Kategori: Berita

  • Rapat Persiapan Kurban DPW PSI LAMPUNG Digelar, Perkuat Kebersamaan Dan Kegiatan Sosial

    Rapat Persiapan Kurban DPW PSI LAMPUNG Digelar, Perkuat Kebersamaan Dan Kegiatan Sosial

    Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung menggelar rapat persiapan pelaksanaan kurban yang akan dilaksanakan pada 28 Mei 2026 mendatang. Kegiatan rapat tersebut berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, dan dipimpin langsung oleh Ketua Bappilu DPW PSI Lampung, M. Amin Tohari.

    Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, serta jajaran pengurus DPW PSI Lampung lainnya.

    Dalam rapat tersebut, para pengurus membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan kurban, mulai dari pendataan hewan kurban, lokasi kegiatan, hingga teknis pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Ketua Bappilu DPW PSI Lampung, M. Amin Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial PSI kepada masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antar pengurus dan kader partai.

    Sementara itu, Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti kurban menjadi salah satu komitmen PSI untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata.

    Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, S.M., juga menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus diharapkan dapat saling berkoordinasi dan bekerja sama demi kelancaran pelaksanaan kegiatan kurban. Menurutnya, momentum Iduladha menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

    Rapat berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan, serta diakhiri dengan koordinasi lanjutan terkait teknis pelaksanaan kegiatan kurban yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Mei 2026 mendatang.

  • Wakapolda Lampung Cek Kesiapan Tim Patroli Gabungan di Tugu Adipura Bandar Lampung

    Wakapolda Lampung Cek Kesiapan Tim Patroli Gabungan di Tugu Adipura Bandar Lampung

    Bandar Lampung — Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si melaksanakan pengecekan sekaligus memberikan arahan kepada Tim Patroli Gabungan di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu malam (23/5/2026).

    Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui langkah-langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polda Lampung.

    Selain itu, Wakapolda juga menekankan pentingnya dukungan intelijen di lapangan serta penerapan sistem patroli modern berbasis QR Code sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian patroli personel.

    “Seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas dengan maksimal, mengedepankan perlindungan kepada masyarakat, memberikan kepastian hukum, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

    Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel patroli gabungan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada malam akhir pekan di wilayah Kota Bandar Lampung.

  • Penagihan Utang Berujung Penembakan di Metro Barat, Polisi Buru Pelaku

    Penagihan Utang Berujung Penembakan di Metro Barat, Polisi Buru Pelaku

    Kota Metro — Aparat Kepolisian Resor Metro, Lampung, tengah melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan berat menggunakan senjata api yang terjadi di wilayah Metro Barat pada Sabtu malam (23/5/2026). Dalam peristiwa tersebut, seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial D.C.A. (40) mengalami luka tembak di bagian kepala dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

    Peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 19.50 WIB di Jalan Khair Brass, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.

    Berdasarkan laporan kepolisian Nomor LP/B/179/V/2026/SPKT/POLRES METRO/POLDA LAMPUNG, pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan diduga mendatangi korban untuk menagih cicilan pinjaman koperasi. Namun, penagihan tersebut diduga berujung cekcok hingga terjadi perselisihan antara korban dan pelaku.

    Dalam situasi yang memanas, pelaku diduga mengeluarkan senjata api jenis pistol dari pinggang bagian depan, lalu melepaskan dua kali tembakan ke arah korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak di bagian kepala dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

    “Korban mengalami luka tembak di bagian kepala dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian.

    Usai melakukan penembakan, pelaku berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Pelapor bersama seorang saksi sempat mencoba menghentikan pelaku hingga kendaraan yang digunakan terjatuh. Namun, pelaku kembali melepaskan dua kali tembakan ke arah atas sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

    Petugas kepolisian yang menerima laporan melalui layanan darurat 110 langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan rumah sakit tempat korban dirawat. Polisi juga telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku.

    Saat ini, Polres Metro masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penembakan tersebut.

  • Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

    Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

    Pesawaran, 19 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi serta arah pembangunan ekonomi daerah ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, Selasa (19/5/2026).

    Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran.

    Sensus Ekonomi dinilai menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data akurat mengenai kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, hingga perkembangan ekonomi digital. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

    Dalam sambutannya, Antonius Muhammad Ali menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan bagian dari upaya bersama dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.

    “Sensus Ekonomi merupakan potret menyeluruh mengenai struktur ekonomi suatu daerah. Data yang dihasilkan akan sangat menentukan ketepatan program-program pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pengembangan ekonomi ke depan,” ujarnya.

    Ia juga menyebutkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan di Kabupaten Pesawaran terus berkembang dan mulai memperkuat transformasi struktur ekonomi daerah menuju sektor sekunder dan tersier.

    Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

    “Saya mengimbau seluruh pelaku usaha di Bumi Andan Jejama agar memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus. Pastikan setiap potensi ekonomi di pelosok Pesawaran dapat terdata dengan baik, karena data berkualitas akan menjadi modal penting dalam menyusun roadmap pembangunan daerah yang lebih kuat dan terarah,” katanya.

    Selain itu, Wakil Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa turut mendukung pelaksanaan sensus melalui sosialisasi dan koordinasi agar seluruh pelaku usaha dapat terjangkau secara maksimal.

    Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BPS Kabupaten Pesawaran, Rosadi Zein S., Stat., M.M., menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pesawaran akan melibatkan sebanyak 486 petugas pendata yang akan melakukan pendataan secara door to door.

    Pendataan dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026, dengan sasaran seluruh pelaku usaha dari berbagai sektor ekonomi.

    Di kesempatan yang sama, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyampaikan bahwa hasil Sensus Ekonomi nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, termasuk kontribusi sektor usaha, potensi hilirisasi industri, hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.

    “Hasil sensus ini akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan mengevaluasi pembangunan ekonomi. Selain itu, pelaku usaha juga dapat melihat peluang dan potensi pasar dari data yang dihasilkan,” jelasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan data pribadi yang diberikan kepada petugas sensus.

    Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan prosesi Ngisi Bareng (Ngibar) Kuesioner SE2026, penjelasan teknis pengisian kuesioner CAWI untuk usaha besar, serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta yang terdiri dari OPD, pelaku usaha, mitra BPS Kabupaten Pesawaran, dan tamu undangan lainnya.

  • Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

    Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

    Lampung — Hamli (27) alias Ham, satu dari dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menewaskan Bripka (Anumerta) Arya Supena, terancam hukuman penjara seumur hidup.

    Pelaku Hamli dijerat dengan Pasal 458 KUHP dan/atau Pasal 479 KUHP dan/atau Pasal 477 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atas keterlibatannya dalam aksi kejahatan yang menewaskan anggota Polri tersebut.

    Hamli berhasil diamankan oleh tim gabungan Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polres Lampung Timur pada Senin (11/5/2026). Saat proses penangkapan berlangsung, pelaku melakukan perlawanan aktif terhadap petugas sehingga aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki.

    “Saat dilakukan upaya paksa, yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif pada petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

    Sementara itu, satu pelaku lainnya yakni Bahroni (23) alias Roni tewas ditembak aparat kepolisian saat penggerebekan di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Bahroni diketahui merupakan eksekutor penembakan terhadap Bripka (Anumerta) Arya Supena. Pelaku menggunakan senjata api milik korban yang berhasil direbut saat terjadi duel antara korban dan pelaku di lokasi kejadian.

    “Tim melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga pelaku tewas di tempat, dengan barang bukti satu pucuk senjata api jenis revolver dan satu bilah pisau yang berada di pinggang tersangka,” terang Kapolda.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf juga menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi begal dan Curanmor di wilayah Provinsi Lampung. Ia memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk bertindak tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan.

    “Tidak ada toleransi bagi pelaku begal atau Curanmor. Saya sudah perintahkan seluruh jajaran di seluruh Lampung, tembak di tempat pelaku begal,” tegasnya.

  • Manfaatkan Kelengahan Korban Saat Tertidur, Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ponsel Diringkus Tekab 308 Polsek Kedondong

    Manfaatkan Kelengahan Korban Saat Tertidur, Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ponsel Diringkus Tekab 308 Polsek Kedondong

    Pesawaran, Jumat 15 Mei 2026 – Jajaran Unit Reskrim Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong Polres Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukumnya. Dua orang pria pelaku tindak pidana pencurian ponsel berhasil diamankan, salah satunya diketahui merupakan residivis kambuhan yang telah beberapa kali keluar masuk rumah tahanan (rutan) akibat kasus serupa.

    Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan korban bernama Ihza Jefri Zulkarnain (18), warga Desa Padang Cermin, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, yang kehilangan satu unit ponsel miliknya pada awal Mei lalu.

    Kronologi Kejadian

    Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu korban tengah tertidur di sofa ruang tamu rumahnya dengan posisi ponsel berada di samping kiri badan korban.

    Namun saat korban terbangun sekitar pukul 06.30 WIB, ponsel merek Redmi Note 14 Pro 5G miliknya sudah tidak berada di tempat. Korban kemudian meminta rekannya menghubungi nomor telepon tersebut, namun sudah dalam keadaan tidak aktif. Upaya pelacakan melalui aplikasi “Find My Device” juga gagal karena akses perangkat telah diputus oleh pelaku.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp4.000.000 dan segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kedondong.

    Pelaku Berhasil Diringkus

    Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Joni Ismet, S.H., berhasil memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku beserta barang bukti.

    Pada Jumat malam, 15 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku utama berinisial MZ alias Paizil (31) di kediamannya di Desa Suka Jaya, Kecamatan Way Khilau.

    Dari hasil interogasi terhadap MZ, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua berinisial DY (37) di desa yang sama. DY diketahui turut membantu menjual barang hasil kejahatan tersebut.

    Residivis Kasus Pencurian

    Berdasarkan catatan kepolisian, pelaku utama MZ alias Paizil merupakan residivis dengan riwayat tindak pidana pencurian, di antaranya:

    – Tahun 2016 terlibat kasus pencurian dan menjalani hukuman di Rutan Kalianda.
    – Tahun 2025 kembali tersandung kasus pencurian dan ditahan di Rutan Kalianda.

    Kapolres Pesawaran melalui Kapolsek Kedondong menegaskan bahwa kedua pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mako Polsek Kedondong guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Barang Bukti yang Diamankan

    – 1 unit ponsel Redmi Note 14 Pro 5G warna Coral Green.
    – 1 buah kotak ponsel Redmi Note 14 Pro 5G dengan IMEI sesuai milik korban.

    Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, jajaran Polsek Kedondong mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak lengah, khususnya saat waktu rawan menjelang subuh. Warga juga diminta memastikan pintu rumah dalam keadaan terkunci guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

  • Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

    Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

    SMAN 1 Air Naningan kembali menjadi sorotan publik terkait pengelolaan anggaran pendidikan. Sejumlah persoalan disebut muncul sejak sekolah tersebut dipimpin Kepala Sekolah Hairani, M.Pd.

    Beberapa dugaan yang ramai diperbincangkan di lingkungan sekolah antara lain dugaan pungutan liar parkir kendaraan di depan sekolah, sikap kepemimpinan yang dinilai otoriter, dugaan pengelolaan dana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang disebut terpusat, hingga pos satpam yang dikabarkan kerap kosong saat jam aktivitas sekolah berlangsung.

    Kini perhatian masyarakat mengarah pada pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang nilainya disebut hampir mencapai Rp1 miliar. Publik mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut, khususnya pada item pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah senilai Rp172.948.400.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan renovasi yang terlihat hanya berupa penambalan lantai ruang laboratorium serta perbaikan sebagian plafon triplek yang disebut sekitar enam lembar. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait kesesuaian antara realisasi pekerjaan dengan besaran anggaran yang tercantum dalam penggunaan Dana BOS.

    Saat awak media melakukan konfirmasi pada Selasa (12/5/2026), Kepala Sekolah Hairani tidak berada di tempat. Klarifikasi kemudian diwakili oleh Humas sekolah, Wilis.

    “Memang benar yang direnovasi lantai LAB dan plafon, kami juga mengganti keramik tiga ruang kelas,” ujar Wilis kepada awak media.

    Namun, pernyataan tersebut justru memunculkan tanda tanya baru. Awak media menilai lantai yang ditunjukkan pihak sekolah diduga merupakan pekerjaan lama yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya.

    Situasi ini memicu dugaan adanya ketidaksesuaian antara realisasi pekerjaan dengan nilai anggaran yang digunakan. Publik pun mendesak adanya audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Air Naningan agar penggunaan anggaran pendidikan benar-benar transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

    Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait segera turun tangan melakukan penelusuran lebih lanjut apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan dana pendidikan tersebut.

  • Komunitas Ojek Online dan Warga Gelar Doa Bersama untuk Mengenang Bripka (Anumerta) Arya Supena

    Komunitas Ojek Online dan Warga Gelar Doa Bersama untuk Mengenang Bripka (Anumerta) Arya Supena

    Lampung — Komunitas ojek online bersama masyarakat menggelar doa bersama sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan untuk mengenang jasa Almarhum Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., pada Minggu malam, 11 Mei 2026 pukul 21.00 WIB.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ungkapan belasungkawa dan penghormatan atas dedikasi, keberanian, serta pengabdian Almarhum yang gugur saat menjalankan tugas demi melindungi masyarakat dan menjaga keamanan.

    Suasana doa bersama berlangsung penuh haru dan khidmat. Lilin dan doa dipanjatkan oleh para pengemudi ojek online serta warga yang hadir sebagai simbol solidaritas dan penghormatan terakhir kepada sosok Bhayangkara yang dikenal berdedikasi dalam tugasnya.

    Perwakilan komunitas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap jasa para aparat yang telah berjuang demi keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Beliau gugur sebagai pahlawan yang menjalankan tugas negara. Semoga pengabdian dan perjuangannya menjadi amal ibadah serta dikenang oleh masyarakat,” ujar salah satu perwakilan komunitas.

    Doa terbaik terus mengalir untuk Almarhum Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini.

  • DPW PSI Lampung Silaturahmi dengan Wapres RI, Serahkan Lukisan Karya Seniman Binaan PSI Lampung

    DPW PSI Lampung Silaturahmi dengan Wapres RI, Serahkan Lukisan Karya Seniman Binaan PSI Lampung

    Pengurus DPW PSI Lampung melakukan silaturahmi dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di sela kunjungan kerja beliau di Provinsi Lampung pada Jum’at, 8 Mei 2026.

    Dalam pertemuan tersebut, DPW PSI Lampung menyerahkan sebuah lukisan karya seniman Lampung yang berasal dari komunitas binaan PSI Lampung. Lukisan tersebut menjadi simbol harapan masyarakat Lampung terhadap kemajuan pembangunan di daerah.

    Ketua dan pengurus DPW PSI Lampung juga menyampaikan doa serta harapan kepada Wapres agar PSI Lampung dapat terus tumbuh dan meraih kemenangan pada Pemilu mendatang demi menghadirkan politik yang dekat dengan rakyat.

    Adapun filosofi lukisan yang diberikan memiliki makna mendalam. Sosok Mas Wapres digambarkan sedang menaiki gajah yang melambangkan kegagahan, keberanian, dan kepemimpinan dalam membawa perubahan.

    Di belakang gajah tergambar kekayaan alam Lampung, mulai dari sektor laut, pegunungan, rawa, hingga sungai yang menunjukkan besarnya potensi daerah yang dimiliki Provinsi Lampung.

    Sementara pada bagian bawah gajah digambarkan kondisi tanah dan jalan yang menjadi simbol masih banyaknya infrastruktur jalan rusak di Lampung yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah.

    Secara garis besar, lukisan tersebut menggambarkan harapan masyarakat agar melalui keberanian dan kepedulian Wakil Presiden, Lampung dapat menjadi daerah yang swasembada pangan, memiliki pembangunan yang merata, serta infrastruktur jalan yang semakin baik di seluruh wilayah.

    Silaturahmi antara pengurus DPW PSI Lampung dengan Wakil Presiden RI juga berlangsung hangat di Bandara Radin Inten II sebelum kepulangan Wapres usai menjalani kunjungan kerja di Provinsi Lampung.

    Momen tersebut menjadi bentuk dukungan dan sinergi antara PSI Lampung dengan pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Lampung.

  • Wapres Gibran Tiba di Lampung, Langsung Kunjungi Kampung Nelayan di Lampung Timur

    Wapres Gibran Tiba di Lampung, Langsung Kunjungi Kampung Nelayan di Lampung Timur

    Lampung Timur — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Provinsi Lampung dan langsung menuju Kabupaten Lampung Timur pada Jumat, 8 Mei 2026.

    Dalam kunjungan kerjanya, Wapres RI dijadwalkan meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berada di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

    Selain melakukan peninjauan, Wapres Gibran juga akan berdialog langsung bersama para nelayan setempat serta perangkat desa guna mendengar berbagai aspirasi dan kondisi masyarakat pesisir di wilayah tersebut.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kelautan dan pemberdayaan masyarakat nelayan di daerah.

    Usai dari Lampung Timur, Wakil Presiden Gibran dijadwalkan melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Kota Bandar Lampung untuk meninjau sejumlah lokasi yang telah dijadwalkan sebelumnya.

    Kehadiran Wapres RI di Provinsi Lampung mendapat perhatian masyarakat dan diharapkan mampu membawa dampak positif bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.