Menu

Mode Gelap
10 Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Gunung Raja Jadi Simbol ‘Tutup Mata’ — Keadilan Sosial Hanya Slogan? Ayo Jaga Lampung! Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan Baru Dilantik Kaesang, Veri Ferdinalsyah Langsung ‘Dikepung’ Dukungan! PSI Mesuji Tancap Gas! Ketua DPD PSI Mesuji Hadiri Rakorwil DPW PSI Lampung, Tegaskan Konsolidasi dan Soliditas Partai Ketua DPD Way Kanan Hadiri Rakorwil PSI Lampung, Sekaligus Pelantikan Pengurus oleh Kaesang Pangarep MELEDAK DI BALI! Pelari Polda Lampung Tembus Podium, Kibarkan Nama Daerah di Pentas Nasional!

Bandar Lampung

Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari

badge-check


					Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari Perbesar

Bandar Lampung, 30 Mei 2025 — Museum Lampung “Ruwa Jurai” di Jalan Zainal Arifin Pagar Alam No. 64, Rajabasa, menjadi sorotan publik setelah sejumlah pengunjung mengungkapkan kekecewaannya karena museum tersebut tutup total pada hari libur. Ironisnya, justru pada masa libur ini, jumlah wisatawan dari luar kota bahkan mancanegara meningkat tajam.

Beberapa pengunjung diketahui datang dari luar kota seperti Riau dan Kalimantan, bahkan ada pula turis asal Jepang yang sudah jauh-jauh hari menjadwalkan kunjungan ke museum kebanggaan Lampung tersebut. Sayangnya, mereka hanya mendapati gerbang tertutup rapat tanpa ada pemberitahuan jelas.

“Sangat disayangkan. Hari libur seharusnya menjadi momen terbaik bagi museum untuk membuka diri seluas-luasnya kepada masyarakat dan wisatawan,” ujar seorang pengunjung asal Pekanbaru yang merasa kecewa setelah mengetahui museum tutup.

Keluhan juga datang dari warganet lokal yang menilai penutupan museum di hari libur sebagai bentuk kelalaian dalam pengelolaan aset budaya. “Administrasi perkantoran bolehlah libur, tapi area museum semestinya tetap buka. Justru di hari libur, potensi kunjungan meningkat,” tulis salah satu warga Bandar Lampung.

Museum Lampung sendiri berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Penutupan di hari libur ini memicu pertanyaan mengenai manajemen operasional dan komitmen terhadap pelayanan publik, khususnya dalam pelestarian dan edukasi budaya daerah.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola museum maupun dinas terkait mengenai alasan penutupan di hari libur. Masyarakat berharap, ke depannya kebijakan operasional museum bisa dievaluasi agar tidak menghambat minat wisata dan edukasi sejarah bagi publik. (Red/Sairin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Gunung Raja Jadi Simbol ‘Tutup Mata’ — Keadilan Sosial Hanya Slogan?

21 April 2026 - 15:22 WIB

Ayo Jaga Lampung! Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

21 April 2026 - 14:20 WIB

Baru Dilantik Kaesang, Veri Ferdinalsyah Langsung ‘Dikepung’ Dukungan! PSI Mesuji Tancap Gas!

21 April 2026 - 11:53 WIB

Ketua DPD PSI Mesuji Hadiri Rakorwil DPW PSI Lampung, Tegaskan Konsolidasi dan Soliditas Partai

21 April 2026 - 10:23 WIB

Ketua DPD Way Kanan Hadiri Rakorwil PSI Lampung, Sekaligus Pelantikan Pengurus oleh Kaesang Pangarep

20 April 2026 - 21:22 WIB

Trending di Bandar Lampung