BANDAR LAMPUNG – Suasana berbeda terasa di Wisma Dahlia Universitas Lampung pada Sabtu (24/05/2025). Bukan ujian atau seminar ilmiah yang menyemarakkan pagi itu, melainkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Sungkay Bunga Mayang (SBM) Tahun Buku 2024 yang dirangkai dengan bazar UMKM bernuansa budaya lokal.
Di bawah kepemimpinan Ketua Koperasi Hi. Hidayat Lembasi, SE dan Sekretaris Ir. Hazai Fauzi, koperasi binaan Gubernur Lampung RMD ini tidak hanya menyajikan laporan pertanggungjawaban tahunan, tetapi juga menghadirkan semangat ekonomi kerakyatan langsung di tengah lingkungan akademik.

Mini Festival Rakyat di Tengah Kampus
Sejak pagi, area halaman Wisma Dahlia, yang bersebelahan dengan Bank BNI Unila, dipadati stand UMKM yang menampilkan kekayaan produk khas Lampung—mulai dari tenun Tapis, suvenir etnik, hingga kuliner tradisional seperti seruit, pempek Lampung, dan kopi robusta dari dataran tinggi.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik perhatian mahasiswa, dosen, alumni, hingga warga sekitar kampus. Hadir pula Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, Wulan Mirza, yang secara resmi membuka acara. Dalam kunjungannya, ia menyapa para pelaku usaha binaan dan turut membeli produk-produk yang dipamerkan.

“Partisipasi UMKM binaan Ibu Gubernur menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah dan koperasi dalam mendorong ekonomi rakyat,” ujar Hidayat Lembasi dalam sambutannya.
Dari Rapat ke Panggung Budaya
Tidak hanya berfokus pada transaksi ekonomi dan laporan keuangan, acara RAT Koperasi SBM juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Lampung, mulai dari tarian tradisional hingga alunan musik etnik yang menambah semarak suasana.
“RAT ini membuktikan bahwa koperasi bukan hanya soal angka, tapi juga gerakan bersama berbasis kebudayaan dan kekeluargaan,” tambah Hidayat.
Dukung UMKM, Bangkitkan Ekonomi Daerah
Melalui kegiatan ini, Koperasi SBM mengajak seluruh civitas akademika Unila dan masyarakat Lampung untuk tidak hanya hadir, tetapi juga aktif mendukung produk-produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.
“Datang bukan hanya untuk melihat, tapi untuk mendukung. Karena di tangan UMKM-lah, masa depan ekonomi kita bertumbuh,” tutup Hidayat.
Tabik Puun!
Koperasi SBM, dari Lampung untuk Indonesia.











