Tag: #Kamtibmas

  • Kapolda Lampung Terima Audiensi Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti, Perkuat Sinergi TNI-Polri

    Kapolda Lampung Terima Audiensi Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti, Perkuat Sinergi TNI-Polri

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menerima audiensi dan silaturahmi Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti (BS), Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, beserta rombongan di ruang kerja Kapolda Lampung, Jumat (19/6/2026).

    Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Lampung dan Brigif 4 Marinir/Beruang Sakti dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Lampung.

    Dalam audiensi tersebut, kedua pimpinan membahas pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang solid antara TNI dan Polri. Sinergitas yang terjalin diharapkan dapat semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung berbagai program strategis di wilayah Lampung.

    Kapolda Lampung menyambut baik kunjungan Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti dan menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kunci dalam menjaga kondusivitas daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Sementara itu, Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti menyampaikan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi dan kerja sama yang erat dengan Polda Lampung dalam mendukung tugas-tugas pengamanan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh soliditas dan sinergitas TNI-Polri demi terciptanya situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Lampung.

  • Pengamanan Demo, Polisi Kerahkan 6.088 Personel Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

    Pengamanan Demo, Polisi Kerahkan 6.088 Personel Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

    JAKARTA – RAM News Lampung, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.088 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar di sejumlah titik strategis di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

    Pengamanan difokuskan di beberapa lokasi yang menjadi pusat penyampaian aspirasi, di antaranya kawasan DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Kuda Arjuna Wiwaha, serta kawasan Cikini.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan ribuan personel yang diterjunkan bertugas untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

    Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hal tersebut sejalan dengan arahan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan.

    “Seluruh anggota diminta untuk mengedepankan sikap humanis, tidak mudah terpancing provokasi, serta tidak membawa senjata api selama pelaksanaan pengamanan aksi,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

    Polda Metro Jaya juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya demonstrasi. Namun demikian, aparat akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pihak-pihak yang membawa benda berbahaya ataupun melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu jalannya penyampaian aspirasi secara damai.

    Polisi mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga situasi tetap aman demi kepentingan bersama.

    Dengan pengamanan yang maksimal dan pendekatan yang humanis, diharapkan pelaksanaan aksi mahasiswa dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun ketertiban umum di Ibu Kota.

    (RAM News Lampung)

  • Kapolda Lampung Terima Audiensi Pengurus Ojol Lampung, Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas

    Kapolda Lampung Terima Audiensi Pengurus Ojol Lampung, Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas

    Bandar Lampung – Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menerima audiensi dan silaturahmi Pengurus Ojek Online (Ojol) Lampung di Mapolda Lampung, Kamis (4/6/2026).

    Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan komunitas ojek online di Provinsi Lampung. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan membangun komunikasi yang efektif serta meningkatkan sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda Lampung menyampaikan apresiasi atas peran aktif para pengemudi ojek online yang selama ini turut membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Menurutnya, komunitas ojol memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan, Kapolda Lampung juga menyerahkan bingkisan kepada perwakilan Pengurus Ojol Lampung yang hadir dalam kegiatan tersebut.

    Audiensi ini turut dihadiri oleh pejabat utama Polda Lampung, di antaranya Dirlantas dan Wadirbinmas Polda Lampung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polda Lampung dan komunitas ojek online semakin solid sehingga dapat bersama-sama mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat Lampung.

  • Polda Lampung Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Berhasil Diamankan

    Polda Lampung Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Berhasil Diamankan

    Lampung Selatan – Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil mengungkap 75 kasus kejahatan jalanan (street crime) selama periode 13 hingga 31 Mei 2026.

    Kasus yang berhasil diungkap tersebut terdiri dari pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dari hasil pengungkapan itu, sebanyak 95 tersangka berhasil diamankan beserta ratusan barang bukti hasil tindak pidana maupun sarana yang digunakan para pelaku.

    Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan dan komitmen Polda Lampung dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah Provinsi Lampung.

    Menurut Kapolda, keberhasilan pengungkapan kasus ini juga didukung oleh pembentukan Patroli QR (Quick Response) JANJI JAGA di tingkat Polda maupun Polres jajaran. Tim patroli tersebut secara aktif melaksanakan patroli pada lokasi dan jam-jam rawan kejahatan, merespons cepat laporan masyarakat, serta melakukan tindakan dan pengungkapan terhadap tindak pidana jalanan.

    Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, modus operandi yang digunakan para pelaku cukup beragam. Pada kasus Curat, pelaku umumnya merusak pintu atau jendela menggunakan alat bantu seperti linggis dan obeng, serta memanfaatkan kondisi rumah atau bangunan yang sedang kosong.

    Sementara itu, pada kasus Curas, para pelaku melakukan intimidasi, penghadangan di lokasi sepi, hingga perampasan secara paksa terhadap barang berharga milik korban.

    Sedangkan pada kasus Curanmor, pelaku kerap menggunakan kunci letter T, modus peminjaman kendaraan, hingga berpura-pura menjadi pembeli dalam transaksi cash on delivery (COD) untuk membawa kabur kendaraan milik korban.

    Dalam operasi pengungkapan tersebut, Polda Lampung dan jajaran berhasil menyita sebanyak 410 barang bukti serta uang tunai senilai Rp18.377.000. Barang bukti yang diamankan antara lain kendaraan roda dua dan roda empat, telepon genggam, dokumen kendaraan, senjata api rakitan, senjata tajam, amunisi, hingga berbagai barang hasil kejahatan lainnya.

    Kapolda menegaskan bahwa Polda Lampung akan terus mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif dalam menekan aksi kejahatan jalanan. Patroli rutin akan terus ditingkatkan dengan menyasar titik-titik rawan kriminalitas berdasarkan hasil analisa dan evaluasi yang dilakukan secara berkala.

    Selain itu, petugas juga aktif memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Dalam pelaksanaan penegakan hukum, Polda Lampung memastikan seluruh tindakan kepolisian dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.

    Namun demikian, terhadap pelaku yang melakukan perlawanan, berupaya melarikan diri, atau melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas, kepolisian akan mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kapolda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, serta segera melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan melalui layanan Kepolisian 110.

    “Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Polda Lampung akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan di Provinsi Lampung,” tegas Helfi Assegaf.

    Partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

  • Wakapolda Lampung Cek Kesiapan Tim Patroli Gabungan di Tugu Adipura Bandar Lampung

    Wakapolda Lampung Cek Kesiapan Tim Patroli Gabungan di Tugu Adipura Bandar Lampung

    Bandar Lampung — Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si melaksanakan pengecekan sekaligus memberikan arahan kepada Tim Patroli Gabungan di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu malam (23/5/2026).

    Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui langkah-langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polda Lampung.

    Selain itu, Wakapolda juga menekankan pentingnya dukungan intelijen di lapangan serta penerapan sistem patroli modern berbasis QR Code sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian patroli personel.

    “Seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas dengan maksimal, mengedepankan perlindungan kepada masyarakat, memberikan kepastian hukum, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

    Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel patroli gabungan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada malam akhir pekan di wilayah Kota Bandar Lampung.

  • Manfaatkan Kelengahan Korban Saat Tertidur, Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ponsel Diringkus Tekab 308 Polsek Kedondong

    Manfaatkan Kelengahan Korban Saat Tertidur, Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ponsel Diringkus Tekab 308 Polsek Kedondong

    Pesawaran, Jumat 15 Mei 2026 – Jajaran Unit Reskrim Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong Polres Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukumnya. Dua orang pria pelaku tindak pidana pencurian ponsel berhasil diamankan, salah satunya diketahui merupakan residivis kambuhan yang telah beberapa kali keluar masuk rumah tahanan (rutan) akibat kasus serupa.

    Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan korban bernama Ihza Jefri Zulkarnain (18), warga Desa Padang Cermin, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, yang kehilangan satu unit ponsel miliknya pada awal Mei lalu.

    Kronologi Kejadian

    Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu korban tengah tertidur di sofa ruang tamu rumahnya dengan posisi ponsel berada di samping kiri badan korban.

    Namun saat korban terbangun sekitar pukul 06.30 WIB, ponsel merek Redmi Note 14 Pro 5G miliknya sudah tidak berada di tempat. Korban kemudian meminta rekannya menghubungi nomor telepon tersebut, namun sudah dalam keadaan tidak aktif. Upaya pelacakan melalui aplikasi “Find My Device” juga gagal karena akses perangkat telah diputus oleh pelaku.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp4.000.000 dan segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kedondong.

    Pelaku Berhasil Diringkus

    Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Joni Ismet, S.H., berhasil memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku beserta barang bukti.

    Pada Jumat malam, 15 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku utama berinisial MZ alias Paizil (31) di kediamannya di Desa Suka Jaya, Kecamatan Way Khilau.

    Dari hasil interogasi terhadap MZ, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua berinisial DY (37) di desa yang sama. DY diketahui turut membantu menjual barang hasil kejahatan tersebut.

    Residivis Kasus Pencurian

    Berdasarkan catatan kepolisian, pelaku utama MZ alias Paizil merupakan residivis dengan riwayat tindak pidana pencurian, di antaranya:

    – Tahun 2016 terlibat kasus pencurian dan menjalani hukuman di Rutan Kalianda.
    – Tahun 2025 kembali tersandung kasus pencurian dan ditahan di Rutan Kalianda.

    Kapolres Pesawaran melalui Kapolsek Kedondong menegaskan bahwa kedua pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mako Polsek Kedondong guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Barang Bukti yang Diamankan

    – 1 unit ponsel Redmi Note 14 Pro 5G warna Coral Green.
    – 1 buah kotak ponsel Redmi Note 14 Pro 5G dengan IMEI sesuai milik korban.

    Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, jajaran Polsek Kedondong mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak lengah, khususnya saat waktu rawan menjelang subuh. Warga juga diminta memastikan pintu rumah dalam keadaan terkunci guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

  • Ayo Jaga Lampung! Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

    Ayo Jaga Lampung! Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

    Lampung — Polda Lampung menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

    Melalui semangat kampanye “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga seluruh lapisan warga untuk memperkuat sinergi dalam menjaga situasi tetap aman, damai, sehat, dan beradab.

    Ajakan ini selaras dengan nilai luhur budaya Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun keharmonisan sekaligus memperkuat ketahanan sosial terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.
    Di tengah dinamika kehidupan sosial yang semakin kompleks, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan. Mulai dari kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam ronda malam, komunikasi antarwarga, penyelesaian masalah melalui musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat.

    Selain itu, Polda Lampung juga terus memperkuat program Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kolaborasi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Melalui sinergi ini, sistem keamanan diharapkan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga tumbuh dari kesadaran kolektif masyarakat.
    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa stabilitas daerah hanya dapat terwujud jika seluruh unsur memiliki komitmen yang sama.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua. Ketika semua unsur bersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa nilai adat Lampung harus terus dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun persaudaraan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial.
    Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama menjaga kestabilan sosial di Provinsi Lampung

    “Mari kita jaga Lampung dengan hati, kepedulian, dan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah pondasi pembangunan dan syarat utama terwujudnya masyarakat Lampung yang aman, damai, dan beradab,” tutup Yuni.

  • H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meskipun terjadi lonjakan signifikan pemudik dari Pulau Jawa.

    Berdasarkan pemantauan dalam Operasi Ketupat Krakatau, tercatat lebih dari 100 ribu orang memasuki wilayah Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.

    Lonjakan terjadi sejak Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

    Sebaliknya, arus dari Sumatera ke Jawa tercatat jauh lebih rendah, yakni 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan.

    Di tengah tingginya arus mudik tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.

    Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan tersebut, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan guna memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
    “Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” ujarnya.

    Ia menegaskan, lonjakan arus mudik pada H-3 Lebaran masih dalam kendali petugas di lapangan.

    “Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” tambahnya.

    Selain di Pelabuhan Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk ke Lampung.

    Sementara itu, jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat sebanyak 2.871 penumpang datang dan 2.019 penumpang berangkat.

    Yuni memastikan hingga saat ini tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan arus mudik.
    “Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.
    “Kami mengingatkan pemudik agar tetap mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

    Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.

  • Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Lampung Selatan, 17 Maret 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni dan Rest Area KM 20B, Selasa (17/3/2026).

    Kunjungan tersebut disambut oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri melakukan pemantauan arus lalu lintas melalui jalur udara dari Jakarta–Merak hingga Bakauheni. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas relatif lancar, meskipun antrean kendaraan mulai terlihat di wilayah Merak.

    Wakapolri mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Polda Lampung dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Aplikasi Siger Lampung Presisi, yang mampu menyajikan data lalu lintas secara real-time dengan sistem pembagian zona hijau, kuning, dan merah. Selain itu, penerapan buffer zone di sejumlah rest area dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan.

    Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, Polda Lampung juga telah menyiapkan manajemen distribusi kendaraan melalui empat pelabuhan, yakni ASDP, SMA, BPJ, dan WIKA, serta pengaturan empat jalur utama meliputi jalur Barat, Tengah, Tol, dan Timur.

    Tak hanya itu, kesiapsiagaan kontingensi turut diperkuat dengan menyiagakan 16 kapal serta 320 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

    Pengamanan arus mudik juga diperkuat melalui pengawalan kendaraan, kesiapan pos pengamanan (Pos PAM), pos pelayanan (Pos YAN), pos terpadu, command center, hingga layanan darurat bagi masyarakat.

    Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 serta 28–29 Maret 2026.

    Secara nasional, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melibatkan sebanyak 161.243 personel dengan dukungan lebih dari 2.700 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

    Wakapolri menilai kesiapan yang dilakukan Polda Lampung tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

  • Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Pesawaran, Lampung – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di jalur wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/03/2026) siang.

    Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan di titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan masyarakat, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang juga bertindak sebagai Ka Opsres Ketupat Krakatau 2026 mengecek langsung tiga Pos Pam, yakni Pos Pam Simpang Tiga Mutun, Pos Pam Pantai Mutun, dan Pos Pam Ketapang.
    Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, serta Kasi Propam Polres Pesawaran sebagai bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengawasan operasional di lapangan.

    Kapolres melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pesisir.

    AKBP Alvie Granito menegaskan bahwa jalur wisata pesisir merupakan salah satu titik rawan yang harus mendapat perhatian serius.

    “Jalur pesisir Pesawaran memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel harus maksimal. Pos Pam harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat,” tegasnya.
    Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi antarpos guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Perkuat pengawasan di titik rawan, tingkatkan koordinasi, dan pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

    Melalui pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga pasca Idul Fitri.