Air Hitam, 27 Mei 2025 – Warga Dusun Mekarsari, Pekon Sukadamai, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, digemparkan dengan ditemukannya jenazah seorang pria yang diduga menjadi korban serangan binatang buas, diduga Harimau Sumatera. Jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh di wilayah Talang Sakimin, kawasan penyangga Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Korban diketahui bernama Sudarso alias Sondong, berusia 50 tahun, warga asal Karang Randu, RT 01/RW 01, Desa Jumuh, Gedung Jati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ia diketahui menetap sementara di lokasi untuk berkebun.

Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga dan tim pencari, korban terakhir terlihat pada Sabtu, 24 Mei 2025. Ketika rumah korban diperiksa, ditemukan makanan yang sudah membusuk, serta alat pertanian berupa cangkul di sekitar kebun milik korban. Penemuan jejak kaki yang diduga milik harimau memperkuat dugaan adanya serangan satwa liar.
Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Polhut, TNBBS, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), serta warga setempat yang berjumlah 35 orang. Jenazah akhirnya ditemukan pada Selasa, 27 Mei 2025 pukul 09.00 WIB dalam kondisi tidak utuh, sekitar semak belukar di wilayah TNBBS dengan koordinat 48M 432321. 9429409.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kecamatan Air Hitam menggunakan ambulans, dan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis yang dipimpin oleh dr. Hendri Desman Saputra, dinyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat serangan binatang buas.
Kutipan Narasumber
Warga sekitar yang ikut dalam pencarian, Dahrul (45), menyampaikan kesaksiannya:
“Kami sudah curiga karena Pak Sondong tak kelihatan sejak Sabtu. Saat ke rumahnya, makanannya sudah basi, rumahnya kosong. Kami lanjut cari ke kebun, dan lihat jejak yang mirip jejak harimau. Akhirnya ditemukan juga jasadnya, tapi sudah tidak utuh,” ujar Dahrul.
Sementara itu, Pj. Peratin Pekon Sukadamai, yang turut hadir dalam musyawarah evakuasi menambahkan:
“Kami langsung berkoordinasi dengan semua pihak setelah laporan masuk. Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar dan semua pihak sigap menangani.”
Penanganan dan Tindak Lanjut
Kegiatan evakuasi ditutup pada pukul 15.20 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Pihak terkait akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Balai TNBBS dan instansi teknis lainnya untuk pengamanan kawasan serta pencegahan kejadian serupa di masa depan. (*)











