Kategori: Bandar Lampung

  • H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meskipun terjadi lonjakan signifikan pemudik dari Pulau Jawa.

    Berdasarkan pemantauan dalam Operasi Ketupat Krakatau, tercatat lebih dari 100 ribu orang memasuki wilayah Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.

    Lonjakan terjadi sejak Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

    Sebaliknya, arus dari Sumatera ke Jawa tercatat jauh lebih rendah, yakni 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan.

    Di tengah tingginya arus mudik tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.

    Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan tersebut, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan guna memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
    “Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” ujarnya.

    Ia menegaskan, lonjakan arus mudik pada H-3 Lebaran masih dalam kendali petugas di lapangan.

    “Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” tambahnya.

    Selain di Pelabuhan Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk ke Lampung.

    Sementara itu, jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat sebanyak 2.871 penumpang datang dan 2.019 penumpang berangkat.

    Yuni memastikan hingga saat ini tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan arus mudik.
    “Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.
    “Kami mengingatkan pemudik agar tetap mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

    Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.

  • Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan Wartawan RAM News Lampung Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

    Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan Wartawan RAM News Lampung Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

    Lampung — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Direksi PT. Generasi Media Cemerlang bersama seluruh jajaran wartawan RAM NEWS LAMPUNG menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim.

    Pimpinan Redaksi RAM NEWS LAMPUNG, Sairin, menyampaikan bahwa momen Idul Fitri merupakan waktu yang penuh makna untuk mempererat tali silaturahmi serta saling memaafkan setelah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

    “Kami segenap Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan wartawan RAM News Lampung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Sairin.

    Ia juga berharap, momentum Idul Fitri ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

    RAM NEWS LAMPUNG berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang aktual, terpercaya, dan membangun demi kemajuan daerah dan bangsa.

  • SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Isbat yang digelar pada Jumat (20/3/2026) di Jakarta. Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar serta dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli falak, dan instansi terkait.

    Dalam keterangan resminya, Menteri Agama menyampaikan bahwa hasil pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia menunjukkan posisi bulan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal. Oleh karena itu, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    “Berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab, serta karena hilal belum memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar.

    Sidang Isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

    Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Lebaran dengan penuh kebersamaan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

  • Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Lampung Selatan, 17 Maret 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni dan Rest Area KM 20B, Selasa (17/3/2026).

    Kunjungan tersebut disambut oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri melakukan pemantauan arus lalu lintas melalui jalur udara dari Jakarta–Merak hingga Bakauheni. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas relatif lancar, meskipun antrean kendaraan mulai terlihat di wilayah Merak.

    Wakapolri mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Polda Lampung dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Aplikasi Siger Lampung Presisi, yang mampu menyajikan data lalu lintas secara real-time dengan sistem pembagian zona hijau, kuning, dan merah. Selain itu, penerapan buffer zone di sejumlah rest area dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan.

    Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, Polda Lampung juga telah menyiapkan manajemen distribusi kendaraan melalui empat pelabuhan, yakni ASDP, SMA, BPJ, dan WIKA, serta pengaturan empat jalur utama meliputi jalur Barat, Tengah, Tol, dan Timur.

    Tak hanya itu, kesiapsiagaan kontingensi turut diperkuat dengan menyiagakan 16 kapal serta 320 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

    Pengamanan arus mudik juga diperkuat melalui pengawalan kendaraan, kesiapan pos pengamanan (Pos PAM), pos pelayanan (Pos YAN), pos terpadu, command center, hingga layanan darurat bagi masyarakat.

    Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 serta 28–29 Maret 2026.

    Secara nasional, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melibatkan sebanyak 161.243 personel dengan dukungan lebih dari 2.700 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

    Wakapolri menilai kesiapan yang dilakukan Polda Lampung tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

  • Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Pesawaran – Gerak cepat kembali ditunjukkan jajaran Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Polda Lampung dalam mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (12/03/2026).

    Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, petugas berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang warga setempat.

    Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Panit II Reskrim Polsek Gedong Tataan, AIPDA Andhika Ramadhona, S.IP., bersama personel Tekab 308 Presisi setelah menerima laporan masyarakat terkait peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu korban berinisial M. (39) berpapasan dengan pelaku F. (41) di wilayah Desa Negeri Katon.

    Pertemuan keduanya kemudian memicu cekcok mulut yang diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi. Dalam kondisi emosi, pelaku turun dari sepeda motor dan mengambil senjata tajam jenis arit/sabit yang dibawanya.

    Pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan luka robek pada bagian lengan kiri.

    Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melerai keduanya. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tenaga kesehatan di wilayah setempat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gedong Tataan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan langsung bergerak melakukan penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku.

    Dipimpin oleh AIPDA Andhika Ramadhona, petugas berhasil memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kediamannya di wilayah Desa Negeri Katon.

    Tanpa menunggu lama, petugas segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku berinisial F. (41) tanpa perlawanan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah arit/sabit.

    Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah arit/sabit bergagang kayu berwarna cokelat serta satu potong kaos berwarna cokelat, sebelum membawa pelaku ke Polsek Gedong Tataan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

    “Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolsek.
    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang Penganiayaan.

    Pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di tengah momentum bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

  • 🔥 “Uang Disetor, Umroh Tak Berangkat! GRIB Jaya Laporkan Akbar Bintang Putranto ke Polisi”

    🔥 “Uang Disetor, Umroh Tak Berangkat! GRIB Jaya Laporkan Akbar Bintang Putranto ke Polisi”

    Bandar Lampung – Dugaan penipuan terkait pemberangkatan ibadah umroh dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lampung Selatan melalui kuasa hukumnya, Rustamaji, melaporkan seseorang bernama Akbar Bintang Putranto atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan.

    Laporan tersebut dibuat pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 15.38 WIB di Polresta Bandar Lampung.
    Hal ini tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan (STTL) Nomor: LP/B/405/III/2026/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG.
    Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan diduga terjadi pada Kamis (12/3/2026) di Jalan Teluk Ambon, Kelurahan Pidada Panjang, Kota Bandar Lampung.

    Pelapor menyebutkan bahwa terlapor diduga tidak memberangkatkan pelapor untuk melaksanakan ibadah umroh, meskipun pelapor telah menyerahkan sejumlah uang kepada terlapor sebagai biaya keberangkatan.

    Namun hingga waktu yang telah dijanjikan, keberangkatan ibadah umroh tersebut tidak juga terealisasi. Ketika pelapor meminta agar dana yang telah diberikan dikembalikan, terlapor diduga tidak mengembalikannya.

    Atas kejadian tersebut, pihak pelapor akhirnya menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke Polresta Bandar Lampung agar perkara ini dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • DPW PSI Lampung Berbagi Takjil dan Gelar Ramah Tamah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    DPW PSI Lampung Berbagi Takjil dan Gelar Ramah Tamah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    Bandar Lampung, Sabtu 7 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (7/3/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPW PSI Lampung tersebut dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama seluruh pengurus partai.

    Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian, didampingi Sekretaris DPW PSI Beni Batara, S.M, serta diikuti oleh seluruh jajaran pengurus DPW PSI Lampung.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sis Azitriaz Tiza, yang merupakan Ketua DPW PSI Lampung periode 2022–2025.

    Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan PSI dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar pengurus dan kader PSI,” ujarnya.

    Setelah kegiatan pembagian takjil, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh pengurus DPW PSI Lampung dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan sebagai wujud kepedulian sosial Partai Solidaritas Indonesia kepada masyarakat.

  • Tunjukkan Keseriusan, Bustami Datangi DPW PSI Lampung Usai Sowan ke Solo

    Tunjukkan Keseriusan, Bustami Datangi DPW PSI Lampung Usai Sowan ke Solo

    Lampung — Keseriusan untuk bergabung dan membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditunjukkan Bustami dengan mengunjungi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung, Kamis (5/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Bustami melakukan sowan ke Solo sebagai bagian dari komunikasi politiknya.

    Sebagai seorang senator yang secara undang-undang dibatasi untuk tidak menjadi pengurus partai politik, Bustami menegaskan bahwa dirinya bergabung dengan PSI sebagai kader.

    Ia menyampaikan komitmennya untuk turut membesarkan PSI, khususnya di Provinsi Lampung.

    “Dengan pengalaman saya di eksekutif maupun sebagai senator, saya berkomitmen kuat untuk membesarkan PSI Lampung. Target kita jelas, setiap daerah pemilihan (dapil) harus ada kader PSI yang terpilih,” ujar Bustami.

    Pernyataan tersebut disampaikan Bustami di sela-sela keberangkatannya mengikuti Safari Ramadan DPW PSI yang berlokasi di DPD PSI Way Kanan. Momentum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan struktur partai di tingkat daerah.

    Dalam kunjungannya ke DPW PSI Lampung, Bustami diterima langsung oleh Ketua DPW, Sekretaris DPW, serta jajaran pengurus wilayah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.

    Dalam obrolan santai namun sarat makna itu, selain membahas target politik ke depan, Bustami juga berbagi pengalaman panjangnya di dunia pemerintahan dan legislatif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi jajaran pengurus DPW PSI Lampung untuk semakin solid dan progresif dalam membangun kekuatan partai.

    Kehadiran Bustami dinilai menjadi energi baru bagi PSI Lampung dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan, dengan tekad memperluas basis dukungan dan memperkuat kaderisasi di setiap dapil.

  • Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan

    Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan

    LAMPUNG – Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung sekaligus Wakil Ketua I ICMI Wilayah Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan sosial dalam membangun bangsa, khususnya di Bulan Suci Ramadhan. (Minggu 22 Februari 2026)

    Menurutnya, silaturahmi tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta ketahanan masyarakat di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin individualistis.

    “Ramadhan merupakan momentum untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan sosial. Silaturahmi menjadi sarana penting untuk menumbuhkan empati, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga,” ujar Tony Eka Candra dalam keterangannya.

    Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa menyambung tali silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Hal tersebut, kata dia, menegaskan bahwa kesalehan ritual harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial.

    Peran Silaturahmi dalam P4GN
    Lebih lanjut, Tony menekankan bahwa silaturahmi juga memiliki peran penting dalam mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). Melalui komunikasi yang baik dan keterlibatan semua elemen masyarakat, upaya pencegahan narkoba dapat dilakukan secara lebih efektif.

    “Penyalahguna dan pecandu narkoba harus dipandang sebagai korban yang perlu diselamatkan melalui rehabilitasi, bukan semata-mata sebagai pelaku kejahatan. Yang harus diberantas adalah produsen, sindikat, bandar, dan pengedar narkoba,” tegasnya.

    Ia menyebut narkoba sebagai ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa karena dapat merusak tatanan keluarga serta kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan pengawasan lingkungan.

    Dorong Terwujudnya Indonesia BERSINAR
    Tony mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia BERSINAR (Bersih dari Narkoba).

    “Dengan silaturahmi yang kuat, masyarakat akan lebih peduli, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat,” ujarnya.

    Ia berharap, melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh di Bulan Suci Ramadhan, bangsa Indonesia dapat semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

    “Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
    (*)

  • Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

    Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

    Bandar Lampung, Minggu, 21 Desember 2025 — Warga masyarakat Perumahan Persada 4 Lingkungan II RT 007 RW 000, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan gotong royong pada Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan rumput liar serta perbaikan jalan lingkungan yang terdampak genangan air.

    Gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya bersama memperbaiki akses jalan yang selama ini sering tergenang air, terutama saat musim hujan.

    Tokoh warga setempat, Bapak Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan hasil kesepakatan bersama warga demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.“Gotong royong ini kami lakukan untuk membersihkan rumput dan memperbaiki jalan agar tidak lagi tergenang air, sehingga aktivitas warga dapat berjalan dengan lancar,” ujar Ismail.

    Sementara itu, warga lainnya, Burhan, mengapresiasi kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut.“Dengan adanya gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan demi kenyamanan bersama,” ungkap Burhan.

    Melalui kegiatan gotong royong ini, warga Persada 4 berharap lingkungan tempat tinggal mereka semakin tertata, bersih, dan terhindar dari genangan air yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.