Kategori: Berita

  • Orang Tua Korban Perundungan di Pringsewu Laporkan Kasus ke Polres, Didampingi Tim Hukum

    Orang Tua Korban Perundungan di Pringsewu Laporkan Kasus ke Polres, Didampingi Tim Hukum

    PRINGSEWU – Kasus perundungan terhadap seorang remaja putri di Kabupaten Pringsewu yang tengah viral di media sosial kini memasuki babak baru. Orang tua korban berinisial I resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pringsewu pada Kamis, 24 April 2025, didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Ekayanti Mulda & Rekan.

    Abdul Rahman, orang tua korban, menegaskan bahwa laporan ini dibuat demi mendapatkan keadilan bagi putrinya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/133/IV/2025/SPKT/Polres Pringsewu-Polda Lampung.

    “Saya sebagai orang tua hari ini melaporkan kejadian ini ke Polres Pringsewu. Harapan saya agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan, serta keadilan dapat ditegakkan atas apa yang dialami oleh putri saya,” ujar Abdul Rahman kepada awak media.

    Kuasa hukum korban, Ekayanti, SH, CPM, CPArb, menekankan pentingnya penegakan hukum yang berlandaskan Undang-Undang Perlindungan Anak, mengingat baik korban maupun pihak terduga pelaku masih di bawah umur dan duduk di bangku SMP.

    “Kami mendorong aparat penegak hukum di Kabupaten Pringsewu agar mengedepankan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,” jelas Ekayanti.

    Rekan seprofesinya, Nova Eva Chotifah, SH, MH, CPM, ACIArb, turut meminta media agar menyajikan pemberitaan yang berimbang, karena pemberitaan sepihak dapat memperburuk kondisi psikologis korban.

    “Kami menghimbau rekan-rekan media untuk menyajikan berita yang adil dan tidak menyudutkan klien kami, karena hal itu berdampak langsung pada psikologis anak,” ujar Nova.

    Sementara itu, Holdin, SH, MH, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut, menyebut bahwa baik korban maupun terduga pelaku masih di bawah umur 14 tahun.

    “Dalam undang-undang, anak – baik sebagai korban maupun pelaku – harus mendapat perlakuan yang setara. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan APH harus bersikap adil dalam memberikan perlindungan hukum,” jelas Holdin.

    Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian perundungan tersebut terjadi sebanyak tiga kali di lokasi berbeda, dan disaksikan oleh sejumlah teman dari kedua belah pihak, termasuk individu berinisial V dan A.

    “Perkelahian terjadi hingga tiga kali di lokasi berbeda, dan kami memiliki saksi-saksi serta bukti yang mendukung laporan ini,” tutup Holdin.

  • Tim 9, Motor Penggerak Pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang Sejak 2004

    Tim 9, Motor Penggerak Pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang Sejak 2004

    Bandarlampung, 23 April 2025 — Di balik disetujuinya pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sungkai Bunga Mayang oleh DPRD Provinsi Lampung, terdapat peran penting sebuah kelompok inisiator yang dikenal dengan sebutan Tim 9. Tim ini diketuai oleh tokoh masyarakat Lampung Utara, Ansori Djausal, dan telah memperjuangkan pemekaran wilayah tersebut sejak tahun 2004.

    Tim 9 dibentuk sebagai respons atas aspirasi masyarakat di wilayah Sungkai dan sekitarnya yang menginginkan percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih merata. Dalam perjalanannya, Tim 9 aktif melakukan kajian, sosialisasi, serta advokasi kepada pemerintah daerah, legislatif, hingga tingkat pusat.

    Ketua Tim 9, Ansori Djausal, menyampaikan bahwa perjuangan ini bukan sekadar wacana, melainkan hasil kerja kolektif yang penuh dedikasi dan komitmen.

    “Perjalanan ini tidak sebentar. 21 tahun kami mengawal aspirasi masyarakat, melalui kajian akademik, audiensi dengan lembaga terkait, hingga menyusun dokumen-dokumen pendukung,” ujarnya.

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, turut memberikan apresiasi terhadap Tim 9 yang dianggap konsisten dan visioner.

    “Usulan ini bukan muncul tiba-tiba. Tim 9 telah bekerja sejak 2004. Ini adalah perjuangan panjang, dan kita harap segera membuahkan hasil nyata,” kata Gubernur Mirza.

    Kini, dengan disetujuinya usulan pembentukan Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, perjuangan Tim 9 memasuki babak baru. Mereka berharap proses selanjutnya di tingkat pusat bisa berjalan lancar, hingga terbentuknya kabupaten definitif yang mandiri dan berdaya saing.(Sairin)

  • DPRD Lampung Setujui Pembentukan Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, Pemekaran dari Lampung Utara

    DPRD Lampung Setujui Pembentukan Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, Pemekaran dari Lampung Utara

    Bandarlampung — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyetujui usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara.

    Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung yang digelar Rabu, 23 April 2025, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Lampung. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Ahmad Giri Akbar dan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

    Perwakilan Komisi I DPRD Lampung, Rahmat Visa Ridi Arifin, membacakan sejumlah rekomendasi komisi terkait pembentukan DOB tersebut. Salah satunya adalah persetujuan atas wilayah cakupan calon Kabupaten Sungkai Bunga Mayang yang meliputi delapan kecamatan: Bunga Mayang, Sungkai Utara, Sungai Tengah, Sungkai Selatan, Sungkai Jaya, Sungkai Barat, Hulu Sungkai, dan Muara Sungkai.

    “Komisi I merekomendasikan agar DPRD memberikan persetujuan atas pembentukan calon daerah persiapan ini,” kata Rahmat Visa.

    Komisi I juga meminta agar Kabupaten Lampung Utara sebagai daerah induk mendukung proses pembentukan dengan menyiapkan sarana-prasarana pemerintahan, mendata personil dan aset, serta menyiapkan dokumen administratif yang akan diserahkan jika daerah persiapan disetujui menjadi daerah otonom baru. Selain itu, dukungan dana juga diharapkan disiapkan.

    Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung diminta untuk memfasilitasi penyelenggaraan pemerintahan calon daerah persiapan dan memastikan seluruh proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut baik disetujuinya usulan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa perjuangan pemekaran ini sudah berlangsung sejak 2004 oleh Tim 9 yang diketuai Ansori Djausal.

    “Artinya ini sudah 21 tahun diperjuangkan. Kita harapkan bisa segera terealisasi,” ujar Gubernur.

    Saat ditanya soal kesiapan daerah dan potensi PAD, Gubernur menyebut seluruh proses telah melalui kajian yang komprehensif. “Yang jelas, jika sudah sampai di tahap ini, artinya sudah dianggap layak secara akademik dan administratif,” tambahnya.

    Persetujuan ini menjadi langkah penting dalam proses panjang pemekaran daerah dan menjadi harapan baru bagi percepatan pembangunan di wilayah Sungkai dan sekitarnya. (Sairin)

  • Pemkab Lampung Utara dan Forkopimda Perkuat Sinergi Bersama Insan Pers Lewat Temu Ramah

    Pemkab Lampung Utara dan Forkopimda Perkuat Sinergi Bersama Insan Pers Lewat Temu Ramah

    Kotabumi, 22 April 2025 — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar acara temu ramah dengan insan pers yang bertugas di wilayah setempat. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini digelar di Gedung Pusiban Agung Kotabumi pada Selasa malam (22/4).

    Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

    “Pers memiliki peran penting dalam menjaga iklim kondusif dan menyampaikan capaian-capaian pembangunan kepada publik secara objektif. Melalui kegiatan ini, kita berharap terjalin komunikasi yang lebih baik dan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, Forkopimda, dan insan pers,” ujar Bupati.

    Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Lampung Utara, serta jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional. Dalam suasana santai namun penuh makna, para peserta saling berbagi pandangan, pengalaman, dan harapan demi kemajuan daerah.

    Wakil dari insan pers, menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan untuk mempererat hubungan kerja yang harmonis dan produktif.

    Kegiatan temu ramah ini diakhiri dengan makan malam bersama, hiburan, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan awak media.(*)

  • Bhayangkara Presisi FC Resmi Berkandang di Lampung, Siap Harumkan Nama Daerah di Liga 1

    Bhayangkara Presisi FC Resmi Berkandang di Lampung, Siap Harumkan Nama Daerah di Liga 1

    Bandar Lampung – 22 April 2025

    Hari ini menjadi momen bersejarah bagi dunia sepak bola Lampung. Bhayangkara Presisi FC resmi menjadikan Provinsi Lampung sebagai homebase mereka untuk kompetisi Liga 1 musim 2025. Keputusan strategis ini disambut hangat oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta masyarakat Bumi Ruwa Jurai.

    Dalam seremoni penyambutan yang digelar di Kantor Gubernur Lampung, Gubernur Mirza menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan Bhayangkara FC kepada Lampung sebagai markas baru mereka.

    “Ini adalah langkah besar. Kesempatan emas bagi anak-anak muda Lampung untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka tanpa harus pergi jauh dari rumah,” ungkap Gubernur Mirza dalam sambutannya.

    Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan komitmen penuh dalam mendukung Bhayangkara FC, termasuk persiapan infrastruktur stadion, pembentukan atmosfer sepak bola yang solid, serta upaya menjadikan Lampung sebagai rumah yang membanggakan bagi tim kebanggaan Polri tersebut.

    “Kami ingin Bhayangkara FC merasa bangga menjadikan Lampung sebagai kandang. Dan kami pastikan, masyarakat Lampung akan menyambut dengan semangat dan cinta,” tambahnya.

    Optimisme pun dilontarkan Gubernur Mirza atas masa depan sepak bola daerah. Dengan semangat kolaborasi dan dukungan masyarakat, ia yakin Bhayangkara FC mampu berprestasi di kancah nasional.

    “Dari Lampung kita berlari, untuk Indonesia kita berjuang. Bhayangkara FC siap jadi juara Liga 1 dari Bumi Ruwa Jurai!” tutup Gubernur.

    Langkah ini menjadi angin segar bagi pengembangan olahraga di Lampung, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi talenta lokal untuk bersinar di level tertinggi sepak bola Indonesia. (*)

  • Masyarakat Sungkai Antusias Sambut Kunjungan Komisi I DPRD Provinsi Lampung dan Wakil Bupati Lampung Utara

    Masyarakat Sungkai Antusias Sambut Kunjungan Komisi I DPRD Provinsi Lampung dan Wakil Bupati Lampung Utara

    Sungkai Jaya, 22 April 2025 — Masyarakat Sungkai menyambut dengan penuh antusias dan rasa syukur atas kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Lampung yang melakukan kunjungan kerja ke wilayah Sungkai Bunga Mayang, salah satu calon daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Lampung Utara.

    Dalam kunjungan tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Lampung didampingi langsung oleh Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Lekok, M.M., serta Asisten I Setdakab Lampung Utara, Man Kodri, S.H., M.M., CPIA.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pemekaran wilayah. Peninjauan lapangan dilakukan guna melihat kesiapan infrastruktur, administrasi, dan potensi daerah sebagai bagian dari proses pengusulan DOB Sungkai Bunga Mayang.

    Wakil Bupati Romli menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Komisi I DPRD Provinsi Lampung terhadap usulan pemekaran ini. Ia menegaskan bahwa pemekaran wilayah diharapkan mampu mempercepat pelayanan publik dan pembangunan di kawasan Sungkai dan sekitarnya.

    “Kehadiran Komisi I hari ini menjadi semangat baru bagi masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat tidak diabaikan, melainkan ditindaklanjuti dengan langkah konkret,” ujarnya.

    Warga yang hadir juga menyampaikan rasa bangga dan harapan besar agar proses pemekaran ini segera terealisasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah calon DOB Sungkai Bunga Mayang.

  • Tangis Haru Iringi Rotasi Kapolres Pesawaran: AKBP Maya Henny Resmi Serah Terima Jabatan kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho

    Tangis Haru Iringi Rotasi Kapolres Pesawaran: AKBP Maya Henny Resmi Serah Terima Jabatan kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho

    Pesawaran, 21 April 2025 – Suasana haru menyelimuti prosesi serah terima jabatan Kapolres Pesawaran yang berlangsung di Mapolres Pesawaran, Polda Lampung. AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.I.K., M.M., resmi menyerahkan tongkat komando kepada penggantinya, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., dalam upacara yang digelar penuh khidmat pada Senin pagi.

    AKBP Maya Henny yang kini dimutasi sebagai Irbid Itwasda Polda Banten, mengakhiri masa tugasnya di Pesawaran dengan penuh penghargaan dan emosional. Upacara penyambutan Kapolres baru diawali dengan penghormatan barisan kehormatan bersenjata, sebagai simbol transisi kepemimpinan yang penuh penghormatan.

    Kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan (Lapsat) dan ramah tamah di Aula Pamor Persada. Dalam sambutannya, AKBP Maya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh anggota jajaran.

    “Saya bangga pernah memimpin di tanah Andan Jejama. Semua pencapaian adalah hasil kerja keras bersama. Saya percaya, di bawah komando Kapolres yang baru, Polres Pesawaran akan semakin Presisi, humanis, dan profesional,” ujarnya.

    Momen paling mengharukan terjadi saat pelaksanaan serah terima Tunggul Wira Bhakti Andan Jejama. Tangis haru pecah di antara para personel saat melepas kepergian AKBP Maya, menandai kedekatan dan kesan mendalam yang ditinggalkannya sebagai sosok pemimpin yang membumi dan dicintai.

    Kapolres baru, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, dalam pernyataan perdananya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah dicanangkan pendahulunya.

    “Saya akan meneruskan semangat Presisi yang telah ditanamkan oleh AKBP Maya. Bersama seluruh jajaran, kami siap hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

    Rotasi ini mencerminkan proses regenerasi kepemimpinan yang sehat dan berintegritas di tubuh Polri, sejalan dengan visi membangun institusi yang semakin Presisi dan dipercaya masyarakat. (*)

  • Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Panjang, Soroti Drainase Milik Pelindo

    Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Panjang, Soroti Drainase Milik Pelindo

    Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Panjang, Senin (21/4/2025). Kunjungan ini dilakukan pasca banjir yang melanda Kelurahan Panjang Utara akibat hujan deras pada dini hari.

    Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana menyebut bahwa salah satu penyebab utama banjir adalah tersumbatnya saluran drainase yang berada di wilayah kerja PT Pelindo II Regional Panjang. Beberapa saluran air diketahui tertutup oleh sedimentasi dan bangunan permanen, sehingga aliran air dari pemukiman warga tidak bisa mengalir ke muara laut.

    “Tadi kita lihat sendiri di lapangan, banyak drainase yang ditutup. Kalau dua pintu ini dibuka saja, insya Allah nggak banjir lagi,” ujar Eva Dwiana.

    Ia meminta Pelindo dapat berkontribusi dalam penanganan banjir, khususnya dengan membuka dan memperbaiki drainase yang selama ini tertutup. Pemkot menekankan pentingnya membuka dua titik aliran utama agar air hujan tidak kembali meluap ke permukiman warga.

    “Pekerjaan terserah Pelindo, yang penting wilayah Panjang tidak banjir lagi saat hujan turun,” katanya.

    Sebagai bentuk tanggap darurat, Wali Kota juga membagikan bantuan berupa nasi bungkus, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak.

    Saat ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung ke lapangan untuk penanganan pasca banjir. BPBD melakukan penyedotan air, Damkar dan Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membersihkan wilayah, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) meninjau dan mengevaluasi infrastruktur drainase.

    Diketahui, banjir yang melanda Kelurahan Panjang Utara tersebut berdampak pada delapan Rukun Tetangga (RT). Dokumentasi kegiatan peninjauan dapat dilihat melalui akun Instagram resmi Dinas Kominfo Bandar Lampung. (*)

  • Prajurit Yonif 9 Marinir Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pesawaran, Lampung

    Prajurit Yonif 9 Marinir Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pesawaran, Lampung

    Pesawaran, 21 April 2025 — Akibat curah hujan tinggi yang melanda sejak dini hari, sejumlah wilayah di Kabupaten Pesawaran, Lampung, khususnya Kecamatan Padang Cermin dan Way Ratai, mengalami banjir yang cukup parah. Menyikapi kondisi ini, prajurit Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9 Mar) dari Brigif 4 Marinir, Kormar, TNI AL langsung bergerak cepat membantu proses evakuasi warga terdampak.

    Komandan Yonif 9 Marinir, Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M.Tr. Opsla., mengerahkan satu peleton Tim Sigap Bencana yang dipimpin langsung oleh Pater Kompi Markas Yonif 9 Marinir, Lettu Marinir Indra Prayitno. Tim tersebut terjun langsung ke lokasi banjir guna membantu penyelamatan dan evakuasi warga serta menyelamatkan harta benda yang masih bisa diselamatkan.

    “Seluruh prajurit Yonif 9 Marinir siap bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait untuk memaksimalkan aksi tanggap bencana dan memberikan bantuan cepat kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Letkol Achmad Toripin.

    Ia menambahkan, pihaknya juga mengandalkan informasi dari masyarakat serta prajurit yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk terus memonitor situasi secara real-time. Hal ini dilakukan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan tepat sasaran.

    Tindakan cepat dan sigap dari para prajurit di lapangan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran TNI AL di tengah situasi darurat.

    (Murida)

  • Banjir Bandang di Panjang, Tiga Korban Jiwa Ditemukan

    Banjir Bandang di Panjang, Tiga Korban Jiwa Ditemukan

    Bandar Lampung, 21 April 2025 – Banjir bandang melanda wilayah Jl. Bahari, Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, pada Senin dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Wilayah yang selama ini dikenal aman dari genangan air kini rata diterjang banjir besar yang mengakibatkan tiga korban jiwa.

    Korban-korban yang telah teridentifikasi adalah:

    1. Piyan, remaja berusia 15 tahun
    2. Diding, pria berusia 45 tahun
    3. Kurnawati, wanita berusia 59 tahun

    Menurut laporan yang diterima redaksi, dua korban (Piyan dan Diding) diduga terseret arus banjir, sementara Kurnawati ditemukan meninggal akibat tertimpa lemari saat air mulai masuk ke rumah.

    Warga setempat, Nurul Hidayati, saat di wawancara oleh awak media RAM NEWS Lampung menjelaskan bahwa banjir datang tiba-tiba dan sangat deras. “Biasanya daerah sini enggak pernah kebanjiran. Tapi tadi malam air datang besar sekali, orang-orang panik,” ujarnya.

    Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bandarlampung telah melakukan evakuasi terhadap ketiga korban. Pada pukul 06.20 WIB, petugas juga menemukan satu jasad lainnya di bawah kolong mobil, namun hingga kini korban tersebut belum teridentifikasi. Dugaan sementara, hujan deras sejak malam menyebabkan air meluap dan menyeret korban.

    Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

    (RAM News Lampung)