Kategori: Sosial

  • Aksi Humanis TNI AL di Perbatasan, Siswa SD Maybrat Dilatih Disiplin & Cinta NKRI

    Aksi Humanis TNI AL di Perbatasan, Siswa SD Maybrat Dilatih Disiplin & Cinta NKRI

    Maybrat, Papua Barat Daya – Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir TNI Angkatan Laut melaksanakan kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para pelajar di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

    Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membina generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini di wilayah perbatasan.

    Puluhan siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Dalam sesi penyuluhan di dalam kelas, prajurit Satgas memberikan materi tentang pentingnya cinta tanah air, semangat persatuan, serta nilai-nilai kebangsaan yang harus dijaga oleh generasi penerus bangsa. Para siswa tampak aktif dan serius menyimak materi yang disampaikan.

    Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan PBB di halaman sekolah. Para siswa dilatih berbagai gerakan dasar, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga langkah tegap. Dengan semangat tinggi, mereka mengikuti setiap arahan prajurit yang memberikan contoh secara langsung.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir, Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial di wilayah Distrik Aifat.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan pada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.
    Para guru dan siswa menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan termotivasi dengan kehadiran prajurit Satgas yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat serta upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Diharapkan, melalui kegiatan serupa, semangat nasionalisme dan kedisiplinan generasi muda di Kabupaten Maybrat terus tumbuh dan berkembang.

  • Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Cekcok Berujung Bacok! Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Tangkap Pelaku dalam Kurang dari 24 Jam

    Pesawaran – Gerak cepat kembali ditunjukkan jajaran Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Polda Lampung dalam mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (12/03/2026).

    Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian, petugas berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang warga setempat.

    Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Panit II Reskrim Polsek Gedong Tataan, AIPDA Andhika Ramadhona, S.IP., bersama personel Tekab 308 Presisi setelah menerima laporan masyarakat terkait peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu korban berinisial M. (39) berpapasan dengan pelaku F. (41) di wilayah Desa Negeri Katon.

    Pertemuan keduanya kemudian memicu cekcok mulut yang diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi. Dalam kondisi emosi, pelaku turun dari sepeda motor dan mengambil senjata tajam jenis arit/sabit yang dibawanya.

    Pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan luka robek pada bagian lengan kiri.

    Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melerai keduanya. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tenaga kesehatan di wilayah setempat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gedong Tataan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gedong Tataan langsung bergerak melakukan penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku.

    Dipimpin oleh AIPDA Andhika Ramadhona, petugas berhasil memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kediamannya di wilayah Desa Negeri Katon.

    Tanpa menunggu lama, petugas segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku berinisial F. (41) tanpa perlawanan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah arit/sabit.

    Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah arit/sabit bergagang kayu berwarna cokelat serta satu potong kaos berwarna cokelat, sebelum membawa pelaku ke Polsek Gedong Tataan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

    “Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolsek.
    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang Penganiayaan.

    Pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di tengah momentum bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

  • 🔥 “Uang Disetor, Umroh Tak Berangkat! GRIB Jaya Laporkan Akbar Bintang Putranto ke Polisi”

    🔥 “Uang Disetor, Umroh Tak Berangkat! GRIB Jaya Laporkan Akbar Bintang Putranto ke Polisi”

    Bandar Lampung – Dugaan penipuan terkait pemberangkatan ibadah umroh dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lampung Selatan melalui kuasa hukumnya, Rustamaji, melaporkan seseorang bernama Akbar Bintang Putranto atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan.

    Laporan tersebut dibuat pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 15.38 WIB di Polresta Bandar Lampung.
    Hal ini tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan (STTL) Nomor: LP/B/405/III/2026/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG.
    Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan diduga terjadi pada Kamis (12/3/2026) di Jalan Teluk Ambon, Kelurahan Pidada Panjang, Kota Bandar Lampung.

    Pelapor menyebutkan bahwa terlapor diduga tidak memberangkatkan pelapor untuk melaksanakan ibadah umroh, meskipun pelapor telah menyerahkan sejumlah uang kepada terlapor sebagai biaya keberangkatan.

    Namun hingga waktu yang telah dijanjikan, keberangkatan ibadah umroh tersebut tidak juga terealisasi. Ketika pelapor meminta agar dana yang telah diberikan dikembalikan, terlapor diduga tidak mengembalikannya.

    Atas kejadian tersebut, pihak pelapor akhirnya menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke Polresta Bandar Lampung agar perkara ini dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • Jelang Mudik Lebaran, Polres Pesawaran Gelar Apel Operasi Ketupat Krakatau 2026”

    Jelang Mudik Lebaran, Polres Pesawaran Gelar Apel Operasi Ketupat Krakatau 2026”

    Pesawaran – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Pesawaran menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S. bersama Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., Kamis (12/03/2026) sore.

    Apel yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan pengamanan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pesawaran.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat dari berbagai instansi, di antaranya Ketua DPRD Pesawaran, Ketua Pengadilan Negeri Gedong Tataan, perwakilan Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir, Kodim 0421/LS, serta jajaran organisasi perangkat daerah, Jasa Raharja, Senkom Polri, hingga Pramuka Saka Bhayangkara Kabupaten Pesawaran.

    Apel gelar pasukan juga melibatkan berbagai satuan dari unsur Polres Pesawaran, Polsek jajaran, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, serta unsur pendukung lainnya yang menunjukkan kesiapan penuh dalam mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama momentum Lebaran.
    Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan operasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan pita tanda Operasi Ketupat Krakatau 2026 kepada perwakilan personel yang terlibat dalam pengamanan.

    Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan oleh Bupati Pesawaran selaku pimpinan apel, disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta stakeholder terkait.

    Operasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, khususnya arus mudik dan arus balik Lebaran, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

    “Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Bupati Pesawaran saat membacakan amanat Kapolri.

    Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada periode Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui penguatan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

    Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, Polri juga telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang akan difungsikan sebagai pusat pelayanan dan informasi bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik.

    Di tempat yang sama, Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S. menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Idul Fitri merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan soliditas, sinergi, dan koordinasi lintas sektor.

    “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga momentum mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

    Kapolres juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya selama momentum bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

    Dengan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di wilayah Kabupaten Pesawaran dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh rasa aman dan kebahagiaan sesuai dengan tema operasi tahun ini, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

  • Bulan Penuh Berkah, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Berbagi Takjil, Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Bulan Penuh Berkah, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Berbagi Takjil, Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Pesawaran – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan berbagi takjil, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta buka puasa bersama.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat KO-WAPPI Pesawaran yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 39, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (10/3/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

    Pembagian takjil dilaksanakan di depan sekretariat KO-WAPPI Pesawaran dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat sekitar serta para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di Jalan Ahmad Yani.

    Ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran, Dahron Sungkai, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun pada bulan suci Ramadhan.

    “Kegiatan pembagian takjil serta santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa ini sudah menjadi agenda tahunan kami setiap bulan Ramadhan. Pengurus dan anggota KO-WAPPI selalu bekerja sama dan bergotong royong agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya.

    Dahron juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan panitia yang telah bekerja keras hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” tambahnya.

    Sementara itu, warga sekitar sekretariat KO-WAPPI Pesawaran mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi wartawan tersebut.

    “Kami sebagai warga sangat senang dengan kegiatan yang diadakan oleh wartawan KO-WAPPI. Hari ini kami mendapatkan takjil untuk berbuka puasa, dan anak yatim serta kaum dhuafa di sekitar sini juga mendapatkan santunan. Semoga organisasi KO-WAPPI beserta seluruh anggotanya selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah,” ungkap salah satu warga.

    Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara organisasi wartawan KO-WAPPI dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

  • DPW PSI Lampung Berbagi Takjil dan Gelar Ramah Tamah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    DPW PSI Lampung Berbagi Takjil dan Gelar Ramah Tamah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    Bandar Lampung, Sabtu 7 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (7/3/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPW PSI Lampung tersebut dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama seluruh pengurus partai.

    Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian, didampingi Sekretaris DPW PSI Beni Batara, S.M, serta diikuti oleh seluruh jajaran pengurus DPW PSI Lampung.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sis Azitriaz Tiza, yang merupakan Ketua DPW PSI Lampung periode 2022–2025.

    Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan PSI dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar pengurus dan kader PSI,” ujarnya.

    Setelah kegiatan pembagian takjil, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh pengurus DPW PSI Lampung dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

    Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan sebagai wujud kepedulian sosial Partai Solidaritas Indonesia kepada masyarakat.

  • Tunjukkan Keseriusan, Bustami Datangi DPW PSI Lampung Usai Sowan ke Solo

    Tunjukkan Keseriusan, Bustami Datangi DPW PSI Lampung Usai Sowan ke Solo

    Lampung — Keseriusan untuk bergabung dan membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditunjukkan Bustami dengan mengunjungi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung, Kamis (5/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Bustami melakukan sowan ke Solo sebagai bagian dari komunikasi politiknya.

    Sebagai seorang senator yang secara undang-undang dibatasi untuk tidak menjadi pengurus partai politik, Bustami menegaskan bahwa dirinya bergabung dengan PSI sebagai kader.

    Ia menyampaikan komitmennya untuk turut membesarkan PSI, khususnya di Provinsi Lampung.

    “Dengan pengalaman saya di eksekutif maupun sebagai senator, saya berkomitmen kuat untuk membesarkan PSI Lampung. Target kita jelas, setiap daerah pemilihan (dapil) harus ada kader PSI yang terpilih,” ujar Bustami.

    Pernyataan tersebut disampaikan Bustami di sela-sela keberangkatannya mengikuti Safari Ramadan DPW PSI yang berlokasi di DPD PSI Way Kanan. Momentum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan struktur partai di tingkat daerah.

    Dalam kunjungannya ke DPW PSI Lampung, Bustami diterima langsung oleh Ketua DPW, Sekretaris DPW, serta jajaran pengurus wilayah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.

    Dalam obrolan santai namun sarat makna itu, selain membahas target politik ke depan, Bustami juga berbagi pengalaman panjangnya di dunia pemerintahan dan legislatif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi jajaran pengurus DPW PSI Lampung untuk semakin solid dan progresif dalam membangun kekuatan partai.

    Kehadiran Bustami dinilai menjadi energi baru bagi PSI Lampung dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan, dengan tekad memperluas basis dukungan dan memperkuat kaderisasi di setiap dapil.

  • Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan

    Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan

    LAMPUNG – Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung sekaligus Wakil Ketua I ICMI Wilayah Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan sosial dalam membangun bangsa, khususnya di Bulan Suci Ramadhan. (Minggu 22 Februari 2026)

    Menurutnya, silaturahmi tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta ketahanan masyarakat di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin individualistis.

    “Ramadhan merupakan momentum untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan sosial. Silaturahmi menjadi sarana penting untuk menumbuhkan empati, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga,” ujar Tony Eka Candra dalam keterangannya.

    Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa menyambung tali silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Hal tersebut, kata dia, menegaskan bahwa kesalehan ritual harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial.

    Peran Silaturahmi dalam P4GN
    Lebih lanjut, Tony menekankan bahwa silaturahmi juga memiliki peran penting dalam mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). Melalui komunikasi yang baik dan keterlibatan semua elemen masyarakat, upaya pencegahan narkoba dapat dilakukan secara lebih efektif.

    “Penyalahguna dan pecandu narkoba harus dipandang sebagai korban yang perlu diselamatkan melalui rehabilitasi, bukan semata-mata sebagai pelaku kejahatan. Yang harus diberantas adalah produsen, sindikat, bandar, dan pengedar narkoba,” tegasnya.

    Ia menyebut narkoba sebagai ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa karena dapat merusak tatanan keluarga serta kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan pengawasan lingkungan.

    Dorong Terwujudnya Indonesia BERSINAR
    Tony mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia BERSINAR (Bersih dari Narkoba).

    “Dengan silaturahmi yang kuat, masyarakat akan lebih peduli, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat,” ujarnya.

    Ia berharap, melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh di Bulan Suci Ramadhan, bangsa Indonesia dapat semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

    “Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
    (*)

  • Warga Natar Keluhkan Bau Menyengat, DPRD Lampung Selatan Siap Koordinasi dengan DLH

    Warga Natar Keluhkan Bau Menyengat, DPRD Lampung Selatan Siap Koordinasi dengan DLH

    Lampung Selatan — Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Selatan, Hendry Gunawan, menanggapi keluhan masyarakat terkait dugaan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik PT Keong Nusantara Abadi (Wong Coco) di wilayah Kecamatan Natar.

    Hendry Gunawan yang akrab disapa Een menyampaikan bahwa sebagai anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natar, dirinya tidak akan mengambil langkah secara sepihak. Ia menegaskan bahwa setiap tindak lanjut harus dilakukan melalui mekanisme kelembagaan di internal Komisi III.

    “Persoalan ini akan saya komunikasikan dan koordinasikan terlebih dahulu dengan Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Ibu Yuti Ramayanti dari Fraksi Gerindra, serta seluruh anggota Komisi III untuk dibahas bersama. Kami tidak bisa serta-merta mengambil langkah sendiri,” ujar Een.

    Selain koordinasi internal, Een juga berencana berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan guna menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurutnya, koordinasi tersebut penting agar dapat dilakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi yang sebenarnya.
    “Saya juga akan mencoba berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan agar dapat dijadwalkan peninjauan ke lapangan,” tambahnya.

    Diketahui, keluhan warga Desa Bumisari belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas pabrik Wong Coco. Bau menyengat tersebut disebut paling parah terjadi pada malam hari, terutama setelah turun hujan, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

    Salah seorang warga yang tinggal di sekitar area pabrik, dan meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, mengungkapkan bahwa bau menyengat kerap muncul pada malam hari dan sangat mengganggu aktivitas serta waktu istirahat warga.

    Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian serius dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh serta penanganan yang tepat, agar lingkungan tetap terjaga dan kenyamanan warga dapat kembali dirasakan.

  • DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rakor Jelang Ramadan 1447 Hijriah

    DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rakor Jelang Ramadan 1447 Hijriah

    PESAWARAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

    Rakor tersebut dilaksanakan di ruang rapat Sekretariat DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran dan dihadiri oleh seluruh pengurus serta perwakilan dari berbagai media massa yang ada di wilayah Kabupaten Pesawaran, pada Senin (16/2/2026), pukul 13.00 WIB hingga selesai.

    Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama. Di antaranya penyusunan program kerja selama bulan Ramadan, seperti rencana kegiatan sosial berupa pembagian takjil dan sembako kepada masyarakat kurang mampu, penguatan sinergi antaranggota KO-WAPPI dalam peliputan kegiatan keagamaan dan sosial, serta penyusunan jadwal kegiatan khusus Ramadan yang akan digelar oleh DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran.

    Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran, Dahron Sungkai, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penuh berkah yang harus dimaknai dengan kegiatan positif dan bermanfaat.

    Sebagai organisasi wartawan, KO-WAPPI memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, persatuan, serta kemaslahatan umat melalui pemberitaan yang edukatif dan berimbang.

    “Melalui berbagai program yang akan kita laksanakan selama Ramadan, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwartawan serta dengan berbagai elemen masyarakat,”ujarnya.

    Rakor tersebut juga menghasilkan kesepakatan untuk segera membentuk kepanitiaan khusus yang akan bertanggung jawab pada masing-masing program kerja. Selain itu, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran juga sepakat untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran serta berbagai organisasi kemasyarakatan guna menyukseskan seluruh agenda yang telah direncanakan.

    Sebagai informasi, berdasarkan penetapan dari lembaga terkait, 1 Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan terselenggaranya rakor ini, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran berharap dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan persiapan yang matang serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.