Menu

Mode Gelap
HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik Regenerasi Tokoh Adat Diperkuat, Masyarakat Adat Gunom Ragom Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026 Ketua DPW PSI Lampung Sambut Kedatangan Kaesang Pangarep di Bandara Raden Intan, Siap Sukseskan Rakorda PSI dan Agenda Jokowi di Lampung POLISI BISA NGAKAK! Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy Polda Lampung Gagalkan Peredaran Narkoba Rp235 Miliar, 179,5 Kg Sabu Disita, 948 Ribu Jiwa Terselamatkan Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

Berita

Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan

badge-check


					Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan Perbesar

LAMPUNG – Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung sekaligus Wakil Ketua I ICMI Wilayah Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan sosial dalam membangun bangsa, khususnya di Bulan Suci Ramadhan. (Minggu 22 Februari 2026)

Menurutnya, silaturahmi tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta ketahanan masyarakat di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin individualistis.

“Ramadhan merupakan momentum untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan sosial. Silaturahmi menjadi sarana penting untuk menumbuhkan empati, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga,” ujar Tony Eka Candra dalam keterangannya.

Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa menyambung tali silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Hal tersebut, kata dia, menegaskan bahwa kesalehan ritual harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial.

Peran Silaturahmi dalam P4GN
Lebih lanjut, Tony menekankan bahwa silaturahmi juga memiliki peran penting dalam mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). Melalui komunikasi yang baik dan keterlibatan semua elemen masyarakat, upaya pencegahan narkoba dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Penyalahguna dan pecandu narkoba harus dipandang sebagai korban yang perlu diselamatkan melalui rehabilitasi, bukan semata-mata sebagai pelaku kejahatan. Yang harus diberantas adalah produsen, sindikat, bandar, dan pengedar narkoba,” tegasnya.

Ia menyebut narkoba sebagai ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa karena dapat merusak tatanan keluarga serta kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan pengawasan lingkungan.

Dorong Terwujudnya Indonesia BERSINAR
Tony mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia BERSINAR (Bersih dari Narkoba).

“Dengan silaturahmi yang kuat, masyarakat akan lebih peduli, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat,” ujarnya.

Ia berharap, melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh di Bulan Suci Ramadhan, bangsa Indonesia dapat semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik

11 Juli 2026 - 14:41 WIB

Regenerasi Tokoh Adat Diperkuat, Masyarakat Adat Gunom Ragom Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026

4 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ketua DPW PSI Lampung Sambut Kedatangan Kaesang Pangarep di Bandara Raden Intan, Siap Sukseskan Rakorda PSI dan Agenda Jokowi di Lampung

25 Juni 2026 - 20:15 WIB

POLISI BISA NGAKAK! Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy

24 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polda Lampung Gagalkan Peredaran Narkoba Rp235 Miliar, 179,5 Kg Sabu Disita, 948 Ribu Jiwa Terselamatkan

20 Juni 2026 - 13:22 WIB

Trending di Bandar Lampung