Pesawaran, Lampung – Hari pencoblosan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Pesawaran berlangsung dalam penjagaan ketat aparat kepolisian. Personel Polres Pesawaran dikerahkan secara penuh di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna memastikan proses demokrasi berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Kapolres Pesawaran, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, menegaskan bahwa strategi pengamanan telah disusun secara matang. Seluruh anggota kepolisian, termasuk bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Lampung, telah menempati pos masing-masing sejak pagi.

“Seluruh personel kami sudah siaga di lapangan. Mereka ditugaskan untuk mengawal proses pencoblosan dari awal hingga selesai, memastikan situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Heri saat meninjau langsung pelaksanaan PSU di salah satu TPS, Sabtu (24/5).
Ia menambahkan, kehadiran aparat tidak hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami menjamin setiap warga dapat menyalurkan hak pilihnya secara bebas, tanpa tekanan. Netralitas dan profesionalitas adalah komitmen kami,” tegasnya.
Selain penjagaan statis, Polres Pesawaran juga menggelar patroli mobile secara intensif di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dan merespons cepat jika terjadi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar aktif menjaga ketertiban dan segera melapor apabila menemukan indikasi kecurangan atau gangguan saat proses pencoblosan berlangsung.
Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen, Polres Pesawaran berharap pelaksanaan PSU berjalan lancar dan demokratis, menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih oleh rakyat secara jujur dan adil.
“Ini adalah pesta demokrasi kita bersama. Mari kita jaga keamanan dan kedamaian di Bumi Andan Jejama,” pungkas Kapolres. (*)











