Kategori: Pesawaran

  • SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    SAH! Hilal Belum Terlihat, Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

    Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Isbat yang digelar pada Jumat (20/3/2026) di Jakarta. Sidang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar serta dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli falak, dan instansi terkait.

    Dalam keterangan resminya, Menteri Agama menyampaikan bahwa hasil pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia menunjukkan posisi bulan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal. Oleh karena itu, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    “Berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab, serta karena hilal belum memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar.

    Sidang Isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

    Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Lebaran dengan penuh kebersamaan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

  • Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Wakapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Bakauheni, Apresiasi Inovasi Polda Lampung

    Lampung Selatan, 17 Maret 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni dan Rest Area KM 20B, Selasa (17/3/2026).

    Kunjungan tersebut disambut oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri melakukan pemantauan arus lalu lintas melalui jalur udara dari Jakarta–Merak hingga Bakauheni. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas relatif lancar, meskipun antrean kendaraan mulai terlihat di wilayah Merak.

    Wakapolri mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Polda Lampung dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Aplikasi Siger Lampung Presisi, yang mampu menyajikan data lalu lintas secara real-time dengan sistem pembagian zona hijau, kuning, dan merah. Selain itu, penerapan buffer zone di sejumlah rest area dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan.

    Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, Polda Lampung juga telah menyiapkan manajemen distribusi kendaraan melalui empat pelabuhan, yakni ASDP, SMA, BPJ, dan WIKA, serta pengaturan empat jalur utama meliputi jalur Barat, Tengah, Tol, dan Timur.

    Tak hanya itu, kesiapsiagaan kontingensi turut diperkuat dengan menyiagakan 16 kapal serta 320 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

    Pengamanan arus mudik juga diperkuat melalui pengawalan kendaraan, kesiapan pos pengamanan (Pos PAM), pos pelayanan (Pos YAN), pos terpadu, command center, hingga layanan darurat bagi masyarakat.

    Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 serta 28–29 Maret 2026.

    Secara nasional, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melibatkan sebanyak 161.243 personel dengan dukungan lebih dari 2.700 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

    Wakapolri menilai kesiapan yang dilakukan Polda Lampung tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

  • Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Kapolres Pesawaran Sidak Tiga Pos Pam Jalur Wisata Pesisir, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran

    Pesawaran, Lampung – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di jalur wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Selasa (17/03/2026) siang.

    Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta optimalisasi pengamanan di titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan masyarakat, terutama pasca Hari Raya Idul Fitri.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang juga bertindak sebagai Ka Opsres Ketupat Krakatau 2026 mengecek langsung tiga Pos Pam, yakni Pos Pam Simpang Tiga Mutun, Pos Pam Pantai Mutun, dan Pos Pam Ketapang.
    Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, serta Kasi Propam Polres Pesawaran sebagai bentuk sinergi lintas fungsi dalam pengawasan operasional di lapangan.

    Kapolres melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pesisir.

    AKBP Alvie Granito menegaskan bahwa jalur wisata pesisir merupakan salah satu titik rawan yang harus mendapat perhatian serius.

    “Jalur pesisir Pesawaran memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel harus maksimal. Pos Pam harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat,” tegasnya.
    Ia juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi antarpos guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Perkuat pengawasan di titik rawan, tingkatkan koordinasi, dan pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

    Melalui pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga pasca Idul Fitri.

  • Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Pesawaran – Gerak cepat kembali ditunjukkan jajaran Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Polda Lampung dalam mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (12/03/2026).

    Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, petugas berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang warga setempat.

    Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Panit II Reskrim Polsek Gedong Tataan, AIPDA Andhika Ramadhona, S.IP., bersama personel Tekab 308 Presisi setelah menerima laporan masyarakat terkait peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu korban berinisial M. (39) berpapasan dengan pelaku F. (41) di wilayah Desa Negeri Katon.

    Pertemuan keduanya kemudian memicu cekcok mulut yang diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi. Dalam kondisi emosi, pelaku turun dari sepeda motor dan mengambil senjata tajam jenis arit/sabit yang dibawanya.

    Pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan luka robek pada bagian lengan kiri.

    Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melerai keduanya. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tenaga kesehatan di wilayah setempat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gedong Tataan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan langsung bergerak melakukan penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku.

    Dipimpin oleh AIPDA Andhika Ramadhona, petugas berhasil memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kediamannya di wilayah Desa Negeri Katon.

    Tanpa menunggu lama, petugas segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku berinisial F. (41) tanpa perlawanan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah arit/sabit.

    Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah arit/sabit bergagang kayu berwarna cokelat serta satu potong kaos berwarna cokelat, sebelum membawa pelaku ke Polsek Gedong Tataan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

    “Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolsek.
    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang Penganiayaan.

    Pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di tengah momentum bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

  • Jelang Mudik Lebaran, Polres Pesawaran Gelar Apel Operasi Ketupat Krakatau 2026”

    Jelang Mudik Lebaran, Polres Pesawaran Gelar Apel Operasi Ketupat Krakatau 2026”

    Pesawaran – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Pesawaran menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S. bersama Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., Kamis (12/03/2026) sore.

    Apel yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan pengamanan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pesawaran.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat dari berbagai instansi, di antaranya Ketua DPRD Pesawaran, Ketua Pengadilan Negeri Gedong Tataan, perwakilan Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir, Kodim 0421/LS, serta jajaran organisasi perangkat daerah, Jasa Raharja, Senkom Polri, hingga Pramuka Saka Bhayangkara Kabupaten Pesawaran.

    Apel gelar pasukan juga melibatkan berbagai satuan dari unsur Polres Pesawaran, Polsek jajaran, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, serta unsur pendukung lainnya yang menunjukkan kesiapan penuh dalam mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama momentum Lebaran.
    Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan operasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan pita tanda Operasi Ketupat Krakatau 2026 kepada perwakilan personel yang terlibat dalam pengamanan.

    Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan oleh Bupati Pesawaran selaku pimpinan apel, disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta stakeholder terkait.

    Operasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, khususnya arus mudik dan arus balik Lebaran, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

    “Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Bupati Pesawaran saat membacakan amanat Kapolri.

    Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada periode Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui penguatan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

    Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, Polri juga telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang akan difungsikan sebagai pusat pelayanan dan informasi bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik.

    Di tempat yang sama, Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S. menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Idul Fitri merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan soliditas, sinergi, dan koordinasi lintas sektor.

    “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga momentum mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

    Kapolres juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya selama momentum bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

    Dengan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di wilayah Kabupaten Pesawaran dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh rasa aman dan kebahagiaan sesuai dengan tema operasi tahun ini, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

  • Bulan Penuh Berkah, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Berbagi Takjil, Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Bulan Penuh Berkah, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Berbagi Takjil, Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Pesawaran – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan berbagi takjil, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta buka puasa bersama.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 39, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (10/3/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

    Pembagian takjil dilaksanakan di depan sekretariat KO-WAPPI Pesawaran dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat sekitar serta para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di Jalan Ahmad Yani.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun pada bulan suci Ramadhan.

    “Kegiatan pembagian takjil serta santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa ini sudah menjadi agenda tahunan kami setiap bulan Ramadhan. Pengurus dan anggota KO-WAPPI selalu bekerja sama dan bergotong royong agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya.

    Dahron juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan panitia yang telah bekerja keras hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” tambahnya.

    Sementara itu, warga sekitar sekretariat KO-WAPPI Pesawaran mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi wartawan tersebut.

    “Kami sebagai warga sangat senang dengan kegiatan yang diadakan oleh wartawan KO-WAPPI. Hari ini kami mendapatkan takjil untuk berbuka puasa, dan anak yatim serta kaum dhuafa di sekitar sini juga mendapatkan santunan. Semoga organisasi KO-WAPPI beserta seluruh anggotanya selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah,” ungkap salah satu warga.

    Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara organisasi wartawan KO-WAPPI dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

  • DPW PSI Lampung Berbagi Takjil dan Gelar Ramah Tamah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    DPW PSI Lampung Berbagi Takjil dan Gelar Ramah Tamah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    Bandar Lampung, Sabtu 7 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (7/3/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPW PSI Lampung tersebut dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama seluruh pengurus partai.

    Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian, didampingi Sekretaris DPW PSI Beni Batara, S.M, serta diikuti oleh seluruh jajaran pengurus DPW PSI Lampung.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sis Azitriaz Tiza, yang merupakan Ketua DPW PSI Lampung periode 2022–2025.

    Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan PSI dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar pengurus dan kader PSI,” ujarnya.

    Setelah kegiatan pembagian takjil, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh pengurus DPW PSI Lampung dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan sebagai wujud kepedulian sosial Partai Solidaritas Indonesia kepada masyarakat.

  • Tunjukkan Keseriusan, Bustami Datangi DPW PSI Lampung Usai Sowan ke Solo

    Tunjukkan Keseriusan, Bustami Datangi DPW PSI Lampung Usai Sowan ke Solo

    Lampung — Keseriusan untuk bergabung dan membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditunjukkan Bustami dengan mengunjungi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung, Kamis (5/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Bustami melakukan sowan ke Solo sebagai bagian dari komunikasi politiknya.

    Sebagai seorang senator yang secara undang-undang dibatasi untuk tidak menjadi pengurus partai politik, Bustami menegaskan bahwa dirinya bergabung dengan PSI sebagai kader.

    Ia menyampaikan komitmennya untuk turut membesarkan PSI, khususnya di Provinsi Lampung.

    “Dengan pengalaman saya di eksekutif maupun sebagai senator, saya berkomitmen kuat untuk membesarkan PSI Lampung. Target kita jelas, setiap daerah pemilihan (dapil) harus ada kader PSI yang terpilih,” ujar Bustami.

    Pernyataan tersebut disampaikan Bustami di sela-sela keberangkatannya mengikuti Safari Ramadan DPW PSI yang berlokasi di DPD PSI Way Kanan. Momentum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan struktur partai di tingkat daerah.

    Dalam kunjungannya ke DPW PSI Lampung, Bustami diterima langsung oleh Ketua DPW, Sekretaris DPW, serta jajaran pengurus wilayah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.

    Dalam obrolan santai namun sarat makna itu, selain membahas target politik ke depan, Bustami juga berbagi pengalaman panjangnya di dunia pemerintahan dan legislatif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi jajaran pengurus DPW PSI Lampung untuk semakin solid dan progresif dalam membangun kekuatan partai.

    Kehadiran Bustami dinilai menjadi energi baru bagi PSI Lampung dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan, dengan tekad memperluas basis dukungan dan memperkuat kaderisasi di setiap dapil.

  • DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rakor Jelang Ramadan 1447 Hijriah

    DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rakor Jelang Ramadan 1447 Hijriah

    PESAWARAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

    Rakor tersebut dilaksanakan di ruang rapat Sekretariat DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran dan dihadiri oleh seluruh pengurus serta perwakilan dari berbagai media massa yang ada di wilayah Kabupaten Pesawaran, pada Senin (16/2/2026), pukul 13.00 WIB hingga selesai.

    Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama. Di antaranya penyusunan program kerja selama bulan Ramadan, seperti rencana kegiatan sosial berupa pembagian takjil dan sembako kepada masyarakat kurang mampu, penguatan sinergi antaranggota KO-WAPPI dalam peliputan kegiatan keagamaan dan sosial, serta penyusunan jadwal kegiatan khusus Ramadan yang akan digelar oleh DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran.

    Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran, Dahron Sungkai, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penuh berkah yang harus dimaknai dengan kegiatan positif dan bermanfaat.

    Sebagai organisasi wartawan, KO-WAPPI memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, persatuan, serta kemaslahatan umat melalui pemberitaan yang edukatif dan berimbang.

    “Melalui berbagai program yang akan kita laksanakan selama Ramadan, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwartawan serta dengan berbagai elemen masyarakat,”ujarnya.

    Rakor tersebut juga menghasilkan kesepakatan untuk segera membentuk kepanitiaan khusus yang akan bertanggung jawab pada masing-masing program kerja. Selain itu, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran juga sepakat untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran serta berbagai organisasi kemasyarakatan guna menyukseskan seluruh agenda yang telah direncanakan.

    Sebagai informasi, berdasarkan penetapan dari lembaga terkait, 1 Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan terselenggaranya rakor ini, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran berharap dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan persiapan yang matang serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

  • Tak Berkutik Saat Dikejar, Pembawa Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif Diamankan Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran

    Tak Berkutik Saat Dikejar, Pembawa Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif Diamankan Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran

    Polres Pesawaran , Polda Lampung – Tim Tekab 308 Presisi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran bersama Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesawaran berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) dalam kegiatan patroli hunting di wilayah hukum Polsek Tegineneng.

    Pengungkapan tersebut berlangsung pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Raya Trimurjo, Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

    Dalam Kegiatan Patroli tersebut, petugas mengamankan 2 (dua) orang pria masing-masing berinisial R.S. (24), warga Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dan I.W. (42), warga Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

    Kasat Reskrim Polres Pesawaran, IPTU Pande Putu Yoga Mahendra, S.Tr.K., M.H., Mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito P.,S.I.K.,M.S.S. menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut bermula saat personel Tekab 308 Presisi bersama Tim Opsnal Satresnarkoba melaksanakan patroli hunting guna mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Tegineneng.

    “Pada saat patroli, petugas mencurigai 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna silver tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh 2 (dua) orang laki-laki. Ketika akan dilakukan pemeriksaan, keduanya justru melarikan diri sehingga anggota melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku,” jelas IPTU Pande Putu Yoga Mahendra.

    Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan badan dan kendaraan di lokasi, petugas menemukan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang diselipkan di pinggang salah 1 (satu) terduga pelaku beserta empat butir amunisi aktif kaliber 9 mm.

    “Selain senjata api rakitan dan amunisi aktif, petugas juga mengamankan satu buah kunci letter T beserta 6 (enam) anak kunci yang diduga digunakan untuk tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Selanjutnya kedua terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Pesawaran untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.

    Dari tangan pelaku, Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa :

    1 (satu) pucuk diduga senjata api rakitan jenis revolver
    4 (empat) butir amunisi aktif kaliber 9 mm
    1 (satu) buah kunci letter T
    6 (enam) anak kunci letter T

    Atas perbuatannya, para terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Kasat Reskrim menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli hunting dan penindakan tegas terhadap segala bentuk kepemilikan senjata ilegal maupun tindak kriminalitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    “Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Pesawaran,” tegas IPTU Pande Putu Yoga Mahendra.

    Saat ini kedua terduga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan intensif, sementara penyidik terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan dalam tindak pidana lainnya.