Kategori: Pemerintah

  • Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Propam Harus Jadi Benteng Disiplin

    Lampung Selatan — Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto, menegaskan peran strategis Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin internal Polri.

    Hal tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Penutupan Pembaretan Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Lampung secara resmi menutup rangkaian pembinaan tradisi yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tujuh hari secara intensif. Kegiatan ini mencakup pembekalan materi teori hingga praktik terkait tugas dan fungsi pengawasan internal di tubuh Polri.

    Dalam amanatnya, Brigjen Pol Sumarto menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan proses penting dalam pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme personel Propam sebagai “benteng disiplin” institusi.

    “Propam memiliki posisi krusial dalam menjaga marwah Polri. Kedisiplinan anggota menjadi fondasi utama keberhasilan institusi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kabid Propam beserta jajaran serta para instruktur yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik. Selain itu, ia mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembinaan dengan penuh dedikasi.

    Lebih lanjut, Wakapolda memberikan sejumlah penekanan strategis kepada para Bintara Remaja Bid Propam, di antaranya:

    Menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan di lingkungan kerja;

    Meningkatkan profesionalisme dengan mengimplementasikan ilmu secara tegas, humanis, dan berintegritas;

    Menguatkan fungsi pengawasan internal melalui langkah preventif dan represif yang adil dan terukur;

    Menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang;

    Adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap aduan masyarakat.

    “Propam harus hadir sebagai solusi, bukan sumber persoalan. Integritas adalah harga mati,” tegas mantan Karo Provost Div Propam Mabes Polri tersebut.

    Dengan berakhirnya kegiatan pembaretan ini, diharapkan para Bintara Remaja Bid Propam Polda Lampung mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kedisiplinan dan kehormatan institusi Polri.

  • Ketua Formena Geram! Bupati Didesak Nonaktifkan Kades Tanjung Sari

    Ketua Formena Geram! Bupati Didesak Nonaktifkan Kades Tanjung Sari

    Lampung Selatan — Ketua Forum Media Natar (Formena), Kartarina Pengiran Bandar Suttan, angkat bicara terkait polemik yang tengah memanas di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Ia secara tegas mendesak Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk segera menonaktifkan Kepala Desa (Kades) Tanjung Sari, Prayitno.

    Menurut Kartarina, permasalahan yang terjadi di desa tersebut telah berkembang menjadi krisis serius yang membutuhkan langkah cepat, tepat, dan tegas dari pemerintah daerah.

    “Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Inspektorat harus segera bertindak. Ini bukan lagi persoalan sepele,” tegasnya, Rabu (8/4/2026).

    Ia mengungkapkan, terdapat tiga persoalan utama yang kini menjadi sorotan publik di Desa Tanjung Sari.

    Pertama, insentif RT dan kader desa yang diduga belum dibayarkan selama kurang lebih 10 bulan, hingga memicu aksi protes warga yang berujung pada penyegelan kantor desa.

    Kedua, adanya dugaan pencairan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Sari yang tidak transparan dan tidak melibatkan pengurus sebagaimana mestinya.

    Ketiga, mundurnya seluruh RT dan kader desa secara serentak. Hal ini dinilai sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap kondisi pemerintahan desa, sekaligus menjadi sinyal kuat mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Kepala Desa Prayitno.

    Kartarina juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan dalam mengawal jalannya pemerintahan desa.

    “Ini menunjukkan adanya kelemahan dalam pengawasan. Inspektorat harus bertanggung jawab dan segera melakukan audit menyeluruh,” ujarnya.

    Desakan ini semakin memperkuat tuntutan masyarakat agar dilakukan evaluasi serius terhadap tata kelola pemerintahan serta kepemimpinan di Desa Tanjung Sari.

    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepala Desa Tanjung Sari maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terkait tuntutan tersebut.

    Publik kini menantikan langkah konkret dari Bupati Lampung Selatan dalam menyikapi polemik yang terus berkembang ini.
    (Red)

  • Pengurus PSI Lampung Selatan Perkuat Struktur Hingga Tingkat DPRT, Target Rampung 3 Bulan

    Pengurus PSI Lampung Selatan Perkuat Struktur Hingga Tingkat DPRT, Target Rampung 3 Bulan

    Lampung Selatan – Pada hari ini, Selasa (7/4/2026), jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lampung Selatan kembali menggelar kegiatan koordinasi dan pemantapan struktur organisasi. Kegiatan ini melibatkan pengurus dari tingkat DPD hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) sebagai bagian dari upaya penguatan internal menghadapi Pemilu 2029.

    Acara dilaksanakan di Posko Natar yang juga merupakan kediaman Sekretaris DPD Natar, Bambang Suseno. Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat struktur partai di seluruh wilayah Lampung Selatan.

    Ketua DPD PSI Lampung Selatan, Ivan Destianto, dalam arahannya menegaskan pentingnya soliditas dan percepatan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat bawah.

    “Dalam waktu 3 bulan ke depan, kami menargetkan seluruh struktur pengurus PSI di Lampung Selatan, hingga tingkat DPRT, sudah terbentuk secara lengkap dan solid,” tegas Ivan.

    Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi awal untuk memperkuat basis partai dan meningkatkan kesiapan menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029.

    Kegiatan koordinasi ini juga menjadi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat komunikasi antar pengurus, serta memastikan setiap tingkatan organisasi memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

    Dengan adanya pemantapan ini, diharapkan PSI Lampung Selatan semakin siap, terorganisir, dan mampu menjadi kekuatan politik yang signifikan di masa mendatang.

    (Rilis/Red)

  • Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

    Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

    LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dimulai sejak 13 Maret 2026. Hingga hari ke-13 pelaksanaan operasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung terpantau tetap kondusif.

    Berdasarkan data terbaru, tren Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menunjukkan perkembangan positif, Kamis (26/03/2026).

    Pada H-13, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 2 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 50 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 4 kejadian.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan jajaran kepolisian.

    “Kami bersyukur tren kecelakaan lalu lintas pada hari ke-13 Operasi Ketupat Krakatau 2026 mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif, termasuk edukasi di daerah rawan pelanggaran yang kami tingkatkan hingga 169 persen,” ujarnya.

    Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap waspada selama perjalanan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah, selalu mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” tambahnya.

    Dalam rangka menjamin kenyamanan para pemudik, Subsatgas Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas juga terus meningkatkan intensitas kegiatan di lapangan.

    Tercatat, terjadi peningkatan hingga 100 persen pada pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis seperti pelabuhan, jalur arteri, rest area, serta area parkir penyeberangan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kepadatan dan penumpukan kendaraan.

    Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif hingga berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026, demi memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman dan nyaman.

  • Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    Pererat Silaturahmi, DPD KO-WAPPI Pesawaran Bersama DPW Lampung Gelar Halal Bihalal 1447 H

    PESAWARAN – Dalam suasana hangat bulan Syawal 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KO-WAPPI Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halal Bihalal.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran pada Rabu (25/3/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

    Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota wartawan KO-WAPPI di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pesawaran.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah direncanakan sebelumnya.

    “Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan rangkaian program yang telah disepakati bersama dalam rapat songsong Ramadan 1447 H. Momentum Idulfitri ini juga menjadi awal kita kembali mengaktifkan sekretariat untuk menjalankan tugas jurnalistik seperti biasa,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, H. Hasan Efendi S. Nage, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh anggota.

    “Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak. Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan pengurus KO-WAPPI. Silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya melapangkan rezeki dan memperpanjang umur,” ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa menjaga tali silaturahmi merupakan amalan mulia dalam ajaran Islam, yang membawa keberkahan serta mempererat hubungan antar sesama.
    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung, di antaranya Sekretaris Totok Yulinto, ST, Wakil Ketua I, serta anggota lainnya.

    Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan ramah tamah, saling bersalaman, serta sesi foto bersama.

  • H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    H-3 Lebaran Memanas! 100 Ribu Pemudik Padati Lampung, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

    LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meskipun terjadi lonjakan signifikan pemudik dari Pulau Jawa.

    Berdasarkan pemantauan dalam Operasi Ketupat Krakatau, tercatat lebih dari 100 ribu orang memasuki wilayah Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.

    Lonjakan terjadi sejak Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

    Sebaliknya, arus dari Sumatera ke Jawa tercatat jauh lebih rendah, yakni 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan.

    Di tengah tingginya arus mudik tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.

    Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan tersebut, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan guna memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
    “Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” ujarnya.

    Ia menegaskan, lonjakan arus mudik pada H-3 Lebaran masih dalam kendali petugas di lapangan.

    “Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” tambahnya.

    Selain di Pelabuhan Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk ke Lampung.

    Sementara itu, jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat sebanyak 2.871 penumpang datang dan 2.019 penumpang berangkat.

    Yuni memastikan hingga saat ini tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan arus mudik.
    “Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.
    “Kami mengingatkan pemudik agar tetap mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

    Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.

  • Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan Wartawan RAM News Lampung Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

    Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan Wartawan RAM News Lampung Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

    Lampung — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Direksi PT. Generasi Media Cemerlang bersama seluruh jajaran wartawan RAM NEWS LAMPUNG menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim.

    Pimpinan Redaksi RAM NEWS LAMPUNG, Sairin, menyampaikan bahwa momen Idul Fitri merupakan waktu yang penuh makna untuk mempererat tali silaturahmi serta saling memaafkan setelah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

    “Kami segenap Direksi PT. Generasi Media Cemerlang dan wartawan RAM News Lampung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Sairin.

    Ia juga berharap, momentum Idul Fitri ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

    RAM NEWS LAMPUNG berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang aktual, terpercaya, dan membangun demi kemajuan daerah dan bangsa.

  • Silaturahmi Ramadan, Presiden Prabowo Terima Megawati di Istana Merdeka

    Silaturahmi Ramadan, Presiden Prabowo Terima Megawati di Istana Merdeka

    Jakarta – Di hari ke-29 bulan suci Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3/2026).

    Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari tradisi silaturahmi menjelang Hari Raya Idulfitri. Kedua tokoh bangsa ini tampak berbincang akrab, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan di momen Ramadan.

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut, putri Megawati, Puan Maharani, serta putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo.

    Silaturahmi ini menjadi simbol penting dalam menjaga komunikasi dan keharmonisan antar pemimpin bangsa, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan saling memaafkan.
    Momentum tersebut juga diharapkan dapat memperkuat persatuan nasional serta memberikan contoh positif bagi masyarakat Indonesia dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

  • SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Isbat yang digelar pada Jumat (20/3/2026) di Jakarta. Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar serta dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli falak, dan instansi terkait.

    Dalam keterangan resminya, Menteri Agama menyampaikan bahwa hasil pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia menunjukkan posisi bulan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal. Oleh karena itu, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    “Berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab, serta karena hilal belum memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar.

    Sidang Isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

    Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Lebaran dengan penuh kebersamaan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

  • Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Lampung Selatan, 17 Maret 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni dan Rest Area KM 20B, Selasa (17/3/2026).

    Kunjungan tersebut disambut oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri melakukan pemantauan arus lalu lintas melalui jalur udara dari Jakarta–Merak hingga Bakauheni. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas relatif lancar, meskipun antrean kendaraan mulai terlihat di wilayah Merak.

    Wakapolri mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Polda Lampung dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Aplikasi Siger Lampung Presisi, yang mampu menyajikan data lalu lintas secara real-time dengan sistem pembagian zona hijau, kuning, dan merah. Selain itu, penerapan buffer zone di sejumlah rest area dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan.

    Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, Polda Lampung juga telah menyiapkan manajemen distribusi kendaraan melalui empat pelabuhan, yakni ASDP, SMA, BPJ, dan WIKA, serta pengaturan empat jalur utama meliputi jalur Barat, Tengah, Tol, dan Timur.

    Tak hanya itu, kesiapsiagaan kontingensi turut diperkuat dengan menyiagakan 16 kapal serta 320 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

    Pengamanan arus mudik juga diperkuat melalui pengawalan kendaraan, kesiapan pos pengamanan (Pos PAM), pos pelayanan (Pos YAN), pos terpadu, command center, hingga layanan darurat bagi masyarakat.

    Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 serta 28–29 Maret 2026.

    Secara nasional, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melibatkan sebanyak 161.243 personel dengan dukungan lebih dari 2.700 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

    Wakapolri menilai kesiapan yang dilakukan Polda Lampung tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.