Tag: #lampungviral

  • Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

    Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

    SMAN 1 Air Naningan kembali menjadi sorotan publik terkait pengelolaan anggaran pendidikan. Sejumlah persoalan disebut muncul sejak sekolah tersebut dipimpin Kepala Sekolah Hairani, M.Pd.

    Beberapa dugaan yang ramai diperbincangkan di lingkungan sekolah antara lain dugaan pungutan liar parkir kendaraan di depan sekolah, sikap kepemimpinan yang dinilai otoriter, dugaan pengelolaan dana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang disebut terpusat, hingga pos satpam yang dikabarkan kerap kosong saat jam aktivitas sekolah berlangsung.

    Kini perhatian masyarakat mengarah pada pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang nilainya disebut hampir mencapai Rp1 miliar. Publik mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut, khususnya pada item pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah senilai Rp172.948.400.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan renovasi yang terlihat hanya berupa penambalan lantai ruang laboratorium serta perbaikan sebagian plafon triplek yang disebut sekitar enam lembar. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait kesesuaian antara realisasi pekerjaan dengan besaran anggaran yang tercantum dalam penggunaan Dana BOS.

    Saat awak media melakukan konfirmasi pada Selasa (12/5/2026), Kepala Sekolah Hairani tidak berada di tempat. Klarifikasi kemudian diwakili oleh Humas sekolah, Wilis.

    “Memang benar yang direnovasi lantai LAB dan plafon, kami juga mengganti keramik tiga ruang kelas,” ujar Wilis kepada awak media.

    Namun, pernyataan tersebut justru memunculkan tanda tanya baru. Awak media menilai lantai yang ditunjukkan pihak sekolah diduga merupakan pekerjaan lama yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya.

    Situasi ini memicu dugaan adanya ketidaksesuaian antara realisasi pekerjaan dengan nilai anggaran yang digunakan. Publik pun mendesak adanya audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Air Naningan agar penggunaan anggaran pendidikan benar-benar transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

    Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan melakukan penelusuran lebih lanjut apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan dana pendidikan tersebut.

  • 10 Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Gunung Raja Jadi Simbol ‘Tutup Mata’ — Keadilan Sosial Hanya Slogan?

    10 Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Gunung Raja Jadi Simbol ‘Tutup Mata’ — Keadilan Sosial Hanya Slogan?

    Lampung Utara — Kondisi Jalan Gunung Raja di Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara, kian memprihatinkan. Infrastruktur vital yang menjadi akses utama masyarakat itu dilaporkan sudah lebih dari 10 tahun tidak tersentuh perbaikan.

    Pantauan di lokasi menunjukkan jalan tersebut mengalami kerusakan parah di hampir seluruh titik. Aspal mengelupas, lubang besar menganga, hingga saat musim hujan berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui kendaraan.

    Warga setempat mengaku kecewa dengan minimnya perhatian dari pihak berwenang. Mereka menilai pemerintah seolah tutup mata dan tutup telinga terhadap kondisi yang sudah lama dikeluhkan.

    “Sudah 10 tahun lebih jalan ini rusak, tapi tidak ada perbaikan serius. Kalau begini terus, mungkin tahun depan cuma gerobak sapi yang bisa lewat,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

    Selain menghambat aktivitas sehari-hari, kondisi jalan juga berdampak pada perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian menjadi terganggu, biaya transportasi meningkat, bahkan tak jarang kendaraan mengalami kerusakan akibat jalan yang tidak layak.

    Warga pun mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya sebagaimana tertuang dalam sila ke-5 Pancasila: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Mereka berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut, sebelum kondisi semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

  • SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Isbat yang digelar pada Jumat (20/3/2026) di Jakarta. Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar serta dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli falak, dan instansi terkait.

    Dalam keterangan resminya, Menteri Agama menyampaikan bahwa hasil pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia menunjukkan posisi bulan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal. Oleh karena itu, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    “Berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab, serta karena hilal belum memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar.

    Sidang Isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

    Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Lebaran dengan penuh kebersamaan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

  • Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

    Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

    Bandar Lampung, Minggu, 21 Desember 2025 — Warga masyarakat Perumahan Persada 4 Lingkungan II RT 007 RW 000, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan gotong royong pada Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan rumput liar serta perbaikan jalan lingkungan yang terdampak genangan air.

    Gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya bersama memperbaiki akses jalan yang selama ini sering tergenang air, terutama saat musim hujan.

    Tokoh warga setempat, Bapak Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan hasil kesepakatan bersama warga demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.“Gotong royong ini kami lakukan untuk membersihkan rumput dan memperbaiki jalan agar tidak lagi tergenang air, sehingga aktivitas warga dapat berjalan dengan lancar,” ujar Ismail.

    Sementara itu, warga lainnya, Burhan, mengapresiasi kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut.“Dengan adanya gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan demi kenyamanan bersama,” ungkap Burhan.

    Melalui kegiatan gotong royong ini, warga Persada 4 berharap lingkungan tempat tinggal mereka semakin tertata, bersih, dan terhindar dari genangan air yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

  • PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju

    PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju

    Bandar Lampung, 16 November 2025 — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Lampung menggelar peringatan HUT PSI ke-11 dengan mengusung tema “Udayah Navasaktih: Kebangkitan PSI, Kekuatan Baru Indonesia Maju.” Acara yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB tersebut berjalan sederhana namun penuh makna dan nilai solidaritas.

    Perayaan dimulai dengan prosesi potong tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan PSI selama 11 tahun. Usai prosesi tersebut, PSI Lampung menggelar kegiatan sosial berupa pemberian sembako dan santunan kepada anak-anak dari dua lembaga, yakni SLB Dharmasari dan Panti Asuhan Afifah Afwa. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen PSI dalam menghadirkan kerja politik yang turun langsung dan menyentuh masyarakat.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menyampaikan apresiasi dan harapan besar bagi perjalanan PSI ke depan.

    “Di usia ke-11 ini, PSI ingin menegaskan semangat baru untuk tampil sebagai kekuatan yang membawa kemajuan bagi Indonesia. Tema ‘Udayah Navasaktih’ melambangkan kebangkitan, energi baru, dan komitmen kami untuk terus bekerja nyata bagi rakyat. Semoga langkah kecil yang kami lakukan hari ini memberikan manfaat dan semangat bagi masyarakat Lampung.”

    Ridho menambahkan bahwa PSI Lampung akan terus memperluas aksi sosial, membangun solidaritas, dan hadir sebagai partai modern yang dekat dengan rakyat.

    Kegiatan sosial ini disambut baik oleh kedua lembaga penerima.

    Panti Asuhan Afifah Afwa

    “Selamat ulang tahun PSI yang ke-11. Semoga seluruh pengurus diberikan kesehatan, keberkahan, dan partainya semakin jaya serta bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih atas santunan yang diberikan, semoga menjadi kebaikan yang terus mengalir.”

    Ibu Rosita, Pengasuh SLB Dharmasari

    “Terima kasih kepada PSI Lampung yang telah hadir dan berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus di sini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga PSI semakin kuat, berkembang, dan selalu dekat dengan rakyat.”

    Memperingati HUT ke-11, PSI Lampung menegaskan komitmennya untuk:

    memperkuat politik yang bersih, modern, dan transparan;

    konsisten menjalankan kegiatan sosial yang bermanfaat;

    menghadirkan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat;

    menjadi partai yang dipercaya dan dicintai publik.

    Tema “Udayah Navasaktih” menjadi simbol kebangkitan dan tekad PSI untuk terus bergerak membawa perubahan positif bagi Indonesia, khususnya masyarakat Lampung.

  • Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

    Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

    Pesawaran, 9 November 2025 — Warga Gang Laksana, Dusun Gedung Dalom, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar kegiatan gotong royong memperbaiki jalan lingkungan secara swadaya pada Minggu (9/11/2025).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak dan belum mendapat perhatian dari pemerintah selama empat tahun terakhir. Dengan semangat kebersamaan, warga bergotong royong mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp2.900.000 (dua juta sembilan ratus ribu rupiah) untuk menutup biaya perbaikan jalan tersebut.

    Basori, salah satu warga setempat, menyampaikan kepada awak media RAM News Lampung bahwa warga sudah lama menantikan perbaikan jalan ini.

    “Sudah empat tahun jalan di GG Laksana dan GG Lancar ini rusak parah dan belum ada perhatian dari pihak pemerintah. Karena itu kami berinisiatif memperbaikinya sendiri dengan uang hasil swadaya masyarakat,” ujar Basori.

     

    Masyarakat berharap agar pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Dusun Gedung Dalom agar kegiatan warga dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

    Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

    Bandar Lampung, 28 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kodam XXI/Raden Inten menggelar upacara di Lapangan Upacara Makodam XXI/RI, Bandar Lampung. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., dan diikuti oleh seluruh prajurit serta PNS Kodam XXI/RI dan jajarannya.

    Dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Tema tersebut mencerminkan tekad untuk memperkuat peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kemajuan bangsa.

    Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir yang dibacakan oleh Kasdam XXI/RI, disampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dijaga di tengah tantangan global saat ini.

    “Generasi muda Indonesia adalah agen perubahan yang harus bergerak bersama, menjaga persatuan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

    Brigjen TNI Andrian Susanto juga mengajak seluruh personel Kodam XXI/RI untuk meneladani semangat para pemuda 1928 dengan terus mengabdi kepada bangsa dan negara melalui kerja nyata, disiplin, serta loyalitas tinggi terhadap tugas.

    Upacara ditutup dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat dan kebanggaan.

  • DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja

    DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja

    Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi di Kantor DPW PSI, Bandar Lampung. Agenda utama membahas penguatan struktur partai baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sekaligus merumuskan strategi serta program kerja ke depan. Rapat ini dihadiri oleh 31 orang calon pengurus DPW PSI Lampung.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menegaskan bahwa pemantapan struktur menjadi hal fundamental bagi perkembangan partai.
    “Kita sedang fokus membangun struktur di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai langkah konkrit memulai pergerakan kepartaian,” ujarnya.

    Ridho menambahkan, sebagai bukti keseriusan, DPW PSI Lampung kini sedang membangun kantor partai yang representatif. Fasilitas ini nantinya diharapkan menjadi wadah pergerakan anak-anak muda untuk melahirkan ide dan gagasan konstruktif.

    Sementara itu, Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, melaporkan perkembangan pembentukan pengurus tingkat kabupaten/kota. Dari total 15 kabupaten/kota di Lampung, saat ini sudah terbentuk kepengurusan di 11 daerah, di antaranya Bandar Lampung, Metro, Pesawaran, Lampung Barat, Tulang Bawang, Way Kanan, dan Lampung Utara.
    “Hampir 75% kepengurusan tingkat DPD telah terbentuk,” ungkapnya.

    Suasana rapat koordinasi berlangsung demokratis. Para calon pengurus dari berbagai latar belakang aktif menyampaikan pandangan dan gagasannya terkait strategi membangun PSI di Lampung, sekaligus kontribusi nyata mendukung program-program pemerintah yang pro rakyat.

    Salah satu calon pengurus yang akan dipercaya sebagai Ketua Badan Saksi Wilayah, Reka Punnata, turut memberikan pandangannya. Mantan Ketua KPU Tulang Bawang itu menilai PSI adalah partai yang terbuka serta memiliki nilai perjuangan yang mulia.
    “Saya tertarik dengan PSI karena merupakan gerakan nyata anak-anak muda yang mulai aktif di dunia politik sebagai jalan menghadirkan kondisi yang lebih baik bagi bangsa dan negara. Saya yakin PSI menjadi harapan baru, khususnya di wilayah Lampung,” pungkasnya.

  • Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

    Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

    Pesawaran – Sejumlah warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menyoroti kepemimpinan Iskandar, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Jaya yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ia diduga memperkaya diri sendiri maupun orang lain melalui pengelolaan bantuan pemerintah yang seharusnya diperuntukkan bagi Gapoktan.

    Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut, berbagai bantuan pemerintah untuk Gapoktan Mekar Jaya kini tak lagi memberi manfaat bagi masyarakat.

    “Dulu ada delapan unit bajak dari Kepala Desa sebelumnya, sekarang hilang semua. Ada yang katanya dijual di dusun sebelah,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

    Alat Pertanian Hilang

    Warga juga menuding sejumlah alat pertanian lain seperti mesin penyedot air (alkon) dan traktor tidak jelas keberadaannya.

    “Dulu ada alkon, sekarang sudah tidak ada lagi, mungkin dijual oleh Ketua Gapoktan. Traktor yang besar juga entah ke mana,” cetusnya.

    Pupuk Diduga Diperjualbelikan

    Warga lain, berinisial M, mengaku namanya sering dicatut sebagai penerima pupuk bersubsidi, padahal ia hanya sekali mendapat jatah.

    “Sejak dulu nama saya dipakai terus, tapi saya baru sekali dapat pupuk, itu pun cuma tiga karung,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, distribusi pupuk di desa terkesan tidak transparan dan diduga diperjualbelikan melalui toko Gono Kios Tani Mandiri.

    “Pupuk itu memang dibongkar di gudang Gapoktan, tapi tetap dibawa ke toko itu lagi. Diduga ada kerja sama dengan ketua Gapoktan,” imbuhnya.

    Menurut sejumlah warga, rangkap jabatan Iskandar sebagai Ketua Gapoktan sekaligus Ketua BPD dinilai mengurangi fungsi pengawasan.

    “Mungkin itu alasannya dia jadi Ketua BPD, supaya tidak ada yang berani mengawasi,” kata salah satu warga.

    Tanggapan Ketua Gapoktan

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gapoktan Mekar Jaya Desa Cipadang, Iskandar, membantah tuduhan tersebut. Ia mengakui sebagian barang sempat digadaikan, namun mengklaim sudah ditebus kembali.

    “Semua barang itu bisa saya tunjukkan. Dulu memang pernah saya gadaikan, tapi sudah saya tebus kembali. Kalau traktor ada di desa tetangga,” kata Iskandar.

    Namun saat ditanya lebih jauh terkait dugaan penyalahgunaan pupuk, Iskandar enggan memberikan keterangan lebih lanjut dan memilih menghindar.

    Sementara itu, saat dikonfirmasi ke pihak Kios Tani Mandiri atau toko milik Gono, yang bersangkutan tidak dapat dimintai keterangan. Saat ditemui ia sedang tidur, dan ketika dihubungi melalui WhatsApp maupun telepon tidak memberikan jawaban.

  • Dinkes Pesawaran Jemput Bola Pastikan Perkembangan Balita Gizi Buruk di Bayas Jaya Terpantau Baik

    Dinkes Pesawaran Jemput Bola Pastikan Perkembangan Balita Gizi Buruk di Bayas Jaya Terpantau Baik

    Pesawaran, 26 September 2025 – Menindaklanjuti instruksi Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran terkait penanganan kasus gizi buruk yang dialami balita Muhammad Aefudin (2,5 tahun), Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran bersama Puskesmas Kota Jawa melakukan kunjungan langsung ke kediaman Aefudin di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, pada Kamis (25/9/2025).

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus memantau perkembangan kesehatan Aefudin pasca mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pesawaran dan RSUD Abdoel Moeloek.

    Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Trio Pranoto, menyampaikan bahwa perkembangan kondisi Aefudin menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan akses layanan kesehatan berjalan maksimal.

    “Alhamdulillah makan dan minumnya sudah bagus. Ke depan, yang perlu kita perhatikan adalah pola asuh dari orang tua. Kami minta dukungan penuh agar adik Aefudin mendapat perhatian serius, dan dari Puskesmas bersama bidan desa serta kader posyandu akan terus melakukan pemantauan rutin,” jelas Trio.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Kota Jawa, dr. Abimanyu, menjelaskan bahwa kondisi gizi buruk yang dialami Aefudin juga disertai dengan beberapa penyakit penyerta. Hal tersebut menyebabkan penyerapan asupan makanan terganggu sehingga berat dan tinggi badannya tidak berkembang optimal.

    Sebagai langkah tindak lanjut, Aefudin dijadwalkan kembali menjalani perawatan lanjutan di RSUD Abdoel Moeloek pada Jumat (26/9/2025). Proses ini akan didampingi oleh Puskesmas Kota Jawa bersama bidan desa.

    > “Sejak mendapat perawatan di RSUD Pesawaran hingga dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek, kini kondisi Aefudin sudah mulai ada perbaikan. Kami dari Puskesmas bersama bidan desa dan tim kesehatan desa akan terus memantau perkembangannya agar kesehatannya terjaga dengan baik,” terang dr. Abimanyu.

    Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan akan terus melakukan langkah jemput bola dalam menangani kasus gizi buruk maupun stunting, agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.