Kategori: Pemerintah

  • HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik

    HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik

    PESAWARAN | RAM NEWS LAMPUNG – Komunitas Wartawan Pesawaran (KOWAPI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 dengan menggelar syukuran di Sekretariat KOWAPI, Jalan Ahmad Yani, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (11/7/2026).

    Dalam momentum tersebut, Ketua KOWAPI Kabupaten Pesawaran, Dahron Sungkai, mengajak seluruh insan pers, khususnya anggota KOWAPI, untuk terus menjalankan profesi jurnalistik secara proporsional, profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

    Menurut Dahron, pers memiliki peran strategis sebagai mitra masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta memberikan edukasi kepada publik.

    «”Kita harus mampu menyeimbangkan fungsi kontrol sosial dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku. Profesionalisme bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menyajikan fakta yang akurat, berimbang, dan tidak merugikan pihak lain. Jangan sampai tugas mulia kita justru menimbulkan perselisihan yang tidak perlu di tengah masyarakat,” tegas Dahron Sungkai.»

    Ia menambahkan, KOWAPI diharapkan terus menjadi wadah pemersatu para wartawan di Kabupaten Pesawaran, sekaligus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pembangunan.

    “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi anggota agar kualitas pemberitaan semakin baik, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, peringatan HUT ke-7 KOWAPI juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa di sekitar lokasi kegiatan. Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata komitmen organisasi untuk hadir dan berbagi kepada masyarakat.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesawaran mewakili Bupati Pesawaran, perwakilan Polres Pesawaran yang diwakili IPDA Bambang Bagus, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKW-KP) Feri Darmawan, Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Ketua Umum LSM Galak Provinsi Lampung, serta perwakilan organisasi wartawan dan lembaga swadaya masyarakat lainnya.

    Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KOWAPI Provinsi Lampung, H. Hasan Nage, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota KOWAPI Kabupaten Pesawaran atas dedikasi mereka dalam membesarkan organisasi.

    “Terima kasih kepada Ketua KOWAPI Kabupaten Pesawaran yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Organisasi ini terus tumbuh dan berkembang berkat kerja sama serta semangat kekeluargaan yang terus dijaga,” ujar Hasan Nage.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik organisasi dan integritas profesi wartawan.

    “KOWAPI harus menjadi rumah yang nyaman bagi para awak media sekaligus menjadi mitra terpercaya dalam pembangunan daerah. Mari kita jaga persatuan, tingkatkan kompetensi, serta selalu berpegang pada prinsip kebenaran dan keadilan dalam setiap karya jurnalistik,” pungkasnya.

    Rangkaian peringatan HUT ke-7 KOWAPI berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi selama tujuh tahun mengabdi bagi dunia jurnalistik di Kabupaten Pesawaran.

     

    (Redaksi RAM NEWS LAMPUNG)

  • Regenerasi Tokoh Adat Diperkuat, Masyarakat Adat Gunom Ragom Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026

    Regenerasi Tokoh Adat Diperkuat, Masyarakat Adat Gunom Ragom Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026

    Bandar Lampung – Masyarakat Adat Gunom Ragom Marga Sungkai Bunga Mayang kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus menyiapkan regenerasi pemangku adat melalui penyelenggaraan Diklat Adat Titi Puranti Begawi Marga Bunga Mayang Sungkai Tahun 2026.

    Kegiatan bertema “Melalui Diklat Adat, Kita Mengenal Budaya sebagai Kearifan Lokal dan Jati Diri Masyarakat Lampung” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (4–5 Juli 2026), di Aula SMTI Bandar Lampung dan diikuti 40 peserta yang berasal dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara, serta berbagai tiuh di wilayah Sungkai Bunga Mayang.

    Diklat tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami tata cara pelaksanaan Begawi secara utuh, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya dan identitas masyarakat Lampung di tengah derasnya arus modernisasi.

    Mewakili Gubernur Lampung, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi Masyarakat Adat Gunom Ragom dalam menjaga warisan budaya leluhur.

    “Pelestarian adat merupakan investasi peradaban yang nilainya tidak dapat diukur dengan materi. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, menjaga adat adalah keputusan yang tepat. Kemajuan tidak boleh membuat kita melupakan akar budaya,” ujarnya.

    Tony menegaskan bahwa adat bukan sekadar simbol berupa pakaian adat, gelar, maupun prosesi seremonial, tetapi merupakan pedoman hidup masyarakat Lampung yang diwariskan turun-temurun.

    Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan investasi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan falsafah Piil Pesenggiri.

    “Nilai-nilai seperti Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, Sakai Sambayan, dan Juluk Adok harus terus diwariskan kepada generasi muda. Budaya bukan penghambat kemajuan, justru menjadi fondasi untuk membangun Lampung yang maju tanpa kehilangan jati dirinya,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Masyarakat Adat Gunom Ragom Marga Bunga Mayang Sungkai, Ansori DJausal, mengatakan penyelenggaraan diklat merupakan langkah strategis dalam menyiapkan kader-kader adat sebagai penerus para penyimbang dan tokoh adat yang kini sebagian besar telah memasuki usia lanjut.

    Menurutnya, kebutuhan regenerasi semakin mendesak seiring meningkatnya minat masyarakat melaksanakan prosesi Begawi, sementara jumlah tokoh adat yang memahami tata cara pelaksanaannya masih sangat terbatas.

    “Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan regenerasi. Banyak tokoh adat kita yang sudah sepuh. Jika tidak dipersiapkan sejak sekarang, dikhawatirkan akan terjadi kekosongan. Kami ingin melahirkan kader-kader muda yang mampu melanjutkan peran para tokoh adat dalam setiap pelaksanaan Begawi,” ujar Ansori.

    Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini pelaksanaan adat kerap menghadapi kendala ketika beberapa kegiatan berlangsung pada waktu yang bersamaan.

    “Sering kali pelaksanaan adat bergantung pada beberapa figur saja. Ketika mereka berhalangan hadir atau terdapat dua acara bersamaan, prosesi adat menjadi terhambat. Melalui diklat ini kami ingin memperbanyak tokoh adat yang memahami pakem Begawi sehingga pelaksanaan adat dapat terus berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Ketua Panitia, Jan Roma, SE., MM., bergelar Sultan Raja Hukum, menjelaskan bahwa diklat tahun ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2011.

    Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai upaya memperkuat regenerasi dan meningkatkan kompetensi para pelaku adat.

    “Diklat pertama dilaksanakan pada tahun 2011. Kini kami kembali menyelenggarakannya karena sebagian besar peserta angkatan pertama telah memasuki usia lanjut. Regenerasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda agar estafet kepemimpinan adat tetap berjalan,” katanya.

    Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat dalam melaksanakan prosesi Begawi harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memahami tata cara adat secara benar.

    “Jangan sampai tradisi yang masih hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat justru terkendala karena kekurangan tokoh adat. Melalui diklat ini kami berharap lahir generasi penerus yang mampu menjaga kelestarian adat Lampung sekaligus meneruskan nilai-nilai luhur Piil Pesenggiri kepada generasi berikutnya,” tutup Jan Roma.

    Melalui penyelenggaraan Diklat Adat Titi Puranti Begawi 2026, Masyarakat Adat Gunom Ragom menegaskan komitmennya untuk memastikan warisan budaya Lampung tetap lestari, relevan dengan perkembangan zaman, serta terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Lampung.

  • Ketua DPW PSI Lampung Sambut Kedatangan Kaesang Pangarep di Bandara Raden Intan, Siap Sukseskan Rakorda PSI dan Agenda Jokowi di Lampung

    Ketua DPW PSI Lampung Sambut Kedatangan Kaesang Pangarep di Bandara Raden Intan, Siap Sukseskan Rakorda PSI dan Agenda Jokowi di Lampung

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung, Achmad Ridho Julian, bersama jajaran pengurus DPW PSI Lampung melaksanakan penjemputan Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, beserta rombongan di Bandara Raden Intan II, Lampung, pada Kamis (25/6/2026).

    Penyambutan berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Dr. R. Benny Kisworo, S.E., M.M., Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), bersama jajaran pengurus pusat dan daerah untuk menyambut kedatangan Ketua Umum DPP PSI beserta rombongan di Provinsi Lampung.

    Kedatangan Kaesang Pangarep merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Lampung yang akan dilaksanakan pada 26–28 Juni 2026. Selama tiga hari, Rakorda akan menjadi forum konsolidasi dan penguatan organisasi guna mempererat sinergi antara pengurus pusat, wilayah, dan daerah.

    Selain mengikuti Rakorda, jajaran pengurus PSI dijadwalkan mendampingi Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang akan berada di Lampung selama tiga hari untuk menyapa masyarakat melalui sejumlah agenda yang telah dipersiapkan.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus telah siap menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen PSI dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat Lampung.

    “Kami menyambut dengan penuh antusias kedatangan Ketua Umum DPP PSI, Mas Kaesang Pangarep, beserta jajaran DPP. Rakorda ini diharapkan semakin memperkuat soliditas kader PSI di Lampung, sekaligus mendukung seluruh agenda kunjungan Presiden ke-7 RI, Bapak Joko Widodo, agar berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Achmad Ridho Julian.

    Melalui Rakorda dan rangkaian kegiatan tersebut, PSI Lampung berharap dapat memperkuat koordinasi organisasi, meningkatkan semangat kader, serta menghadirkan politik yang dekat dengan rakyat dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.

  • POLISI BISA NGAKAK! Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy

    POLISI BISA NGAKAK! Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Lampung menghadirkan kegiatan unik dan penuh hiburan melalui Lomba Stand Up Comedy yang diikuti personel Polri dari berbagai satuan kerja dan satuan wilayah jajaran Polda Lampung.

    Kegiatan yang berlangsung di Aula Polda Lampung pada Senin (22/6/2026) tersebut sukses menghadirkan suasana penuh gelak tawa. Para peserta yang sehari-hari dikenal tegas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kali ini tampil berbeda dengan menunjukkan kemampuan mereka dalam dunia komedi.

    Berbagai materi lucu dan menghibur disuguhkan para peserta, mulai dari kisah kehidupan sehari-hari, pengalaman saat bertugas, dinamika pelayanan masyarakat, hingga pesan-pesan kamtibmas yang dikemas secara kreatif dan ringan sehingga mudah diterima oleh masyarakat.

    Setelah melalui proses penilaian ketat dari dewan juri yang mempertimbangkan kesesuaian tema, teknik penyampaian, serta orisinalitas materi, akhirnya terpilih para pemenang lomba Stand Up Comedy Hari Bhayangkara ke-80, yakni:

    🏆 Juara 1: Aiptu Badar Johan (Polres Tulang Bawang Barat)

    🥈 Juara 2: Bripka Heru SW (Polres Lampung Barat)

    🥉 Juara 3: Ipda Rahmat Basuki (Polres Pringsewu)

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengapresiasi tinggi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba ini menjadi bukti bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga memiliki sisi humanis dan kreatif.

    “Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kreativitas para personel dalam Lomba Stand Up Comedy Hari Bhayangkara ke-80 ini. Melalui media komedi, kita dapat melihat sisi lain anggota Polri yang lebih dekat dengan masyarakat, humanis, serta mampu menyampaikan pesan-pesan positif dengan cara yang menghibur,” ujar Yuni.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang unjuk bakat, namun juga sarana mempererat kebersamaan antaranggota, mengurangi kejenuhan di tengah padatnya tugas pelayanan, sekaligus membangun harmonisasi di lingkungan kerja.

    “Pesan-pesan kamtibmas yang dibalut dengan komedi sering kali lebih mudah diterima masyarakat. Ini menjadi salah satu cara kreatif Polri untuk terus hadir dan dekat dengan masyarakat,” tambahnya.

    Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang akan menerima piala dan uang pembinaan yang akan diserahkan secara resmi pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan digelar pada 1 Juli 2026 mendatang.

    Melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap semangat kebersamaan antarpersonel semakin kuat serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan semakin dicintai masyarakat.

  • Polda Lampung Gagalkan Peredaran Narkoba Rp235 Miliar, 179,5 Kg Sabu Disita, 948 Ribu Jiwa Terselamatkan

    Polda Lampung Gagalkan Peredaran Narkoba Rp235 Miliar, 179,5 Kg Sabu Disita, 948 Ribu Jiwa Terselamatkan

    LAMPUNG SELATAN | RAM NEWS LAMPUNG – Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika. Dalam kurun waktu Februari hingga Juni 2026, jajaran Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap 17 kasus besar narkotika dan menangkap 24 tersangka di kawasan Seaport Interdiction Bakauheni, Lampung Selatan.

    Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti narkotika dalam jumlah fantastis dengan nilai ekonomis mencapai Rp235,1 miliar.

    Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, pengungkapan ini merupakan bentuk nyata perang terhadap jaringan narkoba yang mengancam masa depan generasi bangsa.

    “Pengungkapan kasus ini merupakan wujud komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi penerus bangsa serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Helfi Assegaf saat konferensi pers di Mapolres Lampung Selatan, Kamis (18/6/2026).

    Adapun barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 179,5 kilogram sabu, 58 kilogram ganja, 44.128 butir ekstasi, 11,4 kilogram ketamin, 3.148 cartridge etomidate, 5 liter liquid etomidate, serta 20.000 butir Happy Five (Erimin 5).

    Selain itu, polisi juga menyita delapan unit mobil, enam tas, lima telepon genggam, dan satu lembar STNK yang diduga terkait jaringan peredaran narkotika.

    Para pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas. Narkoba disembunyikan di dalam tas, kardus, kotak speaker, bagasi kendaraan pribadi, bus, minibus, mobil boks ekspedisi hingga paket kiriman melalui jasa kurir.

    Berdasarkan perhitungan kepolisian, pengungkapan ini diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 948.628 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

    Helfi Assegaf menegaskan tidak ada ruang bagi bandar maupun pengedar narkoba di Provinsi Lampung.

    “Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk peredaran gelap narkotika. Kami akan terus bertindak tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat,” tegasnya.

    Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif melawan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat Polri 110 yang tersedia selama 24 jam.

    “Perang melawan narkoba bukan hanya tugas polisi, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” pungkas Helfi Assegaf.

  • Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

    Jelang Kunjungan Jokowi, Tiga Rakorda Jadi Penanda Kekuatan Baru PSI Lampung

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Menjelang kunjungan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), ke Provinsi Lampung, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung menyiapkan “hadiah spesial” berupa pelaksanaan tiga Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, dan Kota Bandar Lampung.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, mengatakan pelaksanaan Rakorda tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, Rakorda kali ini memiliki nilai istimewa karena menjadi Rakorda pertama yang dilaksanakan oleh kepengurusan tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.

    “Rakorda ini menjadi bukti bahwa konsolidasi PSI Lampung terus berjalan. Target kami adalah membangun struktur hingga tingkat desa atau kelurahan sampai ke TPS sebagai fondasi utama kekuatan partai,” ujar Ridho.

    Ia menjelaskan, pelaksanaan Rakorda merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Lampung yang digelar pada 17 April 2026. Dalam Rakorwil tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI melakukan verifikasi internal terhadap struktur DPW, DPD, dan DPC se-Lampung.

    Hasil verifikasi menunjukkan tingkat kehadiran dan kesesuaian struktur kepengurusan mencapai sekitar 90 persen, yang menjadi indikator kuat bahwa mesin partai di Lampung terus bergerak dan berkembang.

    Sementara itu, Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW PSI Lampung, M. Ivan Afrihansa, menegaskan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda seremonial. Setiap daerah yang akan melaksanakan Rakorda wajib memenuhi syarat pembentukan minimal 75 persen kepengurusan desa atau kelurahan.

    “Rakorda bukan sekadar agenda seremonial. Setiap daerah yang melaksanakan Rakorda harus memenuhi syarat pembentukan minimal 75 persen struktur desa atau kelurahan, yang kemudian akan diverifikasi secara faktual oleh DPW PSI Lampung,” jelas Ivan.

    Menurutnya, selain Mesuji, Tulang Bawang, dan Bandar Lampung, sejumlah daerah lain juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam pembentukan struktur partai. Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, dan Pringsewu diperkirakan akan segera menyusul menggelar Rakorda dalam waktu dekat.

    PSI Lampung menargetkan seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung dapat melaksanakan Rakorda dengan sistem verifikasi yang sama. Langkah ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan agenda-agenda politik ke depan.

    Dengan semakin masifnya pembentukan struktur hingga tingkat desa dan TPS, PSI Lampung optimistis mampu menjadi kekuatan politik baru yang solid dan siap menghadapi berbagai kontestasi politik di masa mendatang.

  • Roy Suryo Dikabarkan Ditahan, Muncul dengan Rompi Oranye Saat Masuk Ruang Tahanan

    Roy Suryo Dikabarkan Ditahan, Muncul dengan Rompi Oranye Saat Masuk Ruang Tahanan

    JAKARTA | RAM NEWS LAMPUNG – Publik dihebohkan dengan beredarnya momen yang memperlihatkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna oranye saat memasuki ruang tahanan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Roy Suryo ditangkap pada Jumat (19/6/2026) terkait perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

    Kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi terkait polemik ijazah Jokowi memang telah memasuki proses hukum. Sejumlah laporan menyebut berkas perkara yang menyeret Roy Suryo dan beberapa pihak lainnya telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap untuk dilimpahkan ke tahap persidangan.

    Namun demikian, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap foto maupun narasi yang beredar di media sosial. Beberapa lembaga pemeriksa fakta sebelumnya menemukan adanya foto lama Roy Suryo mengenakan rompi tahanan yang tidak terkait dengan perkara ijazah Jokowi, melainkan kasus lain yang pernah menjeratnya pada tahun 2022.

    Hingga berita ini diturunkan, perkembangan terbaru terkait status hukum Roy Suryo dalam perkara dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi masih menjadi perhatian publik dan terus dipantau berbagai pihak.

  • Kapolda Lampung Terima Audiensi Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti, Perkuat Sinergi TNI-Polri

    Kapolda Lampung Terima Audiensi Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti, Perkuat Sinergi TNI-Polri

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menerima audiensi dan silaturahmi Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti (BS), Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, beserta rombongan di ruang kerja Kapolda Lampung, Jumat (19/6/2026).

    Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Lampung dan Brigif 4 Marinir/Beruang Sakti dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Lampung.

    Dalam audiensi tersebut, kedua pimpinan membahas pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang solid antara TNI dan Polri. Sinergitas yang terjalin diharapkan dapat semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung berbagai program strategis di wilayah Lampung.

    Kapolda Lampung menyambut baik kunjungan Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti dan menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kunci dalam menjaga kondusivitas daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Sementara itu, Danbrigif 4 Marinir/Beruang Sakti menyampaikan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi dan kerja sama yang erat dengan Polda Lampung dalam mendukung tugas-tugas pengamanan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh soliditas dan sinergitas TNI-Polri demi terciptanya situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Lampung.

  • Jelang Kedatangan Jokowi ke Lampung, PSI Panaskan Mesin! Konsolidasi Besar Digelar, Raporda dan Agenda Budaya Jadi Sorotan

    Jelang Kedatangan Jokowi ke Lampung, PSI Panaskan Mesin! Konsolidasi Besar Digelar, Raporda dan Agenda Budaya Jadi Sorotan

    Bandar Lampung | RAM NEWS LAMPUNG – Menjelang kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung bergerak cepat melakukan pemantapan dan konsolidasi internal. Rapat strategis digelar di Aula Rapat DPW PSI Lampung, Jumat (19/6/2026), guna memastikan seluruh rangkaian agenda besar partai berjalan sukses dan tanpa hambatan.

    Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, didampingi Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, serta Ketua Badan Saksi PSI Lampung, Reka Punanta.

    Suasana rapat berlangsung serius namun penuh semangat. Seluruh pengurus dan panitia yang terlibat dalam agenda kunjungan Jokowi tampak fokus membahas berbagai aspek persiapan, mulai dari penyambutan tamu, pengaturan acara, koordinasi lapangan hingga dukungan teknis selama kunjungan berlangsung.

    Dalam arahannya, Achmad Ridho menegaskan bahwa kunjungan Presiden ke-7 RI ke Lampung bukan hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan soliditas dan kekompakan kader PSI di Bumi Ruwa Jurai.

    “Seluruh pengurus harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kesuksesan agenda ini adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan kesan terbaik,” tegasnya.

    Tak hanya membahas kunjungan Jokowi, rapat juga memfokuskan pembahasan pada pelaksanaan Raporda PSI Lampung serta sejumlah kegiatan budaya yang akan menjadi bagian dari agenda besar partai di akhir Juni mendatang.

    Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, menilai kekuatan utama PSI terletak pada kekompakan kader. Ia mengajak seluruh tim yang telah dibentuk untuk bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

    “Soliditas kader menjadi modal utama. Dengan kerja sama yang baik, seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana secara maksimal,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Badan Saksi PSI Lampung, Reka Punanta, mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi dan verifikasi internal dalam pelaksanaan Raporda agar seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

    Melalui rapat pemantapan ini, DPW PSI Lampung optimistis seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dapat berjalan sukses dan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, semangat kebersamaan, serta eksistensi PSI di Provinsi Lampung.

  • Jelang Kunjungan Jokowi ke Lampung, PSI Koordinasi dengan Polda Lampung untuk Pastikan Kelancaran Agenda

    Jelang Kunjungan Jokowi ke Lampung, PSI Koordinasi dengan Polda Lampung untuk Pastikan Kelancaran Agenda

    Bandar Lampung, RAM News Lampung – Menjelang rencana kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Provinsi Lampung pada akhir Juni 2026, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Lampung melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Polda Lampung, Senin (15/6/2026).

    Pertemuan yang berlangsung di Markas Polda Lampung tersebut diterima langsung oleh Kapolda Lampung bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung. Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, beserta jajaran pengurus DPW PSI Lampung.

    Dalam pertemuan tersebut, PSI Lampung menyampaikan sejumlah agenda dan titik kunjungan yang direncanakan akan dikunjungi Joko Widodo selama berada di Lampung. Koordinasi dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, mengatakan pihaknya meminta dukungan penuh dari Polda Lampung agar pelaksanaan kunjungan berjalan sesuai rencana dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan hadir.

    > “Kami menyampaikan rencana sejumlah titik kunjungan Bapak Joko Widodo di Lampung sekaligus memohon dukungan dan kerja sama dari Polda Lampung agar seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan hadir,” ujar Ridho.

    Sementara itu, Ketua DPP PSI, Benny Kisworo, menegaskan bahwa sinergi antara panitia pelaksana dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda kunjungan tersebut.

    Menurutnya, koordinasi yang dilakukan sejak dini akan membantu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat Lampung.

    > “Melalui koordinasi yang terus dilakukan antara panitia dan aparat keamanan, diharapkan seluruh agenda kunjungan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses serta memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung,” jelas Benkis.

    Di sisi lain, Polda Lampung menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan DPW PSI Lampung. Koordinasi sejak awal dinilai penting untuk memetakan kebutuhan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta berbagai aspek teknis lainnya guna mendukung kelancaran kunjungan.

    Dengan adanya sinergi antara PSI Lampung dan Polda Lampung, diharapkan seluruh rangkaian kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

    (Sairin | RAM News Lampung)