Menu

Mode Gelap
Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan Warga Natar Keluhkan Bau Menyengat, DPRD Lampung Selatan Siap Koordinasi dengan DLH DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rakor Jelang Ramadan 1447 Hijriah Tak Berkutik Saat Dikejar, Pembawa Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif Diamankan Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran PSI LAMPUNG Selatan Konsolidasi Perkuat Struktur Hingga Desa Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

Berita

IJP Lampung Dikukuhkan, Gubernur Dorong Sinergi Jurnalis dan Pemerintah

badge-check


					IJP Lampung Dikukuhkan, Gubernur Dorong Sinergi Jurnalis dan Pemerintah Perbesar

Bandar Lampung, 19 Juni 2025 — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi mengukuhkan kepengurusan Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung Periode 2025–2028 dalam sebuah seremoni di Balai Keratun Lantai III, Kamis (19/6).

Sebanyak 113 jurnalis dikukuhkan sebagai bagian dari IJP Lampung. Abung Mamasa dipercaya sebagai Ketua, didampingi oleh Budi Bowo Leksono sebagai Sekretaris, dan Septiani sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya peran media dalam pembangunan daerah, terutama di era keterbukaan informasi publik. Ia menilai kehadiran jurnalis bukan sekadar peliput kegiatan, melainkan sebagai bagian integral dalam menyukseskan pembangunan.

“Kami sadar, walau kami bekerja dengan program, wacana, dan semangat yang bagus, jika tidak diinformasikan dengan baik, masyarakat tidak akan memahami itu,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Ia pun mengajak insan pers, khususnya yang tergabung dalam IJP, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga nurani publik serta menyampaikan informasi yang akurat dan menginspirasi. Dengan mengusung tema “Bangun Kolaborasi, Kuatkan Sinergi, Wujudkan Lampung Maju”, Gubernur menggarisbawahi perlunya kolaborasi yang erat antara jurnalis dan pemerintah.

Lebih lanjut, Gubernur meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Lampung bersikap terbuka terhadap kritik dan siap menjelaskan kebijakan maupun program kerja kepada wartawan dan masyarakat.

“Berita buruk bukan selalu berarti kita salah, tapi bisa menjadi cermin dan bahan evaluasi. Pemerintah harus terbuka dan tidak alergi terhadap kritik,” tegasnya.

Gubernur juga mendorong pengurus IJP yang baru untuk memperluas jaringan kolaborasi, tidak hanya dengan OPD dan instansi vertikal, tapi juga dengan komunitas media lain, dalam rangka mewujudkan jurnalisme yang solutif, edukatif, dan memberdayakan.

Selain itu, Gubernur Mirza mengajak jurnalis untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat Lampung, sekaligus turut menyosialisasikan penggunaan aplikasi Lampung-In, yang baru diluncurkan pada 15 Juni 2025. Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat menyampaikan keluhan, aspirasi, dan mengakses layanan publik secara langsung kepada pemerintah.

Sementara itu, Ketua IJP Lampung Abung Mamasa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Lampung menuju visi Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.

“IJP tidak hanya menjadi wadah formal para jurnalis, tapi juga penjaga kualitas informasi publik. Kami ingin menjadi mitra yang kritis sekaligus konstruktif, dengan menyajikan narasi faktual, solutif, dan memberdayakan masyarakat,” pungkas Abung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silaturahmi Jadi Kunci Penguatan Moral Bangsa Menuju Indonesia BERSINAR di Bulan Ramadhan

23 Februari 2026 - 10:34 WIB

Warga Natar Keluhkan Bau Menyengat, DPRD Lampung Selatan Siap Koordinasi dengan DLH

18 Februari 2026 - 12:13 WIB

DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rakor Jelang Ramadan 1447 Hijriah

16 Februari 2026 - 17:00 WIB

Tak Berkutik Saat Dikejar, Pembawa Senpi Rakitan dan Amunisi Aktif Diamankan Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran

13 Februari 2026 - 12:38 WIB

PSI LAMPUNG Selatan Konsolidasi Perkuat Struktur Hingga Desa

13 Februari 2026 - 10:51 WIB

Trending di Berita