Tag: News

  • 10 Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Gunung Raja Jadi Simbol ‘Tutup Mata’ — Keadilan Sosial Hanya Slogan?

    10 Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Gunung Raja Jadi Simbol ‘Tutup Mata’ — Keadilan Sosial Hanya Slogan?

    Lampung Utara — Kondisi Jalan Gunung Raja di Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara, kian memprihatinkan. Infrastruktur vital yang menjadi akses utama masyarakat itu dilaporkan sudah lebih dari 10 tahun tidak tersentuh perbaikan.

    Pantauan di lokasi menunjukkan jalan tersebut mengalami kerusakan parah di hampir seluruh titik. Aspal mengelupas, lubang besar menganga, hingga saat musim hujan berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui kendaraan.

    Warga setempat mengaku kecewa dengan minimnya perhatian dari pihak berwenang. Mereka menilai pemerintah seolah tutup mata dan tutup telinga terhadap kondisi yang sudah lama dikeluhkan.

    “Sudah 10 tahun lebih jalan ini rusak, tapi tidak ada perbaikan serius. Kalau begini terus, mungkin tahun depan cuma gerobak sapi yang bisa lewat,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

    Selain menghambat aktivitas sehari-hari, kondisi jalan juga berdampak pada perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian menjadi terganggu, biaya transportasi meningkat, bahkan tak jarang kendaraan mengalami kerusakan akibat jalan yang tidak layak.

    Warga pun mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya sebagaimana tertuang dalam sila ke-5 Pancasila: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Mereka berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut, sebelum kondisi semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

  • Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Lampung Selatan — Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto, menegaskan peran strategis Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin internal Polri.

    Hal tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Penutupan Pembaretan Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Lampung secara resmi menutup rangkaian pembinaan tradisi yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tujuh hari secara intensif. Kegiatan ini mencakup pembekalan materi teori hingga praktik terkait tugas dan fungsi pengawasan internal di tubuh Polri.

    Dalam amanatnya, Brigjen Pol Sumarto menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan proses penting dalam pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme personel Propam sebagai “benteng disiplin” institusi.

    “Propam memiliki posisi krusial dalam menjaga marwah Polri. Kedisiplinan anggota menjadi fondasi utama keberhasilan institusi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kabid Propam beserta jajaran serta para instruktur yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik. Selain itu, ia mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembinaan dengan penuh dedikasi.

    Lebih lanjut, Wakapolda memberikan sejumlah penekanan strategis kepada para Bintara Remaja Bid Propam, di antaranya:

    Menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan di lingkungan kerja;

    Meningkatkan profesionalisme dengan mengimplementasikan ilmu secara tegas, humanis, dan berintegritas;

    Menguatkan fungsi pengawasan internal melalui langkah preventif dan represif yang adil dan terukur;

    Menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang;

    Adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap aduan masyarakat.

    “Propam harus hadir sebagai solusi, bukan sumber persoalan. Integritas adalah harga mati,” tegas mantan Karo Provost Div Propam Mabes Polri tersebut.

    Dengan berakhirnya kegiatan pembaretan ini, diharapkan para Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kedisiplinan dan kehormatan institusi Polri.

  • Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

    Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

    Pesawaran, 9 November 2025 — Warga Gang Laksana, Dusun Gedung Dalom, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar kegiatan gotong royong memperbaiki jalan lingkungan secara swadaya pada Minggu (9/11/2025).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak dan belum mendapat perhatian dari pemerintah selama empat tahun terakhir. Dengan semangat kebersamaan, warga bergotong royong mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp2.900.000 (dua juta sembilan ratus ribu rupiah) untuk menutup biaya perbaikan jalan tersebut.

    Basori, salah satu warga setempat, menyampaikan kepada awak media RAM News Lampung bahwa warga sudah lama menantikan perbaikan jalan ini.

    “Sudah empat tahun jalan di GG Laksana dan GG Lancar ini rusak parah dan belum ada perhatian dari pihak pemerintah. Karena itu kami berinisiatif memperbaikinya sendiri dengan uang hasil swadaya masyarakat,” ujar Basori.

     

    Masyarakat berharap agar pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Dusun Gedung Dalom agar kegiatan warga dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

    Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

    Bandar Lampung, 28 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kodam XXI/Raden Inten menggelar upacara di Lapangan Upacara Makodam XXI/RI, Bandar Lampung. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., dan diikuti oleh seluruh prajurit serta PNS Kodam XXI/RI dan jajarannya.

    Dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Tema tersebut mencerminkan tekad untuk memperkuat peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kemajuan bangsa.

    Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir yang dibacakan oleh Kasdam XXI/RI, disampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dijaga di tengah tantangan global saat ini.

    “Generasi muda Indonesia adalah agen perubahan yang harus bergerak bersama, menjaga persatuan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

    Brigjen TNI Andrian Susanto juga mengajak seluruh personel Kodam XXI/RI untuk meneladani semangat para pemuda 1928 dengan terus mengabdi kepada bangsa dan negara melalui kerja nyata, disiplin, serta loyalitas tinggi terhadap tugas.

    Upacara ditutup dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat dan kebanggaan.

  • Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

    Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

    Pesawaran – Sejumlah warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menyoroti kepemimpinan Iskandar, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Jaya yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ia diduga memperkaya diri sendiri maupun orang lain melalui pengelolaan bantuan pemerintah yang seharusnya diperuntukkan bagi Gapoktan.

    Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut, berbagai bantuan pemerintah untuk Gapoktan Mekar Jaya kini tak lagi memberi manfaat bagi masyarakat.

    “Dulu ada delapan unit bajak dari Kepala Desa sebelumnya, sekarang hilang semua. Ada yang katanya dijual di dusun sebelah,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

    Alat Pertanian Hilang

    Warga juga menuding sejumlah alat pertanian lain seperti mesin penyedot air (alkon) dan traktor tidak jelas keberadaannya.

    “Dulu ada alkon, sekarang sudah tidak ada lagi, mungkin dijual oleh Ketua Gapoktan. Traktor yang besar juga entah ke mana,” cetusnya.

    Pupuk Diduga Diperjualbelikan

    Warga lain, berinisial M, mengaku namanya sering dicatut sebagai penerima pupuk bersubsidi, padahal ia hanya sekali mendapat jatah.

    “Sejak dulu nama saya dipakai terus, tapi saya baru sekali dapat pupuk, itu pun cuma tiga karung,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, distribusi pupuk di desa terkesan tidak transparan dan diduga diperjualbelikan melalui toko Gono Kios Tani Mandiri.

    “Pupuk itu memang dibongkar di gudang Gapoktan, tapi tetap dibawa ke toko itu lagi. Diduga ada kerja sama dengan ketua Gapoktan,” imbuhnya.

    Menurut sejumlah warga, rangkap jabatan Iskandar sebagai Ketua Gapoktan sekaligus Ketua BPD dinilai mengurangi fungsi pengawasan.

    “Mungkin itu alasannya dia jadi Ketua BPD, supaya tidak ada yang berani mengawasi,” kata salah satu warga.

    Tanggapan Ketua Gapoktan

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gapoktan Mekar Jaya Desa Cipadang, Iskandar, membantah tuduhan tersebut. Ia mengakui sebagian barang sempat digadaikan, namun mengklaim sudah ditebus kembali.

    “Semua barang itu bisa saya tunjukkan. Dulu memang pernah saya gadaikan, tapi sudah saya tebus kembali. Kalau traktor ada di desa tetangga,” kata Iskandar.

    Namun saat ditanya lebih jauh terkait dugaan penyalahgunaan pupuk, Iskandar enggan memberikan keterangan lebih lanjut dan memilih menghindar.

    Sementara itu, saat dikonfirmasi ke pihak Kios Tani Mandiri atau toko milik Gono, yang bersangkutan tidak dapat dimintai keterangan. Saat ditemui ia sedang tidur, dan ketika dihubungi melalui WhatsApp maupun telepon tidak memberikan jawaban.

  • Dinkes Pesawaran Jemput Bola Pastikan Perkembangan Balita Gizi Buruk di Bayas Jaya Terpantau Baik

    Dinkes Pesawaran Jemput Bola Pastikan Perkembangan Balita Gizi Buruk di Bayas Jaya Terpantau Baik

    Pesawaran, 26 September 2025 – Menindaklanjuti instruksi Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran terkait penanganan kasus gizi buruk yang dialami balita Muhammad Aefudin (2,5 tahun), Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran bersama Puskesmas Kota Jawa melakukan kunjungan langsung ke kediaman Aefudin di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, pada Kamis (25/9/2025).

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus memantau perkembangan kesehatan Aefudin pasca mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pesawaran dan RSUD Abdoel Moeloek.

    Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Trio Pranoto, menyampaikan bahwa perkembangan kondisi Aefudin menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan akses layanan kesehatan berjalan maksimal.

    “Alhamdulillah makan dan minumnya sudah bagus. Ke depan, yang perlu kita perhatikan adalah pola asuh dari orang tua. Kami minta dukungan penuh agar adik Aefudin mendapat perhatian serius, dan dari Puskesmas bersama bidan desa serta kader posyandu akan terus melakukan pemantauan rutin,” jelas Trio.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Kota Jawa, dr. Abimanyu, menjelaskan bahwa kondisi gizi buruk yang dialami Aefudin juga disertai dengan beberapa penyakit penyerta. Hal tersebut menyebabkan penyerapan asupan makanan terganggu sehingga berat dan tinggi badannya tidak berkembang optimal.

    Sebagai langkah tindak lanjut, Aefudin dijadwalkan kembali menjalani perawatan lanjutan di RSUD Abdoel Moeloek pada Jumat (26/9/2025). Proses ini akan didampingi oleh Puskesmas Kota Jawa bersama bidan desa.

    > “Sejak mendapat perawatan di RSUD Pesawaran hingga dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek, kini kondisi Aefudin sudah mulai ada perbaikan. Kami dari Puskesmas bersama bidan desa dan tim kesehatan desa akan terus memantau perkembangannya agar kesehatannya terjaga dengan baik,” terang dr. Abimanyu.

    Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan akan terus melakukan langkah jemput bola dalam menangani kasus gizi buruk maupun stunting, agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

  • Hadiri FGD KPU, PSI Lampung Sampaikan Pentingnya Asas Keterwakilan dalam Penataan Daerah Pemilihan

    Hadiri FGD KPU, PSI Lampung Sampaikan Pentingnya Asas Keterwakilan dalam Penataan Daerah Pemilihan

    Bandar Lampung, 25 September 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menggelar focus group discussion (FGD) bertema Penataan Daerah Pemilihan dan Pencalonan Kepala Daerah di aula KPU Provinsi Lampung, Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan perwakilan pimpinan partai politik, unsur pemerintah daerah, Bawaslu, akademisi, serta lembaga pengamat demokrasi. KPU kabupaten/kota juga mengikuti kegiatan ini secara daring.

    Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, dalam sambutannya menekankan pentingnya penataan daerah pemilihan untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan adil dan sesuai prinsip demokrasi. Hadir pula sebagai narasumber, akademisi Universitas Lampung Prof. Arizka Warganegara, S.IP., M.A., Ph.D., yang memaparkan lima prinsip utama dalam penataan daerah pemilihan, yakni impartiality (ketidakberpihakan), equality (persamaan), representativeness (keterwakilan), non-discrimination (tidak diskriminatif), dan transparency (transparan).

    Mewakili Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ketua OKK DPW PSI Lampung M. Ivan Afrihansa menyampaikan pandangannya bahwa penataan daerah pemilihan di tingkat provinsi relatif sudah proporsional dengan mempertimbangkan faktor geografis dan demografis. Namun, ia menyoroti kondisi di tingkat kabupaten/kota, di mana masih terdapat beberapa daerah pemilihan (dapil) dengan alokasi kursi yang minim.

    “Contohnya dapil 2 Mesuji yang mencakup Kecamatan Rawajitu Utara dan dapil 6 Tulang Bawang yang mencakup Kecamatan Gedung Meneng, masing-masing hanya memiliki alokasi 3 kursi. Dengan jumlah tersebut, rasanya kurang ideal untuk mewakili aspirasi masyarakat di wilayah tersebut,” ungkap Ivan.

    Menurutnya, opsi penggabungan dapil berdekatan dapat menjadi solusi agar jumlah kursi lebih besar sehingga semakin representatif bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa selain faktor geografis dan demografis, jumlah partai politik peserta pemilu juga perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan alokasi kursi.

    “Jika mengacu pada Pemilu 2024 dengan 18 partai politik yang berkontestasi di Lampung, tentu tidak ideal apabila ada dapil yang hanya diwakili 3 atau 4 anggota dewan. Dengan penggabungan dapil, jumlah kursi bisa lebih proporsional dan membuka peluang lebih banyak partai politik untuk memperoleh kursi. Hal ini akan memperkaya gagasan serta meningkatkan kualitas kinerja anggota dewan dalam mewakili rakyat,” tambahnya.

    FGD ini diakhiri dengan foto bersama Ketua OKK DPW PSI Lampung M. Ivan Afrihansa dan Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, sebagai simbol sinergi partai politik dan penyelenggara pemilu dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan inklusif.

  • Dedikasi Tanpa Batas, Polisi Lalu Lintas Pesawaran Siaga di Jalur Padat Meski Diguyur Hujan

    Dedikasi Tanpa Batas, Polisi Lalu Lintas Pesawaran Siaga di Jalur Padat Meski Diguyur Hujan

    Polres Pesawaran, Polda Lampung – Wujud pengabdian tanpa kenal lelah kembali ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesawaran. Pada Sabtu pagi (20/9/2025) pukul 06.30 WIB, meskipun wilayah Gedong Tataan diguyur hujan, jajaran Sat Lantas tetap melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Tugu Coklat, Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Pesawaran.

    Patroli dan pengaturan arus lalu lintas tersebut dipimpin oleh Aipda Ariyanto bersama Bripka Imam Budi serta 3 personel Sat Lantas lainnya. Kehadiran mereka difokuskan pada titik rawan kepadatan guna mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas.

    Kasat Lantas Polres Pesawaran, Iptu Olivia Jeniar C, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa tugas Polri adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

    > “Hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk tetap hadir mengatur lalu lintas. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar dan aman di jalan raya. Ini adalah bentuk pengabdian kami dalam mewujudkan Polri Presisi yang selalu siap melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.

    Melalui kegiatan rutin ini, Polres Pesawaran berharap tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan di wilayah Kabupaten Pesawaran.

  • Gotong Royong Prajurit Yonif 9 Marinir Bersama Masyarakat Pererat Kebersamaan untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    Gotong Royong Prajurit Yonif 9 Marinir Bersama Masyarakat Pererat Kebersamaan untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh prajurit Yonif 9 Marinir bersama masyarakat dalam kegiatan gotong royong membersihkan jalan umum dan lingkungan sekitar Desa Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Jumat (19/09/25).

    Dengan suasana penuh keakraban, kegiatan gotong royong yang dipimpin oleh Pasintel Yonif 9 Marinir Lettu Mar Hendri ini berjalan lancar. Prajurit Marinir dan masyarakat setempat bahu membahu membersihkan lingkungan, mencerminkan sinergi kuat antara TNI Angkatan Laut dengan warga sekitar. Masyarakat pun menyambut antusias kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Marinir dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M.Tr.Opsla., menyampaikan, “Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan Marinir dengan rakyat untuk menjadi pelopor dan memprakarsai gerakan menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan masyarakat sekitar,” tandasnya.

  • Paguyuban Lampung Sungkai “Sungkai Bercahaya” Resmi Berdiri di Lampung Tengah

    Paguyuban Lampung Sungkai “Sungkai Bercahaya” Resmi Berdiri di Lampung Tengah

    Lampung Tengah, 14 September 2025 — Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap identitas serta nilai-nilai kedaerahan, warga suku Lampung Sungkai secara resmi mendirikan paguyuban bernama Sungkai Bercahaya (SURYA). Momen bersejarah ini ditandai dengan kegiatan Silaturahmi Akbar sekaligus Pembentukan Pengurus yang digelar di Omah Ba’so, Mei & Café, Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (14/9/2025).

    Paguyuban Sungkai Bercahaya hadir sebagai wadah pemersatu warga Lampung Sungkai lintas wilayah dan profesi. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun kolaborasi di berbagai bidang sosial, budaya, ekonomi, hingga kemasyarakatan.

    Acara berlangsung hangat dan penuh semangat. Melalui musyawarah yang terbuka, warga yang hadir sepakat membentuk struktur kepengurusan dengan proses pemilihan demokratis. Hasil pemilihan menetapkan susunan pengurus sebagai berikut:

    Ketua Umum: Supriyadi, S.H.

    Wakil Ketua I: David

    Wakil Ketua II: Rudi

    Ketua Harian: Hartasi

    Sekretaris: Candra Alamsyah

    Bendahara I: Asep

    Bendahara II: Junaidi

    Bidang Hukum: Iqbal, S.H., M.H.

    Bidang Media: Asyadi, Herman

    Bidang Seni Sosial Budaya: Andi Onces

    Bidang Humas: Jauhari

    Bidang Agama: —

    Bidang UMKM: Guntur Firdaus

    Ketua Umum terpilih, Supriyadi, S.H., menyampaikan bahwa lahirnya paguyuban ini merupakan langkah awal strategis dalam membangun kekuatan kebersamaan antarwarga Lampung Sungkai.

    “Paguyuban ini bukan hanya sebagai simbol persatuan, tetapi juga akan menjadi motor penggerak nilai-nilai positif, baik secara internal maupun dalam menjalin komunikasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.

    Supriyadi menambahkan, visi dan misi Sungkai Bercahaya adalah membangun silaturahmi yang terbuka, meningkatkan seni dan budaya, menjaga kekompakan, berkontribusi terhadap kemajuan, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Paguyuban ini juga diharapkan mampu mempersatukan kesenjangan, menjaga keharmonisan adat istiadat, menggali kearifan lokal, dan mendorong pemuda generasi Sungkai untuk terus berkembang.

    “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan rekan-rekan masyarakat Sungkai yang hadir. Amanah sebagai Ketua Umum Sungkai Bercahaya akan saya jalankan sebaik mungkin demi kepentingan bersama,” tutupnya.