Kategori: Kesehatan

  • Bupati Pesawaran Sambut Kunjungan Duta Besar Palestina, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan

    Bupati Pesawaran Sambut Kunjungan Duta Besar Palestina, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan

    Pesawaran, 7 Mei 2025 — Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Zuhair Alshun, beserta istri, Madam Fatena Alshun, di Kantor Dekranasda Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/5).

    Dalam kunjungan tersebut, Duta Besar Zuhair disambut hangat oleh Bupati Dendi dan Ketua Dekranasda Nanda Indira Bastian. Rombongan diajak meninjau berbagai produk kerajinan khas Pesawaran, mulai dari pernak-pernik hiasan hingga kain sulam jelujur, hasil karya para perajin binaan Dekranasda.

    Sebagai bentuk pertukaran budaya dan persahabatan, Bupati Dendi dan Duta Besar Zuhair turut saling memberikan cinderamata khas daerah dan negara masing-masing.

    Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian misi pendidikan selama tiga hari di Provinsi Lampung. Duta Besar Zuhair hadir bersama sejumlah mahasiswa Palestina yang saat ini tengah menempuh studi di Lampung melalui program beasiswa kerja sama bilateral antara Indonesia dan Palestina.

    Dalam sambutannya, Dr. Zuhair menyampaikan harapannya agar ke depan lebih banyak mahasiswa Palestina dapat melanjutkan pendidikan di Kabupaten Pesawaran, khususnya di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (Instidla).

    Selain ke Pesawaran, Duta Besar Zuhair dijadwalkan melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala daerah di Lampung, termasuk Gubernur Lampung dan Wali Kota Metro. Ia juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Malahayati, IIB Darmajaya, Universitas Muhammadiyah Metro, dan IAIN Metro, guna memperkuat kerja sama di bidang pendidikan.

    Bupati Dendi dalam pernyataannya menyambut baik kunjungan Duta Besar Palestina serta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung penguatan kerja sama internasional, terutama di sektor pendidikan. “Pendidikan adalah pilar penting bagi kemajuan bangsa. Kami siap berkontribusi dalam membangun jejaring kerja sama yang membawa manfaat bagi kedua negara,” ujarnya.

    (Murida)

  • Pendidikan dan Pertanian Jadi Fokus Kunjungan Dubes Palestina ke Lampung

    Pendidikan dan Pertanian Jadi Fokus Kunjungan Dubes Palestina ke Lampung

    Bandar Lampung, 7 Mei 2025 — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan kerja Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Zuhair S.M. Al-Shun, di ruang kerjanya pada Rabu (7/5). Kunjungan ini menitikberatkan pada penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan pertanian.

    Dalam pertemuan tersebut, Dubes Zuhair menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Lampung dan menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan mempererat hubungan bilateral, khususnya melalui program pendidikan dan pengembangan sektor pertanian.

    “Palestina telah menjalin kerja sama pendidikan dengan Universitas Lampung dan UIN Raden Intan Lampung, dan sejumlah mahasiswa kami telah menyelesaikan studinya di sini,” ujar Zuhair. Ia juga menyampaikan harapannya untuk menjalin kolaborasi pertanian, termasuk pengembangan produk pertanian khas Palestina di Lampung.

    Zuhair menegaskan bahwa nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi cinta kasih, persaudaraan, dan kemanusiaan menjadi dasar hubungan erat antara Palestina dan Indonesia. Ia meyakini Indonesia senantiasa menjadi sahabat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan.

    Gubernur Mirza menyambut baik kunjungan ini dan mengungkapkan bahwa Dubes Zuhair merupakan duta besar pertama yang mengunjungi Lampung sejak ia dilantik. “Kami mendukung penuh kerja sama ini. Untuk pendidikan, kami akan upayakan program beasiswa bagi mahasiswa Palestina. Sementara di sektor pertanian, kami akan fasilitasi dengan perusahaan-perusahaan lokal yang memiliki potensi lahan,” ujarnya.

    Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas SDM dan memajukan sektor pertanian.

    Turut hadir dalam pertemuan ini Pj. Sekda Provinsi Lampung M. Firsada, Asisten Administrasi Umum Sulpakar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, Kepala Dinas Kominfotik Achmad Saefulloh, serta Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas.

    (*)

  • Jenguk Bayi Terlantar, Bunda Eva Doakan Tumbuh Jadi Anak yang Kuat

    Jenguk Bayi Terlantar, Bunda Eva Doakan Tumbuh Jadi Anak yang Kuat

    Bandar Lampung, ramnewslampung.com – Warga Kelurahan Bumi Kedamaian digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang tergeletak lemah dan kedinginan di lingkungan mereka, Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang anak yang kemudian melaporkannya kepada warga sekitar.

    Bayi dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 46 sentimeter tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar sudah terpotong. Saat ini, bayi yang kemudian diberi nama Apriansyah oleh pihak rumah sakit tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo.

    Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, langsung turun tangan begitu menerima laporan dari Camat Kedamaian. Ia pun menjenguk sang bayi dan memastikan penanganan medis berjalan baik.

    “Sore tadi Bunda dapat laporan dari Camat Kedamaian. Langsung Bunda minta bayi dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa,” ujar Eva Dwiana saat ditemui di ruang perawatan.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi bayi dinyatakan sehat. Namun untuk memastikan pemulihan total, Apriansyah tetap dirawat di rumah sakit di bawah pengawasan ketat tim medis.

    “Alhamdulillah, adek bayi kondisinya sehat. Saat ini bayi menjadi tanggung jawab pemerintah,” tambahnya.

    Raut sedih tampak jelas di wajah Walikota Eva Dwiana selama kunjungannya. Ia bahkan menyampaikan harapan agar bayi yang belum diketahui asal-usul keluarganya itu dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.

    “Tak bisa berkata-kata Bunda. Sampai sekarang orang tua ataupun keluarganya belum terlacak. Sedih Bunda melihatnya,” tutupnya.(*)

  • Usai Orasi Damai, Aliansi Masyarakat Bandar Lampung Audiensi Bersama Pemkot Bahas Penanganan Banjir

    Usai Orasi Damai, Aliansi Masyarakat Bandar Lampung Audiensi Bersama Pemkot Bahas Penanganan Banjir

    Bandar Lampung, 30 April 2025 — Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Bandar Lampung (AMBL) menggelar aksi damai dan audiensi bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, Rabu (30/4), untuk menyampaikan aspirasi dan mendukung langkah nyata pemerintah dalam penanganan banjir.

    Setelah melakukan orasi di depan Kantor Kelurahan Pesawahan Teluk Betung dan halaman Kantor Wali Kota, massa diterima langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sukarma Wijaya. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan AMBL menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemkot terhadap musibah banjir yang melanda beberapa wilayah kota.

    Koordinator aksi, Yudi Yudhistira, menyampaikan bahwa pihaknya melihat adanya komitmen kuat dari Wali Kota Bandar Lampung dalam memberikan solusi jangka pendek maupun jangka panjang atas permasalahan banjir. “Pemkot telah menjalankan berbagai langkah konkret seperti evakuasi warga terdampak, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur seperti tanggul dan drainase,” jelasnya.

    Yudi juga menyoroti pentingnya menjaga ruang publik dari narasi provokatif yang dapat menciptakan kegaduhan. Ia menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap perlu, namun harus disampaikan secara etis dan berdasarkan data yang akurat. “Kritik adalah bagian dari demokrasi, namun harus bermoral dan membangun. Kita semua punya tanggung jawab menjaga suasana kondusif demi kemajuan kota ini,” katanya.

    Lebih lanjut, AMBL memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung yang dinilai tanggap dan turun langsung ke lapangan dalam menghadapi persoalan masyarakat. “Kami percaya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama dalam menyelesaikan masalah,” tambah Yudi.

    Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengamanan dari Satpol PP dan aparat kepolisian. Aliansi berharap pertemuan ini dapat memperkuat sinergi antara warga dan pemerintah kota dalam membangun Bandar Lampung yang lebih tangguh dan responsif terhadap bencana. (*)

  • Tingkatkan Kompetensi Personel, Satbrimob dan Ditsamapta Polda Lampung Gelar Pelatihan Pengendalian Massa

    Tingkatkan Kompetensi Personel, Satbrimob dan Ditsamapta Polda Lampung Gelar Pelatihan Pengendalian Massa

    Bandar Lampung – Dalam rangka meningkatkan kemampuan teknis dan taktis dalam pengendalian massa, Satuan Brimob dan Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Lampung menggelar pelatihan bersama penggunaan alat pelontar gas air mata (flash ball), Selasa (29/4/2025), di Markas Komando Satbrimob Polda Lampung.

    Pelatihan dibuka dengan arahan oleh Kasubbagrenmin Satbrimob Polda Lampung, AKP Budiman, yang menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menangani unjuk rasa maupun situasi kontinjensi lainnya.

    Sebanyak 20 personel dilibatkan dalam pelatihan, terdiri dari 10 anggota Satbrimob dan 10 anggota Ditsamapta. Mereka dibimbing langsung oleh instruktur Ipda Parlindungan Sitanggang dari Satbrimob dan Aiptu Irfan Firmansyah dari Ditsamapta.

    “Materi pelatihan mencakup pengenalan alat khusus flash ball dan jenis amunisinya, teknik penggunaan yang aman dan efektif, standar operasional prosedur (SOP) dalam situasi operasional, serta perawatan dan pemeliharaan alat,” jelas Kombes Yuni.

    Selain teori, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik lapangan yang menitikberatkan pada jarak tembak, sudut elevasi, dan akurasi penggunaan alat dalam kondisi terkendali.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Lampung dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personel, agar senantiasa sigap dan tanggap dalam mengamankan situasi yang melibatkan massa,” pungkas Yuni.

  • Warga Ketapang Kembali Gelar Gotong Royong di Balai Adat Sungkay

    Warga Ketapang Kembali Gelar Gotong Royong di Balai Adat Sungkay

    Selasa, 29 April 2025 –Warga Ketapang Kecamatan Sungkay Selatan, Lampung Utara, kembali mengadakan kegiatan gotong royong di Balai Adat Sungkay yang berlokasi di Ketapang Kecamatan Sungkay Selatan. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan rumput di sekitar area balai adat, seiring dengan upaya perbaikan fasilitas guna menjaga kelestarian ciri khas adat Lampung Sungkay.

    Sejak pagi hari, masyarakat setempat secara sukarela bergotong royong, membersihkan lingkungan sekitar dan memperbaiki beberapa bagian bangunan yang memerlukan perawatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen warga untuk melestarikan nilai-nilai adat dan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Lampung Sungkay.

    “Kami ingin balai adat ini tetap terjaga dan bisa menjadi pusat kegiatan adat bagi generasi mendatang,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

    Balai Adat Sungkay merupakan simbol penting bagi warga setempat, menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan budaya, musyawarah, dan acara adat lainnya. Dengan perbaikan dan pembersihan yang dilakukan secara bergotong royong, diharapkan balai adat ini semakin representatif dan nyaman untuk digunakan dalam berbagai kegiatan adat ke depan.

    Kegiatan gotong royong ini rencananya akan dilanjutkan secara berkala hingga seluruh proses perbaikan selesai. (*)

  • Guru Asal Belanda Terpikat Padepokan IKS.PI Kera Sakti, Bertekad Membawa Semangat Perguruan ke Negeri Asal

    Guru Asal Belanda Terpikat Padepokan IKS.PI Kera Sakti, Bertekad Membawa Semangat Perguruan ke Negeri Asal

    Caruban, 28 April 2025 —Johanna, seorang guru asal Belanda, datang ke Indonesia untuk mendalami budaya Nusantara, khususnya seni gamelan di Kota Semarang. Namun, dalam perjalanannya menuju Madiun, perhatiannya justru tertarik pada keberadaan Padepokan IKS.PI Kera Sakti di Caruban.

    Niat awalnya yang hanya sekadar berkunjung dan berfoto berubah setelah Johanna memberanikan diri bertanya lebih dalam mengenai Perguruan IKS.PI Kera Sakti. Ia terpesona oleh nilai-nilai keberagaman, filosofi, serta semangat persaudaraan yang hidup di dalam perguruan tersebut. Ketertarikannya begitu kuat, hingga Johanna kini bertekad membawa semangat dan nilai-nilai Perguruan IKS.PI Kera Sakti ke tanah kelahirannya.

    “Saya harap Perguruan IKS.PI Kera Sakti dapat berkembang di negara asal saya,” ungkap Johanna.

    Dalam kunjungannya, Johanna juga berkesempatan bertemu langsung dengan Ketua Umum KRAT. Drs. H. Bambang Sunarja, MA. Beliau menjelaskan bahwa saat ini Perguruan IKS.PI Kera Sakti telah memiliki cabang perwakilan di Belanda. Dengan kedatangan Johanna, diharapkan akan semakin memperkuat dukungan dan memperluas pengembangan IKS.PI Kera Sakti di Eropa, khususnya di Belanda.

    Langkah Johanna menjadi bukti bahwa nilai budaya dan persaudaraan yang diusung Perguruan IKS.PI Kera Sakti mampu melintasi batas negara dan menginspirasi masyarakat dunia. (*)

  • MUBASSIYRAT: Menyusun Roadmap Kepemimpinan Islam Masa Depan

    MUBASSIYRAT: Menyusun Roadmap Kepemimpinan Islam Masa Depan

    JAKARTA – Dalam upaya merancang masa depan peradaban dunia berlandaskan petunjuk ilahi, Majelis GAZA (Gerakan Akhir Zaman) akan menggelar Dialog Terbuka Membahas Kumpulan Mimpi dan Takwilnya (Master Plan Mimpi) pada 1 Mei 2025 mendatang.

    Dialog ini akan berlangsung di Auditorium Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang diasuh oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A.

    Acara ini mengundang partisipasi terbuka bagi masyarakat, khususnya warga Jabodetabek, untuk bersama-sama menggali inspirasi ruhani dari mimpi-mimpi umat yang ditakwil berdasarkan Al-Qur’an, Hadits, dan kaidah tafsir para ulama.

    Membangun Masa Depan Berbasis Petunjuk Ilahi

    Majelis GAZA menargetkan sejumlah tujuan dalam dialog ini, antara lain:

    Mengungkap Master Plan Ilahiyah melalui tafsir mimpi umat.

    Memvalidasi takwil secara kolektif dengan melibatkan ulama, akademisi, dan masyarakat.

    Mengidentifikasi pesan strategis untuk mengantisipasi krisis nasional maupun global.

    Menyatukan visi lintas ormas, pesantren, akademisi, dan pemerintah.

    Membangun kesadaran akan pentingnya wahyu ruhani dalam merancang masa depan.

    Selain itu, beberapa manfaat konkret yang diharapkan lahir dari dialog ini meliputi:

    Validasi kebenaran mimpi dan takwil melalui musyawarah ilmiah dan spiritual.

    Pemetaan krisis serta peluang masa depan umat.

    Penyusunan roadmap peradaban Islam Rahmatan lil ‘Alamin.

    Pembentukan Forum Internasional Mubasyirat sebagai referensi dunia Islam.

    Penegasan posisi strategis Indonesia sebagai poros ruhani dunia.

    Tokoh-Tokoh Nasional Hadir Memeriahkan Dialog

    Sejumlah tokoh terkemuka dijadwalkan menjadi pembicara dalam forum ini, antara lain:

    Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A. – Ketua Umum PBNU 2010–2021, pakar sejarah Islam.

    Prof. Dr. KH. Abdul Wahid Maktub (Gus Wahid) – Dosen President University, mantan Dubes RI untuk Qatar.

    KH. Wahfiudin Sakam, S.E., M.B.A. – Ekonom dan cendekiawan Muslim.

    Moderator: KH. Dr. Imam Addaruqutni, M.A. – Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia.

    Dari Majelis GAZA sendiri akan tampil Drs. Diki Candra Purnama, M.M., dan Ustadz Dede Hikayat.

    Kehadiran Menteri Agama RI, Prof. Nazarudin Umar, M.A., juga masih dalam tahap konfirmasi. Jika hadir, ini akan menjadi momen bersejarah kedua setelah dua dekade lalu beliau berdialog bersama Diki Candra dan Ustadz Yusuf Mansyur dalam program live di Metro TV.

    Gerakan Ruhani Menyambut Campur Tangan Ilahi

    Majelis GAZA menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar forum akademik, melainkan sebuah gerakan ruhani untuk menyambut campur tangan ilahi dalam membimbing masa depan umat manusia.

    Mimpi-mimpi benar dan takwil sahih diyakini sebagai isyarat ilahi yang mengandung arahan strategis untuk menyelamatkan umat di masa penuh tantangan.

    Sebagai kelanjutan, akan disusun Buku Putih Master Plan Ruhani, pembentukan Tim Kecil Mubasyirat, serta rencana penyelenggaraan Forum Tahunan Mubasyirat Dunia. (*)

  • Bunda Eva Siap Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir di Panjang

    Bunda Eva Siap Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir di Panjang

    Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapannya untuk berdialog langsung dengan para pendemo yang menyuarakan aspirasi terkait penanganan banjir di Kecamatan Panjang. Semula, pertemuan direncanakan dengan sembilan perwakilan pendemo, namun Walikota Eva Dwiana kemudian menyetujui permintaan agar seluruh peserta aksi dapat bertemu langsung.

    “Mereka awalnya meminta sembilan orang yang akan menemui Walikota. Bunda Eva sudah siap berdialog. Namun kemudian mereka ingin semuanya bertemu, dan Ibu Walikota juga sudah setuju,” jelas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, pada Senin, 28 April 2025.

    Menurut Nurizki, aksi unjuk rasa tersebut diikuti sekitar 14 orang yang menginginkan solusi konkret atas bencana banjir yang melanda kawasan Panjang beberapa waktu lalu.

    “Hari ini sudah dilakukan mediasi sebanyak empat kali. Tuntutannya tetap sama, yakni ingin berdialog dan bertemu langsung dengan Ibu Walikota terkait penanganan banjir di Panjang,” tambahnya.

    Sementara itu, di lokasi berbeda, Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu juga menggelar aksi damai. Mereka menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan warga Panjang dalam aksi demo terkait banjir di Kampung Bahari serta Kampung Baru Panjang Utara dan Panjang Selatan.

    Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, bersama tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan sikap arogan sejumlah pihak yang mengklaim mewakili warga Panjang.

    “Dengan bahasa yang sangat arogan, tanpa etika dan moral, kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Terlebih yang bersangkutan mengaku sebagai mahasiswa, yang seharusnya bisa mengedepankan sikap santun,” ujar Ryan.

    H. Musabaqoh menambahkan bahwa warga Panjang saat ini sudah cerdas dan tidak mudah terprovokasi.

    “Ini aneh, Walikotanya sudah bekerja, malah dibilang tidak ada tindakan. Warga Panjang tidak pernah ada yang ikut aksi demo. Bahkan mereka mengecam keras ulah oknum-oknum yang menggelar aksi di depan Gedung Pemkot Bandar Lampung,” tegasnya.

    Pemkot Bandar Lampung berkomitmen terus mengambil langkah cepat dan terukur untuk menanggulangi dampak banjir, serta melibatkan semua elemen masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan solusi di lapangan.

    (RAM NEWS LAMPUNG / Redaksi)

  • Warga Panjang Tolak Provokasi Atas Nama Korban Banjir

    Warga Panjang Tolak Provokasi Atas Nama Korban Banjir

    Bandar Lampung – Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu secara tegas menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan warga Panjang dalam polemik penanganan banjir di wilayah Kampung Bahari serta Kampung Baru, Panjang Utara dan Panjang Selatan, Bandar Lampung.

    Aksi penolakan ini disampaikan pada Senin (28/04/2025).

    Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, bersama tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan tindakan oknum-oknum yang mengklaim mewakili suara warga Panjang.

    “Dengan bahasa yang sangat arogan dan tanpa etika serta moral, kami sangat menyesalkan tindakan mereka. Terlebih lagi, ada yang mengaku sebagai mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi sopan santun,” kata Ryan.

    Mereka menilai, aksi demonstrasi di depan pagar Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tidak mencerminkan suara asli warga Panjang. Sebaliknya, masyarakat setempat mengaku berterima kasih atas respons cepat dari Pemkot dalam menangani dan memulihkan dampak banjir bandang yang melanda pada Senin, 21 April 2025 lalu.

    “Kami merasa terbantu dengan kehadiran langsung Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, yang datang meski dalam kondisi hujan lebat. Pemerintah Kota juga mengerahkan camat, TNI-Polri, BPBD, Damkar, dan Satpol PP untuk membantu warga,” ujar Anwar, warga Panjang Utara.

    Anwar menegaskan bahwa tuduhan terhadap Walikota yang dianggap lalai adalah tidak benar dan melukai perasaan warga.
    “Kami warga Panjang merasa tersinggung dan sakit hati atas tudingan yang tidak berdasar itu. Kami menganggap tindakan tersebut sebagai penghinaan terhadap pemimpin yang kami pilih dan hormati,” tambahnya.

    Ia juga menyatakan bahwa warga Panjang mengultimatum pihak-pihak yang mengatasnamakan mereka untuk kepentingan provokasi.
    “Jika hal serupa terjadi lagi, masyarakat Panjang akan bertindak langsung. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Anwar.

    Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu meminta semua pihak untuk tidak memanfaatkan musibah untuk kepentingan pribadi atau politik, dan tetap menjaga persatuan serta solidaritas dalam menghadapi bencana.

    (*)