Tag: #PolisiIndonesia

  • Kapolda Lampung Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

    Kapolda Lampung Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

    LAMPUNG – Kapolda Lampung Helfi Assegaf memimpin langsung pelaksanaan apel pagi sekaligus pemberian penghargaan kepada personel Polri berprestasi di lingkungan Polda Lampung, Selasa (26/5/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Lampung Sumarto, para Pejabat Utama Polda Lampung, serta seluruh personel Polda Lampung.

    Sebanyak 16 personel Polda Lampung menerima penghargaan atas prestasi yang berhasil diraih pada ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di Kalimantan Timur. Penghargaan tersebut diberikan kepada 6 personel pelatih dan 10 personel atlet yang telah mengharumkan nama Polda Lampung di tingkat nasional.

    Adapun penerima penghargaan yang mewakili personel Polda Lampung yakni:

    1. Kompol Juli Sudara – Ditlantas Polda Lampung

    2. Bripda Tubagus Dinda Maulid – Polresta Bandar Lampung

    3. Bripda R. Ayu Syafriani – Polres Tulang Bawang Barat

    4. Bripda Bianca Justitia – Ditsamapta Polda Lampung

    Dalam arahannya, Helfi Assegaf menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang telah menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup Tahun 2026.

    “Penghargaan yang diberikan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta integritas dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, seluruh personel juga diharapkan senantiasa menjaga disiplin, etika, serta nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Helfi.

    Capaian tersebut menjadi bukti nyata dedikasi, disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang dimiliki personel Polri, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga di bidang olahraga.

  • Gudang BBM Ilegal Digerebek 32 Dibekuk, Rugikan Negara Rp. 160 Miliar

    Gudang BBM Ilegal Digerebek 32 Dibekuk, Rugikan Negara Rp. 160 Miliar

    Pesawaran, Lampung — Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, turun langsung meninjau lokasi praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Kamis (9/4/2026).

    Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari operasi besar yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Lampung bersama Brimob Polda Lampung, yang berhasil membongkar tiga gudang besar tempat pengolahan dan distribusi BBM ilegal.

    Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 32 pelaku dari tiga lokasi berbeda yang diduga terlibat dalam jaringan penyalahgunaan BBM berskala besar.

    Tak hanya itu, petugas juga menyita barang bukti dalam jumlah fantastis, yakni sekitar 203.000 liter solar, yang berasal dari hasil olahan minyak mentah ilegal serta penyelewengan BBM subsidi.

    Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik ilegal ini menyebabkan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp160,7 miliar.

    Selain BBM, aparat juga menyita berbagai aset pendukung aktivitas ilegal tersebut, di antaranya:

    10 unit truk modifikasi
    3 kapal pengangkut
    Puluhan mesin alkon
    Ratusan tandon penampungan

    Dari hasil pengungkapan, diketahui para pelaku menggunakan modus pemurnian minyak mentah atau yang dikenal sebagai “minyak cong” dengan mencampurkan bahan kimia tertentu agar menyerupai solar asli. Selain itu, ditemukan juga praktik pengecoran BBM subsidi dari SPBU yang kemudian diolah dan dijual kembali secara ilegal.

    Kapolda Lampung menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan tegas terhadap segala bentuk kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat, khususnya dalam sektor energi.

    “Ini menjadi perhatian serius. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan BBM ilegal di wilayah Lampung,” tegasnya.

  • H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meskipun terjadi lonjakan signifikan pemudik dari Pulau Jawa.

    Berdasarkan pemantauan dalam Operasi Ketupat Krakatau, tercatat lebih dari 100 ribu orang memasuki wilayah Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.

    Lonjakan terjadi sejak Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

    Sebaliknya, arus dari Sumatera ke Jawa tercatat jauh lebih rendah, yakni 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan.

    Di tengah tingginya arus mudik tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.

    Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan tersebut, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan guna memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
    “Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” ujarnya.

    Ia menegaskan, lonjakan arus mudik pada H-3 Lebaran masih dalam kendali petugas di lapangan.

    “Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” tambahnya.

    Selain di Pelabuhan Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk ke Lampung.

    Sementara itu, jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat sebanyak 2.871 penumpang datang dan 2.019 penumpang berangkat.

    Yuni memastikan hingga saat ini tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan arus mudik.
    “Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.
    “Kami mengingatkan pemudik agar tetap mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

    Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.

  • Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Lampung Selatan, 17 Maret 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni dan Rest Area KM 20B, Selasa (17/3/2026).

    Kunjungan tersebut disambut oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri melakukan pemantauan arus lalu lintas melalui jalur udara dari Jakarta–Merak hingga Bakauheni. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas relatif lancar, meskipun antrean kendaraan mulai terlihat di wilayah Merak.

    Wakapolri mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Polda Lampung dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Aplikasi Siger Lampung Presisi, yang mampu menyajikan data lalu lintas secara real-time dengan sistem pembagian zona hijau, kuning, dan merah. Selain itu, penerapan buffer zone di sejumlah rest area dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan.

    Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, Polda Lampung juga telah menyiapkan manajemen distribusi kendaraan melalui empat pelabuhan, yakni ASDP, SMA, BPJ, dan WIKA, serta pengaturan empat jalur utama meliputi jalur Barat, Tengah, Tol, dan Timur.

    Tak hanya itu, kesiapsiagaan kontingensi turut diperkuat dengan menyiagakan 16 kapal serta 320 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

    Pengamanan arus mudik juga diperkuat melalui pengawalan kendaraan, kesiapan pos pengamanan (Pos PAM), pos pelayanan (Pos YAN), pos terpadu, command center, hingga layanan darurat bagi masyarakat.

    Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 serta 28–29 Maret 2026.

    Secara nasional, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melibatkan sebanyak 161.243 personel dengan dukungan lebih dari 2.700 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

    Wakapolri menilai kesiapan yang dilakukan Polda Lampung tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

  • Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Pesawaran, Lampung – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di jalur wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/03/2026) siang.

    Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan di titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan masyarakat, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang juga bertindak sebagai Ka Opsres Ketupat Krakatau 2026 mengecek langsung tiga Pos Pam, yakni Pos Pam Simpang Tiga Mutun, Pos Pam Pantai Mutun, dan Pos Pam Ketapang.
    Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, serta Kasi Propam Polres Pesawaran sebagai bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengawasan operasional di lapangan.

    Kapolres melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pesisir.

    AKBP Alvie Granito menegaskan bahwa jalur wisata pesisir merupakan salah satu titik rawan yang harus mendapat perhatian serius.

    “Jalur pesisir Pesawaran memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel harus maksimal. Pos Pam harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat,” tegasnya.
    Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi antarpos guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Perkuat pengawasan di titik rawan, tingkatkan koordinasi, dan pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

    Melalui pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga pasca Idul Fitri.