Tag: #LampungSaiBumiRuwaJurai

  • Regenerasi Tokoh Adat Diperkuat, Masyarakat Adat Gunom Ragom Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026

    Regenerasi Tokoh Adat Diperkuat, Masyarakat Adat Gunom Ragom Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026

    Bandar Lampung – Masyarakat Adat Gunom Ragom Marga Sungkai Bunga Mayang kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus menyiapkan regenerasi pemangku adat melalui penyelenggaraan Diklat Adat Titi Puranti Begawi Marga Bunga Mayang Sungkai Tahun 2026.

    Kegiatan bertema “Melalui Diklat Adat, Kita Mengenal Budaya sebagai Kearifan Lokal dan Jati Diri Masyarakat Lampung” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (4–5 Juli 2026), di Aula SMTI Bandar Lampung dan diikuti 40 peserta yang berasal dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara, serta berbagai tiuh di wilayah Sungkai Bunga Mayang.

    Diklat tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami tata cara pelaksanaan Begawi secara utuh, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya dan identitas masyarakat Lampung di tengah derasnya arus modernisasi.

    Mewakili Gubernur Lampung, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi Masyarakat Adat Gunom Ragom dalam menjaga warisan budaya leluhur.

    “Pelestarian adat merupakan investasi peradaban yang nilainya tidak dapat diukur dengan materi. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, menjaga adat adalah keputusan yang tepat. Kemajuan tidak boleh membuat kita melupakan akar budaya,” ujarnya.

    Tony menegaskan bahwa adat bukan sekadar simbol berupa pakaian adat, gelar, maupun prosesi seremonial, tetapi merupakan pedoman hidup masyarakat Lampung yang diwariskan turun-temurun.

    Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan investasi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan falsafah Piil Pesenggiri.

    “Nilai-nilai seperti Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, Sakai Sambayan, dan Juluk Adok harus terus diwariskan kepada generasi muda. Budaya bukan penghambat kemajuan, justru menjadi fondasi untuk membangun Lampung yang maju tanpa kehilangan jati dirinya,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Masyarakat Adat Gunom Ragom Marga Bunga Mayang Sungkai, Ansori DJausal, mengatakan penyelenggaraan diklat merupakan langkah strategis dalam menyiapkan kader-kader adat sebagai penerus para penyimbang dan tokoh adat yang kini sebagian besar telah memasuki usia lanjut.

    Menurutnya, kebutuhan regenerasi semakin mendesak seiring meningkatnya minat masyarakat melaksanakan prosesi Begawi, sementara jumlah tokoh adat yang memahami tata cara pelaksanaannya masih sangat terbatas.

    “Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan regenerasi. Banyak tokoh adat kita yang sudah sepuh. Jika tidak dipersiapkan sejak sekarang, dikhawatirkan akan terjadi kekosongan. Kami ingin melahirkan kader-kader muda yang mampu melanjutkan peran para tokoh adat dalam setiap pelaksanaan Begawi,” ujar Ansori.

    Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini pelaksanaan adat kerap menghadapi kendala ketika beberapa kegiatan berlangsung pada waktu yang bersamaan.

    “Sering kali pelaksanaan adat bergantung pada beberapa figur saja. Ketika mereka berhalangan hadir atau terdapat dua acara bersamaan, prosesi adat menjadi terhambat. Melalui diklat ini kami ingin memperbanyak tokoh adat yang memahami pakem Begawi sehingga pelaksanaan adat dapat terus berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Ketua Panitia, Jan Roma, SE., MM., bergelar Sultan Raja Hukum, menjelaskan bahwa diklat tahun ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2011.

    Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai upaya memperkuat regenerasi dan meningkatkan kompetensi para pelaku adat.

    “Diklat pertama dilaksanakan pada tahun 2011. Kini kami kembali menyelenggarakannya karena sebagian besar peserta angkatan pertama telah memasuki usia lanjut. Regenerasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda agar estafet kepemimpinan adat tetap berjalan,” katanya.

    Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat dalam melaksanakan prosesi Begawi harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memahami tata cara adat secara benar.

    “Jangan sampai tradisi yang masih hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat justru terkendala karena kekurangan tokoh adat. Melalui diklat ini kami berharap lahir generasi penerus yang mampu menjaga kelestarian adat Lampung sekaligus meneruskan nilai-nilai luhur Piil Pesenggiri kepada generasi berikutnya,” tutup Jan Roma.

    Melalui penyelenggaraan Diklat Adat Titi Puranti Begawi 2026, Masyarakat Adat Gunom Ragom menegaskan komitmennya untuk memastikan warisan budaya Lampung tetap lestari, relevan dengan perkembangan zaman, serta terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Lampung.

  • Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

    Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Menjelang kunjungan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), ke Provinsi Lampung, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung menyiapkan “hadiah spesial” berupa pelaksanaan tiga Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, dan Kota Bandar Lampung.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, mengatakan pelaksanaan Rakorda tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, Rakorda kali ini memiliki nilai istimewa karena menjadi Rakorda pertama yang dilaksanakan oleh kepengurusan tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.

    “Rakorda ini menjadi bukti bahwa konsolidasi PSI Lampung terus berjalan. Target kami adalah membangun struktur hingga tingkat desa atau kelurahan sampai ke TPS sebagai fondasi utama kekuatan partai,” ujar Ridho.

    Ia menjelaskan, pelaksanaan Rakorda merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Lampung yang digelar pada 17 April 2026. Dalam Rakorwil tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI melakukan verifikasi internal terhadap struktur DPW, DPD, dan DPC se-Lampung.

    Hasil verifikasi menunjukkan tingkat kehadiran dan kesesuaian struktur kepengurusan mencapai sekitar 90 persen, yang menjadi indikator kuat bahwa mesin partai di Lampung terus bergerak dan berkembang.

    Sementara itu, Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW PSI Lampung, M. Ivan Afrihansa, menegaskan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda seremonial. Setiap daerah yang akan melaksanakan Rakorda wajib memenuhi syarat pembentukan minimal 75 persen kepengurusan desa atau kelurahan.

    “Rakorda bukan sekadar agenda seremonial. Setiap daerah yang melaksanakan Rakorda harus memenuhi syarat pembentukan minimal 75 persen struktur desa atau kelurahan, yang kemudian akan diverifikasi secara faktual oleh DPW PSI Lampung,” jelas Ivan.

    Menurutnya, selain Mesuji, Tulang Bawang, dan Bandar Lampung, sejumlah daerah lain juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam pembentukan struktur partai. Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, dan Pringsewu diperkirakan akan segera menyusul menggelar Rakorda dalam waktu dekat.

    PSI Lampung menargetkan seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung dapat melaksanakan Rakorda dengan sistem verifikasi yang sama. Langkah ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan agenda-agenda politik ke depan.

    Dengan semakin masifnya pembentukan struktur hingga tingkat desa dan TPS, PSI Lampung optimistis mampu menjadi kekuatan politik baru yang solid dan siap menghadapi berbagai kontestasi politik di masa mendatang.

  • Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bukti Nyata Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel

    Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bukti Nyata Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel

    BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

    Pencapaian tersebut menjadi yang ke-12 kalinya secara berturut-turut diraih Pemerintah Provinsi Lampung. Raihan ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD Provinsi Lampung, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah.

    “Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Lampung kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD sebagai entitas akuntansi dan entitas pelaporan, serta dukungan DPRD Provinsi Lampung dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ujar Marindo.

    Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan negara secara profesional dan bertanggung jawab.

    “Opini WTP dari BPK RI merupakan pengakuan tertinggi atas kualitas pengelolaan keuangan daerah. Namun bagi kami, WTP bukanlah tujuan akhir. Yang terpenting adalah bagaimana tata kelola pemerintahan terus diperkuat agar semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

    Marindo juga menegaskan bahwa capaian WTP selama 12 tahun berturut-turut menjadi modal penting dalam membangun dan memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

    “Kepercayaan masyarakat adalah aset yang sangat berharga. Karena itu, capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi guna mempertahankan capaian tersebut.

    “Meraih WTP adalah sebuah pencapaian, tetapi mempertahankannya jauh lebih menantang. Diperlukan inovasi, peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem informasi, serta budaya akuntabilitas yang tertanam di seluruh lini pemerintahan,” ujarnya.

    Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan apresiasi kepada BPK RI dan BPK Perwakilan Provinsi Lampung atas pelaksanaan pemeriksaan yang profesional serta berbagai rekomendasi konstruktif yang diberikan.

    “Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami mengucapkan terima kasih kepada BPK RI dan BPK Perwakilan Provinsi Lampung atas pelaksanaan pemeriksaan dan rekomendasi yang diberikan. Rekomendasi tersebut menjadi masukan yang sangat berharga untuk terus menyempurnakan pengelolaan keuangan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Gubernur.

    Menurut Mirza, capaian opini WTP harus dijadikan momentum untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

    “WTP adalah cerminan dari kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga amanah rakyat. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah demi mendukung pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” pungkasnya.

    Dengan raihan opini WTP ke-12 secara beruntun ini, Pemerintah Provinsi Lampung semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan profesional.

  • Anggota DPRD Provinsi Lampung Digugat Terkait Sengketa Tanah dan Bangunan di Kedaton

    Anggota DPRD Provinsi Lampung Digugat Terkait Sengketa Tanah dan Bangunan di Kedaton

    Bandar Lampung – Sengketa kepemilikan tanah dan bangunan yang berlokasi di Jalan Danau Tondano, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang, Kamis (11/6/2026).

    Perkara tersebut berawal dari gugatan perdata yang diajukan oleh Ahmad Ridwan terhadap Yusron Amarullah terkait dugaan perbuatan melawan hukum dalam transaksi jual beli tanah dan bangunan yang dilakukan pada Maret 2021. Dalam perkara ini, Yusron Amarullah diketahui merupakan ayah kandung dari seorang anggota DPRD Provinsi Lampung berinisial Garinca Reza Pahlevi

    Menurut keterangan pihak penggugat, transaksi jual beli telah dilakukan secara sah di hadapan notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), serta sertifikat hak milik atas objek sengketa telah beralih atas nama Ahmad Ridwan Namun, hingga saat ini penggugat mengaku belum dapat menguasai maupun menempati tanah dan bangunan yang telah dibelinya tersebut.

    Kuasa hukum penggugat menjelaskan bahwa berbagai upaya persuasif telah dilakukan, termasuk pengiriman somasi agar objek sengketa dikosongkan. Namun karena tidak tercapai kesepakatan, perkara kemudian dibawa ke ranah hukum melalui gugatan perdata di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang dan laporan ke Polresta Bandar Lampung.

    Pada Kamis (11/6/2026), majelis hakim melaksanakan Sidang Pemeriksaan Setempat (PS) guna melihat langsung lokasi objek yang disengketakan. Pemeriksaan setempat merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembuktian untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi objek perkara.

    Pihak penggugat menegaskan bahwa dasar kepemilikan yang mereka miliki adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) yang saat ini tercatat atas nama Ahmad Ridwan Oleh karena itu, mereka meminta pengosongan dan pengembalian fisik properti sesuai hak yang diklaim berdasarkan dokumen kepemilikan tersebut.

    Di sisi lain, proses hukum yang sedang berjalan masih memberikan ruang bagi para pihak untuk menyampaikan bukti, menghadirkan saksi, serta menyampaikan argumentasi hukum masing-masing. Pengadilan nantinya akan menilai seluruh fakta persidangan sebelum mengambil keputusan terkait status kepemilikan objek sengketa.

    Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan keluarga seorang anggota DPRD Provinsi Lampung. Sejumlah kalangan menilai perkara tersebut penting untuk memastikan perlindungan hak kepemilikan, kepastian hukum, serta transparansi dalam penegakan hukum.

    Kuasa hukum Ahmad Ridwan yang terdiri dari Robert Evo Wakando, Yogi Yanuardi, Hata Geronimo, dan Veronica dari RC Law Office Advocate & Legal Consultant menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga memperoleh kepastian hukum bagi kliennya.

    Hingga berita ini diterbitkan, proses persidangan masih berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang dan seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

  • Bidhumas Polda Lampung Gelar Pers Gathering Bersama Insan Media di Lembah Hijau

    Bidhumas Polda Lampung Gelar Pers Gathering Bersama Insan Media di Lembah Hijau

    Bandar Lampung, RAM NEWS LAMPUNG – Bidang Humas (Bidhumas) Polda Lampung menggelar kegiatan Pers Gathering bersama insan media di kawasan wisata Lembah Hijau, Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah, penuh keakraban, dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dengan awak media di Provinsi Lampung.

    Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tersebut diikuti oleh jajaran Polda Lampung dan para jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, televisi, serta media online yang bertugas di wilayah Lampung.

    Berbagai kegiatan digelar untuk mempererat hubungan antara jajaran Polda Lampung dengan insan pers, mulai dari senam bersama, jalan sehat, tarik tambang, lempar dadu, aneka permainan, hingga ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

    Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh rekan media yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polda Lampung dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan media yang telah hadir dan terus menjalin kerja sama yang baik dengan Bidhumas Polda Lampung. Sinergi yang terbangun selama ini menjadi kekuatan dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Yuni.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan Pers Gathering bukan sekadar ajang rekreasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat komunikasi antara kepolisian dan insan pers.

    “Kami berharap momentum seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana membangun kebersamaan. Media merupakan mitra penting Polri dalam menjaga kondusivitas dan menyampaikan berbagai program maupun keberhasilan kepolisian kepada masyarakat. Semoga kolaborasi yang telah terjalin semakin solid dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua Jurnalis Polda Lampung, Dra. Koesumawati Fatahong, mengapresiasi komitmen Bidhumas Polda Lampung yang terus membangun hubungan harmonis dengan wartawan melalui berbagai kegiatan positif.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bidhumas Polda Lampung yang selalu membuka ruang komunikasi yang baik dengan insan media. Pers Gathering ini menjadi bukti bahwa hubungan kemitraan tidak hanya terjalin dalam kegiatan peliputan, tetapi juga dibangun melalui kebersamaan dan kekeluargaan,” katanya.

    Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan media akan berdampak positif terhadap penyampaian informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

    “Harapan kami, sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling mendukung, media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi jembatan informasi yang objektif dan edukatif bagi publik,” tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Koesumawati juga menyambut baik rencana Bidhumas Polda Lampung yang akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis bagi para jurnalis yang bertugas meliput di lingkungan Polda Lampung.

    “Program ini tentu menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas serta profesionalisme insan pers. Semoga dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat besar bagi rekan-rekan jurnalis Polda Lampung,” ujarnya.

    Menurutnya, pelaksanaan UKW gratis tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensi serta memenuhi standar profesi jurnalistik.

    Suasana penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para peserta mengikuti setiap perlombaan dan permainan dengan antusias, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi tujuan utama pelaksanaan Pers Gathering dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan sinergis antara Polri dan insan media semakin kuat dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat Lampung.

  • Presiden Prabowo Resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui, Tegaskan Komitmen Modernisasi Layanan Kesehatan Nasional

    Presiden Prabowo Resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui, Tegaskan Komitmen Modernisasi Layanan Kesehatan Nasional

    Pesisir Barat, Lampung – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/06/2026).

    Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Presiden menekankan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas harus dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah. Oleh karena itu, pemerintah telah menyiapkan program pembangunan dan renovasi sekitar 400 rumah sakit di berbagai wilayah Indonesia guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

    Selain pembangunan rumah sakit, pemerintah juga terus memperkuat layanan kesehatan dasar melalui modernisasi fasilitas dan peralatan medis. Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, hampir 1.000 unit alat kesehatan modern telah didistribusikan ke rumah sakit daerah yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

    Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya tata kelola pelayanan kesehatan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dengan harga yang terjangkau sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik tanpa terbebani biaya yang tinggi.

    Peresmian RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat dan Provinsi Lampung secara keseluruhan.

  • Wakapolda Lampung Ajak Pejabat Utama “Healing Sehat” di ITERA, Soliditas dan Kebugaran Jadi Prioritas

    Wakapolda Lampung Ajak Pejabat Utama “Healing Sehat” di ITERA, Soliditas dan Kebugaran Jadi Prioritas

    LAMPUNG — Suasana pagi di kawasan Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) tampak berbeda, Jumat (29/5/2026). Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si. bersama Pejabat Utama Polda Lampung melaksanakan olahraga jalan cepat usai apel pagi.

    Kegiatan olahraga tersebut dilakukan dengan mengelilingi area kampus ITERA sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran fisik personel di tengah padatnya aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

    Tak hanya menjaga stamina, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas antarpejabat serta personel di lingkungan Polda Lampung.

    Dengan suasana penuh semangat dan keakraban, para peserta tampak antusias mengikuti olahraga pagi tersebut. Langkah sehat yang dilakukan bersama ini sekaligus menjadi contoh positif pentingnya menjaga pola hidup sehat dan disiplin fisik.

    Polda Lampung terus mendorong budaya hidup sehat di lingkungan kepolisian agar seluruh personel tetap prima, profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • PSI Lampung Tebar Kepedulian! Sembelih 3 Sapi dan 1 Kambing, Daging Kurban Dibagikan untuk Warga

    PSI Lampung Tebar Kepedulian! Sembelih 3 Sapi dan 1 Kambing, Daging Kurban Dibagikan untuk Warga

    Bandar Lampung – Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ditunjukkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Lampung dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Sekretariat DPW PSI Lampung, Jalan Ridwan Rais No.22A, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Kamis (28/05/2026).

    Dalam kegiatan penuh kebersamaan tersebut, DPW PSI Lampung menyembelih tiga ekor sapi dan satu ekor kambing sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian mengatakan, kegiatan kurban ini merupakan bagian dari gerakan serentak PSI di seluruh Indonesia untuk hadir dan berbagi bersama masyarakat pada momentum Idul Adha.

    “Untuk DPW PSI Lampung, tahun ini kami menyembelih tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan PSI dengan masyarakat,” ujar Ridho didampingi Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara.

    Menurut Ridho, pelaksanaan kurban ini merupakan arahan langsung dari DPP PSI agar seluruh kader dan pengurus PSI di daerah dapat terus dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat.

    “Ini merupakan arahan dari pusat agar seluruh DPW PSI se-Indonesia dapat berbagi kepada masyarakat melalui penyembelihan hewan kurban,” jelasnya.

    Ia menambahkan, Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

    “Harapannya, PSI bisa terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari semangat saling berbagi serta mempererat kebersamaan,” pungkasnya.

    Daging hewan kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, kader PSI, serta warga yang membutuhkan di wilayah Kota Bandar Lampung dan sekitarnya.

    Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai mampu menghadirkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H.

  • Kaesang Pangarep dan Gubernur Lampung Makan Malam Bersama Usai Pelantikan DPW PSI Lampung

    Kaesang Pangarep dan Gubernur Lampung Makan Malam Bersama Usai Pelantikan DPW PSI Lampung

    Bandar Lampung, 19 April 2026 — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI dan Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menghadiri agenda makan malam bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di D’Rajash Resto, Bandar Lampung, usai pelantikan Pengurus DPW PSI Lampung.

     

    Momen kebersamaan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi santai antara jajaran pengurus PSI dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah hingga komitmen bersama dalam mendorong pembangunan di Provinsi Lampung.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal mempererat komunikasi dan kolaborasi antara PSI dan Pemerintah Provinsi Lampung.

    Sementara itu, kehadiran Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI memberikan semangat baru bagi kader di daerah untuk terus aktif berkontribusi dalam pembangunan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Acara makan malam berlangsung dalam suasana santai, penuh kekeluargaan, dan diharapkan dapat memperkuat hubungan baik antara PSI dan Pemerintah Provinsi Lampung ke depan.

  • Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    PESAWARAN – Dalam suasana hangat bulan Syawal 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KO-WAPPI Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halal Bihalal.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran pada Rabu (25/3/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

    Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota wartawan KO-WAPPI di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pesawaran.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah direncanakan sebelumnya.

    “Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan rangkaian program yang telah disepakati bersama dalam rapat songsong Ramadan 1447 H. Momentum Idulfitri ini juga menjadi awal kita kembali mengaktifkan sekretariat untuk menjalankan tugas jurnalistik seperti biasa,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, H. Hasan Efendi S. Nage, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh anggota.

    “Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak. Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan pengurus KO-WAPPI. Silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya melapangkan rezeki dan memperpanjang umur,” ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa menjaga tali silaturahmi merupakan amalan mulia dalam ajaran Islam, yang membawa keberkahan serta mempererat hubungan antar sesama.
    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, di antaranya Sekretaris Totok Yulinto, ST, Wakil Ketua I, serta anggota lainnya.

    Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan ramah tamah, saling bersalaman, serta sesi foto bersama.