Caruban, 28 April 2025 —Johanna, seorang guru asal Belanda, datang ke Indonesia untuk mendalami budaya Nusantara, khususnya seni gamelan di Kota Semarang. Namun, dalam perjalanannya menuju Madiun, perhatiannya justru tertarik pada keberadaan Padepokan IKS.PI Kera Sakti di Caruban.
Niat awalnya yang hanya sekadar berkunjung dan berfoto berubah setelah Johanna memberanikan diri bertanya lebih dalam mengenai Perguruan IKS.PI Kera Sakti. Ia terpesona oleh nilai-nilai keberagaman, filosofi, serta semangat persaudaraan yang hidup di dalam perguruan tersebut. Ketertarikannya begitu kuat, hingga Johanna kini bertekad membawa semangat dan nilai-nilai Perguruan IKS.PI Kera Sakti ke tanah kelahirannya.

“Saya harap Perguruan IKS.PI Kera Sakti dapat berkembang di negara asal saya,” ungkap Johanna.
Dalam kunjungannya, Johanna juga berkesempatan bertemu langsung dengan Ketua Umum KRAT. Drs. H. Bambang Sunarja, MA. Beliau menjelaskan bahwa saat ini Perguruan IKS.PI Kera Sakti telah memiliki cabang perwakilan di Belanda. Dengan kedatangan Johanna, diharapkan akan semakin memperkuat dukungan dan memperluas pengembangan IKS.PI Kera Sakti di Eropa, khususnya di Belanda.
Langkah Johanna menjadi bukti bahwa nilai budaya dan persaudaraan yang diusung Perguruan IKS.PI Kera Sakti mampu melintasi batas negara dan menginspirasi masyarakat dunia. (*)











