Menu

Mode Gelap
Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

Berita

Pengairan dan Monitoring Distribusi Serapan Gabah Jadi Fokus Bupati Pesawaran untuk Dukung Produktivitas Petani

badge-check


					Pengairan dan Monitoring Distribusi Serapan Gabah Jadi Fokus Bupati Pesawaran untuk Dukung Produktivitas Petani Perbesar

Pesawaran, 7 April 2025 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong peningkatan ketersediaan air dan memperkuat sistem monitoring distribusi serapan gabah sebagai upaya mendukung produktivitas para petani.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dalam kegiatan Panen Raya Padi Serentak bersama Presiden Republik Indonesia melalui Zoom Meeting yang digelar di area persawahan Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, pada Senin (7/4/2025).

Panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak di 14 provinsi di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Lampung. Delapan kabupaten di Lampung yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Kabupaten Pesawaran, Lampung Tengah, Mesuji, Lampung Timur, Tanggamus, Tulang Bawang, Lampung Selatan, dan Way Kanan.

Dalam laporannya, Bupati Dendi menyampaikan bahwa produktivitas pertanian di Kabupaten Pesawaran menunjukkan hasil yang menggembirakan. Meski terdapat efisiensi anggaran di sejumlah sektor, program strategis di bidang pertanian tetap menjadi prioritas.

“Efisiensi anggaran memang terjadi di berbagai lini, termasuk sektor pertanian. Namun, hal tersebut tidak akan mengganggu produktivitas. Program seperti peningkatan ketersediaan air, monitoring distribusi, serta pendampingan petani tetap akan kita jalankan,” ujar Bupati Dendi.

Ia juga menegaskan bahwa pendampingan melalui tenaga penyuluh pertanian akan terus diperkuat, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu. Fokus pemerintah daerah saat ini tertuju pada pengelolaan pengairan serta monitoring distribusi gabah, guna memastikan hasil panen dapat terserap dengan harga yang layak.

Terkait harga gabah, Bupati menyebut bahwa harga Gabah Kering Panen (GKP) yang diserap Bulog berada di kisaran Rp6.500 per kilogram. Pemkab Pesawaran juga melakukan pemantauan terhadap penyerapan gabah oleh penggilingan swasta di luar Bulog agar sesuai dengan harga acuan pemerintah.

“Bulog telah menandatangani MoU dengan pemerintah pusat. Kami mendukung penuh penyerapan gabah oleh Bulog, dan sebaliknya juga membantu distribusi beras Bulog, salah satunya melalui program Beras Andan Jejama yang berkualitas dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Dendi menjelaskan bahwa kebutuhan pupuk di Kabupaten Pesawaran telah terpenuhi melalui pupuk bersubsidi dari Pupuk Indonesia, berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Tahun ini, Presiden Prabowo telah menambah kuota pupuk menjadi 9,5 juta ton. Di Desa Kutoarjo, seluruh kebutuhan pupuk untuk lahan seluas 121 hektare yang dikelola Gapoktan telah tercukupi,” ujarnya.

Sebagai informasi, luas lahan sawah di Kabupaten Pesawaran saat ini tercatat mencapai 12.926,02 hektare yang tersebar di 11 kecamatan. Sementara itu, lokasi panen raya di Desa Kutoarjo mencakup lahan seluas 121 hektare, dengan dua kali masa tanam per tahun. Varietas padi yang dibudidayakan antara lain Ciherang dan Inpari 32, dengan produktivitas rata-rata mencapai 5–7 ton per hektare.

Proses panen dilakukan menggunakan teknologi Combine Harvester, alat modern yang menggabungkan proses pemotongan, pengangkutan, perontokan, pembersihan, hingga pengemasan gabah dalam satu rangkaian kerja. Teknologi ini mampu mempercepat proses panen sekaligus menghemat tenaga dan biaya.

Dalam kegiatan panen raya nasional ini, Presiden Prabowo Subianto hadir secara langsung di Majalengka, Jawa Barat, didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Melalui sambungan virtual, Presiden juga mendengarkan aspirasi dari para kepala daerah dan perwakilan petani mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo berharap momentum panen raya ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan pelaku sektor pertanian lainnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

21 Desember 2025 - 11:47 WIB

PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju

16 November 2025 - 20:31 WIB

Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

10 November 2025 - 10:43 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

28 Oktober 2025 - 15:37 WIB

DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja

1 Oktober 2025 - 18:11 WIB

Trending di Bandar Lampung