Tag: Wakil walikota Bandar Lampung

  • Pemkot Bandar Lampung Perbaiki Talud Jebol di Campang Jaya Pasca Banjir

    Pemkot Bandar Lampung Perbaiki Talud Jebol di Campang Jaya Pasca Banjir

    Bandar Lampung – Tiga hari setelah Lebaran Idulfitri, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengerahkan tim untuk memperbaiki talud yang jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi.

    Peristiwa jebolnya talud di kawasan tersebut menghambat aliran air, menyebabkan genangan yang masuk ke permukiman warga.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menjelaskan bahwa perbaikan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir lebih lanjut, terutama saat terjadi hujan susulan. “Banjir di kawasan ini disebabkan oleh ambruknya talud yang menutupi saluran air. Semalam talud tersebut sudah diangkat, dan hari ini kami mulai perbaikan,” jelas Dedi.

    Selain talud yang jebol, Dedi juga menambahkan bahwa banjir di Kelurahan Campang Jaya diperparah dengan ambruknya tembok di sekitar lokasi. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkut sampah yang menyumbat saluran air.

    Dalam upaya pemulihan pascabanjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satpol PP turut terlibat dalam pembersihan lumpur di SDN 1 Campang Raya serta rumah-rumah warga yang terdampak banjir.

    “Kami mendapat instruksi dari Ibu Walikota, Bunda Eva, untuk fokus memperbaiki infrastruktur, membersihkan sampah, dan melakukan penggalian sedimentasi setelah banjir. Insya Allah, hari ini semuanya selesai,” tutup Dedi.

    Untuk dokumentasi lebih lanjut, kegiatan ini dapat dilihat melalui Instagram resmi Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bersama Wali Kota Bandar Lampung Lakukan Sidak di Pasar

    Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bersama Wali Kota Bandar Lampung Lakukan Sidak di Pasar

    Bandar Lampung – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar pada Jumat (28/3/2025). Sidak ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga serta ketersediaan stok bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri di Kota Bandar Lampung.

    Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini melibatkan monitoring langsung ke seluruh pasar di wilayah tersebut, bersama Dandim 0410 dan Kapolresta Bandar Lampung. “Kami membagi tim menjadi lima kelompok untuk memantau seluruh pasar yang ada di Bandar Lampung,” ujarnya.

    Bunda Eva menambahkan bahwa berdasarkan hasil pantauan di Pasar Kangkung dan Pasar Panjang, kondisi harga dan stok bahan pokok masih terjaga dengan baik. “Harga kebutuhan pokok secara umum masih stabil, meskipun beberapa komoditas, seperti cabai dan daging sapi, mengalami kenaikan harga akibat lonjakan permintaan menjelang hari raya,” ungkapnya.

    Selain itu, komoditas seperti kelapa, kentang, dan buncis juga mengalami peningkatan permintaan, namun stok masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun hanya sedikit, dan masih dalam kategori aman,” tambahnya.

    Sementara itu, salah satu pedagang daging di Pasar Kangkung, Heri, mengungkapkan bahwa harga daging mengalami kenaikan, namun tidak signifikan. “Saat ini, harga daging berkisar antara Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp135 ribu,” ujarnya.

    Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat melalui akun Instagram Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Pemerintah Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Sosial Beras untuk 44.611 Kepala Keluarga

    Pemerintah Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Sosial Beras untuk 44.611 Kepala Keluarga

    Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK) di kota ini, dengan total sebanyak 223,055 ton beras.

    “Bantuan ini kami salurkan kepada warga yang berhak di 20 kecamatan di kota ini,” ujar Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di Bandar Lampung, pada Rabu, 26 Maret 2025.

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta meningkatkan gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

    “Penerima manfaat telah didata oleh Dinas Sosial dan dipastikan bahwa mereka benar-benar berhak menerima bantuan ini,” tambah Eva.

    Berdasarkan data Dinas Sosial Bandar Lampung, penerima bantuan di berbagai kecamatan adalah sebagai berikut:

    • Kecamatan Kedaton: 2.000 KK
    • Kecamatan Sukabumi: 3.246 KK
    • Kecamatan Sukarame: 1.997 KK
    • Kecamatan Tanjung Senang: 2.000 KK
    • Kecamatan Way Halim: 2.384 KK
    • Kecamatan Enggal: 700 KK
    • Kecamatan Kedamaian: 1.998 KK
    • Kecamatan Kemiling: 2.000 KK
    • Kecamatan Rajabasa: 1.000 KK
    • Kecamatan Panjang: 3.999 KK
    • Kecamatan Teluk Betung Selatan: 3.987 KK
    • Kecamatan Tanjungkarang Pusat: 2.489 KK
    • Kecamatan Tanjungkarang Barat: 2.496 KK
    • Kecamatan Tanjungkarang Timur: 699 KK
    • Kecamatan Labuhan Ratu: 699 KK
    • Kecamatan Langkapura: 699 KK
    • Kecamatan Bumi Waras: 4.000 KK
    • Kecamatan Teluk Betung Timur: 3.973 KK
    • Kecamatan Teluk Betung Barat: 2.499 KK
    • Kecamatan Teluk Betung Utara: 1.746 KK

     

    “Kegiatan penyaluran beras dalam kemasan 5 kg ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan publik yang maksimal,” pungkas Walikota.

    Dokumentasi kegiatan dapat dilihat di Instagram Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Pemerintah Kota Bandar Lampung Distribusikan Bantuan Beras untuk Kesejahteraan Keluarga

    Pemerintah Kota Bandar Lampung Distribusikan Bantuan Beras untuk Kesejahteraan Keluarga

    Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung mendistribusikan bantuan beras sebagai bagian dari upaya fasilitasi bantuan sosial untuk kesejahteraan keluarga pada Senin, 24 Maret 2025.

    Bantuan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta meningkatkan gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, beserta jajaran pemerintah kota, hadir langsung dalam kegiatan distribusi yang dilaksanakan di kecamatan-kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Eva Dwiana berharap bantuan beras ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang Lebaran.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan pelayanan publik yang optimal. Antusiasme warga penerima manfaat sangat tinggi, diiringi dengan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas bantuan yang diberikan.

    Sebanyak 44.611 Kepala Keluarga (KK) di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung menerima bantuan beras dari Dinas Sosial (Dinsos).

    Dokumentasi kegiatan dapat dilihat di akun Instagram resmi Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Pastikan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam Musrenbang dan Forum Konsultasi Publik

    Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Pastikan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam Musrenbang dan Forum Konsultasi Publik

    Bandar Lampung, 24 Maret 2025 – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pemerintah kota akan fokus pada beberapa hal penting, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMD Tahun 2025-2029.

    “Fokus RPJMD kita mencakup berbagai sektor, termasuk pendidikan, infrastruktur, kesehatan, dan UMKM. Kami menargetkan agar UMKM dan sektor perindustrian dapat berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dengan adanya pinjaman modal tanpa bunga,” ujarnya.

    Salah satu contoh yang disoroti adalah Sentral UMKM yang terletak di Sukaraja, Telukbetung Selatan. Saat ini, pihaknya tengah merencanakan pengembangan kawasan tersebut menjadi lokasi wisata baru.

    “Sentral UMKM di Telukbetung akan dilengkapi dengan area wisata. Gerbangnya sudah kita bangun, dan di sana akan ada sentral UMKM. Namun, karena lokasi di atas merupakan milik pemerintah, sementara di bawahnya milik masyarakat, kami masih mencari solusi terkait hal tersebut. Waktu pandemi COVID-19, mereka kesulitan beroperasi, tetapi kini selain memberikan modal, kami juga memberikan bantuan alat seperti penggiling kopi dan peralatan untuk usaha lainnya. Rinciannya ada di Dinas Perindustrian,” tambah Eva Dwiana.

    Bunda Eva juga menekankan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menurunkan angka pengangguran, salah satunya melalui pemberian beasiswa untuk anak-anak SMA, SMK, dan PTN.

    “Walaupun tingkat pengangguran sudah mengalami penurunan, karena setiap usaha di Bandar Lampung diwajibkan menerima 10% tenaga kerja dari warga lokal, saya melihat ini sudah berjalan dengan baik. Ke depannya, kami akan meningkatkan kualitas pendidikan dari tingkat SMA hingga PTN. Anak-anak SMA dan SMK ini akan kami fasilitasi kuliah dengan beasiswa yang kami sediakan. Tahun ini, kuota beasiswa untuk SMA/SMK sebanyak 5.000, dan untuk PTN sebanyak 2.000. Insya Allah, tahun depan jumlah kuotanya akan naik menjadi 10.000.”

    “Pelatihan-pelatihan juga sudah sering dilakukan, misalnya di Dinas Perindustrian. Kami akan mendata secara akurat agar hasilnya optimal, termasuk dalam menurunkan angka pengangguran. Setelah lulus, mereka bisa langsung membuka usaha atau bahkan menciptakan lapangan pekerjaan. Jika mereka tidak sekolah, pengangguran bisa menjadi masalah. Namun, dengan pendidikan, peluang untuk bekerja akan terbuka. Insya Allah, angka pengangguran akan terus menurun setiap tahunnya,” jelas Bunda Eva.

    Selain itu, Walikota Bandar Lampung ini juga menjelaskan upaya pembangunan embung baru untuk mengumpulkan debit air hujan, yang diharapkan dapat membantu mengatasi masalah banjir di Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung.

    “Upaya pembangunan embung ini juga menjadi fokus kami dalam penanggulangan banjir. Jika semuanya berjalan lancar, insya Allah, banjir di Bandar Lampung dapat teratasi,” imbuhnya.

    Terkait dengan normalisasi sungai, Eva Dwiana menegaskan bahwa hal tersebut bukan hanya tugas pemerintah kota, tetapi juga merupakan tanggung jawab Balai.

    “Kita harus bekerja sama dalam menangani masalah ini. Satgas kami masih terus melakukan penertiban terhadap rumah-rumah atau bangunan yang sengaja dibangun di atas aliran sungai, dan jumlahnya cukup banyak. Kami tidak lepas tangan; setelah ditertibkan, kami akan membantu merapikan dan memberikan kemudahan, apakah mereka ingin merapikannya sendiri atau kami yang membantu,” tutupnya.

    Dokumentasi kegiatan dapat dilihat di akun Instagram Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Iftor Jama’i Warga SBM, Ust. ARO Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Ibadah di Bulan Ramadan

    Iftor Jama’i Warga SBM, Ust. ARO Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Ibadah di Bulan Ramadan

    Bandar Lampung – Ratusan warga Sungkai Bunga Mayang (SBM) menggelar buka bersama atau iftor jama’i di Rumah Makan Pindang Uwo, Jl. Pramuka Malahayati, Rajabasa, pada Sabtu (22/3/2025). Kegiatan ini juga bertepatan dengan rapat panitia Halal Bihalal yang akan digelar dalam waktu dekat.

    Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, AKBP Hepi Hapsasi, yang menegaskan pentingnya kebersamaan dan persiapan menyambut Halal Bihalal warga SBM. Setelah itu, siraman rohani disampaikan oleh Ust. ARO, yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta menjalankan ibadah selain puasa di bulan suci Ramadan.

    Dalam tausiyahnya, Ust. ARO menyampaikan bahwa puasa yang dijalankan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah SWT dapat menghapus seluruh dosa, baik besar maupun kecil. Ia juga mengingatkan agar ibadah puasa di siang hari dilengkapi dengan salat malam atau tarawih, serta memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan guna meraih keutamaan Lailatul Qadar.

    “Puasa yang dijalankan dengan iman dan penuh keikhlasan insya Allah menghapus dosa-dosa kita. Selain itu, penting untuk melaksanakan salat malam dan beri’tikaf di masjid, terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan,” ujar Ust. ARO.

    Dalam rapat panitia yang digelar setelah acara, diputuskan bahwa Halal Bihalal warga SBM akan dilaksanakan pada 27 April 2025 di GSG Unila. Kegiatan iftor jama’i ini kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan warga SBM.

  • Jelang Idulfitri, Wali Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras dari Baznas

    Jelang Idulfitri, Wali Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras dari Baznas

    Bandar Lampung — Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyalurkan bantuan beras dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandar Lampung kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Total bantuan yang disalurkan mencapai 8.000 kg beras, dengan setiap warga penerima mendapatkan 5 kg. Insyaallah, pada Rabu dan Kamis mendatang, Dinas Sosial juga akan kembali menyalurkan bantuan tambahan.

    “Itu untuk 20 kecamatan juga, kita kasih. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.

    Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, Ismail Soleh, menjelaskan bahwa total beras yang dibagikan mencapai 8 ton dan diperuntukkan bagi para mustahik atau warga yang berhak menerimanya.

    Menurutnya, penerima zakat ini berasal dari delapan golongan yang disebut asnaf, yaitu fakir, miskin, amil, gharim, fisabilillah, ibnu sabil, serta mualaf.

    “Jadi, unit pengumpul zakat bersama para pemangku kepentingan di tingkat bawah mendata warga yang memenuhi kriteria penerima,” katanya.

    Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat di akun Instagram Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Walikota Bandar Lampung Beri Penghormatan kepada 121 PNS yang Memasuki Masa Pensiun

    Walikota Bandar Lampung Beri Penghormatan kepada 121 PNS yang Memasuki Masa Pensiun

    Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa Purna Bhakti di Lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Aula Gedung Semergou, Kamis (20/03/2025).

    Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ibu Hj. Eka Afriana, S.Pd, mewakili Walikota Bandar Lampung dalam menyerahkan SK Pensiun kepada 121 PNS yang memasuki masa pensiun.¹ Pemerintah Kota Bandar Lampung juga memberikan bantuan dari anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para PNS yang telah mengabdi.

    Penyerahan SK Pensiun ini merupakan bentuk pengakuan dan penghormatan kepada para PNS yang telah mengabdi dan memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. (SN)