos Pam, yakni Pos Pam Simpang Tiga Mutun, Pos Pam Pantai Mutun, dan Pos Pam Ketapang.
    Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, serta Kasi Propam Polres Pesawaran sebagai bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengawasan operasional di lapangan.

    Kapolres melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pesisir.

    AKBP Alvie Granito menegaskan bahwa jalur wisata pesisir merupakan salah satu titik rawan yang harus mendapat perhatian serius.

    “Jalur pesisir Pesawaran memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel harus maksimal. Pos Pam harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat,” tegasnya.
    Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi antarpos guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Perkuat pengawasan di titik rawan, tingkatkan koordinasi, dan pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

    Melalui pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga pasca Idul Fitri.