Menu

Mode Gelap
Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

Bandar Lampung

Warga Panjang Tolak Provokasi Atas Nama Korban Banjir

badge-check


					Warga Panjang Tolak Provokasi Atas Nama Korban Banjir Perbesar

Bandar Lampung – Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu secara tegas menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan warga Panjang dalam polemik penanganan banjir di wilayah Kampung Bahari serta Kampung Baru, Panjang Utara dan Panjang Selatan, Bandar Lampung.

Aksi penolakan ini disampaikan pada Senin (28/04/2025).

Tokoh masyarakat Panjang, H. Musabaqoh, bersama tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum, Ryan, menyesalkan tindakan oknum-oknum yang mengklaim mewakili suara warga Panjang.

“Dengan bahasa yang sangat arogan dan tanpa etika serta moral, kami sangat menyesalkan tindakan mereka. Terlebih lagi, ada yang mengaku sebagai mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi sopan santun,” kata Ryan.

Mereka menilai, aksi demonstrasi di depan pagar Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tidak mencerminkan suara asli warga Panjang. Sebaliknya, masyarakat setempat mengaku berterima kasih atas respons cepat dari Pemkot dalam menangani dan memulihkan dampak banjir bandang yang melanda pada Senin, 21 April 2025 lalu.

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran langsung Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, yang datang meski dalam kondisi hujan lebat. Pemerintah Kota juga mengerahkan camat, TNI-Polri, BPBD, Damkar, dan Satpol PP untuk membantu warga,” ujar Anwar, warga Panjang Utara.

Anwar menegaskan bahwa tuduhan terhadap Walikota yang dianggap lalai adalah tidak benar dan melukai perasaan warga.
“Kami warga Panjang merasa tersinggung dan sakit hati atas tudingan yang tidak berdasar itu. Kami menganggap tindakan tersebut sebagai penghinaan terhadap pemimpin yang kami pilih dan hormati,” tambahnya.

Ia juga menyatakan bahwa warga Panjang mengultimatum pihak-pihak yang mengatasnamakan mereka untuk kepentingan provokasi.
“Jika hal serupa terjadi lagi, masyarakat Panjang akan bertindak langsung. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Anwar.

Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu meminta semua pihak untuk tidak memanfaatkan musibah untuk kepentingan pribadi atau politik, dan tetap menjaga persatuan serta solidaritas dalam menghadapi bencana.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Iskandar shu

    Saya siap di komentari demi membela bunda Eva kerna di rumah saya juga banjir tapi banjir bukan kerna walikota tapi bencana alam semesta saya siap di komentari alamat saya jalan angkasa 1c RT 15 lk 01 Kel labuhan ratu raya kec labuhan ratu saya mohon kehadiran siapapun yang mau bertanya sama saya saya Sagat berterimakasih atas kunjungan Nya

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

21 Desember 2025 - 11:47 WIB

PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju

16 November 2025 - 20:31 WIB

Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

10 November 2025 - 10:43 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

28 Oktober 2025 - 15:37 WIB

DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja

1 Oktober 2025 - 18:11 WIB

Trending di Bandar Lampung