Kategori: Pemerintah

  • Walikota Bandar Lampung Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Kota Bandar Lampung

    Walikota Bandar Lampung Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Kota Bandar Lampung

    Bandar Lampung, ramnewslampung.com — Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri acara Halal Bi Halal 1446 H bersama keluarga besar Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bandar Lampung, pada Minggu (27/04/2025).

    Dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan yang diberikan, serta apresiasi atas kehangatan yang ditunjukkan dalam acara tersebut.

    “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga momentum bulan Syawal ini semakin mempererat silaturahmi kita semua,” ujar Hj. Eva Dwiana.

    Beliau juga mengungkapkan harapannya kepada keluarga besar PKS Kota Bandar Lampung agar senantiasa memberikan doa dan dukungan terhadap pembangunan kota. Menurutnya, dengan kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan di Bandar Lampung akan semakin cepat terwujud.

    Tidak lupa, dalam kesempatan tersebut, Walikota Eva Dwiana juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Partai Keadilan Sejahtera yang kini memasuki usia ke-32 tahun.

    “Semoga PKS sebagai organisasi yang bernafaskan Islam terus konsisten dalam mengumandangkan amal ma’ruf nahi munkar, serta sukses dalam mewujudkan visi, misi, dan program kerjanya,” pungkas Walikota.

    Acara Halal Bi Halal berlangsung penuh keakraban, dihadiri oleh jajaran pengurus DPD PKS, kader, serta masyarakat sekitar yang antusias menyambut momentum silaturahmi tersebut.(*)

  • Masyarakat Pesawaran Antusias Ramaikan Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad

    Masyarakat Pesawaran Antusias Ramaikan Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad

    Pesawaran, ramnewslampung.com — Ratusan warga memadati Lapangan Sepak Bola Cakra Pamula, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dalam acara Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar yang digelar Yayasan Pecinta Anak Yatim Piatu (Kopayapi) Nur Rohim, Minggu (27/4/2025).

    Kegiatan ini berlangsung meriah dengan kehadiran pendakwah nasional, Ustaz Abdul Somad (UAS), yang tengah menjalani safari dakwah di Provinsi Lampung pada 25–28 April 2025.

    Mengusung tema “Meraih Ridho Ilahi dengan Menjaga Cahaya Anak Yatim & Piatu, Wujud Nyata Cinta Rasulullah”, acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ganjar Jationo, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Pengasuh Ponpes Al-Qur’an Darusallam KH. Edi Maulana, Ketua Kopayapi Nur Rohim Guntur Rayitno, Wakil Ketua DPRD Pesawaran Aria Guna, Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

    Mewakili Gubernur Lampung, Ganjar Jationo menyampaikan rasa bangga atas kehadiran UAS di Pesawaran. Ia mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum ini dengan menyimak isi ceramah yang disampaikan.

    “Mari kita maksimalkan kesempatan ini untuk mendengarkan dan menyimak apa yang beliau sampaikan. Gubernur juga berpesan agar umat Islam di Pesawaran menunjukkan bahwa mereka adalah umat terbaik. Mudah-mudahan ceramah yang akan disampaikan bermanfaat bagi kita semua,” ujar Ganjar.

    Dalam kesempatan tersebut, santunan kepada 200 anak yatim piatu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesawaran, Staf Ahli Gubernur, dan Ustaz Abdul Somad.

    Dalam tausiyahnya, UAS menekankan pentingnya menyantuni anak yatim sebagai jalan menuju surga. Ia mengibaratkan kedekatan orang yang mencintai anak yatim dengan surga layaknya jari telunjuk dan jari tengah.

    “Yang akan manusia bawa mati adalah salat dan sedekah kepada anak yatim. Inilah amal yang akan menyertai kita di akhirat,” ungkap UAS.

    UAS juga mengapresiasi kiprah Yayasan Kopayapi dan mendorong agar gerakan cinta anak yatim ini meluas hingga ke seluruh Lampung bahkan ke luar daerah.

    “Dikabulkannya doa bagi yang menyantuni anak yatim, diberkahi rezekinya, diberikan keturunan yang saleh dan saleha, istiqamah dalam iman dan ihsan, meninggal dalam keadaan husnul khatimah, serta masuk surga dan dekat dengan Nabi Muhammad SAW,” doanya.

    Puncak acara Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Edi Maulana. (*)

  • Polisi Imbau Waspada, Dua Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Irigasi Tejosari

    Polisi Imbau Waspada, Dua Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Irigasi Tejosari

    Minggu, 27 April 2025|ramnewslampung.com

    LAMPUNG – Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di area berisiko tinggi, seperti saluran irigasi.

    “Kami mengingatkan seluruh warga agar melarang anak-anak bermain atau berenang di saluran irigasi yang arusnya deras dan membahayakan,” tegas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (26/4/2025).

    Menurut Yuyun, pengawasan lingkungan perlu diperketat, terlebih saat musim hujan ketika debit air irigasi dapat meningkat drastis. “Keterlibatan keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah insiden serupa terulang,” ujarnya.

    Sebelumnya, dua remaja dilaporkan tenggelam saat mandi di saluran Irigasi Desa Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Jumat (25/4/2025). Kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh Tim SAR gabungan.

    Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, ketika enam remaja bermain air di irigasi. Dua di antaranya, Doni Febriansyah (14) dan Hafizhal Al Faravka (13), terbawa arus deras dan tenggelam. Warga yang mendapat informasi dari teman korban segera melapor ke Basarnas.

    Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, mengerahkan satu tim rescue ke lokasi. Tim tiba pada pukul 17.35 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, termasuk BPBD Kota Metro, Dinas Damkarmat, Polsek Metro Timur, Puskesmas Tejosari, Babinsa Tejosari, PMI, IEA Kota Metro, aparat desa, serta warga setempat.

    Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan alat deteksi bawah air Aqua Eyes. Setelah beberapa jam pencarian, sekitar pukul 21.45 WIB, korban pertama, Hafizhal Al Faravka, ditemukan pada koordinat 5° 8’30.32″S – 105°19’33.25″T, sekitar 400 meter dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dibawa ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro.

    Tidak lama berselang, pada pukul 22.17 WIB, tim kembali menemukan Doni Febriansyah di koordinat 5° 8’22.433″S – 105°19’36.373″T, berjarak sekitar 2 kilometer dari titik awal. Jenazah Doni langsung dibawa ke rumah duka.

    Komandan Tim Rescue Kantor SAR Lampung, Febri Yanda, dalam laporannya menyampaikan, “Kedua korban tenggelam di Irigasi Desa Tejosari Metro Timur ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian korban diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

    Polda Lampung mengingatkan kembali pentingnya pengawasan ketat dan edukasi kepada anak-anak mengenai bahaya bermain di area saluran air.(*)

  • Groundbreaking Ruas Jalan Gedong Tataan–Kedondong, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesawaran

    Groundbreaking Ruas Jalan Gedong Tataan–Kedondong, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesawaran

    Pesawaran, ramnewslampung.com – Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai pembangunan ruas Jalan Provinsi Gedong Tataan–Kedondong di Kabupaten Pesawaran, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan groundbreaking dipusatkan di Balai Adat Desa Kota Dalom, Kecamatan Way Lima, dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekda Pesawaran Wildan, Kadis BMBK Lampung, serta jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

    Wakil Gubernur Jihan Nurlela dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi program prioritas Gubernur Lampung tahun 2025. “Pembangunan infrastruktur ini diharapkan memberikan multiplier effect positif, memperkuat konektivitas, dan mendukung sektor pendidikan, ekonomi, serta pariwisata,” ujarnya.

    Untuk Kabupaten Pesawaran, fokus utama pembangunan tahun ini meliputi rekonstruksi Jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan, rehabilitasi Jalan Gedong Tataan–Kedondong, dan penggantian Jembatan Way Kamak di Punduh Pedada.

    Menurut Wagub, infrastruktur memadai akan memudahkan masyarakat mengakses tempat wisata, menggerakkan roda ekonomi, dan mempercepat pembangunan daerah. Ia juga mengajak masyarakat ikut mengawasi dan menjaga pembangunan agar berjalan optimal.

    Sekda Pesawaran Wildan yang hadir mewakili Bupati Dendi Ramadhona menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi. Ia menyebut pembangunan ruas Gedong Tataan–Kedondong sepanjang 1.225,65 meter ini akan meningkatkan kenyamanan transportasi sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa.

    “Ini tentu akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesawaran,” kata Wildan.

    Wildan juga mengajak seluruh elemen masyarakat aktif menjaga hasil pembangunan dan berharap kolaborasi ini terus berlanjut di masa depan. (Murida)

  • Halal Bihalal Sungkay Bunga Mayang, Mirza Tegaskan Komitmen Bangun Lampung

    Halal Bihalal Sungkay Bunga Mayang, Mirza Tegaskan Komitmen Bangun Lampung

    BANDARLAMPUNG, RAMNEWLAMPUNG.COM

    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa dirinya merupakan persembahan masyarakat Sungkay Bunga Mayang untuk membangun Provinsi Lampung pada periode 2025–2030.

    “Amanah para kerabat menjadi motivasi saya untuk berbuat terbaik demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lampung,” kata Gubernur Mirza saat menghadiri acara Halal Bihalal masyarakat Sungkay Bunga Mayang di Gedung Bagas Raya, Kota Bandarlampung, Sabtu (26/4/2025).

    Suasana Halal Bihalal dalam rangka Idulfitri 1446 H itu berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga dari delapan kecamatan hadir, merayakan pula disetujuinya Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Sungkay Bunga Mayang oleh DPRD Provinsi Lampung, Rabu (23/4/2025).

    Kemeriahan makin terasa saat para ibu-ibu berebutan untuk berswafoto bersama Gubernur Mirza. Acara berlangsung tertib, diawali sambutan AKBP Hepi Hadapi, S.E., M.H., bergelar Raja Keadilan, yang disambut tepuk tangan meriah. Nuansa khas Sungkay juga kental lewat penampilan gitar klasik tradisional.

    Ketua Gunom Ragom, Ir. Ansori Djausal, M.T., dalam sambutannya mengatakan bahwa Halal Bihalal ini menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga sekaligus wujud syukur atas berbagai capaian pembangunan sosial dan keagamaan.

    “Melalui acara ini, kita ingin memperkuat tali silaturahmi dan membangun sinergi yang lebih baik ke depan,” ujar Ansori.

    Senada, Ketua Panitia AKBP Hepi Hasasi, S.E., M.H., menuturkan bahwa persiapan acara dilakukan dengan matang untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

    “Kami mengundang seluruh masyarakat untuk bersama-sama mempererat kekompakan dan keharmonisan,” ujarnya.

    Sementara itu, Sekretaris acara, Ir. Hazai Fauzi, M.M., menambahkan bahwa seluruh kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk kenyamanan bersama.

    “Semangat kebersamaan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi kegiatan sosial dan keagamaan lainnya di masa depan,” pungkasnya. (Sairin)

  • Halal Bihalal Keluarga Besar Sungkay Bunga Mayang

    Halal Bihalal Keluarga Besar Sungkay Bunga Mayang

    Sabtu, 26 April 2025 | Gedung Bagas Raya, Lampung

    Lampung — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal Keluarga Besar Sungkay Bunga Mayang yang digelar pada Sabtu, 26 April 2025, bertempat di Gedung Bagas Raya, Lampung. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum mempererat tali persaudaraan antar warga keturunan Sungkay Bunga Mayang yang tersebar di berbagai daerah.

    Acara dibuka secara resmi oleh MC Anggung, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang khidmat oleh Bapak Erwinto, S.Ag., S.Kom.
    Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana AKBP HEPI Hasasi, SE, MH menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan serta partisipasi panitia dalam menyukseskan acara ini.

    Gubernur Lampung, Bapak Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M, turut memberikan sambutan hangat yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan kekeluargaan di tengah masyarakat modern.

    Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ibrohim Al Banjany, S.H, yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai ruang maaf dan perbaikan diri dalam kehidupan sosial dan spiritual.

     

    Turut hadir sebagai tamu undangan kehormatan:

    • Drs. H. Tamanuri, M.M., Anggota DPR RI
    • Drs. H. Mikdar Ilyas, M.M., Anggota DPRD Provinsi Lampung
    • Romli, S.Kom., M.H., Wakil Bupati Lampung Utara

    Serta sejumlah tokoh penting dan senior Sungkay Bunga Mayang, di antaranya:
    Anshori Djausal, Herman Sanusi, Bahtiar Basri, dan H. Lukman Sah, yang turut menambah kemeriahan dan kekhidmatan acara.

    Acara Halal Bihalal ini menjadi bukti nyata kekuatan solidaritas, kebudayaan, dan spiritualitas dalam tubuh masyarakat Sungkay Bunga Mayang yang tetap kokoh dari generasi ke generasi. (Sairin)

  • Wali Kota Bandar Lampung Siap Berdialog dengan Pendemo

    Wali Kota Bandar Lampung Siap Berdialog dengan Pendemo

    Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapannya untuk berdialog langsung dengan delapan orang pendemo yang menyuarakan aspirasi di depan Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (25/4). Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota untuk mendengarkan keluhan dan masukan masyarakat secara terbuka dan transparan.

    “Setelah acara, Bunda memang berencana bertemu dengan masyarakat yang melakukan aksi. Awalnya mereka menyatakan kesiapan untuk berdialog, tapi kemudian rencana pertemuan itu dibatalkan setelah mereka berdiskusi sendiri,” ujar Eva Dwiana saat dikonfirmasi.

    Menurut Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menyiapkan solusi konkret terkait penanganan banjir yang akan dipaparkan kepada massa aksi.

    “Bunda sudah siapkan paparannya, kalau mereka tanya soal solusi penanganan banjir. Mulai dari normalisasi saluran air, pembuatan embung, penertiban bangunan liar di atas sungai, hingga penghijauan,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP., menyampaikan bahwa Wali Kota sempat menyapa warga di Kecamatan Enggal sebelum kembali ke kantor untuk menemui para pendemo.

    “Pendemo yang hadir teridentifikasi berasal dari luar Kota Bandar Lampung. Tadi Bunda sudah siap bertemu dan mendengarkan aspirasi mereka, tetapi setelah berdiskusi sesama mereka, pertemuan dibatalkan dan massa membubarkan diri,” jelas Rizki.

    Dokumentasi kegiatan dapat dilihat melalui akun Instagram resmi Kominfo Kota Bandar Lampung. Dan ramnewslampung. (*)

  • Langkah Konkret Pemkot Tangani Banjir di Panjang Utara

    Langkah Konkret Pemkot Tangani Banjir di Panjang Utara

    Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memasang box culvert sepanjang hampir 300 meter di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, pada Kamis, 24 April 2025.

    “Pembersihan sampah dan lumpur sudah hampir selesai. Selanjutnya, Pemkot akan memasang box culvert hingga tembok pembatas milik Pelindo,” ujar Eva Dwiana.

    Sejak bencana banjir yang terjadi pada Senin lalu, Pemerintah Kota telah hadir di tengah masyarakat Kelurahan Panjang Utara. Bantuan berupa uang tunai, makanan selama dua hari, serta beras telah disalurkan.

    “Kami fokus pada penanganan bencana. Bunda juga mengajak PT Pelindo untuk berkolaborasi dalam mengatasi banjir ini,” tambahnya.

    Eva Dwiana menambahkan bahwa Pemkot juga akan membangun embung (tampungan air) dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran.

    “Pembangunan embung akan dilakukan ke depannya,” jelasnya.

    Sementara itu, Salam Nawawi, warga RT 07 Kelurahan Panjang Utara, meminta PT Pelindo untuk membuka dan memperbesar saluran air yang berada di dekat permukiman warga.

    “Dulu, tahun 1990, saluran air di dalam kompleks Pelindo lebarnya empat meter. Sekarang, tidak sampai setengah meter,” jelas Nawawi sambil menunjukkan dokumentasi foto.

    Ia menambahkan bahwa warga telah meminta bantuan dari pamong setempat agar Pelindo melakukan pelebaran saluran drainase.

    “Aliran air di kampung kami menuju ke kawasan Pelindo. Bagaimana tidak banjir, kalau salurannya kecil dan tertutup?” tutupnya.

    (*)

  • Orang Tua Korban Perundungan di Pringsewu Laporkan Kasus ke Polres, Didampingi Tim Hukum

    Orang Tua Korban Perundungan di Pringsewu Laporkan Kasus ke Polres, Didampingi Tim Hukum

    PRINGSEWU – Kasus perundungan terhadap seorang remaja putri di Kabupaten Pringsewu yang tengah viral di media sosial kini memasuki babak baru. Orang tua korban berinisial I resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pringsewu pada Kamis, 24 April 2025, didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Ekayanti Mulda & Rekan.

    Abdul Rahman, orang tua korban, menegaskan bahwa laporan ini dibuat demi mendapatkan keadilan bagi putrinya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/133/IV/2025/SPKT/Polres Pringsewu-Polda Lampung.

    “Saya sebagai orang tua hari ini melaporkan kejadian ini ke Polres Pringsewu. Harapan saya agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan, serta keadilan dapat ditegakkan atas apa yang dialami oleh putri saya,” ujar Abdul Rahman kepada awak media.

    Kuasa hukum korban, Ekayanti, SH, CPM, CPArb, menekankan pentingnya penegakan hukum yang berlandaskan Undang-Undang Perlindungan Anak, mengingat baik korban maupun pihak terduga pelaku masih di bawah umur dan duduk di bangku SMP.

    “Kami mendorong aparat penegak hukum di Kabupaten Pringsewu agar mengedepankan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,” jelas Ekayanti.

    Rekan seprofesinya, Nova Eva Chotifah, SH, MH, CPM, ACIArb, turut meminta media agar menyajikan pemberitaan yang berimbang, karena pemberitaan sepihak dapat memperburuk kondisi psikologis korban.

    “Kami menghimbau rekan-rekan media untuk menyajikan berita yang adil dan tidak menyudutkan klien kami, karena hal itu berdampak langsung pada psikologis anak,” ujar Nova.

    Sementara itu, Holdin, SH, MH, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut, menyebut bahwa baik korban maupun terduga pelaku masih di bawah umur 14 tahun.

    “Dalam undang-undang, anak – baik sebagai korban maupun pelaku – harus mendapat perlakuan yang setara. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan APH harus bersikap adil dalam memberikan perlindungan hukum,” jelas Holdin.

    Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian perundungan tersebut terjadi sebanyak tiga kali di lokasi berbeda, dan disaksikan oleh sejumlah teman dari kedua belah pihak, termasuk individu berinisial V dan A.

    “Perkelahian terjadi hingga tiga kali di lokasi berbeda, dan kami memiliki saksi-saksi serta bukti yang mendukung laporan ini,” tutup Holdin.

  • Tim 9, Motor Penggerak Pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang Sejak 2004

    Tim 9, Motor Penggerak Pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang Sejak 2004

    Bandarlampung, 23 April 2025 — Di balik disetujuinya pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sungkai Bunga Mayang oleh DPRD Provinsi Lampung, terdapat peran penting sebuah kelompok inisiator yang dikenal dengan sebutan Tim 9. Tim ini diketuai oleh tokoh masyarakat Lampung Utara, Ansori Djausal, dan telah memperjuangkan pemekaran wilayah tersebut sejak tahun 2004.

    Tim 9 dibentuk sebagai respons atas aspirasi masyarakat di wilayah Sungkai dan sekitarnya yang menginginkan percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih merata. Dalam perjalanannya, Tim 9 aktif melakukan kajian, sosialisasi, serta advokasi kepada pemerintah daerah, legislatif, hingga tingkat pusat.

    Ketua Tim 9, Ansori Djausal, menyampaikan bahwa perjuangan ini bukan sekadar wacana, melainkan hasil kerja kolektif yang penuh dedikasi dan komitmen.

    “Perjalanan ini tidak sebentar. 21 tahun kami mengawal aspirasi masyarakat, melalui kajian akademik, audiensi dengan lembaga terkait, hingga menyusun dokumen-dokumen pendukung,” ujarnya.

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, turut memberikan apresiasi terhadap Tim 9 yang dianggap konsisten dan visioner.

    “Usulan ini bukan muncul tiba-tiba. Tim 9 telah bekerja sejak 2004. Ini adalah perjuangan panjang, dan kita harap segera membuahkan hasil nyata,” kata Gubernur Mirza.

    Kini, dengan disetujuinya usulan pembentukan Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, perjuangan Tim 9 memasuki babak baru. Mereka berharap proses selanjutnya di tingkat pusat bisa berjalan lancar, hingga terbentuknya kabupaten definitif yang mandiri dan berdaya saing.(Sairin)