Kategori: Pemerintah

  • Hadiri FGD KPU, PSI Lampung Sampaikan Pentingnya Asas Keterwakilan dalam Penataan Daerah Pemilihan

    Hadiri FGD KPU, PSI Lampung Sampaikan Pentingnya Asas Keterwakilan dalam Penataan Daerah Pemilihan

    Bandar Lampung, 25 September 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menggelar focus group discussion (FGD) bertema Penataan Daerah Pemilihan dan Pencalonan Kepala Daerah di aula KPU Provinsi Lampung, Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan perwakilan pimpinan partai politik, unsur pemerintah daerah, Bawaslu, akademisi, serta lembaga pengamat demokrasi. KPU kabupaten/kota juga mengikuti kegiatan ini secara daring.

    Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, dalam sambutannya menekankan pentingnya penataan daerah pemilihan untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan adil dan sesuai prinsip demokrasi. Hadir pula sebagai narasumber, akademisi Universitas Lampung Prof. Arizka Warganegara, S.IP., M.A., Ph.D., yang memaparkan lima prinsip utama dalam penataan daerah pemilihan, yakni impartiality (ketidakberpihakan), equality (persamaan), representativeness (keterwakilan), non-discrimination (tidak diskriminatif), dan transparency (transparan).

    Mewakili Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ketua OKK DPW PSI Lampung M. Ivan Afrihansa menyampaikan pandangannya bahwa penataan daerah pemilihan di tingkat provinsi relatif sudah proporsional dengan mempertimbangkan faktor geografis dan demografis. Namun, ia menyoroti kondisi di tingkat kabupaten/kota, di mana masih terdapat beberapa daerah pemilihan (dapil) dengan alokasi kursi yang minim.

    “Contohnya dapil 2 Mesuji yang mencakup Kecamatan Rawajitu Utara dan dapil 6 Tulang Bawang yang mencakup Kecamatan Gedung Meneng, masing-masing hanya memiliki alokasi 3 kursi. Dengan jumlah tersebut, rasanya kurang ideal untuk mewakili aspirasi masyarakat di wilayah tersebut,” ungkap Ivan.

    Menurutnya, opsi penggabungan dapil berdekatan dapat menjadi solusi agar jumlah kursi lebih besar sehingga semakin representatif bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa selain faktor geografis dan demografis, jumlah partai politik peserta pemilu juga perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan alokasi kursi.

    “Jika mengacu pada Pemilu 2024 dengan 18 partai politik yang berkontestasi di Lampung, tentu tidak ideal apabila ada dapil yang hanya diwakili 3 atau 4 anggota dewan. Dengan penggabungan dapil, jumlah kursi bisa lebih proporsional dan membuka peluang lebih banyak partai politik untuk memperoleh kursi. Hal ini akan memperkaya gagasan serta meningkatkan kualitas kinerja anggota dewan dalam mewakili rakyat,” tambahnya.

    FGD ini diakhiri dengan foto bersama Ketua OKK DPW PSI Lampung M. Ivan Afrihansa dan Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, sebagai simbol sinergi partai politik dan penyelenggara pemilu dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan inklusif.

  • Dedikasi Tanpa Batas, Polisi Lalu Lintas Pesawaran Siaga di Jalur Padat Meski Diguyur Hujan

    Dedikasi Tanpa Batas, Polisi Lalu Lintas Pesawaran Siaga di Jalur Padat Meski Diguyur Hujan

    Polres Pesawaran, Polda Lampung – Wujud pengabdian tanpa kenal lelah kembali ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesawaran. Pada Sabtu pagi (20/9/2025) pukul 06.30 WIB, meskipun wilayah Gedong Tataan diguyur hujan, jajaran Sat Lantas tetap melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Tugu Coklat, Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Pesawaran.

    Patroli dan pengaturan arus lalu lintas tersebut dipimpin oleh Aipda Ariyanto bersama Bripka Imam Budi serta 3 personel Sat Lantas lainnya. Kehadiran mereka difokuskan pada titik rawan kepadatan guna mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas.

    Kasat Lantas Polres Pesawaran, Iptu Olivia Jeniar C, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa tugas Polri adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

    > “Hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk tetap hadir mengatur lalu lintas. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar dan aman di jalan raya. Ini adalah bentuk pengabdian kami dalam mewujudkan Polri Presisi yang selalu siap melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.

    Melalui kegiatan rutin ini, Polres Pesawaran berharap tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan di wilayah Kabupaten Pesawaran.

  • Gotong Royong Prajurit Yonif 9 Marinir Bersama Masyarakat Pererat Kebersamaan untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    Gotong Royong Prajurit Yonif 9 Marinir Bersama Masyarakat Pererat Kebersamaan untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh prajurit Yonif 9 Marinir bersama masyarakat dalam kegiatan gotong royong membersihkan jalan umum dan lingkungan sekitar Desa Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Jumat (19/09/25).

    Dengan suasana penuh keakraban, kegiatan gotong royong yang dipimpin oleh Pasintel Yonif 9 Marinir Lettu Mar Hendri ini berjalan lancar. Prajurit Marinir dan masyarakat setempat bahu membahu membersihkan lingkungan, mencerminkan sinergi kuat antara TNI Angkatan Laut dengan warga sekitar. Masyarakat pun menyambut antusias kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Marinir dalam menjaga kebersihan lingkungan.

    Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M.Tr.Opsla., menyampaikan, “Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan Marinir dengan rakyat untuk menjadi pelopor dan memprakarsai gerakan menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan masyarakat sekitar,” tandasnya.

  • Paguyuban Lampung Sungkai “Sungkai Bercahaya” Resmi Berdiri di Lampung Tengah

    Paguyuban Lampung Sungkai “Sungkai Bercahaya” Resmi Berdiri di Lampung Tengah

    Lampung Tengah, 14 September 2025 — Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap identitas serta nilai-nilai kedaerahan, warga suku Lampung Sungkai secara resmi mendirikan paguyuban bernama Sungkai Bercahaya (SURYA). Momen bersejarah ini ditandai dengan kegiatan Silaturahmi Akbar sekaligus Pembentukan Pengurus yang digelar di Omah Ba’so, Mei & Café, Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (14/9/2025).

    Paguyuban Sungkai Bercahaya hadir sebagai wadah pemersatu warga Lampung Sungkai lintas wilayah dan profesi. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun kolaborasi di berbagai bidang sosial, budaya, ekonomi, hingga kemasyarakatan.

    Acara berlangsung hangat dan penuh semangat. Melalui musyawarah yang terbuka, warga yang hadir sepakat membentuk struktur kepengurusan dengan proses pemilihan demokratis. Hasil pemilihan menetapkan susunan pengurus sebagai berikut:

    Ketua Umum: Supriyadi, S.H.

    Wakil Ketua I: David

    Wakil Ketua II: Rudi

    Ketua Harian: Hartasi

    Sekretaris: Candra Alamsyah

    Bendahara I: Asep

    Bendahara II: Junaidi

    Bidang Hukum: Iqbal, S.H., M.H.

    Bidang Media: Asyadi, Herman

    Bidang Seni Sosial Budaya: Andi Onces

    Bidang Humas: Jauhari

    Bidang Agama: —

    Bidang UMKM: Guntur Firdaus

    Ketua Umum terpilih, Supriyadi, S.H., menyampaikan bahwa lahirnya paguyuban ini merupakan langkah awal strategis dalam membangun kekuatan kebersamaan antarwarga Lampung Sungkai.

    “Paguyuban ini bukan hanya sebagai simbol persatuan, tetapi juga akan menjadi motor penggerak nilai-nilai positif, baik secara internal maupun dalam menjalin komunikasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.

    Supriyadi menambahkan, visi dan misi Sungkai Bercahaya adalah membangun silaturahmi yang terbuka, meningkatkan seni dan budaya, menjaga kekompakan, berkontribusi terhadap kemajuan, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Paguyuban ini juga diharapkan mampu mempersatukan kesenjangan, menjaga keharmonisan adat istiadat, menggali kearifan lokal, dan mendorong pemuda generasi Sungkai untuk terus berkembang.

    “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan rekan-rekan masyarakat Sungkai yang hadir. Amanah sebagai Ketua Umum Sungkai Bercahaya akan saya jalankan sebaik mungkin demi kepentingan bersama,” tutupnya.

     

  • Rapat Persiapan Karya Bakti TNI 2025 Hasilkan Program Strategis Peningkatan Infrastruktur Desa

    Rapat Persiapan Karya Bakti TNI 2025 Hasilkan Program Strategis Peningkatan Infrastruktur Desa

    Pesawaran, 3 September 2025 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Kodim 0421/Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan persiapan penutupan kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2025. Rapat berlangsung di Kantor Desa Trimulyo, Kecamatan Padang Cermin, Rabu (3/9/2025).

    Rapat dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Pesawaran, Sunyoto, S.E., M.M, dan dihadiri Dandim 0421/LS Letkol Kav. M. Nuril, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Program Karya Bakti TNI merupakan bentuk kolaborasi antara TNI AD dan Pemkab Pesawaran yang berfokus pada pembangunan infrastruktur desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, kegiatan dimulai sejak 19 Agustus dan dijadwalkan berakhir pada 9 September 2025.

    Sejumlah pembangunan fisik tengah dikerjakan, antara lain pembuatan talud, peningkatan akses jalan desa, pembangunan drainase, serta pembuatan gapura dan prasasti sebagai simbol keberlanjutan program.

    Kepala Desa Trimulyo, Tasman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini yang dinilai memberikan dampak nyata bagi warga.
    “Jalan yang dibangun menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2, sekaligus menjadi akses utama warga. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya.

    Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menyukseskan penutupan kegiatan Karya Bakti. Menurutnya, keterlibatan OPD, pemerintah desa, hingga partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program.

    Selain pembangunan infrastruktur, penutupan Karya Bakti TNI juga akan dimeriahkan dengan penampilan seni budaya lokal, seperti kesenian kuda lumping, tari siger, dan atraksi pencak silat. Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga menyiapkan pembagian 50 paket sembako bagi warga yang membutuhkan melalui program tali asih.

    “Program ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Nur Asikin.

  • Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Way Lima, Dua Pelaku Diamankan

    Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Way Lima, Dua Pelaku Diamankan

    Pesawaran – Tim gabungan Tekab 308 Presisi Polda Lampung, Polres Pesawaran, dan Polsek Kedondong berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana di Dusun Sugihwaras, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Minggu (31/8/2025) dini hari. Dua pelaku yang masih berusia remaja berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

    Korban berinisial D (40), warga Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban bersama rekannya baru pulang dari Pringsewu dan tiba di rumah sekitar pukul 03.15 WIB. Tak lama kemudian, dua pelaku datang dan masuk ke kamar korban. Sekitar pukul 04.20 WIB, korban terdengar berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendekat menemukan pintu kamar terkunci, sementara kedua pelaku melarikan diri melalui pintu samping rumah.

    Korban sempat dilarikan ke RSUD Pesawaran, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang diderita.

    Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim IPTU Putu Yoga M. S.Tr.K., M.H. membenarkan adanya pengungkapan cepat kasus ini.
    “Berkat laporan masyarakat dan kerja cepat tim gabungan Tekab 308 Presisi, kedua pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama,” ujarnya.

    Pelaku pertama berinisial R (14), warga Kecamatan Way Lima, ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB di rumahnya. Dari hasil pemeriksaan, ia mengakui membantu rekannya dengan menyiapkan pisau sebelum berangkat ke rumah korban.

    Selanjutnya, sekitar pukul 19.30 WIB, petugas kembali mengamankan pelaku utama berinisial D (15) di rumah neneknya di Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima. Saat diperiksa, ia mengaku sudah merencanakan aksinya karena dilatarbelakangi rasa sakit hati terhadap korban.

    “Motif sementara adalah dendam pribadi. Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polres Pesawaran untuk proses hukum lebih lanjut,” terang IPTU Pande.

    Barang bukti yang disita antara lain tiga unit telepon genggam, satu unit sepeda motor, dua bilah pisau, satu bilah golok, dua tas, dan satu jaket.

    Kapolres Pesawaran menegaskan keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan kesigapan Polri dalam melindungi masyarakat.
    “Polres Pesawaran bersama jajaran berkomitmen untuk selalu hadir dengan langkah cepat, tepat, dan profesional dalam mengungkap setiap tindak pidana, demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

  • Gubernur Mirza Duduk Bersama Massa Aliansi Lampung Melawan

    Gubernur Mirza Duduk Bersama Massa Aliansi Lampung Melawan

    Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forkopimda turun langsung menemui massa aksi Aliansi Lampung Melawan di halaman kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025). Hadir pula Ketua DPRD Lampung, Kapolda Lampung, serta Pangdam II/Sriwijaya Raden Intan.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi kepada ribuan massa yang menggelar aksi dengan damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan diteruskan langsung kepada Presiden RI sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memperjuangkan suara rakyat.

    “Saya berterima kasih atas kedewasaan teman-teman dalam menyampaikan pendapat. Seluruh aspirasi ini akan saya sampaikan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat,” ujar Gubernur.

    Ketua DPRD Lampung juga menyatakan komitmen lembaga legislatif untuk mengawal aspirasi rakyat, sementara Kapolda Lampung menegaskan jaminan keamanan dan transparansi dalam proses hukum terkait kasus Affan yang menjadi sorotan publik.

    Aksi damai Aliansi Lampung Melawan berjalan kondusif hingga akhir, dengan massa membubarkan diri secara tertib setelah dialog bersama pimpinan daerah.

  • Malam Puncak HUT RI ke-80 RT 004 Dusun Gedung Dalom Berlangsung Meriah

    Malam Puncak HUT RI ke-80 RT 004 Dusun Gedung Dalom Berlangsung Meriah

    PESAWARAN – Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di RT 004, Dusun Gedung Dalom, Desa Kurungan Nyawa, berlangsung meriah pada Sabtu malam (30/8/2025).

    Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan perlombaan yang telah digelar sebelumnya, mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak. Selain pembagian hadiah lomba, panitia juga memberikan doorprize, serta penghargaan khusus seperti dresscode terunik, panitia terbaik, hingga panitia dengan dedikasi, loyalitas, dan totalitas tinggi selama kegiatan berlangsung.

    Salah satu koordinator kegiatan, Ariyanto, menyampaikan bahwa tema perayaan tahun ini adalah “Kebersamaan dalam Berkarya”. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga RT 004 yang telah antusias berpartisipasi, serta para donatur yang mendukung acara baik berupa barang maupun uang tunai. Acara juga dihadiri oleh aparatur desa, di antaranya Kepala Dusun Gedung Dalom David Abraham dan Ketua RT 004 Riduan.

    Dalam sambutannya, David Abraham menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Desa yang berhalangan hadir karena menghadiri kegiatan lain. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT RI ke-80 ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, mempererat kerukunan dan keguyuban antarwarga.

    “Mulai sekarang, tidak ada lagi istilah warga perumahan dan warga pribumi. Semua memiliki hak dan kewajiban yang sama di sini,” tegas David.

    Sementara itu, Ketua RT 004, Riduan, turut memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras mulai dari tahap perencanaan, pencarian dana, pelaksanaan lomba hingga malam puncak perayaan.

    “Terima kasih kepada panitia yang sudah totalitas. Semoga di tahun-tahun mendatang acara ini bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.

    Acara malam puncak HUT RI ke-80 ditutup dengan makan bersama dan pembubaran panitia, sekaligus menjadi momen kebersamaan warga RT 004 Dusun Gedung Dalom.

  • Malam Puncak HUT RI ke-80 di Dusun Gedong Dalom Berlangsung Meriah

    Malam Puncak HUT RI ke-80 di Dusun Gedong Dalom Berlangsung Meriah

    PESAWARAN – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Dusun Gedong Dalom, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Minggu (24/8/2025) malam.

    Acara yang digelar oleh Muli Mekhanai Gedong Dalom itu dihadiri Sekretaris Desa Kurungan Nyawa Donarayasa mewakili Kepala Desa Yuwansyah, Kepala Dusun Gedong Dalom David Abraham, Ketua RT 1 hingga RT 4, Kepala Dusun Sukajaya 2 Ahmad Yani, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus Muli Mekhanai, serta ratusan warga setempat.

    Sekdes Kurungan Nyawa, Donarayasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

    “Kami dari Pemerintah Desa Kurungan Nyawa sangat berterimakasih dan mengapresiasi kegiatan ini. Semoga peringatan HUT RI menjadi pengingat kita semua atas perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

    Ia juga berpesan agar seluruh warga menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

    Sementara itu, Kepala Dusun Gedong Dalom, David Abraham, mengucapkan terima kasih kepada Muli Mekhanai yang menjadi motor penggerak kegiatan.

    “Acara ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Keberhasilan terselenggaranya kegiatan tentu berkat kerja keras Muli Mekhanai, dukungan Kepala Desa, warga, serta para donatur dan sponsor,” ucap David.

    David menambahkan, peringatan HUT RI bukan hanya seremonial, melainkan juga momentum menanamkan semangat perjuangan bagi generasi muda.
    “Terutama bagi pemuda-pemudi Dusun Gedong Dalom, teruslah berkarya di bidang masing-masing dan lakukan kegiatan positif bagi lingkungan,” pesannya.

    Ketua Muli Mekhanai Dusun Gedong Dalom, Yovan Novrianda, didampingi Ketua Panitia Febri Sanjaya, turut menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya acara.
    “Berkat kerja sama panitia yang solid serta dukungan penuh dari warga, donatur, dan sponsor, alhamdulillah acara ini berjalan lancar, aman, dan sukses,” katanya.

    Yovan juga memberi selamat kepada para pemenang lomba yang sebelumnya digelar.

    “Jangan melihat hadiahnya, tapi ambil makna perjuangan dan kebersamaan. Kami sebagai generasi muda sangat bersyukur atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, berkat pengorbanan para pahlawan,” ungkapnya.

    Sebagai penutup rangkaian acara, panitia membagikan hadiah lomba seperti makan kerupuk, lari kelereng, balon untuk ibu-ibu, gaple, karaoke, dan lainnya. Selain itu, doorprize menarik juga diberikan bagi para tamu undangan sehingga menambah semarak malam puncak HUT RI ke-80 di Dusun Gedong Dalom.

    (Mahad)

  • LBH Cahaya Keadilan Lampung Rayakan HUT RI ke-80 di Sekretariat Pringsewu

    LBH Cahaya Keadilan Lampung Rayakan HUT RI ke-80 di Sekretariat Pringsewu

    PRINGSEWU – Suasana sederhana namun penuh kehangatan mewarnai perayaan HUT RI ke-80 yang digelar di Sekretariat LBH Cahaya Keadilan Lampung, Tambak Rejo, Pringsewu, Minggu (24/8/2025).

    Tidak ada panggung mewah maupun pesta kembang api. Yang ada hanyalah kebersamaan warga; anak-anak berlarian gembira, orang tua tersenyum menyaksikan, dentuman musik rakyat mengiringi, serta aneka perlombaan yang meriah. Mulai dari lomba bola dangdut, makan kerupuk, makan pisang, sambung lagu karaoke, hingga lomba tes ingatan yang diikuti anak-anak, ibu-ibu, dan juga lansia. Hadiah pun langsung dibagikan di tempat, menambah semarak acara.

    Acara tersebut turut dihadiri Ketua LBH Cahaya Keadilan Lampung, Dr. (Cand) Nurul Hidayah, S.H., M.H., staf LBH Cahaya Keadilan, wartawan Rifka M.Pd., serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Ketua LBH Cahaya Keadilan Lampung, Dr. (Cand) Nurul Hidayah, menyampaikan bahwa kemerdekaan bukan soal besarnya perayaan, melainkan makna yang terkandung di dalamnya.

    “Kami sajikan acara ini bersama warga untuk memeriahkan HUT RI ke-80. Peringatan kemerdekaan tidak harus besar, yang penting membawa makna kebersamaan,” ujar Bunda Nurul, sapaan akrabnya.

    Menurutnya, hiburan rakyat seperti ini tidak hanya menjadi ajang melepas penat, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan. “Perayaan kemerdekaan adalah momen untuk belajar arti gotong royong. Semua warga terlibat, ada yang menyiapkan tempat, ada yang mengurus konsumsi, ada pula yang menjadi pengisi acara,” tambahnya.

    Sri, salah satu warga setempat, mengaku bangga dan terhibur dengan kegiatan tersebut.

    “Terima kasih Bunda Nurul. Dengan adanya acara ini kami bisa mendapat hiburan gratis, sekaligus bernostalgia mengenang masa kecil saat perayaan 17 Agustus selalu jadi momen paling ditunggu,” ungkapnya.

    Pesan untuk Generasi Muda

    HUT RI bukan sekadar perlombaan makan kerupuk atau panggung hiburan, tetapi juga momentum untuk menghargai perjuangan para pahlawan dan mewarisi semangat persatuan. Warga yang hadir membuktikan bahwa menjaga kebersamaan adalah cara terbaik untuk mengisi kemerdekaan.

    Perayaan sederhana ini mengajarkan bahwa makna kemerdekaan tidak diukur dari megahnya acara, melainkan dari kuatnya ikatan antarwarga.