Bandar Lampung – Dalam rangka meningkatkan kemampuan teknis dan taktis dalam pengendalian massa, Satuan Brimob dan Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Lampung menggelar pelatihan bersama penggunaan alat pelontar gas air mata (flash ball), Selasa (29/4/2025), di Markas Komando Satbrimob Polda Lampung.
Pelatihan dibuka dengan arahan oleh Kasubbagrenmin Satbrimob Polda Lampung, AKP Budiman, yang menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menangani unjuk rasa maupun situasi kontinjensi lainnya.
Sebanyak 20 personel dilibatkan dalam pelatihan, terdiri dari 10 anggota Satbrimob dan 10 anggota Ditsamapta. Mereka dibimbing langsung oleh instruktur Ipda Parlindungan Sitanggang dari Satbrimob dan Aiptu Irfan Firmansyah dari Ditsamapta.

“Materi pelatihan mencakup pengenalan alat khusus flash ball dan jenis amunisinya, teknik penggunaan yang aman dan efektif, standar operasional prosedur (SOP) dalam situasi operasional, serta perawatan dan pemeliharaan alat,” jelas Kombes Yuni.
Selain teori, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik lapangan yang menitikberatkan pada jarak tembak, sudut elevasi, dan akurasi penggunaan alat dalam kondisi terkendali.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Lampung dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personel, agar senantiasa sigap dan tanggap dalam mengamankan situasi yang melibatkan massa,” pungkas Yuni.











