Tag: #NewsUpdate

  • Roy Suryo Dikabarkan Ditahan, Muncul dengan Rompi Oranye Saat Masuk Ruang Tahanan

    Roy Suryo Dikabarkan Ditahan, Muncul dengan Rompi Oranye Saat Masuk Ruang Tahanan

    JAKARTA | RAM NEWS LAMPUNG – Publik dihebohkan dengan beredarnya momen yang memperlihatkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna oranye saat memasuki ruang tahanan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Roy Suryo ditangkap pada Jumat (19/6/2026) terkait perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

    Kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi terkait polemik ijazah Jokowi memang telah memasuki proses hukum. Sejumlah laporan menyebut berkas perkara yang menyeret Roy Suryo dan beberapa pihak lainnya telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap untuk dilimpahkan ke tahap persidangan.

    Namun demikian, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap foto maupun narasi yang beredar di media sosial. Beberapa lembaga pemeriksa fakta sebelumnya menemukan adanya foto lama Roy Suryo mengenakan rompi tahanan yang tidak terkait dengan perkara ijazah Jokowi, melainkan kasus lain yang pernah menjeratnya pada tahun 2022.

    Hingga berita ini diturunkan, perkembangan terbaru terkait status hukum Roy Suryo dalam perkara dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi masih menjadi perhatian publik dan terus dipantau berbagai pihak.

  • Jelang Kedatangan Jokowi ke Lampung, PSI Panaskan Mesin! Konsolidasi Besar Digelar, Raporda dan Agenda Budaya Jadi Sorotan

    Jelang Kedatangan Jokowi ke Lampung, PSI Panaskan Mesin! Konsolidasi Besar Digelar, Raporda dan Agenda Budaya Jadi Sorotan

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Menjelang kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung bergerak cepat melakukan pemantapan dan konsolidasi internal. Rapat strategis digelar di Aula Rapat DPW PSI Lampung, Jumat (19/6/2026), guna memastikan seluruh rangkaian agenda besar partai berjalan sukses dan tanpa hambatan.

    Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, didampingi Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, serta Ketua Badan Saksi PSI Lampung, Reka Punanta.

    Suasana rapat berlangsung serius namun penuh semangat. Seluruh pengurus dan panitia yang terlibat dalam agenda kunjungan Jokowi tampak fokus membahas berbagai aspek persiapan, mulai dari penyambutan tamu, pengaturan acara, koordinasi lapangan hingga dukungan teknis selama kunjungan berlangsung.

    Dalam arahannya, Achmad Ridho menegaskan bahwa kunjungan Presiden ke-7 RI ke Lampung bukan hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan soliditas dan kekompakan kader PSI di Bumi Ruwa Jurai.

    “Seluruh pengurus harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kesuksesan agenda ini adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan kesan terbaik,” tegasnya.

    Tak hanya membahas kunjungan Jokowi, rapat juga memfokuskan pembahasan pada pelaksanaan Raporda PSI Lampung serta sejumlah kegiatan budaya yang akan menjadi bagian dari agenda besar partai di akhir Juni mendatang.

    Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, menilai kekuatan utama PSI terletak pada kekompakan kader. Ia mengajak seluruh tim yang telah dibentuk untuk bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

    “Soliditas kader menjadi modal utama. Dengan kerja sama yang baik, seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana secara maksimal,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Badan Saksi PSI Lampung, Reka Punanta, mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi dan verifikasi internal dalam pelaksanaan Raporda agar seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

    Melalui rapat pemantapan ini, DPW PSI Lampung optimistis seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dapat berjalan sukses dan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, semangat kebersamaan, serta eksistensi PSI di Provinsi Lampung.

  • Wakapolda Lampung Cek Kesiapan Tim Patroli Gabungan di Tugu Adipura Bandar Lampung

    Wakapolda Lampung Cek Kesiapan Tim Patroli Gabungan di Tugu Adipura Bandar Lampung

    Bandar Lampung — Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si melaksanakan pengecekan sekaligus memberikan arahan kepada Tim Patroli Gabungan di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu malam (23/5/2026).

    Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui langkah-langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polda Lampung.

    Selain itu, Wakapolda juga menekankan pentingnya dukungan intelijen di lapangan serta penerapan sistem patroli modern berbasis QR Code sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian patroli personel.

    “Seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas dengan maksimal, mengedepankan perlindungan kepada masyarakat, memberikan kepastian hukum, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

    Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel patroli gabungan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada malam akhir pekan di wilayah Kota Bandar Lampung.

  • Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

    Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

    Lampung — Hamli (27) alias Ham, satu dari dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menewaskan Bripka (Anumerta) Arya Supena, terancam hukuman penjara seumur hidup.

    Pelaku Hamli dijerat dengan Pasal 458 KUHP dan/atau Pasal 479 KUHP dan/atau Pasal 477 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atas keterlibatannya dalam aksi kejahatan yang menewaskan anggota Polri tersebut.

    Hamli berhasil diamankan oleh tim gabungan Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polres Lampung Timur pada Senin (11/5/2026). Saat proses penangkapan berlangsung, pelaku melakukan perlawanan aktif terhadap petugas sehingga aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki.

    “Saat dilakukan upaya paksa, yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif pada petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

    Sementara itu, satu pelaku lainnya yakni Bahroni (23) alias Roni tewas ditembak aparat kepolisian saat penggerebekan di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Bahroni diketahui merupakan eksekutor penembakan terhadap Bripka (Anumerta) Arya Supena. Pelaku menggunakan senjata api milik korban yang berhasil direbut saat terjadi duel antara korban dan pelaku di lokasi kejadian.

    “Tim melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga pelaku tewas di tempat, dengan barang bukti satu pucuk senjata api jenis revolver dan satu bilah pisau yang berada di pinggang tersangka,” terang Kapolda.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf juga menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi begal dan Curanmor di wilayah Provinsi Lampung. Ia memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk bertindak tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan.

    “Tidak ada toleransi bagi pelaku begal atau Curanmor. Saya sudah perintahkan seluruh jajaran di seluruh Lampung, tembak di tempat pelaku begal,” tegasnya.

  • Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

    Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

    SMAN 1 Air Naningan kembali menjadi sorotan publik terkait pengelolaan anggaran pendidikan. Sejumlah persoalan disebut muncul sejak sekolah tersebut dipimpin Kepala Sekolah Hairani, M.Pd.

    Beberapa dugaan yang ramai diperbincangkan di lingkungan sekolah antara lain dugaan pungutan liar parkir kendaraan di depan sekolah, sikap kepemimpinan yang dinilai otoriter, dugaan pengelolaan dana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang disebut terpusat, hingga pos satpam yang dikabarkan kerap kosong saat jam aktivitas sekolah berlangsung.

    Kini perhatian masyarakat mengarah pada pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang nilainya disebut hampir mencapai Rp1 miliar. Publik mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut, khususnya pada item pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah senilai Rp172.948.400.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan renovasi yang terlihat hanya berupa penambalan lantai ruang laboratorium serta perbaikan sebagian plafon triplek yang disebut sekitar enam lembar. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait kesesuaian antara realisasi pekerjaan dengan besaran anggaran yang tercantum dalam penggunaan Dana BOS.

    Saat awak media melakukan konfirmasi pada Selasa (12/5/2026), Kepala Sekolah Hairani tidak berada di tempat. Klarifikasi kemudian diwakili oleh Humas sekolah, Wilis.

    “Memang benar yang direnovasi lantai LAB dan plafon, kami juga mengganti keramik tiga ruang kelas,” ujar Wilis kepada awak media.

    Namun, pernyataan tersebut justru memunculkan tanda tanya baru. Awak media menilai lantai yang ditunjukkan pihak sekolah diduga merupakan pekerjaan lama yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya.

    Situasi ini memicu dugaan adanya ketidaksesuaian antara realisasi pekerjaan dengan nilai anggaran yang digunakan. Publik pun mendesak adanya audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Air Naningan agar penggunaan anggaran pendidikan benar-benar transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

    Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan melakukan penelusuran lebih lanjut apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan dana pendidikan tersebut.

  • GEGER! Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka, Langsung Dijebloskan ke Lapas

    GEGER! Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka, Langsung Dijebloskan ke Lapas

    Bandar Lampung, 28 April 2026 — Mantan Gubernur Lampung periode 2019–2024, Arinal Djunaidi, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Lampung dalam kasus dugaan korupsi di tubuh BUMD PT Lampung Energi Berjaya.

    Penahanan dilakukan pada Selasa malam (28/4/2026). Arinal langsung digiring ke Lapas Way Hui usai menjalani pemeriksaan intensif. Ia terlihat keluar dari Gedung Kejati sekitar pukul 21.20 WIB mengenakan rompi tahanan berwarna pink, tangan diborgol, serta menggunakan masker.

    Sebelumnya, Arinal tiba di Kejati menggunakan mobil pribadi jenis Alphard. Namun, saat diberangkatkan ke lapas, ia dibawa menggunakan kendaraan tahanan milik Kejati Lampung. Kehadirannya menjadi sorotan puluhan awak media, dengan Arinal tampak menundukkan kepala saat digiring petugas.

    Tak lama sebelum penahanan, sang istri, Riana Sari, bersama keluarga sempat hadir di Kejati Lampung. Dalam keterangannya, ia menyampaikan dukungan penuh kepada suaminya.

    “Kami akan membuktikan semuanya di pengadilan,” ujarnya singkat.

    Penahanan Arinal menyusul tiga tersangka lain dalam perkara yang sama, yaitu:

    M. Hermawan Eriadi (Direktur Utama)

    Budi Kurniawan

    Heri Wardoyo

    Ketiganya telah lebih dulu menjalani proses hukum sejak 2025 dan kini masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang.

    Dalam proses penyidikan, Kejati Lampung telah menyita sejumlah aset milik Arinal Djunaidi dengan total mencapai Rp38,58 miliar, meliputi:

    7 unit mobil senilai Rp3,5 miliar

    Logam mulia 645 gram senilai Rp1,29 miliar

    Uang tunai rupiah & valuta asing Rp1,35 miliar

    Deposito di sejumlah bank Rp4,4 miliar

    29 sertifikat hak milik senilai Rp28,04 miliar

    Kasus ini bermula dari pembentukan PT Lampung Energi Berjaya sebagai anak perusahaan BUMD melalui PT Lampung Jasa Utama untuk mengelola dana Participating Interest (PI) 10 persen sektor migas.

    2018–2019: PT LEB dibentuk oleh Pemprov Lampung

    2019–2021: Perusahaan menerima dana sekitar US$17,28 juta (± Rp271 miliar)

    2022–2023: Muncul laporan masyarakat, Kejati mulai penyelidikan

    2024: Penyitaan aset meningkat hingga Rp84 miliar

    September 2025: Rumah Arinal digeledah, total sitaan mencapai Rp122 miliar

    2025–2026: Penyidikan berkembang hingga penetapan tersangka

    Penyidik menduga dana Participating Interest tersebut tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukannya. Sebagian dana diduga mengalir ke berbagai pihak serta digunakan untuk kepentingan pribadi dalam bentuk aset.

    Hingga kini, Kejaksaan Tinggi Lampung masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana lain yang belum terlacak.

  • MELEDAK DI BALI! Pelari Polda Lampung Tembus Podium, Kibarkan Nama Daerah di Pentas Nasional!

    MELEDAK DI BALI! Pelari Polda Lampung Tembus Podium, Kibarkan Nama Daerah di Pentas Nasional!

    Bali — Pelari dari Polda Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kemala Run yang digelar di Bali.

    Dalam kompetisi tersebut, Edward Ariansyah berhasil meraih Juara 2 kategori 5K U20, sementara Meyda Angela sukses menempati Juara 5 kategori 5K Nasional Putri.

    Edward Ariansyah diketahui merupakan mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu, sedangkan Meyda Angela merupakan putri anggota kepolisian dari Polres Lampung Tengah.

    Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polda Lampung dan masyarakat Lampung. Capaian tersebut sekaligus mencerminkan hasil positif dari program pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan.

    Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para atlet dalam ajang tersebut.

    “Prestasi ini merupakan buah dari hasil pembinaan Polda Lampung. Kami berharap ke depan dapat terus mencetak atlet-atlet lari melalui pembinaan yang intensif. Ajang Kemala Run juga menjadi wadah penting untuk membina atlet berprestasi,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ajang Kemala Run dinilai tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah strategis dalam menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, dan daya saing atlet untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.

    Prestasi yang diraih Edward Ariansyah dan Meyda Angela diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda Lampung. Selain itu, capaian ini juga diharapkan mendorong lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

    Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet melalui program yang terarah, intensif, dan berkelanjutan guna mencetak generasi berprestasi yang mampu membawa nama baik institusi dan daerah.

  • Kaesang Pangarep dan Gubernur Lampung Makan Malam Bersama Usai Pelantikan DPW PSI Lampung

    Kaesang Pangarep dan Gubernur Lampung Makan Malam Bersama Usai Pelantikan DPW PSI Lampung

    Bandar Lampung, 19 April 2026 — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI dan Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menghadiri agenda makan malam bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di D’Rajash Resto, Bandar Lampung, usai pelantikan Pengurus DPW PSI Lampung.

     

    Momen kebersamaan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi santai antara jajaran pengurus PSI dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah hingga komitmen bersama dalam mendorong pembangunan di Provinsi Lampung.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal mempererat komunikasi dan kolaborasi antara PSI dan Pemerintah Provinsi Lampung.

    Sementara itu, kehadiran Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI memberikan semangat baru bagi kader di daerah untuk terus aktif berkontribusi dalam pembangunan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Acara makan malam berlangsung dalam suasana santai, penuh kekeluargaan, dan diharapkan dapat memperkuat hubungan baik antara PSI dan Pemerintah Provinsi Lampung ke depan.

  • Kaesang Guncang Lampung! PSI Ledakkan Kekuatan Baru Gajah Lampung

    Kaesang Guncang Lampung! PSI Ledakkan Kekuatan Baru Gajah Lampung

    Bandar Lampung, 17 April 2026 – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Lampung akan melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Minggu, 19 April 2026, bertempat di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung. Agenda strategis ini dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Kaesang Pangarep bersama jajaran pengurus pusat PSI.

    Selain itu, tokoh politik nasional Rusdi Masse yang merupakan mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dan kini bergabung dengan PSI, juga direncanakan hadir bersama rombongan elite partai tingkat pusat.

    Ketua Pelaksana Rakorwil, M. Ivan Afrihansa, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung slogan “Kekuatan Baru Gajah Lampung.” Slogan tersebut mencerminkan semangat baru dari kepengurusan PSI di seluruh tingkatan di Provinsi Lampung dalam membangun optimisme dan kekuatan politik baru. Ia menambahkan, simbol gajah sebagai logo baru PSI juga memiliki makna filosofis yang erat dengan identitas daerah Lampung sebagai “Sang Bumi Ruwa Jurai”.

    “Melalui Rakorwil ini, kami ingin menghadirkan energi baru dalam membesarkan PSI sebagai patron baru dalam berpolitik di Lampung,” ujar Ivan yang juga menjabat sebagai Ketua OKK DPW PSI Lampung.

    Lebih lanjut, Ivan menjelaskan bahwa Rakorwil akan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama merupakan agenda internal berupa verifikasi kepengurusan di tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan oleh DPP PSI. Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh nama yang tercantum dalam SK kepengurusan benar-benar aktif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

    Sementara itu, pada sesi kedua akan dilaksanakan pelantikan pengurus DPW dan DPD PSI se-Provinsi Lampung yang akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kaesang Pangarep.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menegaskan bahwa Rakorwil ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.

    “Rakorwil ini akan menjadi titik awal pergerakan struktur partai untuk membangun kekuatan hingga ke tingkat desa dan TPS. Kita ingin memastikan tidak ada pengurus fiktif, semua harus benar-benar bekerja dan berjuang untuk PSI,” tegas Ridho.

    Ia juga menambahkan bahwa PSI Lampung akan bekerja secara maksimal dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.

    “Kita akan bekerja keras untuk menang seolah-olah pemilu akan dilakukan esok hari,” pungkasnya.

  • Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Lampung Selatan — Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto, menegaskan peran strategis Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin internal Polri.

    Hal tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Penutupan Pembaretan Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Lampung secara resmi menutup rangkaian pembinaan tradisi yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tujuh hari secara intensif. Kegiatan ini mencakup pembekalan materi teori hingga praktik terkait tugas dan fungsi pengawasan internal di tubuh Polri.

    Dalam amanatnya, Brigjen Pol Sumarto menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan proses penting dalam pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme personel Propam sebagai “benteng disiplin” institusi.

    “Propam memiliki posisi krusial dalam menjaga marwah Polri. Kedisiplinan anggota menjadi fondasi utama keberhasilan institusi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kabid Propam beserta jajaran serta para instruktur yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik. Selain itu, ia mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembinaan dengan penuh dedikasi.

    Lebih lanjut, Wakapolda memberikan sejumlah penekanan strategis kepada para Bintara Remaja Bid Propam, di antaranya:

    Menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan di lingkungan kerja;

    Meningkatkan profesionalisme dengan mengimplementasikan ilmu secara tegas, humanis, dan berintegritas;

    Menguatkan fungsi pengawasan internal melalui langkah preventif dan represif yang adil dan terukur;

    Menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang;

    Adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap aduan masyarakat.

    “Propam harus hadir sebagai solusi, bukan sumber persoalan. Integritas adalah harga mati,” tegas mantan Karo Provost Div Propam Mabes Polri tersebut.

    Dengan berakhirnya kegiatan pembaretan ini, diharapkan para Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kedisiplinan dan kehormatan institusi Polri.