Menu

Mode Gelap
Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat Manfaatkan Kelengahan Korban Saat Tertidur, Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ponsel Diringkus Tekab 308 Polsek Kedondong Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran Komunitas Ojek Online dan Warga Gelar Doa Bersama untuk Mengenang Bripka (Anumerta) Arya Supena DPW PSI Lampung Silaturahmi dengan Wapres RI, Serahkan Lukisan Karya Seniman Binaan PSI Lampung Wapres Gibran Tiba di Lampung, Langsung Kunjungi Kampung Nelayan di Lampung Timur

Berita

Pemprov Lampung Gandeng Kabupaten/Kota dan Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Ekosistem Pesisir

badge-check


					Pemprov Lampung Gandeng Kabupaten/Kota dan Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Ekosistem Pesisir Perbesar

Pesawaran, 8 Mei 2025 – Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan pesisir melalui kolaborasi lintas sektor. Bersama Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan para pelaku usaha perikanan dan kelautan, Pemprov Lampung melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir melalui penanaman mangrove dan pemasangan teknologi Approstrap di Tambak PT. Indocom Samudra Persada, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Kamis (8/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, unsur Forkopimda, perwakilan perguruan tinggi, pelaku usaha, pegiat lingkungan, serta masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Liza Derni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Gubernur Lampung, yang fokus pada penanggulangan perubahan iklim dan pengendalian abrasi pantai.

“Melalui aksi ini, kami mengajak semua pihak – baik pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat – untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ekosistem pesisir,” ujar Liza.

Sebagai bagian dari inovasi, kegiatan ini juga memperkenalkan teknologi Approstrap, yakni alat pemecah ombak sekaligus perangkap sedimen yang terbukti efektif dalam mengurangi abrasi dan meningkatkan kesuburan lahan pesisir.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa program rehabilitasi ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama antara Pemprov dan sektor usaha kelautan. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah tekanan pembangunan.

“Ini bukan hanya soal menanam mangrove, tapi juga soal membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan pesisir demi masa depan Lampung,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan apresiasinya atas sinergi berbagai pihak dalam kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus konsisten melakukan rehabilitasi mangrove, khususnya di lahan-lahan terbuka dan bekas tambak yang tidak lagi produktif.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya memperkuat ekosistem, tapi juga membuka peluang baru bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir,” pungkas Dendi.

Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan ini. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelaku Curanmor Penewas Bripka (Anumerta) Arya Supena Terancam Penjara Seumur Hidup, Kapolda Lampung Tegaskan Tembak di Tempat

17 Mei 2026 - 22:27 WIB

Manfaatkan Kelengahan Korban Saat Tertidur, Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian Ponsel Diringkus Tekab 308 Polsek Kedondong

17 Mei 2026 - 20:06 WIB

Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Air Naningan Disorot, Renovasi Diduga Tak Sesuai Anggaran

12 Mei 2026 - 20:57 WIB

Komunitas Ojek Online dan Warga Gelar Doa Bersama untuk Mengenang Bripka (Anumerta) Arya Supena

11 Mei 2026 - 11:51 WIB

DPW PSI Lampung Silaturahmi dengan Wapres RI, Serahkan Lukisan Karya Seniman Binaan PSI Lampung

9 Mei 2026 - 12:54 WIB

Trending di Bandar Lampung