Menu

Mode Gelap
Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja Ketua Gapoktan Mekar Jaya Merangkap Ketua BPD Desa Cipadang Diduga Memperkaya Diri

Bandar Lampung

Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari

badge-check


					Museum Lampung Tutup Saat Libur, Pengunjung Kecewa: Wisatawan dari Jepang hingga Kalimantan Terpaksa Pulang Gigit Jari Perbesar

Bandar Lampung, 30 Mei 2025 — Museum Lampung “Ruwa Jurai” di Jalan Zainal Arifin Pagar Alam No. 64, Rajabasa, menjadi sorotan publik setelah sejumlah pengunjung mengungkapkan kekecewaannya karena museum tersebut tutup total pada hari libur. Ironisnya, justru pada masa libur ini, jumlah wisatawan dari luar kota bahkan mancanegara meningkat tajam.

Beberapa pengunjung diketahui datang dari luar kota seperti Riau dan Kalimantan, bahkan ada pula turis asal Jepang yang sudah jauh-jauh hari menjadwalkan kunjungan ke museum kebanggaan Lampung tersebut. Sayangnya, mereka hanya mendapati gerbang tertutup rapat tanpa ada pemberitahuan jelas.

“Sangat disayangkan. Hari libur seharusnya menjadi momen terbaik bagi museum untuk membuka diri seluas-luasnya kepada masyarakat dan wisatawan,” ujar seorang pengunjung asal Pekanbaru yang merasa kecewa setelah mengetahui museum tutup.

Keluhan juga datang dari warganet lokal yang menilai penutupan museum di hari libur sebagai bentuk kelalaian dalam pengelolaan aset budaya. “Administrasi perkantoran bolehlah libur, tapi area museum semestinya tetap buka. Justru di hari libur, potensi kunjungan meningkat,” tulis salah satu warga Bandar Lampung.

Museum Lampung sendiri berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Penutupan di hari libur ini memicu pertanyaan mengenai manajemen operasional dan komitmen terhadap pelayanan publik, khususnya dalam pelestarian dan edukasi budaya daerah.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola museum maupun dinas terkait mengenai alasan penutupan di hari libur. Masyarakat berharap, ke depannya kebijakan operasional museum bisa dievaluasi agar tidak menghambat minat wisata dan edukasi sejarah bagi publik. (Red/Sairin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Persada 4 Kemiling Raya Gotong Royong Bersihkan Rumput dan Perbaiki Jalan

21 Desember 2025 - 11:47 WIB

PSI Lampung Rayakan 11 Tahun “Udayah Navasaktih”: Kebangkitan PSI sebagai Kekuatan Baru Indonesia Maju

16 November 2025 - 20:31 WIB

Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga GG Laksana Pesawaran Perbaiki Jalan Pakai Dana Swadaya

10 November 2025 - 10:43 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Kobarkan Semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

28 Oktober 2025 - 15:37 WIB

DPW PSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Mantapkan Struktur dan Program Kerja

1 Oktober 2025 - 18:11 WIB

Trending di Bandar Lampung