Kategori: Sosial

  • Imbau Masyarakat Waspada Aksi Premanisme Disertai Tindakan Anarkis, Kapolda Lampung: Jangan Ragu Melapor

    Imbau Masyarakat Waspada Aksi Premanisme Disertai Tindakan Anarkis, Kapolda Lampung: Jangan Ragu Melapor

    Bandar Lampung – Polda Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi premanisme disertai tindakan anarkis pelaku perorangan maupun kelompok masyarakat tertentu.

    Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, imbau ini sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas keamanan dan iklim perekonomian yang kondusif di wilayah hukum setempat.

    “Bila menemukan adanya indikasi aksi premanisme perorang maupun kelompok masyarakat tertentu di wilayah masing-masing, kami imbau kepada masyarakat agar jangan takut untuk melapor, karena kepolisian siap melindungi dan menindaklanjuti setiap aduan dengan tegas, serta sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya, Senin (28/4/2025).

    Lanjut Kapolda, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kepolisian daerah terus meningkatkan kegiatan patroli rutin dengan sasaran mengantisipasi terjadinya kasus pemerasan, pungutan liar, hingga aksi intimidasi berupa premanisme.

    Selain itu, Polda Lampung juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, agar memahami hak-haknya dan tidak ragu melaporkan jika mengalami tindakan yang merugikan.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dengan menolak segala bentuk premanisme di Lampung,” tegas Kapolda.

    Menindaklanjuti imbauan ini, Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol V. Thirdy Hadmiarso menambahkan, pihak intens menggelar pembinaan Bhabinkamtibmas di tiap kewilayahan Polres/Polresta jajaran.

    Sehingga kegiatan pembinaan diharapkan untuk meningkatkan kualitas, serta efektivitas pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah hukum.

    “Kegiatan ini dilaksanakan paparan mengenai strategi pembinaan kewilayahan Bhabinkamtibmas, dan koordinasi serta analisis dan evaluasi (Anev) terkait pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas,” imbuhnya.

    Lebih lanjut Thirdy mengingatkan, aksi premanisme bisa berdampak negatif bagi masyarakat maupun roda perekonomian di suatu wilayah. Pasalnya, rasa takut masyarakat di ruang publik maupun lingkungan kerja bisa meningkat dikarenakan merasa tidak aman.

    Kemudian wilayah setempat juga bisa mengalami kerugian secara ekonomi dikarenakan terganggunya aktivitas bisnis maupun investasi akibat praktik pemerasan, hingga perusakan citra wilayah yang dianggap tidak kondusif bagi wisatawan dan investor.

    “Kami meminta para personel Bhabinkamtibmas sambang ke tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mensosialisasikan dampak premanisme ini, sehingga dapat bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

    Dalam menunjang pelayanan masyarakat lainnya, kepolisian juga memberikan dan menempatkan sarana kontak (Sarkon), sebagai bentuk dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian di lapangan.

    “Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para Bhabinkamtibmas dapat semakin profesional dalam membangun komunikasi serta kemitraan dengan masyarakat, sehingga mampu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing,” tandas Dirbinmas. (*)

  • Hermansyah KPU Lampung Supervisi Sosialisasi PSU di Teluk Pandan Pesawaran

    Hermansyah KPU Lampung Supervisi Sosialisasi PSU di Teluk Pandan Pesawaran

    Pesawaran, RAM News Lampung –Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Hermansyah, melakukan monitoring dan supervisi kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih untuk para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda di Kabupaten Pesawaran, 29 April 2025.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi terkait Perselisihan Hasil Pemilihan di Kecamatan Teluk Pandan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Tahun 2024.

    Dalam sosialisasi tersebut, Hermansyah menjelaskan secara rinci mengenai proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran. Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terselenggaranya PSU yang jujur, adil, dan demokratis.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Padang Cermin, Danramil Padang Cermin, Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pesawaran, serta perwakilan dari Kecamatan Teluk Pandan.

    KPU Lampung terus berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman masyarakat dalam setiap tahapan pemilu, sejalan dengan semangat. (Murida)

  • MUBASSIYRAT: Menyusun Roadmap Kepemimpinan Islam Masa Depan

    MUBASSIYRAT: Menyusun Roadmap Kepemimpinan Islam Masa Depan

    JAKARTA – Dalam upaya merancang masa depan peradaban dunia berlandaskan petunjuk ilahi, Majelis GAZA (Gerakan Akhir Zaman) akan menggelar Dialog Terbuka Membahas Kumpulan Mimpi dan Takwilnya (Master Plan Mimpi) pada 1 Mei 2025 mendatang.

    Dialog ini akan berlangsung di Auditorium Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang diasuh oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A.

    Acara ini mengundang partisipasi terbuka bagi masyarakat, khususnya warga Jabodetabek, untuk bersama-sama menggali inspirasi ruhani dari mimpi-mimpi umat yang ditakwil berdasarkan Al-Qur’an, Hadits, dan kaidah tafsir para ulama.

    Membangun Masa Depan Berbasis Petunjuk Ilahi

    Majelis GAZA menargetkan sejumlah tujuan dalam dialog ini, antara lain:

    Mengungkap Master Plan Ilahiyah melalui tafsir mimpi umat.

    Memvalidasi takwil secara kolektif dengan melibatkan ulama, akademisi, dan masyarakat.

    Mengidentifikasi pesan strategis untuk mengantisipasi krisis nasional maupun global.

    Menyatukan visi lintas ormas, pesantren, akademisi, dan pemerintah.

    Membangun kesadaran akan pentingnya wahyu ruhani dalam merancang masa depan.

    Selain itu, beberapa manfaat konkret yang diharapkan lahir dari dialog ini meliputi:

    Validasi kebenaran mimpi dan takwil melalui musyawarah ilmiah dan spiritual.

    Pemetaan krisis serta peluang masa depan umat.

    Penyusunan roadmap peradaban Islam Rahmatan lil ‘Alamin.

    Pembentukan Forum Internasional Mubasyirat sebagai referensi dunia Islam.

    Penegasan posisi strategis Indonesia sebagai poros ruhani dunia.

    Tokoh-Tokoh Nasional Hadir Memeriahkan Dialog

    Sejumlah tokoh terkemuka dijadwalkan menjadi pembicara dalam forum ini, antara lain:

    Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A. – Ketua Umum PBNU 2010–2021, pakar sejarah Islam.

    Prof. Dr. KH. Abdul Wahid Maktub (Gus Wahid) – Dosen President University, mantan Dubes RI untuk Qatar.

    KH. Wahfiudin Sakam, S.E., M.B.A. – Ekonom dan cendekiawan Muslim.

    Moderator: KH. Dr. Imam Addaruqutni, M.A. – Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia.

    Dari Majelis GAZA sendiri akan tampil Drs. Diki Candra Purnama, M.M., dan Ustadz Dede Hikayat.

    Kehadiran Menteri Agama RI, Prof. Nazarudin Umar, M.A., juga masih dalam tahap konfirmasi. Jika hadir, ini akan menjadi momen bersejarah kedua setelah dua dekade lalu beliau berdialog bersama Diki Candra dan Ustadz Yusuf Mansyur dalam program live di Metro TV.

    Gerakan Ruhani Menyambut Campur Tangan Ilahi

    Majelis GAZA menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar forum akademik, melainkan sebuah gerakan ruhani untuk menyambut campur tangan ilahi dalam membimbing masa depan umat manusia.

    Mimpi-mimpi benar dan takwil sahih diyakini sebagai isyarat ilahi yang mengandung arahan strategis untuk menyelamatkan umat di masa penuh tantangan.

    Sebagai kelanjutan, akan disusun Buku Putih Master Plan Ruhani, pembentukan Tim Kecil Mubasyirat, serta rencana penyelenggaraan Forum Tahunan Mubasyirat Dunia. (*)

  • Pemkab Pesawaran Dorong Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Tingkat Desa

    Pemkab Pesawaran Dorong Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Tingkat Desa

    Pesawaran, 28 April 2025 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran meminta seluruh perangkat desa di wilayahnya untuk aktif menyosialisasikan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor yang digulirkan Pemerintah Provinsi Lampung. Imbauan tersebut disampaikan dalam acara Penyerahan SPPT PBB Tahun 2025 dan Sosialisasi Pemutihan Pajak Daerah di Balai Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (28/4).

    Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam arahannya menekankan pentingnya penyampaian informasi program pemutihan secara masif kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun komunikasi langsung di tingkat desa.

    “Program ini merupakan kesempatan luar biasa bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan tanpa beban denda. Kami minta seluruh jajaran hingga desa aktif menyosialisasikannya,” ujar Dendi.

    Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2025. Fasilitas yang diberikan meliputi pembebasan Pajak Progresif, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pokok Tunggakan dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, serta Denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

    Kepala UPTD Samsat Pesawaran Badarudin dalam paparannya menyebutkan, tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan di Indonesia rata-rata masih di bawah 50 persen. Di Kabupaten Pesawaran, dari total 145.828 unit kendaraan, tercatat 59.105 unit sudah mati pajak lebih dari lima tahun dan 34.871 unit menunggak pajak selama lima tahun. Adapun kendaraan aktif yang berpotensi membayar pajak tercatat sebanyak 86.722 unit.

    “Program ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan realisasi pendapatan daerah,” kata Badarudin.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pesawaran Evans Saggita menambahkan, selain sosialisasi pemutihan, kegiatan ini juga mencakup penyerahan SPPT PBB Tahun 2025 serta penyampaian informasi penghapusan piutang PBB di Kecamatan Gedong Tataan, Padang Cermin, dan Punduh Pedada.

    “Kami mengharapkan seluruh perangkat desa berperan aktif menyampaikan informasi ini, agar program dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal,” ujar Evans. (*)

  • Bunda Eva Siap Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir di Panjang

    Bunda Eva Siap Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir di Panjang

    Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapannya untuk berdialog langsung dengan para pendemo yang menyuarakan aspirasi terkait penanganan banjir di Kecamatan Panjang. Semula, pertemuan direncanakan dengan sembilan perwakilan pendemo, namun Walikota Eva Dwiana kemudian menyetujui permintaan agar seluruh peserta aksi dapat bertemu langsung.

    “Mereka awalnya meminta sembilan orang yang akan menemui Walikota. Bunda Eva sudah siap berdialog. Namun kemudian mereka ingin semuanya bertemu, dan Ibu Walikota juga sudah setuju,” jelas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, pada Senin, 28 April 2025.

    Menurut Nurizki, aksi unjuk rasa tersebut diikuti sekitar 14 orang yang menginginkan solusi konkret atas bencana banjir yang melanda kawasan Panjang beberapa waktu lalu.

    “Hari ini sudah dilakukan mediasi sebanyak empat kali. Tuntutannya tetap sama, yakni ingin berdialog dan bertemu langsung dengan Ibu Walikota terkait penanganan banjir di Panjang,” tambahnya.

    Sementara itu, di lokasi berbeda, Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu juga menggelar aksi damai. Mereka menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan warga Panjang dalam aksi demo terkait banjir di Kampung Bahari serta Kampung Baru Panjang Utara dan Panjang Selatan.

    Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, bersama tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan sikap arogan sejumlah pihak yang mengklaim mewakili warga Panjang.

    “Dengan bahasa yang sangat arogan, tanpa etika dan moral, kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Terlebih yang bersangkutan mengaku sebagai mahasiswa, yang seharusnya bisa mengedepankan sikap santun,” ujar Ryan.

    H. Musabaqoh menambahkan bahwa warga Panjang saat ini sudah cerdas dan tidak mudah terprovokasi.

    “Ini aneh, Walikotanya sudah bekerja, malah dibilang tidak ada tindakan. Warga Panjang tidak pernah ada yang ikut aksi demo. Bahkan mereka mengecam keras ulah oknum-oknum yang menggelar aksi di depan Gedung Pemkot Bandar Lampung,” tegasnya.

    Pemkot Bandar Lampung berkomitmen terus mengambil langkah cepat dan terukur untuk menanggulangi dampak banjir, serta melibatkan semua elemen masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan solusi di lapangan.

    (RAM NEWS LAMPUNG / Redaksi)

  • Warga Panjang Tolak Provokasi Atas Nama Korban Banjir

    Warga Panjang Tolak Provokasi Atas Nama Korban Banjir

    Bandar Lampung – Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu secara tegas menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan warga Panjang dalam polemik penanganan banjir di wilayah Kampung Bahari serta Kampung Baru, Panjang Utara dan Panjang Selatan, Bandar Lampung.

    Aksi penolakan ini disampaikan pada Senin (28/04/2025).

    Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, bersama tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan tindakan oknum-oknum yang mengklaim mewakili suara warga Panjang.

    “Dengan bahasa yang sangat arogan dan tanpa etika serta moral, kami sangat menyesalkan tindakan mereka. Terlebih lagi, ada yang mengaku sebagai mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi sopan santun,” kata Ryan.

    Mereka menilai, aksi demonstrasi di depan pagar Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tidak mencerminkan suara asli warga Panjang. Sebaliknya, masyarakat setempat mengaku berterima kasih atas respons cepat dari Pemkot dalam menangani dan memulihkan dampak banjir bandang yang melanda pada Senin, 21 April 2025 lalu.

    “Kami merasa terbantu dengan kehadiran langsung Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, yang datang meski dalam kondisi hujan lebat. Pemerintah Kota juga mengerahkan camat, TNI-Polri, BPBD, Damkar, dan Satpol PP untuk membantu warga,” ujar Anwar, warga Panjang Utara.

    Anwar menegaskan bahwa tuduhan terhadap Walikota yang dianggap lalai adalah tidak benar dan melukai perasaan warga.
    “Kami warga Panjang merasa tersinggung dan sakit hati atas tudingan yang tidak berdasar itu. Kami menganggap tindakan tersebut sebagai penghinaan terhadap pemimpin yang kami pilih dan hormati,” tambahnya.

    Ia juga menyatakan bahwa warga Panjang mengultimatum pihak-pihak yang mengatasnamakan mereka untuk kepentingan provokasi.
    “Jika hal serupa terjadi lagi, masyarakat Panjang akan bertindak langsung. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Anwar.

    Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu meminta semua pihak untuk tidak memanfaatkan musibah untuk kepentingan pribadi atau politik, dan tetap menjaga persatuan serta solidaritas dalam menghadapi bencana.

    (*)

  • Peringati Hari Otonomi Daerah ke-29, Pj. Sekdaprov Lampung Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Merata

    Peringati Hari Otonomi Daerah ke-29, Pj. Sekdaprov Lampung Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Merata

    Bandar Lampung – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada, bertindak sebagai Inspektur pada apel peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 Tahun 2025 di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (28/4/2025).

    Mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya kolaborasi harmonis antara pemerintah pusat dan daerah demi tercapainya pembangunan nasional yang merata.

    Dalam amanat tertulis dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang dibacakan oleh Pj. Sekdaprov, disampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas kontribusi mereka dalam pelaksanaan otonomi daerah.

    “Sinergi pusat dan daerah merupakan sebuah keharusan untuk mencapai cita-cita bangsa sebagaimana telah dituangkan dalam konstitusi kita,” ujar Mendagri.

    Selain itu, Mendagri menyampaikan pesan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kesatuan visi dan langkah-langkah implementasi yang sinkron untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Dalam sambutan tersebut, sejumlah hal strategis juga menjadi sorotan, di antaranya upaya swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, transparansi dan akuntabilitas pemerintahan, pengembangan kewirausahaan, peningkatan akses serta kualitas pendidikan dan kesehatan, serta reformasi birokrasi.

    Mendagri mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya pemerintah daerah, untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Otonomi daerah, menurutnya, harus menjadi motor penggerak untuk pemerataan pembangunan, penguatan integrasi nasional, dan peningkatan daya saing daerah.

    Usai apel, Pj. Sekdaprov Lampung, M. Firsada, berharap momentum peringatan Hari Otonomi Daerah ini dapat meningkatkan semangat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Lampung.

    “Semoga semangat kolaborasi ini bisa mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di seluruh wilayah Lampung,” ujarnya.

    (Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

  • Walikota Bandar Lampung Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Kota Bandar Lampung

    Walikota Bandar Lampung Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Kota Bandar Lampung

    Bandar Lampung, ramnewslampung.com — Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri acara Halal Bi Halal 1446 H bersama keluarga besar Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bandar Lampung, pada Minggu (27/04/2025).

    Dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan yang diberikan, serta apresiasi atas kehangatan yang ditunjukkan dalam acara tersebut.

    “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga momentum bulan Syawal ini semakin mempererat silaturahmi kita semua,” ujar Hj. Eva Dwiana.

    Beliau juga mengungkapkan harapannya kepada keluarga besar PKS Kota Bandar Lampung agar senantiasa memberikan doa dan dukungan terhadap pembangunan kota. Menurutnya, dengan kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan di Bandar Lampung akan semakin cepat terwujud.

    Tidak lupa, dalam kesempatan tersebut, Walikota Eva Dwiana juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Partai Keadilan Sejahtera yang kini memasuki usia ke-32 tahun.

    “Semoga PKS sebagai organisasi yang bernafaskan Islam terus konsisten dalam mengumandangkan amal ma’ruf nahi munkar, serta sukses dalam mewujudkan visi, misi, dan program kerjanya,” pungkas Walikota.

    Acara Halal Bi Halal berlangsung penuh keakraban, dihadiri oleh jajaran pengurus DPD PKS, kader, serta masyarakat sekitar yang antusias menyambut momentum silaturahmi tersebut.(*)

  • Masyarakat Pesawaran Antusias Ramaikan Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad

    Masyarakat Pesawaran Antusias Ramaikan Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad

    Pesawaran, ramnewslampung.com — Ratusan warga memadati Lapangan Sepak Bola Cakra Pamula, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dalam acara Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar yang digelar Yayasan Pecinta Anak Yatim Piatu (Kopayapi) Nur Rohim, Minggu (27/4/2025).

    Kegiatan ini berlangsung meriah dengan kehadiran pendakwah nasional, Ustaz Abdul Somad (UAS), yang tengah menjalani safari dakwah di Provinsi Lampung pada 25–28 April 2025.

    Mengusung tema “Meraih Ridho Ilahi dengan Menjaga Cahaya Anak Yatim & Piatu, Wujud Nyata Cinta Rasulullah”, acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ganjar Jationo, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Pengasuh Ponpes Al-Qur’an Darusallam KH. Edi Maulana, Ketua Kopayapi Nur Rohim Guntur Rayitno, Wakil Ketua DPRD Pesawaran Aria Guna, Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

    Mewakili Gubernur Lampung, Ganjar Jationo menyampaikan rasa bangga atas kehadiran UAS di Pesawaran. Ia mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum ini dengan menyimak isi ceramah yang disampaikan.

    “Mari kita maksimalkan kesempatan ini untuk mendengarkan dan menyimak apa yang beliau sampaikan. Gubernur juga berpesan agar umat Islam di Pesawaran menunjukkan bahwa mereka adalah umat terbaik. Mudah-mudahan ceramah yang akan disampaikan bermanfaat bagi kita semua,” ujar Ganjar.

    Dalam kesempatan tersebut, santunan kepada 200 anak yatim piatu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesawaran, Staf Ahli Gubernur, dan Ustaz Abdul Somad.

    Dalam tausiyahnya, UAS menekankan pentingnya menyantuni anak yatim sebagai jalan menuju surga. Ia mengibaratkan kedekatan orang yang mencintai anak yatim dengan surga layaknya jari telunjuk dan jari tengah.

    “Yang akan manusia bawa mati adalah salat dan sedekah kepada anak yatim. Inilah amal yang akan menyertai kita di akhirat,” ungkap UAS.

    UAS juga mengapresiasi kiprah Yayasan Kopayapi dan mendorong agar gerakan cinta anak yatim ini meluas hingga ke seluruh Lampung bahkan ke luar daerah.

    “Dikabulkannya doa bagi yang menyantuni anak yatim, diberkahi rezekinya, diberikan keturunan yang saleh dan saleha, istiqamah dalam iman dan ihsan, meninggal dalam keadaan husnul khatimah, serta masuk surga dan dekat dengan Nabi Muhammad SAW,” doanya.

    Puncak acara Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Edi Maulana. (*)

  • Polisi Imbau Waspada, Dua Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Irigasi Tejosari

    Polisi Imbau Waspada, Dua Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Irigasi Tejosari

    Minggu, 27 April 2025|ramnewslampung.com

    LAMPUNG – Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di area berisiko tinggi, seperti saluran irigasi.

    “Kami mengingatkan seluruh warga agar melarang anak-anak bermain atau berenang di saluran irigasi yang arusnya deras dan membahayakan,” tegas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (26/4/2025).

    Menurut Yuyun, pengawasan lingkungan perlu diperketat, terlebih saat musim hujan ketika debit air irigasi dapat meningkat drastis. “Keterlibatan keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah insiden serupa terulang,” ujarnya.

    Sebelumnya, dua remaja dilaporkan tenggelam saat mandi di saluran Irigasi Desa Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Jumat (25/4/2025). Kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh Tim SAR gabungan.

    Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, ketika enam remaja bermain air di irigasi. Dua di antaranya, Doni Febriansyah (14) dan Hafizhal Al Faravka (13), terbawa arus deras dan tenggelam. Warga yang mendapat informasi dari teman korban segera melapor ke Basarnas.

    Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, mengerahkan satu tim rescue ke lokasi. Tim tiba pada pukul 17.35 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, termasuk BPBD Kota Metro, Dinas Damkarmat, Polsek Metro Timur, Puskesmas Tejosari, Babinsa Tejosari, PMI, IEA Kota Metro, aparat desa, serta warga setempat.

    Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan alat deteksi bawah air Aqua Eyes. Setelah beberapa jam pencarian, sekitar pukul 21.45 WIB, korban pertama, Hafizhal Al Faravka, ditemukan pada koordinat 5° 8’30.32″S – 105°19’33.25″T, sekitar 400 meter dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dibawa ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro.

    Tidak lama berselang, pada pukul 22.17 WIB, tim kembali menemukan Doni Febriansyah di koordinat 5° 8’22.433″S – 105°19’36.373″T, berjarak sekitar 2 kilometer dari titik awal. Jenazah Doni langsung dibawa ke rumah duka.

    Komandan Tim Rescue Kantor SAR Lampung, Febri Yanda, dalam laporannya menyampaikan, “Kedua korban tenggelam di Irigasi Desa Tejosari Metro Timur ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian korban diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

    Polda Lampung mengingatkan kembali pentingnya pengawasan ketat dan edukasi kepada anak-anak mengenai bahaya bermain di area saluran air.(*)