Kategori: Bandar Lampung

  • Penutupan Kejuaraan Judo “Kapolda Cup” 2025 Sukses Digelar, Karo Rena Polda Lampung: Semangat Juang Para Atlet Patut Diapresiasi

    Penutupan Kejuaraan Judo “Kapolda Cup” 2025 Sukses Digelar, Karo Rena Polda Lampung: Semangat Juang Para Atlet Patut Diapresiasi

    Bandar Lampung, 15 Juni 2025 – Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda Lampung, Kombes Pol Suratno, S.I.K., M.Si., secara resmi menutup Kejuaraan Judo “Kapolda Cup” Tahun 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Penutupan kejuaraan berlangsung pada Minggu, 15 Juni 2025, di Gedung Serbaguna (GSG) Polda Lampung dengan suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

    Acara ini dihadiri oleh para atlet, pelatih, panitia, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Dalam sambutannya, Karo Rena menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini.

    “Saya sangat mengapresiasi semangat, dedikasi, dan sportivitas yang ditunjukkan oleh para atlet selama dua hari pelaksanaan kejuaraan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dalam membina dan mengembangkan prestasi olahraga judo, khususnya di Provinsi Lampung,” ujar Kombes Pol Suratno.

    Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi ajang pembuktian kemampuan serta karakter para atlet muda dalam menjunjung nilai-nilai sportivitas dan semangat juang yang tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polda Lampung dalam membangun generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan berkarakter.

    Dengan berakhirnya Kejuaraan Judo “Kapolda Cup” 2025, Polda Lampung berharap semangat Bhayangkara akan terus terpatri dalam setiap langkah para generasi muda, tak hanya di dunia olahraga, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

  • Kejurda Karate BKC Lampung 2025 Resmi Dibuka di ITERA

    Kejurda Karate BKC Lampung 2025 Resmi Dibuka di ITERA

    Lampung – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bandung Karate Club (BKC) Provinsi Lampung Tahun 2025 resmi dibuka di Gedung Serba Guna (GSG) Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Sabtu (14/6/2025).

    Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara BKC Provinsi Lampung, ITERA, dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung.

    Sebagai salah satu perguruan karate tertua dan terbesar di Indonesia, BKC telah menyeleksi 450 atlet dari seluruh cabang di Provinsi Lampung untuk bertanding dalam Kejurda ini.

    Sebelum pertandingan dimulai, dilakukan prosesi pengukuhan Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., Ph.D. (DAN VI Karate-Do)—yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum ITERA—sebagai Wakil Ketua Dewan Guru (WKDG) BKC. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Pendiri dan Pangadek Paguron BKC, Kang Iwa Rahadian Arsanata.

    Ketua Umum Pengprov BKC Lampung, H. Tony Eka Candra (DAN VII Karate-Do), yang juga menjabat sebagai Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung, menyampaikan apresiasi kepada ITERA atas dukungannya sebagai tuan rumah Kejurda. Ia juga berterima kasih kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

    “Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan membentuk generasi yang sehat jasmani dan rohani serta menjauhkan dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Tony.

    Dalam kesempatan tersebut, Tony juga memperkenalkan sejumlah atlet BKC Lampung yang telah menorehkan prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding, karena seluruh atlet adalah bagian dari keluarga besar BKC Lampung.

    “Kami mengapresiasi ITERA yang telah memberikan ruang dan dukungan nyata bagi para atlet muda untuk berkembang dan berprestasi,” tuturnya.

    Apresiasi serupa juga disampaikan oleh perwakilan Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lampung, Joko Siswanto. Ia menilai kolaborasi antara BKC dan ITERA memberikan dampak positif dalam pengembangan atlet muda di daerah.

    “BKC dan ITERA telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung kemajuan olahraga karate di Lampung,” kata Joko.

    Sementara itu, Rektor ITERA yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., Ph.D. (Cand.), secara resmi membuka Kejurda Karate BKC 2025. Ia menegaskan komitmen ITERA dalam mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Lampung, khususnya di cabang karate.

    “ITERA bangga menjadi tuan rumah Kejurda Karate BKC 2025. Kami juga melibatkan dosen-dosen dari Program Studi Rekayasa Keolahragaan untuk mendukung jalannya kegiatan ini,” ungkap Arif.

    Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa ITERA turut memperkenalkan teknologi pemantauan kesehatan dalam olahraga karate, salah satunya dengan pemasangan sensor detak jantung pada beberapa atlet saat bertanding. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk menganalisis kondisi fisik dan performa atlet.

    Dalam laporannya, Ketua Panitia Kejurda, Drs. Ari Soekrisno, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga sarana evaluasi perkembangan atlet karate di Lampung. Ajang ini juga menjadi persiapan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BKC Championship yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat, pada September 2025.

    “Kejurda ini diikuti oleh 450 peserta yang terbagi ke dalam 45 kelas, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Mahasiswa, dan berasal dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Sebanyak 15 wasit berlisensi nasional dan daerah turut dilibatkan,” jelas Ari.

    Selain pertandingan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Anti Narkoba yang disampaikan oleh tim dari BNN Provinsi Lampung dan DPD GRANAT Provinsi Lampung. Pemateri di antaranya adalah Fhata Z’af Al’Ali, M.I.Kom., Katim Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN; Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si.; Drs. Rusfian Effendi, M.I.P.; dan Rachmat Cahya Aji.

    Acara Kejurda semakin semarak dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-59 BKC yang dirayakan bersama seluruh atlet Karate BKC Lampung.

  • Pemkot Bandar Lampung Gratiskan Cek Kesehatan untuk Siswa

    Pemkot Bandar Lampung Gratiskan Cek Kesehatan untuk Siswa

    Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk masyarakat. Selain berobat dan melahirkan gratis bagi seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung di seluruh puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta, terbaru Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menggratiskan cek kesehatan bagi anak usia sekolah ataupun pelajar. Progam ini berjalan awal juli 2025.

    Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan khususnya dibidang kesehatan.

    “Cek Kesehatan Gratis untuk anak sekolah atau remaja, bisa datang ke 31 Puskesmas se-Kota Bandar Lampung. Syaratnya hanya KIA atau Kartu Keluarga,”jelas Eva Dwiana, Selasa (10/062025).

    Eva Dwiana menambahkan, pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan dari penyakit tersebut.

    “Bunda meminta kepada seluruh anak di Kota Bandar Lampung manfaatkan program ini, untuk mencegah terjadinya penyakit yang lebih parah,” tambah Eva Dwiana.

    Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri menjelaskan, pihaknya siap menyambut program tersebut.

    “Seluruh puskesmas di Kota Bandar Lampung telah siap menjalankan pemeriksaan kesehatan gratis untuk tahun ajaran baru bagi para pelajar di Kota Bandar Lampung,” jelas Desti.

    Desti mengungkapkan, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini hanya perlu membawa Fotocopy Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK) Kota Bandar Lampung. Apabila ditemukan terdapat penyakit saat di lakukan pemeriksaan akan dilakukan tindakan oleh Puskesmas.

    “Banyak aspek yang diperiksa mulai dari mata, telinga, gigi, gizi, gula darah hingga kesehatan mental,”tutup Desti.

  • Ramah Tamah dan Makan Bersama Perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Ranting Kemiling

    Ramah Tamah dan Makan Bersama Perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Ranting Kemiling

    Kemiling, 9 Juni 2025 – Perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Ranting Kemiling mengadakan acara ramah tamah dan makan bersama di kediaman Bapak Sairin, yang merupakan pelatih pertama kali terbentuknya perguruan ini di Kemiling. Acara yang berlangsung pada hari Senin, 9 Juni 2025, pukul 19:00 WIB tersebut dihadiri oleh para warga perguruan IKS PI Kera Sakti Ranting Kemiling.

    Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota perguruan serta mengenang kembali perjalanan awal terbentuknya perguruan IKS PI Kera Sakti di Kemiling. Kehadiran Bapak Sairin, sebagai pelatih yang pertama kali membentuk perguruan ini, memberikan nuansa penuh kehangatan dan kenangan bagi semua yang hadir.

    Seluruh peserta acara menikmati makan bersama dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan, yang menggambarkan semangat kebersamaan yang selalu dijunjung tinggi oleh perguruan IKS PI Kera Sakti. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk saling berbagi cerita dan memperkuat ikatan antar anggota perguruan.

    Acara berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban hingga selesai, meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua yang hadir. Perguruan IKS PI Kera Sakti Ranting Kemiling berharap acara seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mempererat hubungan kekeluargaan di masa depan. (*)

  • Perkuat Komitmen Kesehatan, Pemprov Lampung Rayakan Hari Bidan Internasional Lewat Kegiatan Fun Run

    Perkuat Komitmen Kesehatan, Pemprov Lampung Rayakan Hari Bidan Internasional Lewat Kegiatan Fun Run

    Bandar Lampung, 8 Juni 2025 — Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Hari Bidan Internasional. Momentum ini dirayakan dengan kegiatan Fun Run yang dipusatkan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Minggu (8/6).

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara langsung melepas lebih dari 850 peserta Fun Run yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk bidan, mahasiswa kesehatan, masyarakat umum, dan anggota kepolisian muda.

    “Ini bukti bahwa semangat hidup sehat dan solidaritas antarprofesi di Lampung sangat luar biasa,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

    Ia juga menegaskan pentingnya peran bidan dalam pembangunan kesehatan, khususnya dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi generasi masa depan.

    “Profesi bidan bukan pekerjaan yang mudah. Mereka harus tangguh, siaga kapan saja, dan selalu mengedepankan hati dalam setiap tindakan,” imbuhnya.

    Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh bidan atas dedikasi serta kontribusi mereka dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

    Ketua IBI Provinsi Lampung, Mery Destiaty, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme peserta dan kelancaran kegiatan. Ia menjelaskan bahwa tema peringatan tahun ini adalah “Peran Strategis Bidan dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas.”

    “Alhamdulillah, pagi ini kita bisa berkumpul dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Cuaca cerah, semangat juga cerah,” katanya.

    Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama IBI Lampung dengan komunitas “Kawan Lari”, serta dukungan dari berbagai institusi pendidikan seperti Stikes Adila Bandar Lampung, Universitas Asia Pringsewu, Universitas Wirabuana Metro, dan Universitas Muhammadiyah Pringsewu.

    Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung profesi bidan agar dapat berkembang dalam lingkungan kerja yang sehat dan kondusif.

    Melalui peringatan ini, diharapkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Provinsi Lampung yang sehat dan mendukung pencapaian Indonesia Emas di masa depan. (*)

  • Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Resmikan Sekolah Gratis untuk SMA/SMK/SLB Negeri di Lampung

    Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Resmikan Sekolah Gratis untuk SMA/SMK/SLB Negeri di Lampung

    Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah monumental dalam dunia pendidikan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi mengumumkan penghapusan uang komite bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB Negeri di seluruh wilayah provinsi Lampung.

    Kebijakan ini akan mulai berlaku pada tahun ajaran 2025/2026, menjadikan pendidikan menengah atas di Lampung benar-benar gratis.

    “Seluruh biaya operasional akan ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung. Tidak ada lagi alasan bagi anak-anak kita untuk tidak sekolah hanya karena biaya,” tegas Gubernur Mirza sa’at di Konfirmasi oleh awak Media.

    Langkah ini tidak hanya meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata di seluruh penjuru Lampung.

    Pemerintah Provinsi memastikan bahwa dukungan anggaran akan mencakup semua kebutuhan operasional sekolah — mulai dari kegiatan pembelajaran hingga sarana penunjang lainnya.

    Dengan kebijakan ini, Lampung meneguhkan diri sebagai daerah yang berani menaruh pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia.

    📌 Editor: Tim Redaksi RAM NEWS LAMPUNG

  • TK Reva Kid’s Gelar Pelepasan dan Pentas Seni: Siapkan Anak Hebat, Cerdas, dan Berakhlak Menuju Indonesia Emas

    TK Reva Kid’s Gelar Pelepasan dan Pentas Seni: Siapkan Anak Hebat, Cerdas, dan Berakhlak Menuju Indonesia Emas

    Bandar Lampung, Selasa 3 Juni 2025 — TK Reva Kid’s sukses menggelar acara Pelepasan dan Pentas Seni Tahun Pelajaran 2024–2025 dengan tema “Siapkan Anak Hebat, Cerdas, dan Berakhlak Menuju Indonesia Emas.” Kegiatan berlangsung meriah dan penuh makna di Pindang Gajah Resto, menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan anak usia dini.

    Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala TK Reva Kid’s, Ibu Dessy Christianti Andar, S.Pd., Gr., M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kecerdasan, kreativitas, dan akhlak mulia sejak dini.

    “Kami percaya bahwa membentuk generasi unggul harus dimulai dari usia dini. Anak-anak bukan hanya perlu cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak yang baik. Itulah bekal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ibu Dessy dalam pidatonya.

    Kegiatan ini diisi dengan beragam penampilan seni dari para siswa, seperti tarian daerah, pembacaan puisi, Pantun, Hingga Doa dan Hadis, yang menunjukkan perkembangan karakter dan kepercayaan diri anak-anak selama menempuh pendidikan di TK Reva Kid’s.

    Momen pelepasan menjadi puncak acara, ketika Suasana haru turut dirasakan oleh para orang tua yang menyaksikan secara langsung keberhasilan putra-putrinya melewati masa pendidikan usia dini.

    Dukungan dan apresiasi juga datang dari para wali murid yang menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pendidik atas dedikasi dan perhatian penuh dalam mendidik anak-anak.

    Dengan kegiatan ini, TK Reva Kid’s menegaskan peran strategisnya sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang turut andil dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa — generasi yang siap bersaing secara global tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai moral bangsa.

  • Tarif Parkir Motor di PKOR Way Halim Naik Jadi Rp5.000, Diduga Ulah Oknum Liar

    Tarif Parkir Motor di PKOR Way Halim Naik Jadi Rp5.000, Diduga Ulah Oknum Liar

    Bandar Lampung, 31 Mei 2025 — Sejumlah pengunjung yang berolahraga di kawasan PKOR Way Halim pada Sabtu pagi ini mengeluhkan tarif parkir kendaraan roda dua yang tiba-tiba melonjak menjadi Rp5.000 per motor. Kenaikan ini dilakukan oleh petugas parkir yang belum diketahui asal-usul atau afiliasinya.

    Sebelumnya, tarif parkir di kawasan ini diketahui sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil. Kenaikan mendadak ini menimbulkan tanda tanya dan dugaan bahwa ada oknum yang memanfaatkan situasi renovasi area PKOR, yang tengah dipersiapkan menyambut Bhayangkara FC.

    “Saya kaget pas disuruh bayar lima ribu. Biasanya cuma dua ribu. Waktu ditanya, petugasnya cuma bilang itu tarif baru,” ujar Dedi, salah satu pengunjung tetap PKOR.

    Belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola atau instansi terkait soal kebijakan tarif baru ini. Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera menertibkan oknum-oknum yang diduga kuat melakukan pungutan liar (pungli), agar tidak menimbulkan gesekan antara pengunjung dan pihak yang mengaku sebagai petugas parkir.

    Penertiban dinilai penting demi menjaga kenyamanan dan ketertiban, khususnya bagi masyarakat yang rutin menggunakan fasilitas publik ini untuk berolahraga dan bersantai. (*)

  • Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari

    Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari

    Bandar Lampung, 30 Mei 2025 — Museum Lampung “Ruwa Jurai” di Jalan Zainal Arifin Pagar Alam No. 64, Rajabasa, menjadi sorotan publik setelah sejumlah pengunjung mengungkapkan kekecewaannya karena museum tersebut tutup total pada hari libur. Ironisnya, justru pada masa libur ini, jumlah wisatawan dari luar kota bahkan mancanegara meningkat tajam.

    Beberapa pengunjung diketahui datang dari luar kota seperti Riau dan Kalimantan, bahkan ada pula turis asal Jepang yang sudah jauh-jauh hari menjadwalkan kunjungan ke museum kebanggaan Lampung tersebut. Sayangnya, mereka hanya mendapati gerbang tertutup rapat tanpa ada pemberitahuan jelas.

    “Sangat disayangkan. Hari libur seharusnya menjadi momen terbaik bagi museum untuk membuka diri seluas-luasnya kepada masyarakat dan wisatawan,” ujar seorang pengunjung asal Pekanbaru yang merasa kecewa setelah mengetahui museum tutup.

    Keluhan juga datang dari warganet lokal yang menilai penutupan museum di hari libur sebagai bentuk kelalaian dalam pengelolaan aset budaya. “Administrasi perkantoran bolehlah libur, tapi area museum semestinya tetap buka. Justru di hari libur, potensi kunjungan meningkat,” tulis salah satu warga Bandar Lampung.

    Museum Lampung sendiri berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Penutupan di hari libur ini memicu pertanyaan mengenai manajemen operasional dan komitmen terhadap pelayanan publik, khususnya dalam pelestarian dan edukasi budaya daerah.

    Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola museum maupun dinas terkait mengenai alasan penutupan di hari libur. Masyarakat berharap, ke depannya kebijakan operasional museum bisa dievaluasi agar tidak menghambat minat wisata dan edukasi sejarah bagi publik. (Red/Sairin)