Tag: Pesawaran

  • HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik

    HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik

    PESAWARAN | RAM NEWS LAMPUNG – Komunitas Wartawan Pesawaran (KOWAPI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 dengan menggelar syukuran di Sekretariat KOWAPI, Jalan Ahmad Yani, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (11/7/2026).

    Dalam momentum tersebut, Ketua KOWAPI Kabupaten Pesawaran, Dahron Sungkai, mengajak seluruh insan pers, khususnya anggota KOWAPI, untuk terus menjalankan profesi jurnalistik secara proporsional, profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

    Menurut Dahron, pers memiliki peran strategis sebagai mitra masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta memberikan edukasi kepada publik.

    «”Kita harus mampu menyeimbangkan fungsi kontrol sosial dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku. Profesionalisme bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menyajikan fakta yang akurat, berimbang, dan tidak merugikan pihak lain. Jangan sampai tugas mulia kita justru menimbulkan perselisihan yang tidak perlu di tengah masyarakat,” tegas Dahron Sungkai.»

    Ia menambahkan, KOWAPI diharapkan terus menjadi wadah pemersatu para wartawan di Kabupaten Pesawaran, sekaligus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pembangunan.

    “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi anggota agar kualitas pemberitaan semakin baik, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, peringatan HUT ke-7 KOWAPI juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa di sekitar lokasi kegiatan. Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata komitmen organisasi untuk hadir dan berbagi kepada masyarakat.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesawaran mewakili Bupati Pesawaran, perwakilan Polres Pesawaran yang diwakili IPDA Bambang Bagus, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKW-KP) Feri Darmawan, Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Ketua Umum LSM Galak Provinsi Lampung, serta perwakilan organisasi wartawan dan lembaga swadaya masyarakat lainnya.

    Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KOWAPI Provinsi Lampung, H. Hasan Nage, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota KOWAPI Kabupaten Pesawaran atas dedikasi mereka dalam membesarkan organisasi.

    “Terima kasih kepada Ketua KOWAPI Kabupaten Pesawaran yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Organisasi ini terus tumbuh dan berkembang berkat kerja sama serta semangat kekeluargaan yang terus dijaga,” ujar Hasan Nage.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik organisasi dan integritas profesi wartawan.

    “KOWAPI harus menjadi rumah yang nyaman bagi para awak media sekaligus menjadi mitra terpercaya dalam pembangunan daerah. Mari kita jaga persatuan, tingkatkan kompetensi, serta selalu berpegang pada prinsip kebenaran dan keadilan dalam setiap karya jurnalistik,” pungkasnya.

    Rangkaian peringatan HUT ke-7 KOWAPI berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi selama tujuh tahun mengabdi bagi dunia jurnalistik di Kabupaten Pesawaran.

     

    (Redaksi RAM NEWS LAMPUNG)

  • Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

    Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Menjelang kunjungan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), ke Provinsi Lampung, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung menyiapkan “hadiah spesial” berupa pelaksanaan tiga Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, dan Kota Bandar Lampung.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, mengatakan pelaksanaan Rakorda tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, Rakorda kali ini memiliki nilai istimewa karena menjadi Rakorda pertama yang dilaksanakan oleh kepengurusan tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.

    “Rakorda ini menjadi bukti bahwa konsolidasi PSI Lampung terus berjalan. Target kami adalah membangun struktur hingga tingkat desa atau kelurahan sampai ke TPS sebagai fondasi utama kekuatan partai,” ujar Ridho.

    Ia menjelaskan, pelaksanaan Rakorda merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Lampung yang digelar pada 17 April 2026. Dalam Rakorwil tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI melakukan verifikasi internal terhadap struktur DPW, DPD, dan DPC se-Lampung.

    Hasil verifikasi menunjukkan tingkat kehadiran dan kesesuaian struktur kepengurusan mencapai sekitar 90 persen, yang menjadi indikator kuat bahwa mesin partai di Lampung terus bergerak dan berkembang.

    Sementara itu, Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW PSI Lampung, M. Ivan Afrihansa, menegaskan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda seremonial. Setiap daerah yang akan melaksanakan Rakorda wajib memenuhi syarat pembentukan minimal 75 persen kepengurusan desa atau kelurahan.

    “Rakorda bukan sekadar agenda seremonial. Setiap daerah yang melaksanakan Rakorda harus memenuhi syarat pembentukan minimal 75 persen struktur desa atau kelurahan, yang kemudian akan diverifikasi secara faktual oleh DPW PSI Lampung,” jelas Ivan.

    Menurutnya, selain Mesuji, Tulang Bawang, dan Bandar Lampung, sejumlah daerah lain juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam pembentukan struktur partai. Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, dan Pringsewu diperkirakan akan segera menyusul menggelar Rakorda dalam waktu dekat.

    PSI Lampung menargetkan seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung dapat melaksanakan Rakorda dengan sistem verifikasi yang sama. Langkah ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan agenda-agenda politik ke depan.

    Dengan semakin masifnya pembentukan struktur hingga tingkat desa dan TPS, PSI Lampung optimistis mampu menjadi kekuatan politik baru yang solid dan siap menghadapi berbagai kontestasi politik di masa mendatang.

  • Bupati Nanda Indira Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Harumkan Nama Pesawaran di Tingkat Nasional

    Bupati Nanda Indira Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Harumkan Nama Pesawaran di Tingkat Nasional

    RAM NEWS LAMPUNG | Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, berhasil meraih penghargaan bergengsi Disway Top Regional Leader Awards 2026 dalam kategori Penggerak Pembangunan Berkelanjutan dan Pelestarian Lingkungan.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dahlan Iskan pada acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, serta perwakilan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah.

    Ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 merupakan penghargaan tingkat nasional yang diberikan kepada kepala daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

    Mengusung tema “Mendorong Daerah sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional”, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Leadership Forum yang menjadi wadah bertukar gagasan dan pengalaman antar kepala daerah dalam mempercepat pembangunan nasional dari tingkat daerah.

    Keberhasilan Bupati Nanda Indira meraih penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menjalankan pembangunan yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan hidup. Berbagai program pembangunan berkelanjutan yang dijalankan dinilai mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta perlindungan sumber daya alam.

    Dalam ajang tersebut, Provinsi Lampung turut menorehkan prestasi dengan empat kepala daerah yang menerima penghargaan nasional, yakni Rahmat Mirzani Djausal, Nanda Indira Bastian, Eva Dwiana, dan Radityo Egi Pratama.

    Founder Disway National Network, Dahlan Iskan, menegaskan bahwa kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, para pemimpin daerah yang mampu menghadirkan perubahan positif dan inovasi layak mendapatkan apresiasi.

    “Disway Top Regional Leader Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Dahlan Iskan.

    Ia menjelaskan, seluruh penerima penghargaan telah melalui proses seleksi yang objektif dan terukur dengan melibatkan data primer dan sekunder, survei publik, audit independen, serta penilaian dewan pakar dan pimpinan media yang tergabung dalam jaringan Disway National Network.

    Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung berbagai program pembangunan daerah.

    Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pemerintah daerah, tetapi juga hasil kerja bersama seluruh masyarakat Pesawaran yang terus mendukung pembangunan berkelanjutan.

    “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Nanda.

    Penghargaan nasional yang diterima Bupati Nanda Indira ini diharapkan semakin memotivasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk terus menghadirkan inovasi pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan hidup.

    (Sairin | RAM NEWS LAMPUNG)

  • Jelang HUT Ke-7, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Matangkan Persiapan Melalui Rapat Koordinasi

    Jelang HUT Ke-7, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Matangkan Persiapan Melalui Rapat Koordinasi

    PESAWARAN – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat kerja dan koordinasi guna mematangkan berbagai persiapan kegiatan.

    Rapat berlangsung di Sekretariat DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (10/6/2026), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus inti DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran dan dipimpin langsung oleh Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran, Dahron Sungkai, didampingi Sekretaris Triyanto serta Dewan Penasehat H. Rudiyatmoko.

    Dalam rapat tersebut, para pengurus membahas secara khusus berbagai persiapan rangkaian kegiatan HUT ke-7 KO-WAPPI yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 mendatang.

    Beberapa poin yang menjadi fokus pembahasan meliputi penyusunan susunan acara, penentuan lokasi pelaksanaan, kebutuhan sarana dan prasarana, penggalangan dukungan dan pendanaan, hingga pembagian tugas kepada masing-masing seksi kepanitiaan.

    Selain membahas persiapan peringatan HUT, rapat juga menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun terakhir serta penyusunan program kerja untuk periode mendatang.

    Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran, Dahron Sungkai, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menjadi sarana mempererat solidaritas antaranggota.

    “Semoga dengan rapat ini seluruh persiapan dapat berjalan sesuai rencana menjelang pelaksanaan HUT KO-WAPPI ke-7 pada 11 Juli 2026 mendatang. Mari kita tunjukkan kekompakan dan kebersamaan sebagai keluarga besar KO-WAPPI demi kemajuan organisasi yang lebih baik,” ujar Dahron.

    Dalam kesempatan yang sama, rapat juga menetapkan Olipar sebagai Bendahara DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran menggantikan Siti Rivngatin yang mengundurkan diri pada 6 April 2026 lalu.

    Dahron menyampaikan harapannya agar Olipar dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta membangun sinergi bersama seluruh pengurus dan anggota.

    “Semoga saudara Olipar dapat bekerja dengan baik dan bersinergi bersama seluruh anggota maupun pengurus KO-WAPPI untuk memajukan organisasi ke depan,” katanya.

    Ia juga menambahkan bahwa Olipar merupakan wartawan dari Media Bareskrim yang telah cukup lama bergabung dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi KO-WAPPI.

    Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama agar seluruh panitia dan pengurus segera menjalankan tugas masing-masing sesuai bidangnya. Selain itu, akan dilakukan pertemuan lanjutan guna memantau perkembangan persiapan hingga hari pelaksanaan HUT ke-7 DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran.

  • Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

    Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

    Pesawaran, 19 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi serta arah pembangunan ekonomi daerah ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, Selasa (19/5/2026).

    Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran.

    Sensus Ekonomi dinilai menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data akurat mengenai kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, hingga perkembangan ekonomi digital. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

    Dalam sambutannya, Antonius Muhammad Ali menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan bagian dari upaya bersama dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.

    “Sensus Ekonomi merupakan potret menyeluruh mengenai struktur ekonomi suatu daerah. Data yang dihasilkan akan sangat menentukan ketepatan program-program pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pengembangan ekonomi ke depan,” ujarnya.

    Ia juga menyebutkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan di Kabupaten Pesawaran terus berkembang dan mulai memperkuat transformasi struktur ekonomi daerah menuju sektor sekunder dan tersier.

    Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

    “Saya mengimbau seluruh pelaku usaha di Bumi Andan Jejama agar memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus. Pastikan setiap potensi ekonomi di pelosok Pesawaran dapat terdata dengan baik, karena data berkualitas akan menjadi modal penting dalam menyusun roadmap pembangunan daerah yang lebih kuat dan terarah,” katanya.

    Selain itu, Wakil Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa turut mendukung pelaksanaan sensus melalui sosialisasi dan koordinasi agar seluruh pelaku usaha dapat terjangkau secara maksimal.

    Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BPS Kabupaten Pesawaran, Rosadi Zein S., Stat., M.M., menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran akan melibatkan sebanyak 486 petugas pendata yang akan melakukan pendataan secara door to door.

    Pendataan dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026, dengan sasaran seluruh pelaku usaha dari berbagai sektor ekonomi.

    Di kesempatan yang sama, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyampaikan bahwa hasil Sensus Ekonomi nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, termasuk kontribusi sektor usaha, potensi hilirisasi industri, hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.

    “Hasil sensus ini akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan mengevaluasi pembangunan ekonomi. Selain itu, pelaku usaha juga dapat melihat peluang dan potensi pasar dari data yang dihasilkan,” jelasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan data pribadi yang diberikan kepada petugas sensus.

    Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan prosesi Ngisi Bareng (Ngibar) Kuesioner SE2026, penjelasan teknis pengisian kuesioner CAWI untuk usaha besar, serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta yang terdiri dari OPD, pelaku usaha, mitra BPS Kabupaten Pesawaran, dan tamu undangan lainnya.

  • Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

    Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

    Lampung — Hamli (27) alias Ham, satu dari dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menewaskan Bripka (Anumerta) Arya Supena, terancam hukuman penjara seumur hidup.

    Pelaku Hamli dijerat dengan Pasal 458 KUHP dan/atau Pasal 479 KUHP dan/atau Pasal 477 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atas keterlibatannya dalam aksi kejahatan yang menewaskan anggota Polri tersebut.

    Hamli berhasil diamankan oleh tim gabungan Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polres Lampung Timur pada Senin (11/5/2026). Saat proses penangkapan berlangsung, pelaku melakukan perlawanan aktif terhadap petugas sehingga aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki.

    “Saat dilakukan upaya paksa, yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif pada petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

    Sementara itu, satu pelaku lainnya yakni Bahroni (23) alias Roni tewas ditembak aparat kepolisian saat penggerebekan di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Bahroni diketahui merupakan eksekutor penembakan terhadap Bripka (Anumerta) Arya Supena. Pelaku menggunakan senjata api milik korban yang berhasil direbut saat terjadi duel antara korban dan pelaku di lokasi kejadian.

    “Tim melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga pelaku tewas di tempat, dengan barang bukti satu pucuk senjata api jenis revolver dan satu bilah pisau yang berada di pinggang tersangka,” terang Kapolda.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf juga menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi begal dan Curanmor di wilayah Provinsi Lampung. Ia memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk bertindak tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan.

    “Tidak ada toleransi bagi pelaku begal atau Curanmor. Saya sudah perintahkan seluruh jajaran di seluruh Lampung, tembak di tempat pelaku begal,” tegasnya.

  • Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    PESAWARAN – Dalam suasana hangat bulan Syawal 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KO-WAPPI Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halal Bihalal.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran pada Rabu (25/3/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

    Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota wartawan KO-WAPPI di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pesawaran.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah direncanakan sebelumnya.

    “Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan rangkaian program yang telah disepakati bersama dalam rapat songsong Ramadan 1447 H. Momentum Idulfitri ini juga menjadi awal kita kembali mengaktifkan sekretariat untuk menjalankan tugas jurnalistik seperti biasa,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, H. Hasan Efendi S. Nage, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh anggota.

    “Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak. Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan pengurus KO-WAPPI. Silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya melapangkan rezeki dan memperpanjang umur,” ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa menjaga tali silaturahmi merupakan amalan mulia dalam ajaran Islam, yang membawa keberkahan serta mempererat hubungan antar sesama.
    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, di antaranya Sekretaris Totok Yulinto, ST, Wakil Ketua I, serta anggota lainnya.

    Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan ramah tamah, saling bersalaman, serta sesi foto bersama.

  • Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Pesawaran, Lampung – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di jalur wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/03/2026) siang.

    Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan di titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan masyarakat, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang juga bertindak sebagai Ka Opsres Ketupat Krakatau 2026 mengecek langsung tiga Pos Pam, yakni Pos Pam Simpang Tiga Mutun, Pos Pam Pantai Mutun, dan Pos Pam Ketapang.
    Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, serta Kasi Propam Polres Pesawaran sebagai bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengawasan operasional di lapangan.

    Kapolres melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pesisir.

    AKBP Alvie Granito menegaskan bahwa jalur wisata pesisir merupakan salah satu titik rawan yang harus mendapat perhatian serius.

    “Jalur pesisir Pesawaran memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel harus maksimal. Pos Pam harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat,” tegasnya.
    Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi antarpos guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Perkuat pengawasan di titik rawan, tingkatkan koordinasi, dan pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

    Melalui pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga pasca Idul Fitri.

  • Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Pesawaran – Gerak cepat kembali ditunjukkan jajaran Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Polda Lampung dalam mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (12/03/2026).

    Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, petugas berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang warga setempat.

    Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Panit II Reskrim Polsek Gedong Tataan, AIPDA Andhika Ramadhona, S.IP., bersama personel Tekab 308 Presisi setelah menerima laporan masyarakat terkait peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu korban berinisial M. (39) berpapasan dengan pelaku F. (41) di wilayah Desa Negeri Katon.

    Pertemuan keduanya kemudian memicu cekcok mulut yang diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi. Dalam kondisi emosi, pelaku turun dari sepeda motor dan mengambil senjata tajam jenis arit/sabit yang dibawanya.

    Pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan luka robek pada bagian lengan kiri.

    Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melerai keduanya. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tenaga kesehatan di wilayah setempat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gedong Tataan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan langsung bergerak melakukan penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku.

    Dipimpin oleh AIPDA Andhika Ramadhona, petugas berhasil memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kediamannya di wilayah Desa Negeri Katon.

    Tanpa menunggu lama, petugas segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku berinisial F. (41) tanpa perlawanan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah arit/sabit.

    Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah arit/sabit bergagang kayu berwarna cokelat serta satu potong kaos berwarna cokelat, sebelum membawa pelaku ke Polsek Gedong Tataan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

    “Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolsek.
    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang Penganiayaan.

    Pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di tengah momentum bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

  • Bulan Penuh Berkah, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Berbagi Takjil, Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Bulan Penuh Berkah, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Berbagi Takjil, Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Pesawaran – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan berbagi takjil, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta buka puasa bersama.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 39, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (10/3/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

    Pembagian takjil dilaksanakan di depan sekretariat KO-WAPPI Pesawaran dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat sekitar serta para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di Jalan Ahmad Yani.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun pada bulan suci Ramadhan.

    “Kegiatan pembagian takjil serta santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa ini sudah menjadi agenda tahunan kami setiap bulan Ramadhan. Pengurus dan anggota KO-WAPPI selalu bekerja sama dan bergotong royong agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya.

    Dahron juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan panitia yang telah bekerja keras hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” tambahnya.

    Sementara itu, warga sekitar sekretariat KO-WAPPI Pesawaran mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi wartawan tersebut.

    “Kami sebagai warga sangat senang dengan kegiatan yang diadakan oleh wartawan KO-WAPPI. Hari ini kami mendapatkan takjil untuk berbuka puasa, dan anak yatim serta kaum dhuafa di sekitar sini juga mendapatkan santunan. Semoga organisasi KO-WAPPI beserta seluruh anggotanya selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah,” ungkap salah satu warga.

    Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara organisasi wartawan KO-WAPPI dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.