Bandar Lampung – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung mengajak perempuan dan generasi muda untuk turut serta dalam gerakan dukungan moral terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ajakan ini disampaikan menjelang aksi damai Aliansi Lampung Bersama Palestina Jilid 3 yang akan digelar pada Sabtu, 19 April 2025, dengan titik kumpul di Masjid Taqwa Ramayana dan longmarch menuju Tugu Adipura.
Ketua Lembaga Hukum dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Lampung, Prof. Ari Darmastuti, M.A., menekankan pentingnya peran perempuan dan generasi muda dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

“Pembelaan terhadap Palestina adalah kewajiban moral dan konstitusional bagi bangsa Indonesia. Amanat Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Penjajahan Israel atas Palestina merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip tersebut,” tegas Prof. Ari.
Ia juga mengutip pernyataan Presiden Soekarno pada 1962, bahwa Indonesia tidak akan mengakui Israel sebelum Palestina merdeka. “Ini adalah panggilan konstitusi. Mari kita dukung perjuangan mereka dengan doa, suara di media sosial, sumbangan tenaga, dan dukungan moral secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Prof. Ari juga menyoroti penderitaan perempuan dan anak-anak Palestina, yang menurutnya mencakup sekitar 70% korban dari agresi militer Israel. “Perempuan Palestina adalah penjaga generasi. Mereka menjadi sasaran utama karena ketangguhan mereka dalam melahirkan perlawanan. Maka, kita sebagai perempuan harus berdiri bersama mereka,” ujarnya.
Aksi damai ini menjadi bagian dari konsistensi Muhammadiyah dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Dukungan terhadap aksi ini juga disampaikan oleh Ustadz Yasir dari Aliansi Lampung Bersama Palestina. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari PWM Lampung dan berharap seluruh elemen Muhammadiyah dapat terlibat aktif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWM Lampung atas dukungannya. Semoga seluruh warga Muhammadiyah turut bergerak, menyuarakan kebenaran, dan memperkuat solidaritas untuk rakyat Palestina,” kata Ustadz Yasir.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ustadz Firmansyah, mantan Rektor IIB Darmajaya sekaligus inisiator aksi, serta Ustadz Suttan, yang juga menyuarakan komitmennya untuk mengajak masyarakat Lampung mendukung perjuangan rakyat Palestina secara damai dan terorganisir.
Selain Prof. Ari Darmastuti, sejumlah tokoh dan perwakilan PWM Lampung yang turut menyatakan dukungan di antaranya:
- Ahsanal Huda, S.P. (Wakil Sekretaris PWM Lampung)
- Arif Rahman, S.Ag., M.M. (Wakil Ketua LAZISMU Lampung)
- Dr. Moh. Nizar, S.IP., M.A. (Ketua Bidang Kajian dan Pendidikan Politik LHKP PWM Lampung)
- Erfan Zain, S.IP. (Kepala Kantor PWM Lampung)
- Lucita Ageng Prayoga, S.Pd. (Sekretaris PW IPM Lampung)
- Ficky Arnanda, S.H. (Staf Program dan Fundraising LAZISMU Lampung)
PWM Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan perempuan, untuk hadir dan menunjukkan solidaritas dalam aksi damai sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina.(*)











