Menu

Mode Gelap
Darurat Narkoba di Lampung! GRANAT Turun Tangan Putus Rantai Peredaran Kaesang Guncang Lampung! PSI Ledakkan Kekuatan Baru Gajah Lampung Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Titik Terendam Banjir IKS PI Kera Sakti Resmi Jadi Anggota IPSI Tingkat Pusat di Munas XVI Jakarta Wapres Gibran Terima Kunjungan ISAA, Bahas Peluang Atlet Muda Indonesia Berkarier di AS Wakapolda Lampung Ajak PJU Jalan Santai, Perkuat Soliditas dan Kebugaran

Berita

Bunda Eva Siap Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir di Panjang

badge-check


					Bunda Eva Siap Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir di Panjang Perbesar

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapannya untuk berdialog langsung dengan para pendemo yang menyuarakan aspirasi terkait penanganan banjir di Kecamatan Panjang. Semula, pertemuan direncanakan dengan sembilan perwakilan pendemo, namun Walikota Eva Dwiana kemudian menyetujui permintaan agar seluruh peserta aksi dapat bertemu langsung.

“Mereka awalnya meminta sembilan orang yang akan menemui Walikota. Bunda Eva sudah siap berdialog. Namun kemudian mereka ingin semuanya bertemu, dan Ibu Walikota juga sudah setuju,” jelas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, pada Senin, 28 April 2025.

Menurut Nurizki, aksi unjuk rasa tersebut diikuti sekitar 14 orang yang menginginkan solusi konkret atas bencana banjir yang melanda kawasan Panjang beberapa waktu lalu.

“Hari ini sudah dilakukan mediasi sebanyak empat kali. Tuntutannya tetap sama, yakni ingin berdialog dan bertemu langsung dengan Ibu Walikota terkait penanganan banjir di Panjang,” tambahnya.

Sementara itu, di lokasi berbeda, Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu juga menggelar aksi damai. Mereka menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan warga Panjang dalam aksi demo terkait banjir di Kampung Bahari serta Kampung Baru Panjang Utara dan Panjang Selatan.

Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, bersama tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan sikap arogan sejumlah pihak yang mengklaim mewakili warga Panjang.

“Dengan bahasa yang sangat arogan, tanpa etika dan moral, kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Terlebih yang bersangkutan mengaku sebagai mahasiswa, yang seharusnya bisa mengedepankan sikap santun,” ujar Ryan.

H. Musabaqoh menambahkan bahwa warga Panjang saat ini sudah cerdas dan tidak mudah terprovokasi.

“Ini aneh, Walikotanya sudah bekerja, malah dibilang tidak ada tindakan. Warga Panjang tidak pernah ada yang ikut aksi demo. Bahkan mereka mengecam keras ulah oknum-oknum yang menggelar aksi di depan Gedung Pemkot Bandar Lampung,” tegasnya.

Pemkot Bandar Lampung berkomitmen terus mengambil langkah cepat dan terukur untuk menanggulangi dampak banjir, serta melibatkan semua elemen masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan solusi di lapangan.

(RAM NEWS LAMPUNG / Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Darurat Narkoba di Lampung! GRANAT Turun Tangan Putus Rantai Peredaran

17 April 2026 - 15:26 WIB

Kaesang Guncang Lampung! PSI Ledakkan Kekuatan Baru Gajah Lampung

17 April 2026 - 14:06 WIB

Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Titik Terendam Banjir

14 April 2026 - 22:36 WIB

IKS PI Kera Sakti Resmi Jadi Anggota IPSI Tingkat Pusat di Munas XVI Jakarta

11 April 2026 - 19:55 WIB

Wapres Gibran Terima Kunjungan ISAA, Bahas Peluang Atlet Muda Indonesia Berkarier di AS

10 April 2026 - 13:03 WIB

Trending di Berita