Kategori: Pemerintah

  • Gubernur Rahmat Mirzani Prioritaskan Tata Kelola Ekonomi dan Infrastruktur di 100 Hari Kerja Pertama

    Gubernur Rahmat Mirzani Prioritaskan Tata Kelola Ekonomi dan Infrastruktur di 100 Hari Kerja Pertama

    Bandar Lampung —- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi Provinsi Lampung saat ini, terutama di sektor ekonomi dan infrastruktur.

    “Permasalahan fundamental lampung ini, PDRB kita besar, tapi pendapatan masyarakat kita kecil. Itu artinya kekayaan lampung ini tidak mengalir ke masyarakat lampung,” kata Gubernur.

    Hal tersebut diungkapkan Gubernur Mirza saat menghadiri kegiatan bertema “100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Mirza – Jihan Menuju Lampung Maju” yang digelar Pemred Club Lampung di Akar Hotel, Sabtu (22/3/2025).

    Gubernur menjelaskan bahwa Lampung memiliki PDRB yang besar. Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Gubernur mengungkapkan bahwa hampir 70 persen perputaran uang di Lampung justru mengalir ke luar Lampung.

    “Ternyata uang yang beredar di masyarakat yang hampir 70 persen ke luar lampung karena tidak ditata dengan baik. Maka tugasnya pemerintah itu, pertama, mengelola anggaran,” tambahnya lagi.

    Oleh karenanya, salah satu hal utama yang akan dilakukan Gubernur Mirza adalah dengan memperbaiki serta mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga agar kesejahteraan masyarakat Lampung dapat segera terwujud.

    Selain mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga, hal lain yang akan dilakukan Gubernur untuk meningkatkan PAD yaitu dengan mendorong pendapatan dari sektor pajak kendaraan. Hal ini, kata Gubernur, untuk membantu keterbatasan anggaran dalam melakukan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Provinsi Lampung.

    Gubernur kemudian menjelaskan, saat ini meski di tengah keterbatasan anggaran, Gubernur tetap memprioritaskan perbaikan ruas jalan dengan anggaran Rp450 miliar di seluruh wilayah Lampung di 100 hari kerja pertamanya.

    Di akhir kegiatan, Gubernur meminta dukungan dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

    Sementara itu, koordinator Pemred Club Herman Batin Mangku menjelaskan bahwa Pemred Club terbentuk secara alami berdasar semangat kebersamaan dan kedekatan emosional para jurnalis.

    Pemred Club juga menjadi wadah para jurnalis untuk saling mengingatkan di tengah derasnya perkembangan media online saat ini.

    “Mudah-mudahan Pemred Club ini bisa diterima, karena kita tidak melihat latar belakang medianya dan organisasinya. Juga tidak berorientasi kepada kuantitas tapi berorientasi pada kualitas,” kata Herman Batin Mangku. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Gubernur Lampung Lantik Drs. M. Firsada sebagai Pj. Sekdaprov Lampung

    Gubernur Lampung Lantik Drs. M. Firsada sebagai Pj. Sekdaprov Lampung

    Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama, Kamis (20/3/2025).

    Dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Lampung, Drs. M. Firsada, M.Si, dilantik oleh Gubernur sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung berdasar Surat Keputusan Gubernur Lampung nomor: 800.1.3.3/1298/VI.04/2025.

    Adapun pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung ini sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri dalam rangka mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung.

    Hal tersebut dikarenakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung sebelumnya Ir. Fahrizal Darminto, M.A. dan Ir. Fredy SM., M.M., telah memasuki purna tugas, serta untuk kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan birokrasi sampai dengan dilantiknya pejabat Sekretaris Daerah yang definitif.

    Gubernur Mirza dalam kesempatannya mengucapkan selamat kepada Drs. Muhammad Firsada, M.Si. yang telah dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Gubernur berharap, dengan jabatan yang diemban menjadi semangat baru dalam mewujudkan masyarakat Lampung maju dan sejahtera.

    Gubernur berpesan kepada Penjabat Sekretaris Daerah yang baru saja dilantik untuk dapat melakukan inovasi serta terobosan-terobosan baru, baik dalam metode kerja yang baru ataupun program-program yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat sehingga memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.

    “Jadilah pemimpin yang cerdas, loyal, bekerja keras dan jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian, sehingga akan mampu menunjukkan dharma bakti kepada daerah,” pesan Gubernur.

    Di kesempatan yang sama, Gubernur juga mengingatkan kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadikan momen ini sebagai inspirasi untuk terus mengabdi dengan dedikasi.

    Secara khusus, Gubernur juga berpesan kepada seluruh Pejabat Tinggi Pratama yang hadir agar menjadi teladan dan sosok panutan bagi seluruh pegawai dan staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

    “Bekerjalah secara profesional, transparan, dan berintegritas demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkas Gubernur. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Kapolda Lampung: Fokus pada Penuntasan Kasus Penembakan di Way Kanan

    Kapolda Lampung: Fokus pada Penuntasan Kasus Penembakan di Way Kanan

    Lampung – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup diri untuk menindak tegas anggota kepolisian jika terbukti menerima setoran dari aktivitas judi sabung ayam.

    Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 21 Maret 2025, sebagai respons terhadap isu yang mengaitkan setoran judi dengan tragedi penembakan yang menewaskan tiga anggota Polsek Negara Batin, Polres Way Kanan.

    Helmy menyebut isu tersebut sebagai asumsi tak berdasar yang disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Namun, ia menegaskan bahwa jika ada bukti yang menunjukkan keterlibatan anggotanya, maka tindakan tegas akan diambil.

    “Kalau memang ada, tentu akan ditindak. Polri sudah terbiasa menindak anggota yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Helmy.

    Kapolda juga menekankan bahwa tragedi berdarah yang terjadi adalah persoalan kemanusiaan yang harus diselesaikan hingga tuntas. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap fokus pada fakta utama, yaitu peristiwa penembakan yang menewaskan tiga anggota kepolisian.

    “Banyak isu dan narasi yang beredar, tapi itu jangan sampai mengalihkan fokus dari inti masalah, yaitu penembakan yang mengakibatkan korban jiwa,” tegasnya.

    Sebagai bentuk keseriusan, Helmy menyebut bahwa Ditpropam Polri telah turun langsung untuk melakukan pengecekan serta pendalaman terkait kasus ini. Jika terbukti ada keterlibatan baik dari kepolisian maupun pihak lain, tindakan hukum akan segera dilakukan.

    Pernyataan ini menegaskan komitmen Polri dalam menegakkan disiplin internal serta menyelesaikan kasus penembakan di Way Kanan secara transparan dan tuntas. (*)

  • Iftor Jama’i Warga SBM, Ust. ARO Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Ibadah di Bulan Ramadan

    Iftor Jama’i Warga SBM, Ust. ARO Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Ibadah di Bulan Ramadan

    Bandar Lampung – Ratusan warga Sungkai Bunga Mayang (SBM) menggelar buka bersama atau iftor jama’i di Rumah Makan Pindang Uwo, Jl. Pramuka Malahayati, Rajabasa, pada Sabtu (22/3/2025). Kegiatan ini juga bertepatan dengan rapat panitia Halal Bihalal yang akan digelar dalam waktu dekat.

    Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, AKBP Hepi Hapsasi, yang menegaskan pentingnya kebersamaan dan persiapan menyambut Halal Bihalal warga SBM. Setelah itu, siraman rohani disampaikan oleh Ust. ARO, yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta menjalankan ibadah selain puasa di bulan suci Ramadan.

    Dalam tausiyahnya, Ust. ARO menyampaikan bahwa puasa yang dijalankan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah SWT dapat menghapus seluruh dosa, baik besar maupun kecil. Ia juga mengingatkan agar ibadah puasa di siang hari dilengkapi dengan salat malam atau tarawih, serta memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan guna meraih keutamaan Lailatul Qadar.

    “Puasa yang dijalankan dengan iman dan penuh keikhlasan insya Allah menghapus dosa-dosa kita. Selain itu, penting untuk melaksanakan salat malam dan beri’tikaf di masjid, terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan,” ujar Ust. ARO.

    Dalam rapat panitia yang digelar setelah acara, diputuskan bahwa Halal Bihalal warga SBM akan dilaksanakan pada 27 April 2025 di GSG Unila. Kegiatan iftor jama’i ini kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan warga SBM.

  • Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Program Sister City untuk Bangkitkan Kejayaan Kelautan Berkelanjutan

    Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Program Sister City untuk Bangkitkan Kejayaan Kelautan Berkelanjutan

    Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka peluang kerja sama internasional melalui Program Sister City guna mengembalikan kejayaan sektor kelautan Lampung dengan pendekatan yang berorientasi lingkungan.

    Hal ini disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Koordinasi Program Sister City Sektor Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung, Sabtu (22/3/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menyoroti kejayaan Lampung di sektor kelautan pada era 90-an hingga 2000-an, khususnya dalam produksi udang nasional.

    Namun, Gubernur mengakui bahwa semangat budidaya yang tinggi saat itu tidak diimbangi dengan kesadaran lingkungan, sehingga menyebabkan berbagai permasalahan seperti abrasi pantai, penurunan produksi tambak, serta serangan penyakit dan virus.

    “Lampung pernah menjadi produsen udang nasional. Namun, pengabaian terhadap aspek lingkungan kini berujung pada berbagai dampak negatif yang dirasakan masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.

    Gubernur menyinggung kasus Dipasena sebagai contoh dampak buruk dari pembukaan tambak udang yang tidak berkelanjutan.

    “Pengusaha yang dulu membuka tambak sudah pindah, meninggalkan masyarakat yang harus menanggung kerusakan lingkungan,” tegasnya.

    Oleh karenanya, ia menekankan pentingnya peran pemerintah sebagai regulator dalam membenahi kondisi ini.

    Sebagai langkah konkret, Gubernur mengusulkan revitalisasi mangrove sebagai salah satu solusi utama.

    “Penanaman mangrove memiliki efek ganda, memperbaiki kualitas tambak, mengurai racun, dan menahan abrasi,” jelasnya.

    Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai program untuk mendukung kesejahteraan nelayan, diantaranya :

    – Pembangunan pom bensin khusus nelayan di setiap pelabuhan.
    – Kemudahan pengurusan izin kapal.
    – Peningkatan teknologi bagi nelayan.

    “Kita harus memperkuat nelayan kita dengan teknologi agar mereka mampu bersaing dan meningkatkan produktivitas,” tambahnya.

    Melalui langkah-langkah ini, Gubernur berharap kejayaan sektor kelautan Lampung dapat kembali diraih, dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Perguruan IKS PI Kera Sakti Ranting Kemiling Gelar Buka Bersama di Caffe Derose

    Perguruan IKS PI Kera Sakti Ranting Kemiling Gelar Buka Bersama di Caffe Derose

    Bandar Lampung – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan, Perguruan IKS PI Kera Sakti Ranting Kemiling mengadakan acara buka bersama pada Sabtu (22/3/2025) di Caffe Derose, Bandar Lampung.

    Acara ini dihadiri oleh Ketua Ranting, Bisma Anggara Putra, serta Sekretaris, Bendahara, Dewan Teknik, jajaran pengurus lainnya, dan seluruh anggota Ranting Kemiling.

    Momen kebersamaan ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antaranggota serta memperkuat solidaritas dalam lingkungan perguruan. Selain berbuka puasa bersama, acara juga diisi dengan diskusi santai dan refleksi mengenai nilai-nilai persaudaraan dalam IKS PI Kera Sakti.

    Ketua Ranting, Bisma Anggara Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjalin silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan yang harus terus dijaga dalam keluarga besar IKS PI Kera Sakti.

    “Melalui buka puasa bersama ini, kita ingin semakin mempererat hubungan antaranggota, memperkokoh persaudaraan, serta menjaga semangat dan nilai-nilai luhur dalam perguruan,” ujarnya.

    Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan diakhiri dengan doa bersama, mencerminkan kebersamaan yang semakin kuat dalam keluarga besar IKS PI Kera Sakti Ranting Kemiling. (*)

  • DPD PSI Bandar Lampung Gelar Buka Bersama untuk Pererat Solidaritas

    DPD PSI Bandar Lampung Gelar Buka Bersama untuk Pererat Solidaritas

    Bandar Lampung – Pengurus DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bandar Lampung menggelar acara buka bersama di Wake Up Cafe And Car Wash, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (22/3/2025).

    Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD PSI Bandar Lampung, Rendy Aditia Gumay Gumanti, serta Sekretaris, Bendahara, dan jajaran anggota lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarpengurus sekaligus memperkuat solidaritas dalam menjalankan visi dan misi partai di daerah.

    Dalam sambutannya, Rendy Aditia Gumay Gumanti, menyampaikan bahwa momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi PSI untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat serta memperkuat komitmen dalam membangun politik yang bersih dan inklusif.

    “Buka puasa bersama ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momen untuk memperkuat kebersamaan dan semangat perjuangan kita dalam membawa perubahan positif bagi Bandar Lampung,” ujarnya.

    Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan diskusi ringan terkait program-program PSI di Bandar Lampung serta strategi partai dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

    Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan dan kekompakan kader PSI dalam membangun partai yang solid dan terus berkontribusi bagi masyarakat. (*)

  • Terungkap! Isi Percakapan Kapolsek Lusiyanto dengan Peltu Lubis Sebelum Sabung Ayam Digelar

    Terungkap! Isi Percakapan Kapolsek Lusiyanto dengan Peltu Lubis Sebelum Sabung Ayam Digelar

    Way Kanan – Isi percakapan antara Kapolsek Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto, dengan Pembantu Letnan Satu (Peltu) Lubis sebelum penyelenggaraan sabung ayam akhirnya terbongkar. Dalam komunikasi tersebut, Peltu Lubis diduga meminta izin kepada Kapolsek Lusiyanto untuk menggelar arena judi sabung ayam.

    Kapolsek Lusiyanto pun disebut merespons dengan memberikan sinyal persetujuan melalui kode “aman” kepada Peltu Lubis. Percakapan ini semakin memperjelas dugaan keterlibatan aparat dalam aktivitas perjudian yang berujung pada insiden tragis.

    Diketahui, insiden berdarah terjadi pada Senin (17/3/2025) sore di Negara Batin, Way Kanan, saat penggerebekan arena sabung ayam. Tiga anggota kepolisian gugur akibat tertembak dalam operasi tersebut.

    Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto, mengungkapkan bahwa pelaku penembakan diduga merupakan dua oknum anggota TNI. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk mengungkap kronologi serta motif di balik kejadian tragis ini.

    Insiden ini menjadi sorotan publik, terutama terkait dugaan keterlibatan aparat dalam praktik perjudian ilegal serta koordinasi pengamanan yang berujung pada bentrok fatal. (*)

  • Ketua TP PKK Provinsi Lampung Hadiri Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia

    Ketua TP PKK Provinsi Lampung Hadiri Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia

    Bandar Lampung – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menghadiri Acara Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia yang digelar di Kantor Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL) pada Jumat (21/03/2025). Dalam kegiatan ini, ia didampingi oleh sejumlah pengurus TP PKK Provinsi Lampung.

    Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung dalam acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap anak-anak dengan Down Syndrome serta komunitas disabilitas di Provinsi Lampung. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak-hak, kesejahteraan, serta potensi anak-anak dengan Down Syndrome agar dapat berkembang secara optimal dalam lingkungan yang inklusif dan suportif.

    Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang mendorong inklusivitas serta pemberdayaan penyandang disabilitas, khususnya anak-anak dengan Down Syndrome.

    “Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa anak-anak dengan Down Syndrome memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, kasih sayang, serta kesempatan berkembang seperti anak-anak lainnya. TP PKK akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif,” ujarnya.

    Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk diskusi bersama para orang tua, edukasi mengenai perawatan dan pemberdayaan anak dengan Down Syndrome, serta sesi interaktif yang melibatkan anak-anak dan komunitas disabilitas.

    Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya dukungan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Provinsi Lampung. (Sairin)

  • Gubernur Lampung Tekankan Kolaborasi dalam Perumusan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    Gubernur Lampung Tekankan Kolaborasi dalam Perumusan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    Bandar Lampung—Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha dalam perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Hal ini disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Balai Keratun, Jumat (21/03/2025).

    Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Muhammad Firsada, Gubernur menyatakan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada perubahan yang lebih baik, dengan mengedepankan sinergi lintas sektor.

    “Tugas utama pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Namun, kita juga harus menyadari bahwa ritme regulasi sering kali berjalan lebih lambat dibandingkan dinamika permasalahan di lapangan. Oleh karena itu, kita membutuhkan perencanaan yang baik dan partisipasi aktif semua pihak,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa RPJMD 2025-2029 merupakan tahap awal dari visi jangka panjang Lampung menuju Indonesia Emas 2045. Tiga misi utama atau Tiga Cita yang akan menjadi fokus pembangunan adalah :

    1. Mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.
    2. Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
    3. Meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan dengan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

    Dalam forum tersebut, Gubernur juga mengulas tantangan yang masih dihadapi Provinsi Lampung, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah rata-rata nasional (4,57 persen), tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi (10,62 persen), serta angka pengangguran terbuka sebesar 4,19 persen.

    Di sisi lain, Gubernur optimistis bahwa dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis, Lampung dapat menarik lebih banyak investasi dan menjadi pusat aktivitas ekonomi, pariwisata, serta industri berskala nasional dan global.

    “Kita memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih baik. Namun, ini hanya bisa tercapai jika kita membangun infrastruktur yang terkoneksi dengan baik, mendorong hilirisasi produk pertanian dari desa, serta memastikan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

    Dalam RKPD tahun 2026, pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan tema pembangunan “Penguatan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Tema ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang berfokus pada peningkatan produktivitas untuk swasembada pangan dan energi, serta percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif.

    Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya program makan bergizi gratis bagi anak-anak dan ibu hamil, yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. “Program ini tidak hanya soal gizi, tapi juga soal menciptakan perputaran ekonomi yang lebih besar di daerah kita,” tegasnya.

    Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan. “Kita harus bekerja sama, saling bahu-membahu, karena hanya dengan kolaborasi, daerah kita bisa bangkit,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Elvira Umihanni dalam laporannya mengatakan bahwa Forum Konsultasi Publik ini digelar dalam rangka penyusunan rancangan RPJMD Tahun 2025-2029 dan RKPD Tahun 2026 Provinsi Lampung.

    “Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini merupakan salah satu tahapan yang dilaksanakan dalam rangka penyusunan dokumen perencanaan baik RPJMD sebagai dokumen perencanaan jangka menengah maupun RKPD Tahun 2026 sebagai dokumen perencanaan tahunan,” tuturnya.

    Menurut Elvira Umihanni, forum ini dilaksanakan untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan terkait dengan tantangan, peluang, isu aktual atau isu strategis, tujuan, sasaran dan program pembangunan untuk perencanaan pembangunan daerah jangka menengah dan tahunan tahun 2026.

    Substansi rancangan awal dokumen RPJMD 2025-2029 dan RKPD tahun 2026, menurut Elvira, digunakan sebagai acuan dalam mewujudkan kesinambungan pembangunan nasional yang tentunya juga di implementasikan oleh seluruh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, dimana pada saat ini seluruh jenjang pemerintahan daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota sedang dalam proses penyusunan rencana pembangunan jangka menengah 5 tahun dan tahun 2026.

    “Penyusunan RPJMD Provinsi Lampung melalui beberapa tahapan, kami menargetkan pada tanggal 7 Agustus 2025, Perda RPJMD sudah bisa ditetapkan sebagai peraturan daerah tentunya atas persetujuan DPRD Provinsi Lampung dan hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri,” terang Elvira

    Forum Komunikasi Publik hari ini juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan beberpa narasumber, diantaranya yakni Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M. Sc, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Junanto Herdiawan, dan Aktivis Perempuan, anak dan disabilitas Sely Fitriani.

    Kegiatan ini diikuti secara luring oleh kurang lebih 100 orang dan secara daring atau virtual oleh kurang lebih 150 orang. Hadir pada kesempatan ini dari DPD RI Provinsi Lampung, DPRD Provinsi Lampung, Instansi vertikal, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bappeda kabupaten/kota, insan pers, Asosiasi dunia usaha, Organisasi masyarakat serta para pemangku kepentingan pembangunan lainnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).