Kategori: Way kanan

  • PSI LAMPUNG Selatan Konsolidasi Perkuat Struktur Hingga Desa

    PSI LAMPUNG Selatan Konsolidasi Perkuat Struktur Hingga Desa

    LAMPUNG SELATAN (12 Februari 2026) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung Selatan menggelar rapat konsolidasi besar-besaran bersama 17 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Pondok Rawit, Sidomulyo ini menjadi momentum penguatan struktur partai pasca-Rakernas Makassar.

    ​Ketua DPD PSI Lampung Selatan, Ivan Destianto, mengungkapkan bahwa saat ini pengurus PSI di tingkat kecamatan telah terbentuk 100%. Fokus utama selanjutnya adalah melakukan ekspansi struktur ke tingkat akar rumput.​

    “Kami sangat optimis melihat semangat jajaran pengurus. Target kami selanjutnya adalah membentuk pengurus di 260 desa dan 4 kelurahan di seluruh Lampung Selatan. Dengan kebersamaan dan kerja keras, kami yakin target struktur dan keanggotaan dari DPP dapat terwujud,” ujar Ivan.

    ​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi DPW PSI Lampung, di antaranya Sekretaris DPW Beni Batara, Ketua OKK M. Ivan Afrihansa, dan Ketua Bappilu M. Amin Tohari.

    ​Dalam arahannya, Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, mengapresiasi akselerasi yang dilakukan DPD Lampung Selatan. Ia menekankan bahwa energi PSI saat ini harus melampaui era sebelumnya.

    Membangun partai harus dimulai dengan fondasi struktur yang kokoh di semua tingkatan.

    PSI harus menjadi ujung tombak dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan daerah.

    ​Menyambung hasil Rakernas bertajuk “PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka, Kerja Nyata Untuk Indonesia”, Ketua OKK DPW PSI Lampung, M. Ivan Afrihansa, menegaskan bahwa PSI membuka pintu seluas-luasnya bagi semua kalangan.

    ​”Kami mengajak tokoh politik, masyarakat, agama, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bergabung. Semakin beragam kalangan yang bergabung, maka akan semakin mudah bagi kita untuk membangun struktur hingga ke tingkat paling bawah,” pungkas Ivan Afrihansa.

  • Heboh Penemuan Mayat di Sungai Banjar Negeri, Diduga Kuat Pandra Apriliadi

    Heboh Penemuan Mayat di Sungai Banjar Negeri, Diduga Kuat Pandra Apriliadi

    Natar, 31 Juli 2025 — Warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir sungai pada Kamis pagi (31/7/2025). Pria tersebut mengenakan jaket merah, dan diduga kuat merupakan Pandra Apriliadi (21), pemuda asal Sungkai Utara yang telah dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.

    Sejak pukul 08.00 WIB, sekitar 80 warga yang dipimpin oleh Kepala Dusun, Suratmi, melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Banjar Negeri. Sungai ini membelah dua wilayah, yakni Desa Branti Raya dan Haduyang. Pencarian dipicu oleh meningkatnya atensi publik terhadap kasus hilangnya Pandra yang sempat viral di media sosial dan grup komunitas lokal.

    Sekitar pukul 10.15 WIB, warga menemukan sesosok jenazah pria di tepi sungai dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Desa dan Babinsa untuk diteruskan kepada pihak kepolisian.

    Hingga Kamis siang, jenazah masih berada di lokasi penemuan, menunggu proses evakuasi dan identifikasi resmi oleh pihak kepolisian. Belum ada pernyataan resmi terkait penyebab kematian, waktu kematian, maupun konfirmasi identitas secara forensik.

    Meski demikian, sejumlah warga yang mengenal korban meyakini kuat bahwa mayat tersebut adalah Pandra Apriliadi.

    “Pandara sudah ditemukan, positif ini Pandra. Udah tidak simpang siur lagi, udah,” ujar seorang warga yang turut berada di lokasi penemuan.

    Penemuan mayat ini sontak menjadi viral. Sejumlah foto dan video dari lokasi penemuan tersebar luas di berbagai platform media sosial. Publik pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera memastikan identitas korban dan mengungkap penyebab kematian secara terang-benderang.

    Pihak keluarga korban hingga kini masih menanti kabar resmi dari kepolisian dan berharap agar proses identifikasi dan penyelidikan dapat dilakukan secara terbuka dan tuntas.

    (*)

  • PSI Waykanan Kawal Hak-Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat

    PSI Waykanan Kawal Hak-Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat

    Waykanan, 21 Juli 2025 – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Waykanan menegaskan komitmennya dalam mengawal dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat atas tanah yang telah mereka kelola secara turun-temurun. Di bawah kepemimpinan Nofrika Duris Pratama, yang juga dikenal dengan gelar adat Ratu Ulangan, PSI Waykanan menjadikan isu agraria sebagai prioritas utama perjuangan politik di daerah.

    Nofrika, figur vokal yang selama ini konsisten membela hak-hak tanah masyarakat adat di Waykanan, kembali menarik perhatian publik. Ia sempat ditangkap karena dituduh memprovokasi dalam konflik lahan, namun kemudian dibebaskan karena tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum. Peristiwa itu tidak menghentikan langkah perjuangannya. Bro Nof—sapaan akrabnya di kalangan kader PSI—justru semakin intens menyuarakan aspirasi rakyat hingga ke tingkat nasional.

    Dalam Kongres Nasional PSI di Solo, Bro Nof memanfaatkan momentum untuk menyampaikan langsung konflik agraria yang melibatkan masyarakat adat di Waykanan kepada Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raja Juli Antoni. Konflik ini melibatkan lahan seluas sekitar 4.800 hektare, yang saat ini diklaim oleh PT Paramitra Mulya Langgeng (PML), padahal telah dikelola masyarakat secara adat selama puluhan tahun.

    Pertemuan itu menghasilkan komitmen yang jelas: PSI akan mendorong penyelesaian konflik ini melalui koordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait serta para pemangku kepentingan.

    Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pada Januari 2025 menyampaikan:

    “Hak pengelolaan tanah poros rakyat harus ditegakkan. Negara bertanggung jawab memastikan distribusi tanah tidak menindas rakyat, melainkan berpihak pada keadilan sosial.”

    Senada dengan itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan:

    “Setiap perusahaan pemilik HGU wajib mengalokasikan 20% dari luas lahannya untuk masyarakat sekitar dalam bentuk kebun plasma. Jika tidak, kelebihan lahan akan dikembalikan ke negara untuk redistribusi.”

    Kebijakan ini merupakan bagian dari percepatan Reforma Agraria, yang menargetkan redistribusi jutaan hektare tanah kepada masyarakat, khususnya mereka yang terdampak konflik agraria dan komunitas adat.

    Dasar hukum yang memperkuat perjuangan masyarakat adat meliputi:

    Pasal 33 UUD 1945

    UU No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria

    UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan

    PP No. 18 Tahun 2021

    Putusan MK No. 35/PUU-X/2012: Hutan adat bukan bagian dari hutan negara

    Di Kabupaten Waykanan sendiri, sejumlah kawasan eks-HGU belum dikembalikan kepada masyarakat, meskipun telah lama dikelola secara adat. Program TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) pun belum menjangkau wilayah-wilayah tersebut secara menyeluruh.

    Dalam pernyataan resminya, Nofrika menegaskan:

    “Kami mendesak percepatan pemetaan, pengakuan hak adat, dan pengembalian lahan kepada rakyat. PSI berdiri bersama masyarakat adat, bukan korporasi.”

    Perjuangan masyarakat adat bukan semata soal lahan, melainkan tentang menjaga identitas, keberlanjutan budaya, dan kedaulatan hidup. Di bawah kepemimpinan Nofrika Duris Pratama, PSI Waykanan hadir bukan sekadar sebagai partai politik, tetapi sebagai perisai rakyat dalam menghadapi ketimpangan agraria. (*)

  • Gubernur Lampung Resmi Lantik Ayu Asalasiyah Sebagai Bupati Way Kanan

    Gubernur Lampung Resmi Lantik Ayu Asalasiyah Sebagai Bupati Way Kanan

    BANDARLAMPUNG, 10 Juni 2025 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melantik dan mengambil sumpah jabatan Ayu Asalasiyah sebagai Bupati Way Kanan pada Selasa (10/06/2025) di Balai Keratun Lantai 3, Kantor Gubernur Lampung. Pelantikan ini menjadi tindak lanjut atas wafatnya Bupati Way Kanan sebelumnya dan dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.3-2366 Tahun 2025.

    Ayu Asalasiyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Way Kanan, resmi dilantik untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan. Ayu Asalasiyah dilantik oleh Gubernur Lampung setelah sebelumnya mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

    Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan pesan penting terkait jabatan kepala daerah. “Menjadi kepala daerah bukan hanya soal jabatan dan kehormatan, tetapi juga amanah besar untuk mengabdi dan bekerja sepenuh hati bagi rakyat. Tanggung jawab sebagai Bupati mencakup tugas-tugas penting yang harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan semangat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

    Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Beliau mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan ke depan harus terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Lampung untuk mendukung visi besar Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

    Visi pembangunan tersebut mencakup tiga arah utama:

    1. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
    2. Memperkuat kualitas dan produktivitas sumber daya manusia.
    3. Membangun masyarakat yang beradab, adil, dan berkelanjutan.

    Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Gubernur Mirza juga menyampaikan peran pentingnya dalam mengoordinasikan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan di kabupaten/kota. Beliau juga menekankan pentingnya komunikasi yang aktif antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemerintah Pusat.

    Dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN), Gubernur mengingatkan Bupati Way Kanan untuk tidak terburu-buru dalam melakukan rotasi jabatan. “Lakukan pembinaan yang tepat, ciptakan suasana birokrasi yang harmonis dan produktif,” pesan Gubernur.

    Sebagai bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat, Gubernur Lampung juga menyerahkan surat tugas kepada pejabat pelaksana tugas (Plt.) Ketua Tim Penggerak PKK, Plt. Ketua Dekranasda, dan Plt. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Way Kanan. Gubernur berharap pelaksana tugas tersebut dapat segera menjalankan peran dalam mendukung program kesehatan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta kemajuan ekonomi kreatif di Way Kanan.

    Pelantikan Ayu Asalasiyah ini diharapkan membawa perubahan positif dan kemajuan bagi masyarakat Way Kanan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • IKS PI Kera Sakti Cabang Way Kanan Gelar Pengesahan Warga Baru, Dihadiri Ketua Pengda Lampung

    IKS PI Kera Sakti Cabang Way Kanan Gelar Pengesahan Warga Baru, Dihadiri Ketua Pengda Lampung

    Way Kanan, 12 April 2025 — Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Cabang Way Kanan sukses menyelenggarakan kegiatan Pengesahan Warga Baru pada Sabtu, 12 April 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Cabang Way Kanan, Riyadi, yang turut memberikan sambutan kepada seluruh peserta dan tamu undangan.

    Kegiatan ini mendapatkan kehormatan dengan kehadiran Ketua Pengurus Daerah (Pengda) IKS PI Kera Sakti Provinsi Lampung, Bapak Ferry Styawan, S.IP., S.H., beserta jajaran pengurus Pengda Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengda menyampaikan nasehat dan pesan-pesan penting kepada para warga baru yang telah disahkan sebagai bagian dari keluarga besar IKS PI Kera Sakti.

    Dalam nasehatnya, Bapak Ferry Styawan menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan, kedisiplinan, dan loyalitas terhadap ajaran perguruan, serta menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.

    Usai pelaksanaan prosesi pengesahan dan penyampaian pesan dari Ketua Pengda, acara dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah antara jajaran Pengda Lampung dan para warga IKS PI Kera Sakti Cabang Way Kanan. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarstruktur perguruan demi kemajuan bersama.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen IKS PI Kera Sakti dalam melanjutkan pembinaan kader yang tangguh, beretika, dan setia pada jalan persaudaraan sejati. (*)

  • Dua Oknum TNI Ditahan dan Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Penembakan Anggota Polri di Way Kanan, Lampung

    Dua Oknum TNI Ditahan dan Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Penembakan Anggota Polri di Way Kanan, Lampung

    Lampung — Dua oknum TNI akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan tiga anggota Polri yang terjadi saat penggerebekan sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Kedua oknum tersebut adalah Kopda B dan Peltu YHL, yang saat ini masih ditahan di Markas Denpom Lampung.

    Penetapan tersangka ini disampaikan oleh WS Danpuspom, Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, dalam konferensi pers di Markas Polda Lampung, Selasa (25/3/2025). Mayjen Eka Wijaya Permana menyatakan bahwa kedua oknum tersebut resmi menjadi tersangka setelah sejumlah bukti yang dikumpulkan oleh tim investigasi gabungan.

    Ia mengungkapkan bahwa penetapan tersangka ini terkesan lambat karena adanya perbedaan prosedur antara Polri dan TNI. “Penetapan status tersangka kedua oknum ini sebenarnya sudah sejak 23 Maret 2025,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Mayjen Eka Wijaya Permana menjelaskan bahwa proses penetapan tersangka memerlukan laporan polisi (LP) dan koordinasi dengan Polda Lampung untuk menyelesaikan penyelidikan. “Kami berkoordinasi dengan pihak Polda Lampung agar penyelidikan kami bisa disatukan dan kasus ini menjadi terang serta transparan,” tuturnya.

    Kedua oknum TNI tersebut menyerahkan diri pada 18 dan 19 Maret 2025. Setelah itu, pada 23 Maret, mereka resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kasus ini, pelaku penembakan terhadap tiga anggota Polri adalah Kopda B, yang menggunakan senjata laras panjang jenis FNC yang diduga merupakan senjata rakitan.

  • Terungkap! Isi Percakapan Kapolsek Lusiyanto dengan Peltu Lubis Sebelum Sabung Ayam Digelar

    Terungkap! Isi Percakapan Kapolsek Lusiyanto dengan Peltu Lubis Sebelum Sabung Ayam Digelar

    Way Kanan – Isi percakapan antara Kapolsek Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto, dengan Pembantu Letnan Satu (Peltu) Lubis sebelum penyelenggaraan sabung ayam akhirnya terbongkar. Dalam komunikasi tersebut, Peltu Lubis diduga meminta izin kepada Kapolsek Lusiyanto untuk menggelar arena judi sabung ayam.

    Kapolsek Lusiyanto pun disebut merespons dengan memberikan sinyal persetujuan melalui kode “aman” kepada Peltu Lubis. Percakapan ini semakin memperjelas dugaan keterlibatan aparat dalam aktivitas perjudian yang berujung pada insiden tragis.

    Diketahui, insiden berdarah terjadi pada Senin (17/3/2025) sore di Negara Batin, Way Kanan, saat penggerebekan arena sabung ayam. Tiga anggota kepolisian gugur akibat tertembak dalam operasi tersebut.

    Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto, mengungkapkan bahwa pelaku penembakan diduga merupakan dua oknum anggota TNI. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk mengungkap kronologi serta motif di balik kejadian tragis ini.

    Insiden ini menjadi sorotan publik, terutama terkait dugaan keterlibatan aparat dalam praktik perjudian ilegal serta koordinasi pengamanan yang berujung pada bentrok fatal. (*)

  • Perbaiki Ruas Tajab-Adi Jaya Way Kanan, Gubernur Mirza Minta Pelaku Usaha Ikut Jaga Jalan Tetap Mulus

    Perbaiki Ruas Tajab-Adi Jaya Way Kanan, Gubernur Mirza Minta Pelaku Usaha Ikut Jaga Jalan Tetap Mulus

    KoBANDAR LAMPUNG–Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) bergerak cepat menangani perbaikan ruas jalan Tajab-Adi Jaya, Kabupaten Way Kanan. Perbaikan jalan yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung ini berperan strategis sebagai jalur ekonomi utama.

    Ruas Tajab-Adi Jaya menghubungkan kawasan pertanian, perkebunan, dan industri pangan di Lampung. Gubernur Mirza berharap dengan kondisi jalan yang lebih baik, arus distribusi hasil pertanian dan industri semakin lancar. Sehingga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

    Selain perbaikan, Gubernur Mirza juga mendorong keterlibatan pelaku usaha industri setempat dalam menjaga dan memelihara infrastruktur jalan tersebut. Menurut Gubernur, peran dunia usaha sangat penting agar jalan yang diperbaiki dapat bertahan lebih lama dan terus mendukung aktivitas sosial ekonomi warga.

    “Pemerintah berupaya maksimal memperbaiki infrastruktur jalan demi kesejahteraan masyarakat. Namun, keberlanjutannya juga membutuhkan kepedulian bersama, termasuk para pelaku usaha yang menggunakan jalur ini untuk kegiatan ekonomi mereka,” ujar Gubernur Mirza di Bandar Lampung, Rabu (19/3/2025).

    Langkah cepat ini mendapat respons positif dari masyarakat dan para pelaku usaha di Way Kanan. Mereka berharap perbaikan jalan ini dapat meningkatkan kelancaran mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Suasana Haru Pemakaman Briptu Anumerta Ghalib yang Gugur Saat Bertugas

    Suasana Haru Pemakaman Briptu Anumerta Ghalib yang Gugur Saat Bertugas

    Lampung – Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta, salah satu dari tiga anggota Polri yang gugur dalam tugas saat penggerebekan judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung, telah dimakamkan dengan prosesi kedinasan yang penuh haru.

    Upacara pemakaman berlangsung khidmat dengan diawali tembakan salvo ke udara sebagai penghormatan terakhir. Wakapolda Lampung, Brigjen Ahmad Ramadhan, memimpin langsung prosesi tersebut di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Way Kandis. Jenazah Briptu (Anumerta) Ghalib dimakamkan di samping makam ayahnya yang baru berpulang sebulan lalu.

    Dalam sambutannya, Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya tiga anggota Polres Way Kanan dalam tugas di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, pada Senin (17/3/2025) sore.

    “Semoga amal ibadah almarhum Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta diterima di sisi Allah SWT serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung menyampaikan bahwa sebagai bentuk penghargaan, ketiga anggota Polri yang gugur diberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

    “Bapak Kapolri memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketiga anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas,” ungkapnya pada Selasa (18/3/2025).

    Adapun kenaikan pangkat anumerta diberikan kepada Iptu Lusiyanto menjadi AKP (Anumerta) Lusiyanto, Bripka Petrus menjadi Aipda (Anumerta) Petrus, dan Bripda Ghalib menjadi Briptu (Anumerta) Ghalib.

    Karo Watpers SSDM Polri Brigjen Pol. Dr. Budhi Herdi Susianto S.H., S.I.K., M.Si., CHRMP turut hadir dipemakaman dan menyerahkan langsung Kep Gugur dan Kep KPLB Anumerta.

    Prosesi pemakaman ini menjadi momen haru bagi keluarga, kerabat, dan rekan-rekan sejawat yang turut dihadir untuk memberikan penghormatan terakhir bagi almarhum.(*)

  • Polri Anugerahi Penghargaan Anumerta untuk Tiga Anggota Polda Lampung yang gugur

    Polri Anugerahi Penghargaan Anumerta untuk Tiga Anggota Polda Lampung yang gugur

    LAMPUNG – Tiga anggota Polda Lampung yang gugur saat menjalankan tugas dalam penggerebekan judi sabung ayam di Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta (KPLBA) dari Polri.

    Mereka dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kapolri resmi menetapkan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada AKP (Anumerta) Lusiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Negara Batin, serta Aiptu (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Gatra, yang bertugas di Polsek Negara Batin.

    Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor Kep/500/III/2025 tanggal 18 Maret 2025.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga anggota terbaik Polda Lampung dalam menjalankan tugas negara.

    “Mereka adalah prajurit terbaik yang telah mengorbankan nyawa demi menegakkan hukum. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan tertinggi dari Polri atas jasa-jasa mereka,” ujarnya, Selasa (18/3/2025).

    Lebih lanjut, Kombes Pol Yuni menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menindak tegas segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polda Lampung.

    “Kami tidak akan mundur dalam memberantas tindak pidana perjudian yang meresahkan masyarakat. Kami juga akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab mendapatkan hukuman sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

    Selain itu, Kombes Pol Yuni menyampaikan bahwa Polda Lampung akan memberikan perhatian khusus kepada keluarga para anggota yang gugur.

    “Kami akan memastikan hak-hak keluarga yang ditinggalkan terpenuhi, serta memberikan pendampingan dan dukungan moral sebagai bentuk penghormatan atas jasa para almarhum,” kata Yuni.

    Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Dukungan dari masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan kejahatan. Kami mengimbau agar masyarakat segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas perjudian atau kejahatan lainnya di lingkungan mereka,” pungkasnya.

    Penghargaan anumerta dan kenaikan pangkat ini menjadi bukti bahwa pengorbanan anggota Polri dalam menjalankan tugas tidak akan pernah dilupakan.

    Polda Lampung berkomitmen untuk terus menegakkan hukum dan menjaga keamanan demi terciptanya lingkungan yang kondusif bagi seluruh masyarakat.(*)